"Apa ini rumahnya?" tanya seseorang yang berdiri di depan pagar tinggi yang hampir menutupi bayangan rumah berlantai tiga itu. Rumah mewah milik Hosea. Saat ini seorang pria baru saja tiba dari Inggris datang mengunjungi saudaranya.
"Tuan Muda kedua silakan masuk!"orang tersebut membuka pintu gerbang yang besar itu dan membiarkan pria tampan dengan tubuh kekar dan tinggi yang memakai kemeja ngepas di badan sehingga otot-otot lengannya seakan merobek kemeja putih tersebut. Tak banyak orang yang berjaga di depan pintu tetapi setidaknya masih ada beberapa orang yang bisa menyambut kedatangan pria tersebut di kediaman Hosea.
Dua orang pelayan menyambut kehadiran Tuan Muda kedua dari keluarga Hosea. Satu orang lainnya pergi memanggil Lucas di dalam kamar. Orang tersebut adalah Elliot asisten sekaligus pengawal yang cukup patuh dalam keluarga tersebut.
Suara ketukan pintu kamar dari luar menghentikan aktivitas Lucas yang tengah mengancing kemejanya.
"Tuan, Tuan muda kedua telah sampai. Saat ini ada di ruang tamu,"
"Aku akan segera menemuinya!"
"Baik," Elliot pergi meninggalkan kamar tersebut. Sedangkan, Lucas mempercepat mengancing kemejanya yang ingin segera menemui saudara kandungnya. Datang tak memberi tahu yang membuat Lucas terkejut dengan kejutan yang diberikan oleh saudaranya itu.
"Lumayan,"ucap pria itu sembari menelisik seluruh ruangan dengan indra penglihatannya. Memutar gagang kaca mata di jari-jarinya sembari tersenyum ke arah pria yang baru saja datang menemuinya.
"Kenapa kamu datang?"
Galih tersenyum ketika mendengar pertanyaan dari Lucas saudara kandungnya. Lucas duduk dengan menyilang kaki di sofa single yang ada di ruang tamu.
"Aku penasaran apa yang membuatmu begitu sibuk? Aku menghubungimu beberapa hari yang lalu tapi handphonemu tak bisa dihubungi,"ujar Galih yang menatap Lucas penuh dengan rasa curiga.
"Apa ada seseorang yang membuat kakakku ini begitu sibuk?"Galih kembali bertanya yang membuat Lucas menatapnya dengan sinis.
"Kau terlalu banyak bicara Galih, semenjak menjadi ketua Mafia. Apa kau terlalu bersantai sehingga kau bisa menemui-ku di sini?"Lucas berbalik bertanya. Galih menggaruk tekuknya yang tak gatal.
"Setidaknya aku sudah membalaskan dendam kita pada enam tahun yang lalu,"tutur Galih dengan santai.
"Oh, iya. Bicara soal enam tahun yang lalu aku ingin bertanya sesuatu dengan-mu,"lanjut Lucas. Galih mengernyitkan keningnya penuh dengan curiga. Takut jika ingatan Lucas telah kembali dia akan menyalakan semua orang karena tak bisa menyelamatkan kakak iparnya dalam kecelakaan pesawat pada enam tahun yang lalu.
"Aku ingin ber...."
Handphone Lucas berdering menandakan ada panggilan masuk. Sehingga ucapan Lucas menggantung yang membuat Galih sedikit lega. Galih melirik ke arah Elliot pria ini menaikan kedua bahunya ketika di tatap oleh Galih. Lucas berdiri dari tempat duduknya meninggalkan ruang tamu sehingga membuat Galih dan Elliot penasaran ketika melihat raut wajah Lucas yang masam.
"Apa yang terjadi?"Galih bertanya kepada Elliot. Pria itu menggelengkan kepalanya.
Tak lama kemudian Lucas kembali dengan raut wajah yang menahan kesal.
"Beraninya wanita itu mengatakan jika aku sudah mati,"ucap Lucas yang membuat Galih dan Elliot terkejut atas pernyataan Lucas.
"Apa yang terjadi? Siapa orang yang mengatakan hal itu apa dia mau mati?"tanya Galih dengan geram. Sebelum Lucas menjawab terlebih dulu kepala-nya mendadak sakit yang membuat Galih dan Elliot panik.
"Kak,"
"Tuan,"
"Aku baik-baik saja. Hari ini aku ingin beristirahat saja. Elliot, urusan kantor aku serahkan padamu!"Lucas bertanya sembari berdiri dari tempat duduknya menuju kamar.
"Elliot, apa Kak Lucas sering merasakan sakit yang seperti itu semenjak tinggal di sini?"
"Tidak, hanya dalam bulan ini saja. Kemarin sudah melakukan CT scan tetapi aku belum menemui dokter yang memeriksa Tuan Lucas karena hari itu aku sibuk,"ujar Elliot.
"Jadi, kamu belum mengetahui hasil CT scan milik kakak?"
"Belum,"
"Kau perlu menemui dokter segera! Ini sudah empat tahun hilang ingatan Kak Lucas. Tetapi, dia masih belum mengingat apapun masa lalunya. Meskipun masa lalu itu membawa kita pada masalah, setidaknya Kak Lucas bisa kembali seperti dulu lagi. Menjadi orang yang kuat dan memiliki semangat hidup,"ujar Galih yang kini berdiri dari tempat duduknya.
"Kau mau kemana?"
"Tentu saja mau ikut kamu ke kantor,"jawab Galih ketika Elliot bertanya kepadanya.
Dua pria itu kini memasuki mobil yang terparkir di depan rumah. Galih terlihat begitu menikmati angin Indonesia yang sudah lama tak dirasakannya selama enam tahun lebih. Meskipun tempat ini menyimpan kenangan buruk untuknya. Galih tak pernah takut untuk kembali ke tempat ini karena saat ini dia adalah pria yang kuat yang disegani oleh banyak orang dan itu berbeda dengan dulu.
"Kita tiba,"ucap Elliot berhenti di depan pintu lobi perusahaan Hosea.
"Perusahaannya lumayan besar. Tetapi, masih lebih besar yang di Inggris," Galih berkata ketika melihat gedung pencakar langit dengan puluhan lantai itu tak sebesar gedung Hosea yang ada di Inggris yang saat ini dipegang alih oleh-nya.
"Pak, rapat sebentar lagi akan dimulai,"seru seseorang yang duduk di bagian resepsionis. Itu adalah seorang wanita. Selain wanita ini tak ada wanita lain yang berada di kantor itu. Kecuali bagian HRD yang jarang didatangi oleh Lucas.
"Apa kak Lucas masih alergi dengan wanita?"
"Masih. Kecuali, ada satu wanita dia tak pernah terlihat alergi ketika bertemu dengan wanita itu. Wanita itu juga memiliki dua orang anak. Yang lebih parah mereka mirip dengan Tuan Lucas,"ujar Elliot. Keduanya memasuki lift.
"Wah, selera kakak berubah semenjak hilang ingatan. Dia lebih suka dengan wanita dewasa yang berpengalaman. Sudah punya anak lagi,"Galih menahan tawanya ketika memasuki lift.
Akan tetapi, pintu lift ditahan oleh tangan seseorang di saat akan tertutup yang membuat Galih ikut membantu menekan tombol untuk membuka kembali. Begitu pintu lift terbuka, Aisyah tersenyum sembari berkata."Terima kasih," tetapi sesaat kemudian Aisyah tercengang melihat pria yang berdiri di dalam lift tersebut. Begitu juga dengan Galih yang ikut terkejut melihat keberadaan Aisyah di perusahaan Hosea.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 139 Episodes
Comments
Firman Firman
lnjut
2024-04-16
0
Alexandra Juliana
Oohh Galih mengambil alih klan mafianya Lucas, apa itu krn kecelakaan waktu itu yaa jd Galih melarang kakaknya utk terjun di dunia mafia lagi..
2024-03-04
2
Alexandra Juliana
Akhirnya Galih datang...Twins paman kalian datang..
2024-03-04
1