“Ck, mereka memang tidak bisa membaca situasi”
“Mulai sekarang kita harus memperhatikan keluarga Chu dan Lin”
“Ia, mereka benar-benar cepet merespon”
Begitulah komentar mereka yang melihat situasi kian kacau itu, di tengah perdebatan mereka tiba-tiba pintu area terbuka.
“Lihat pintunya sudah terbuka”
“Ayo segera kita msauk”
“Kalian juga pergilah, ingat hati-hati di dalam”
Kemudian orang-orang yang berada di tingkat guru kebawah pun masuk secara membabi buta, mereka tidak sabar untuk melihat area misterius yang cukup mengemparkan itu. Apakah yang ada di dalam sana? Pastinya banyak hal yang sangat menarik pikir mereka.
“Kita akan berpisah disini, kalian berdua pergilah cari Xiaoba kami akan mengumpulkan semau yang dibutuhkan”
“Baik, kalian hati-hati”
“Ingat jangan mempropokasi siapa pun”
“Baik”, begitulah ucap tuan muda pertama keluarga Lin yang pergerakan mereka sudah di atur oleh kedua keluaraga ini. Tadinya keluarga Lin merahasiakan keberadaan Xiaoba namun mereka tidak bisa menyembunyikannya lagi karena mereka sudah membentuk aliansi di tambah lagi Xiaoba adalah calon mantu keluarga Chu juga, jadi keluarga Chu tidak terbilang orang luar.
Tapi pergerakan mereka yang di awasi oleh keluarga emas lainnya malah salah di tanggapi, mereka menganggap bahwa 2 orang yang mencari Xiaoba itu adalah tim pengalihan sedangkan tim yang merebut hasil adalah yang berjumalah 8 orang itu. Jadi mereka memilih untuk membagi 2 tim juga yang sama persis namun dengan kegunaan yang berbeda, dimana jumlah tim yang sedikit mengikuti tim aliansi keluarga Chu dan Lin sementara tim yang lain pergi memungut hasil.
Oleh karena persepsi mereka ini, tidak ada yang mengikuti tim pencari Xiaoba sehingga mereka bisa bergerak bebas. Tapi tiba-tiba saja tim dua orang ini bertambah satu.
“Nona Ruru tunggu, tidak tahu apakah aku boleh ikut tim kalian?”, ucap tuan putri ke 17 ini yang nampak takut akan kondisi asing itu, sebab ia sendiri tidak pernah keluar dari istana apa lagi berputualang sendiri tanpa pengawal itu. Sungguh tega kaisar ini membiarkan putrinya yang lemah ini sendirian di tempat yang mengerikan ini pikir mereka.
“Tentu saja, tapi keluarga Han?”
“Tidak apa, jika tuan putri ingin ikut kalian aku harap kalian dapat menjaganya”, ucap tuan muda pertama keluarga Han yang sejak tadi membujuk putri lemah ini bergabung bersama mereka, namun sang putri terus menolak karena takut menjadi beban mereka nantinya.
Tapi tanpa mereka sadari tidak ada siapa pun yang berani menyentuh putri kaisar ini setelah perigatan langsung dari kaisar sebelumnya, bahkan best pun tidak berani menyerang karena ada aura jiwa sang kaisar yang tertempel pada sang putri itu.
“Tidak tahu kenapa putri memilih ikut dengan kami?”
“Karena kalian berdua kelompok yang terdiri dari wanita saja”
“Eh??”
“Se-sebenarnya aku melihat hanya kalian yang tidak tertarik untuk mengambil apa pun disini”
“Hah?”
“A-aku merasa kalian juga datang di paksa sepertiku, kalian cuma disuruh untuk mencoba peruntungan sajakan?”, tanya sang putri polos yang tak tahu akan dunia luar ini, kini lengakap sudah kelompok ini menjadi kelompok yang paling di kasihani yang terdiri dari tiga wanita kaya yang sendang mencoba peruntungan mereka. Tapi mereka semua menghindari untuk berselisih dari kelompok ini pun karena sang putri.
“Sebenarnya kami datang kemari untuk mencari seseorang”
“Eh, jadi kalian tidak datang karena di paksa?”
“Tidak!”
“Tapi tidak masalah aku juga akan ikut kalian, kalian kelihatan seperti orang baik. Tapi maaf jika aku jadi beban kedepannya”
“Tidak masalah”
“Tidak ada yang akan menjadi beban disini”
Setelahnya tiga gadis ini pun berjalan lurus tanpa arah tujuan, setelah bebapa mil dari pintu masuk hanya mereka yang tidak memungut apa pun sementara yang lainnya sibuk memungut barang.
“Ini adalah tanaman obat-obatan, tapi tidak ada yang langka”
“Semua ini bisa di dapatkan dari paviliun ramuan atau pavilion obat”, ucap mereka yang membuat telinga rakyat jelata memanas, untuk mereka barang kelas mengah ini tidak ada artinya, sungguh perkataan yang menusuk telinga.
Setelahnya mereka terus berjalan hingga mereka bertemu dengan beberapa monster tingkat rendah, namun sang putri yang terkejut langsung mengeluarkan artefak kelas tinggi yang membuat dua wanita ini tercengan.
“Putri kau menggunakan artefak hanya untuk moster ranah pendekat lapisa 9 ini?”
“Ha? Me- memang harus di gunakan bagaimana lagi?”
“Sungguh merugikan artefak”
“Kedepannya jangan sembarang menggunakan, tunggu saja perintah kami”, ucap mereka yang mengingatkan sang putri bahwa di depan ada bahaya yang lebih parah lagi. Setelah beberapa hari berjalan mereka pun memesuki area tengah hutan yang tingkat bahayanya mulai terasa.
“Sangat aneh kenapa aku tidak merasakan adanya hawa manusia di area sekitar sini?”
“Apa kita telah memasuki lapisan kedua?”
“Tidak ini masih lapisan pertama dan juga kita baru tiba di awal area tengah saja”
“Lalu kemana orang-orang pergi?”
“Mungkin saja mereka menemukan tempat yang bagus”
Srekk.. srekk..
“Apa itu?”, ucap mereka yang mendegar suara pergerakan dan dengan cepat mereka membentuf formasi pertahanan. Lalu nona muda keluarga Chu ini pun memeriksa area dengan kesadaran jiwanya karena hanya ia satu-satunya dengan basis kultivasi tinggi. Ia sangat terkejut ketika mengetahui bahwa mereka kini telah di kepung oleh orang-orang dari paviliun racun.
Hehehe
“Akhirnya kita menemukan mereka”, ucap kelompok ahli racun yang menunjukan diri mereka, kini para gadis kecil ini telah di kepung oleh ahli racun yang berjumlah 35 lima orang. Betapa terkejutnya mereka terutama sang putri, tubuhnya mulai gemetaran.
“Aku tidak sabar untuk menjadikan mereka budak obatku”
Hahaha..
“Aku lebih ingin mereka menjadi boneka kesenanganku”
Slrupp..
“Sial, merka ahli racun tingkat bumi!”
“Kenapa mereka disini?”
“Sepertinya mereka sudah mengawasi kita sejak awal”
“Apa yang kalian inginkan? Jangan menghalani jalan kami”, ucap nona muda keluarga Chu itu lalu mengingatkan ahli racun ini bahwa mereka tidak bisa dan tidak boleh di gangu, tapi siapa yang peduli akan hal itu karena di area misterius semua hal bisa saja terjadi. Apa lagi jika mereka bisa menghilangkan jejak bukti.
“Heh, Kau masih punya tenaga untuk berbicara”
“Sebaiknya kau simpan saja untuk nanti, saat kita bersenang-senang”
Setelahnya mereka pun mulai berbuat jahat dengan menyebarkan racun, namun tidak semudah itu juga untuk melukai para nona muda ini. Mereka telah mengeluarkan semua artefak yang bisa di gunakan dan mereka telah meminum obat penawar, namun tetap saja tidak akan bertahan lama sebab mereka bukan ahli ramuan yang bisa setara dengan ahli racun ini.
Hehehe..
“Tidak heran kalian masih bisa bertahan, ternyata kalian telah membawa banyak persiapan”
“Kalau begitu kalian rasakan racun kelas bumi ini”, ucap salah satu dari mereka. Ahli racun sendiri di bagi menjadi 4 tingkat yaitu; tingkat fana, tingkat bumi, tingkat langit dan tingkat surga yang kemudian di bagi pada level dasar, menengah dan atas. Begitu pula pada ahli ramuan, ahli arry dan ahli penempa yang juga di bagi dengan tingkat dan level yang sama.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 22 Episodes
Comments