“Menarik, sunguh menarik”
“Yang mulia kaisar?”
“Ha? Yang mulia juga disini?”
“Aku datang hanya untuk meramaikan saja. Hahaha”, begitulah ucap sang kaisar yang cukup licik ini, pikir mereka mana mungkin kaisar datang hanya untuk meramaikan pasti ada sesuatu di lengan bajunya dan benar saja.
“Karena generasi muda-mudi ini ingin menguji keberuntungannya maka tidak masalah jika aku mengirim beberapa orangku jugakan?”
*“Benar saja, dasar kaisar sialan”, kemontar beberapa orang dalam hatinya, sungguh mereka merasa kaisar ini kurang kerjaan.
Apa yang ia miliki saat ini masih belum cukupkah? Sehingga ia mau berebutan dengan anak-anak muda ini, tapi sayang mereka semua salah paham karena kaisar hanya ingin mempertemukan salah satu putrinya dengan Xiaoba saja, tidak ada maksud lain.
“Hehe, kalian tenang saja, orang yang akan kukirim kali ini adalah putri ke tujuh belas. Kalian tahu sendiri dia adalah orang yang lemah”
“Ha? Apa tidak salah putri ke tujuh belas yang dikirim?”
“Aku dengar putri ini tidak terlalu di perhatikan oleh kaisar”
“Tapi tetap saja dia putrinya”
“Apa kaisar tidak menginginkan anaknya lagi, sampai harus mengirimnya ke area misterius begini?”
“Kaisar pasti ingin menyingkirkan putri sampahnya ini”, komentar orang-orang yang berpikir buruk itu, munurut berita yang mereka ketahui putri ini memiliki kesehatan yang buruk sejak kecil oleh karena itu ia diasingkan kaisar.
Namun semua itu salah, ia hanya di asingkan karena takut ia akan menjadi korban perselisihan di istana yang akan menyebabkan ia mati menyedihkan.
Karena kondisi fisiknya yang lemah itu, kemudian barulah kaisar membuat taruhan bahwa nasib putrinya ini akan ia gantungkan pada Xiaoba yang merupakan anak dari keluarga Lin, keluarga Lin sendiri terkenal atas kesetian mereka terhadap orang-orang yang mereka cintai. Pikir sang kaisar selama putri yang sangat ia cintai ini bisa menjadi salah satu dari wanita Xiaoba barulah ia akan aman meski ia hanya menjadi wanita biasa saja.
Namun tanpa kaisar sadari bahwa pertemuan putrinya dengan Xiaoba ini menjadi awal kisah yang berbeda kelak.
“Hehe, kalian tidak perlu menghiraukan putriku, ia tidak akat berebut harta dengan kalian. Ia hanya datang untuk mencari pengalaman saja”, ucap sang kaisar yang tanpa sadar telah melukai perasaan sang putri.
Namun putri yang lemah lembut ini tidak bisa melakukan apa pun, tapi dari lubuk hatinya yang paling dalam ia sangat menyayangi sang ayah yang dulu sempat memanja kannya. Namun setelah hari itu ia mulai di asingkan, bahkan sang ibu yang merupakan selir kesayangan saja tidak di perbolehkan untuk mengunjunginya sekalipun, sejak usianya 6 tahun waktu itu.
“Tapi aku akan membunuh siapa saja yang berani menyentuh putriku, ia hanya akan pergi untuk melawan beberapa best saja”, ucap sang kaisar yang mengingatkan orang-orang yang hendak berbuat jahat itu, tapi tanpa mereka sadari bahwa sang kaisa sendiri telah menempelkan kesadaran jiwanya pada sang putri untuk melindungi sang putri pada kondisi tertentu.
Terlepas dari apa pun itu keluarga Han merasa tersingung terutama leluhur keluarga yang merupakan kakek dari sang putri. Ia merasa kesal atas sikap sang raja yang tidak adil pada cucunya ini, pikirnya walau sang cucu memiliki sifat yang lemah tetap tidak boleh di perlakukan tidak adil begini.
“Kalian nanti bawalah putri dengan rombongan kalian”
“Baik kakek”, ucap tuan muda pertama keluarga Han, ia sebenarnya sangat menyayangi sang putri yang telah lama tak ia kunjungi itu yang dulu selalu berlari kearahnya sambil berteriak kakak pertama. Sungguh kasihan nasib adik sepepunya ini pikirnya.
Ketika orang-orang ini sibuk di luar, Xiaoba yang di dalam malah berjalan dengan santainya dan merasa ia telah di anugerahi keberuntungan surga. Bukan tanpa sebab ia berpikir begitu, karena setahunya dalam komik, novel atau game yang pernah ia mainkan, selama memasuki area terlarang maka akan ada banyak rintangan namun anehnya ia malah tidak menemukan satu pun masalah selain monster dengan tingkat rendah yang tidak cukup menantang pikirnya.
“Sungguh aneh kenap tidak ada satu monster pun yang kuat disini, bahkan monster kecil tidak melakukan apa pun, mereka hanya menghindar”
“Iya tuan, aku juga merasa aneh”
“Apa telah terjadi sesuatu disini?”
Mereka yang bingung itu terus berjalan hingga sampai pada tempat yang mereka inginkan yaitu tempat lelehur master itu untuk mendapatkan barang-barang peninggalan yang berguna.
“Hem, ini master yang kau katakan?”
“Iya tuan, tampaknya ia mati kelelahan disini”
“Kau benar, sudah mari ambil yang kita perlukan saja”
Kemudian mereka pun mengambil segala yang bisa di ambil tanpa menyisakan satu benda pun bahkan Xiaoba yang licik tak mau di rugikan ini pun menanggalkan pakaian sang leluhur master itu.
“Master saya minta maaf, tapi baju besimu ini terlihat keren. Hehe, setelah ini aku pasti akan mengubur jasadmu dan menyembah dirimu”
Setelahnya Xiaoba pun menanggalkan baju itu yang tanpa segaja ia malah terkena inti darah milik sang leluhru yang telah terkondensasi dari pecahan Qi murni yang masih tersisa di sana.
Akghhhhh
“Apa ini? Sakit.. tubuhku sakit sekali!!”
“Tuan.. tuan”, teriaknya kesakitan yang kemudian ia pun pingsan selama 2 hari, ia pun di awasi oleh Peri Kecil dari ganguan para best level tinggi yang mulai terlihat itu. Namun para best ini tidak berani mendekatinya kerena Peri Kecil ini masih terlihat aura petir 3 warna yang sangat mengerikan itu. Kini Peri Kecil itu mengerti apa yang telah terjadi.
“Apa yang terjadi padaku?”
“Tuan kau sudah bangun?”
Kemudian Peri Kecil pun mejelaskan pada Xiaoba apa yang telah terjadi dan ia juga tidak lupa menjelaskan situasi saat ini.
“Jadi aku pingsan karena terkena inti darah yang telah terkondensasi dengan Qi murni milik leluhur ini”
“Benar tuan”
“Haha, jadi aku untung besar kali ini”
“Sepertinya darah itu telah menyatu dengan darah milik tuan saat ini”
“Apa? Hal itu juga bisa terjadi padaku? Lalu apa sekarang? Apa darahku telah berubah warna menjadi biru, kuning atau bewarna emas?”, tanya Xiaoba yang antusias itu, pikirnya apa yang terjadi di beberapa adegan komik itu kini juga terjadi padanya. Kemudian tanpa pikir panjang ia mengingit jarinya untuk melihat darahnya kini telah berubah warna menjadi apa?
“Apa ini? Kenapa darahku masih bewarna merah?”, ucap Xiaoba yang sedikit kecewa kenapa darahnya masih saja bewarna mereah, bukankah seharusnya setelah ia mendapatkan inti darah dari orang hebat maka warna darahnya akan berubah? Tapi apa sekarang? Warna darahnya masih sama saja.
“Tuan kau ini bicara apa? Apa tuan ingin merubah warna darah?”
“Bukankah seharusnya begitu?”
“Warna darah tidak akan bisa berubah, yang berubah itu inti darah milik tuan”
“Inti darah, apa itu?”
“Inti darah adalah kunci untuk bertahan supaya Qi dalam tubuh tidak kacau dan juga bisa memperkuat fisik”
“Hem, jadi begitu. Lalu bagaimana cara melihat inti darah”
“Tuan hanya perlu foKus pada inti darah yang ada di lautan Qi milik tuan, lalu keluarkan satu tetes maka tuan akan tahu apa warnanya”
“Hem, baiklah akan kucoba”
Kemudian Xiaoba pun mencoba mengeluarkan inti darahnya satu tetes untuk melihat warnanya, dan benar saja warnanya telah berubah menjadi kuning. Inti darah juga di bagi menjadi beberapa tingkat mulai dari warna merah yang paling umum, warna biru yang di miliki oleh fisik khusus serta warna kuning yang di miliki oleh tahap master keatas, namun ada satu warna lagi yaitu warna emas yang hanya di miliki oleh orang-orang legendaris dalam kisah legenda mereka.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 22 Episodes
Comments