Lima Hari Berikutnya
“Sudah berapa umurmu? Kau masih bertingkah seperti anak kecil yang nakal?”
“Kau sudah 16 tahun dan kau masih berani mengintip gadis kesayanggan keluarga Chu”
“Bahkan kau menerobos masuk keruang mandinya, sungguh itu cari mati namanya”
“Kau akan di beri hukuman atas apa yang telah kau lakukan kali ini”
“Kau benar-benar telah membuat malu keluarga”
“Nama baik keluarga telah tercoreng karenamu”, begitulah ucap mereka setelah Xiaoba keluar dari pengasingan dirinya setelah kejadian waktu itu, ia tidak keluar kamar bahkan ia tidak mengeluarkan sepatah kata pun yang membuat ibu dan ayahnya sangat gelisah.
Hampir saja ibunya melaporkan hal itu pada kaisar Ning, namun sang suami mencegahnya karena itu bisa berakhir menjadi masalah besar bagi dua keluarga ini, jika kaisar tahu bahwa mereka berani mengejutkan keponakan yang juga dimanjakan oleh kaisar itu.
Namun di balik itu semua sebenarnya Xioaba sendiri tengah berpikir keras apa gadis kecil itu adalah wanita yang ia sukai di kehidupannya era modern itu? Lalu apa yang akan terjadi pada dunia ini jika gadis itu juga mengalami transmigrasi sepertinya? Akankah dunia ini hancur jika mereka bersatu seperti di novel-novel yang telah ia baca sebelumnya? Atau mereka hanya kelihatan mirip saja? Sungguh banyak sekali pertanyaan yang muncul pada dirinya.
Hal itu pula yang membuat ia mengurung diri selama lima hari ini, sungguh itu semua adalah beban pikirannya. Kemudian ia pun mengambil keputusan untuk menyelidiki masalah ini sepenuhnya, jangan sampai dunia ini hancur karena keinginannya untuk memiliki gadis yang selama ini muncul dalam mimpinya.
“Aku akan betangung jawab untuk itu”
“Bagaimana kau akan bertangung jawab?”
“Aku akan menikahinya”, ucap Xiaoba secara spontan itu, ia lupa akan apa yang ia pikirkan beberapa jam yang lalu sebelum ia keluar kamar.
Namun pernyatan spontannya itu mengejutkan semua orang yang ada disana, apa yang telah terjadi pada anak bodoh ini? Kenapa ia malah bersikap bertangung jawab begini? Apakah setan ini telah di taklukkan oleh gadis itu? Terlepas dari apa pun itu mereka semua senang.
Tapi mereka semua tidak mau melepaskan kesempatan ini terutama ayah Xiaoba sendiri yang jarang melihat anaknya itu bersungguh-sungguh begitu, kemudian ia mengatakan sesuatu untuk menyemangati sang anak. Tanpa ia sadari kata-katanya itu menyebabkan ia dan sang anak berpisah untuk waktu yang lama kelak.
“Hem, bocah bodoh kau pikir keluarga Chu akan memberikan gadis emas mereka padamu?”
“Apa maksud ayah?”
“Dia adalah Wanita dengan bakat langka dan tubuh istimewa, jadi mana mungkin keluarga Chu memberikannya padamu yang bukan siapa-siapa ini”
“Itu benar, bahkan di usianya yang masih lima tahun waktu itu, ia sudah diangkat sebagai murid dalam oleh pemimpin sekte gunung es”
“Tidak hanya itu, ia juga telah mencapai tingkat guru bela diri, lalu kau itu apa? Hanya butiran debu di matanya”
Sungguh perkataan orang-orang ini melukai harga diri Xioaba yang merupakan pelintas waktu dari abad modern itu namun, hal itu juga bagus karena membangkitkan semangat tempur Xiaoba, ia semakin tertarik dengan gadis yang belum ia dapatkan di kehidupan sebelumnya itu.
“Aku pasti akan mendapatkannya”
“Kalau kau seingin itu padanya, maka kau harus menjadi orang nomor satu dalam bela diri”, ucap ayahnya yang secara tidak sengaja karena terlalu antusiasnya itu, namun hal itu juga bagus karena kini semangat Xiaoba semakin berapi-api untuk mendapatkan gadis yang ia inginkan itu.
“Kalau begitu kalian semua dengarkan aku, aku Lin Xiaoba bersumpah atas nama kultivasi”
Prakk.. prakk.. prakk..
Petir pun menyambar mengiringi supah dari Xiaoba itu seakan memberitahu dunia bahwa ia menjadi saksi nyata akan sumpah Xiaoba kala itu. Petir tiga warna yang muncul di atas kediaman keluarga Lin secara serempak itu membuat keluarga ini ketakutan dan keheranan. Apakah sumpah bisa memicu kehendak langit begini? Sungguh mustahil pikir mereka semua.
“Dalam waktu 8 tahun kedepan, jika namaku Lin Xiaoba tidak menguncang langit kekaisaran Ning maka aku akan mati di telan bumi. Tapi jika aku berhasil maka aku akan menikah nona ketiga keluarga Chu, dan sebelum waktu sumpahku berakhir siapa saja yang berani menyetuhnya maka ia akan mati mengenaskan dengan tubuh terbakar petir tiga warna menjadi debu yang selamanya di terbarkan angin”
Prakk.. trakkk.. krakkk…
Petir yang tak pernah muncul itu pun muncul seakan orang besar yang telah membuat sumpah, namun efek dari sumpah Xioba telah melilit pada nona ketiga keluarga Chu itu yang apa bila ada orang berniat ingin menyakitinya maka ia akan menjadi debu yang selamanya di tiup angin.
Sumpah Xiaoba itu menjadi topik hangat yang cukup menguncangkan keluarga Chu dan Lin, mereka tidak percaya jika Xiaoba akan membuat sumpah yang mengatas namakan kultivasi, sungguh sumpah yang langka dan jarang terjadi karena mereka percaya jika membuat sumpah kultivasi maka harus di penuhi jika tidak orang yang bersumpah akan menjadi sampah selamanya atau pun mati akan sumpahnya.
“Hem, menarik. Sungguh pemuda yang logis dan berani”, ucap Kaisar Ning yang melihat dari atas naga di balik awan itu, ia yang penasar apa yang memicu petir 3 warna itu pun muncul disana dan melihat keponakan yang ia manjakan selama ini telah melakukan hal yang luar biasa pikirnya.
“Sungguh tidak sia-sia memanjakan anak ini, bahkan sumpahnya saja bisa memicu kehendak langit. Apa benar ia hanya orang bodoh yang mesum? Hem, aku tidak bisa melepaskanmu”, ucapnya yang juga tidak mau kehilangan kesempatan, kemudian ia pun mengatur sebuah rencana agar anak ini tidak lepas dari genggamannya.
Tentu hal ini telah ia prediksi sebelumnya bagaiman mungkin anak dari adiknya itu bisa menjadi anak yang biasa saja, hanya orang bodoh yang berpikir demikian.
Terlepas dari sang kaisar, keluarga Chu jauh lebih terkejut lagi mereka yang juga sadar akan petir langka yang muncul itu juga pergi menyaksikan apa pemicunya, sungguh mereka tidak percaya bahwa sumpah pemuda yang dianggap bodoh dan selalu bermain-main selama ini dapat memicu kehendak langit begini. Tapi terlapas dari apa pun itu mereka tidak sebodoh itu untuk melepaskan Xiaoba, mereka tahu bahwa hal ini cukup membuktikan bahwa Xiaoba adalah anak langit yang di berkati.
“Hehe, tidak sia-sia mempertemukan mereka secepat ini. Sekarang aku tidak menyesal karena menjodohkan mereka waktu itu”, ucap kepala keluarga Chu, sungguh mereka puas dan senang akan calon mantu yang satu ini.
Tapi terlepas dari itu semua Xioaba kembali ke kamarnya untuk mempersiapkan banyak hal, dan semua orang yang menyaksikan kejadian itu pun membubarkan diri. Peristiwa ini pun di kenal sebagai Sumpah Cinta, yang menjadi buah bibir masyarakat yang tanpa mereka ketahui itu menjadi topik terakhir Xiaoba di langit kekaisaran Ning hingga 12 tahun kedepan.
“Aku pasti sudah gila melakukan sumpah itu”, ucap Xiaoba yang kini sadar kembali, namun ia juga tidak menyesal akan sumpahnya, ia hanya sedikit menyesal mengatakan sumpahnya hanya berlaku 8 tahun seharusnya ia menaikkan lagi jumlah tahunnya. Tapi semuanya sudah terjadi, bahkan sumpahnya memicu kehendak alam begitu mana mungkin bisa di rubah kembali.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 22 Episodes
Comments