Kembar Genius 07

Sebulan bukanlah waktu yang singkat untuk Aisyah yang hampir setiap hari harus bertemu dengan Lucas, sang mantan suaminya. Sebulan ini keduanya sering bertemu, sehingga membuat Aisyah berharap banyak pada Lucas yang terus berusaha untuk menyakinkan pria itu jika dia adalah istrinya.

Namun, Lucas masih tetap kekeh tak mau mengakui Aisyah. Seperti pagi ini Aisyah yang tak bisa menahan diri memaksa Lucas untuk mengakui dirinya dan anak-anaknya. Terlebih lagi, Rezi diam-diam selalu memaksa Aisyah untuk meminta wanita itu membawa dirinya ke makam sang ayah jika memang ayah mereka telah tiada.

"Tuan, apapun yang saya katakan benar adanya. Anda adalah orang yang sama yang saya kenal enam tahun yang lalu, tidak mungkin saya salah orang,"Aisyah berkata dengan suara yang sedikit memaksa. Lucas yang mendengar hal itu pun akhirnya marah.

"Selama ini saya mengakui jika kinerja kerja kamu bagus, saya menerima kamu sebagai perwakilan perusahaan PT. Angkasa. Meskipun saya sendiri tak menyukai adanya wanita di dalam perusahaan ini." Lucas berdiri dari sofa tempat dia duduk semula, lalu menatap Aisyah yang duduk di sofa lain.

"Jika kamu butuh uang, katakan saja! Mungkin aku bisa membantunya, tetapi tidak dengan melakukan trik kotor seperti ini,"lanjut Lucas dengan sinis, yang membuat Aisyah tercengang lalu ikut berdiri dari tempat duduknya.

Aisyah menatap netra Lucas dengan lekat, Lucas melirik ke arah wanita itu melihat netra Aisyah yang berkaca-kaca yang membuat Lucas mengeluarkan kedua tangannya dari saku. Lucas tak bermaksud menyinggung hati wanita ini hanya saja Aisyah terus mendesaknya untuk mengakui jika mereka berdua adalah suami-istri.

"Selama enam tahun kita berpisah, aku tak pernah menuntut sepersen pun uang darimu. Tahun ini aku bertemu lagi dengan Anda Tuan Lucas, aku sempat berpikir mungkin ini adalah jawaban atas doa-doa yang pernah ku panjatkan setelah sujudku di atas sajadah. Tetapi, nyatanya ... Aku berharap pada orang yang salah,"ucap Aisyah diakhir kalimatnya dengan pelan. Lalu, Aisyah meraih tas dan map biru yang ada di atas meja pergi meninggalkan ruangan Lucas, dengan posisi Lucas yang terdiam atas ucapan klimaks dari Aisyah barusan.

Elliot berpapasan dengan Aisyah yang baru saja keluar dari ruangan Lucas. Elliot, dapat melihat netra Aisyah yang memerah mungkin saja sedang menahan air matanya agar tak menangis di tempat itu.

"Tuan, ini dokumen yang Anda inginkan. Semuanya sudah diperiksa, memang Nona Aisyah sangat bagus dalam bekerja dapat kita andalkan untuk proyek berikutnya,"ujar Elliot, meletakkan dokumen di tangannya di atas meja kerja Lucas. Pria itu berjalan ke arah mejanya, lalu duduk di kursi kebesaran dengan raut wajah yang penuh kebingungan.

"Tuan,"panggil Elliot lagi saat melihat Lucas tak merespon ucapannya barusan.

"Elliot, cari informasi mengenai anak-anak dari wanita itu. Tempat dia sekolah dan kesibukan mereka sehari-hari apa?"

Elliot menaikan alisnya ketika Lucas menyebut anak dari Aisyah.

"Kenapa? Apa ada yang salah dengan perintahku?"lanjut Lucas dengan tatapan sangarnya.

"Ti-tidak! Tentu saja tidak, perintah Anda akan segera saya laksanakan. Sepuluh menit lagi saya akan kembali dengan berbagai informasi dari keluarga Nona Aisyah."Elliot berkata dengan bibir yang berbentuk bulan sabit, sehingga membuat Lucas menatapnya dengan tajam.

"Saya permisi dulu, Tuan."Lanjut Elliot, ketika melihat tatapan maut dari Bos-nya itu.

"Istri? Anak? Apa yang tidak ku ketahui selamat enam tahun ini?"gumam Lucas sembari mengetuk meja kerja dengan jari jemarinya.

Di tempat lain, Aisyah baru saja kembali ke PT. Angkasa. Sebelum menemui Pak Dirsa, Aisyah lebih dulu merapikan penampilannya, serta membenarkan riasannya akibat menangis.

Aisyah mengetuk pintu ruangan Pak Dirsa lebih dulu sebelum dia masuk. Setelah mendengar jawaban dari sang pemilik ruangan, barulah Aisyah masuk. Ternyata di dalam ruangan tersebut sedang ada klien yang datang bertemu dengan Pak Dirsa.

"Pak, ini dokumen dari Hosea. Saya telah mengajukan proyek yang baru, tetapi belum ada tanggapan dari mereka," Aisyah meletakkan dokumen tersebut di atas meja Pak Dirsa.

"Kerja yang bagus, Aisyah. Kamu bisa ke ruangan HRD untuk meminta bonus bulanan kamu, bukankah kamu butuh dana untuk transfusi darah anakmu? Maka segera ke sana untuk mengambil bonusnya. Sedangkan, gajimu sudah dikirim oleh pihak perusahaan ke rekening bank-mu,"ujar Pak Dirsa, yang tersenyum ramah kepada Aisyah.

"Baik, Pak. Saya permisi dulu, terima kasih."Aisyah sedikit membungkuk, sebelum pergi meninggalkan ruangan tersebut.

Aisyah begitu senang setelah mendapatkan bonus dari Pak Dirsa. Setidaknya cukup untuk kebutuhan anak-anaknya dan untuk membayar uang sekolah mereka berdua. Aisyah, juga harus membayar uang les komputer Reza tingkat IT. Bahkan, saat ini Reza sendiri sudah bisa menguasai banyak jaringan rahasia yang biasa para hacker gunakan. Selain memiliki darah emas, Reza juga memiliki otak yang genius dibanding anak seusianya yang lain. Rezi juga tak kalah hebat, hanya saja Rezi lebih lambat dari Reza.

Jam 16:45, sore. Aisyah telah kembali ke rumahnya. Reza hari ini dijemput oleh Dokter Kevin di tempat lesnya. Sehingga begitu Aisyah tiba di rumah dia melihat Dokter Kevin yang duduk di teras rumahnya.

"Assalamualaikum,"ucap Aisyah pelan, begitu wanita hijab ini tiba di depan dua orang yang sedang sibuk bermain game.

"Waalaikumsalam,"jawab Dokter Kevin, lalu berdiri menyambut kepulangan Aisyah. Pria itu tersenyum dan dibalas senyuman ramah dari Aisyah.

"Terima kasih, hari ini dokter sudah menjemput Reza lagi, di tempat lesnya. Padahal, dokter tak perlu repot-repot. Aku bisa menjemputnya ketika pulang dari kantor,"pungkas Aisyah dengan penolakan halus agar tak menyinggung Dokter Kevin.

"Tidak masalah, kebetulan saya lewat dari sana."Dokter Kevin, berkata. Hanya satu harapan Dokter Kevin yang sudah tertunda selama enam tahun.

Namun, sampai saat ini Aisyah belum mampu membuka hatinya untuk siapapun pria yang datang kepadanya. Apalagi, sekarang kemunculan Lucas di hidup Aisyah dan anak-anaknya mungkin takkan ada kesempatan untuk pria lain bisa memiliki Aisyah dan mempersunting wanita ini.

"Tuan, ini informasi lain tentang anak-anak dari Nona Aisyah. Ini juga alamat sekolahnya dan alamat rumah. Kalau Tuan mau, aku bisa memberikan informasi rekening bank mereka untuk Anda,"ujar Elliot. Tanpa melihat wajah Lucas yang sudah siap ingin memakan Elliot hidup-hidup.

"Saya permisi dulu,"ucap Elliot ketika melihat tatapan maut dari Bos-nya. Begitu Elliot keluar, Lucas membaca semua informasi tentang Aisyah dan anak-anaknya.

Terpopuler

Comments

Firman Firman

Firman Firman

lanjut

2024-04-15

0

Alexandra Juliana

Alexandra Juliana

Apakah Aisyah tdk memakai uang yg ada di tabungan yg diberikan Alex saat mengantar ke bandara?

2024-02-29

1

titiek

titiek

cerai kenapa sih. krn di awal Aisyah blg cerai berarti sebelum ilang ingatan mereka udah cerai duluan ya??

2024-02-27

3

lihat semua
Episodes
1 Kembar Genius 01
2 Kembar Genius 02
3 Kembar Genius 03
4 Kembar Genius 04
5 Kembar Genius 05
6 Kembar Genius 06
7 Kembar Genius 07
8 Kembar Genius 08
9 Kembar Genius 09
10 Kembar Genius 10
11 Kembar Genius 11
12 Kembar Genius 12
13 Kembar Genius 13
14 Kembar Genius 14
15 Kembar Genius 15
16 Kembar Genius 16
17 Kembar Genius 17
18 Kembar Genius 18
19 Kembar Genius 19
20 Kembar Genius 20
21 Kembar Genius 21
22 Kembar Genius 22
23 Kembar Genius 23
24 Kembar Genius 24
25 Kembar Genius 25
26 Kembar Genius 26
27 Kembar Genius 27
28 Kembar Genius 28
29 Kembar Genius 29
30 Kembar Genius 30
31 Kembar Genius 31
32 Kembar Genius 32
33 Kembar Genius 33
34 Kembaran Genius 34
35 Kembar Genius 35
36 Kembar Genius 36
37 Kembar Genius 37
38 Kembar Genius 38
39 Kembar Genius 39
40 Kembar Genius 40
41 Kembar Genius 41
42 Kembar Genius 42
43 Kembar Genius 43
44 Kembar Genius 44
45 Kembar Genius 45
46 Kembar Genius 46
47 Kembar Genius 47
48 Kembar Genius 48
49 Kembar Genius 49
50 Kembar Genius 50
51 Kembar Genius 51
52 Kembar Genius 52
53 Kembar Genius 53
54 Kembaran Genius 54
55 Kembar Genius 55
56 Kembar Genius 56
57 Kembar Genius 57
58 Kembar Genius 58
59 Kembar Genius 59
60 Kembar Genius 60
61 Kembar Genius 61
62 Kembar Genius 62
63 Kembar Genius 63
64 Kembar Genius 64
65 Kembar Genius 65
66 Kembar Genius 66
67 Kemarin Genius 67
68 Kembar Genius 68
69 Kembar Genius 69
70 Kembar Genius 70
71 Kembar Genius 71
72 Kembar Genius 72
73 Kembar Genius 73
74 Kembar Genius 74
75 Kembar Genius 75
76 Kembar Genius 76
77 Kembar Genius 77
78 Kembar Genius 78
79 Kembar Genius 79
80 Kembar Genius 80
81 Kembar Genius 81
82 Kembar Genius 82
83 Kembar Genius 83
84 Kembar Genius 84
85 Kembar Genius 85
86 Kembar Genius 86
87 Kembar Genius 87
88 Kembar Genius 88
89 Kembar Genius 89
90 Kembar Genius 90
91 Kembar Genius 91
92 Kembar Genius 92
93 Kembar Genius 93
94 Kembar Genius 94
95 Kembar Genius 95
96 Kembar Genius 96
97 Kembar Genius 97
98 Kembar Genius 98
99 Kembar Genius 99
100 Kembar Genius 100
101 Kembar Genius 101
102 Kembar Genius 102
103 Kembar Genius 103
104 Kembar Genius 104
105 Kembar Genius 105
106 Kembar Genius 106
107 Kembar Genius 107
108 Kembar Genius 08
109 Kembar Genius 109
110 Kembar Genius 110
111 Kembar Genius 111
112 Kembar Genius 112
113 Kembar Genius 113
114 Kembar Genius 114
115 Kembar Genius 115
116 Kembar Genius 116
117 Kembar Genius 117
118 Kembar Genius 118
119 Kembar Genius 119
120 Kembar Genius 120
121 Kembar Genius 121
122 Kembar Genius 122
123 Kembar Genius 123
124 Kembar Genius 124
125 Kembar Genius 125
126 Kembar Genius 126
127 Kembar Genius 127
128 Kembar Genius 128
129 Kembar Genius 129
130 Kembar Genius 130
131 Kembar Genius 131
132 Kembar Genius 132
133 Kembar Genius 133
134 Kembar Genius 134
135 Kembar Genius 135
136 Kembar Genius 136
137 Kembar Genius 137
138 Promo NOVEL baru
139 Novel Lucas dan Aisyah lanjut judul baru !!!
Episodes

Updated 139 Episodes

1
Kembar Genius 01
2
Kembar Genius 02
3
Kembar Genius 03
4
Kembar Genius 04
5
Kembar Genius 05
6
Kembar Genius 06
7
Kembar Genius 07
8
Kembar Genius 08
9
Kembar Genius 09
10
Kembar Genius 10
11
Kembar Genius 11
12
Kembar Genius 12
13
Kembar Genius 13
14
Kembar Genius 14
15
Kembar Genius 15
16
Kembar Genius 16
17
Kembar Genius 17
18
Kembar Genius 18
19
Kembar Genius 19
20
Kembar Genius 20
21
Kembar Genius 21
22
Kembar Genius 22
23
Kembar Genius 23
24
Kembar Genius 24
25
Kembar Genius 25
26
Kembar Genius 26
27
Kembar Genius 27
28
Kembar Genius 28
29
Kembar Genius 29
30
Kembar Genius 30
31
Kembar Genius 31
32
Kembar Genius 32
33
Kembar Genius 33
34
Kembaran Genius 34
35
Kembar Genius 35
36
Kembar Genius 36
37
Kembar Genius 37
38
Kembar Genius 38
39
Kembar Genius 39
40
Kembar Genius 40
41
Kembar Genius 41
42
Kembar Genius 42
43
Kembar Genius 43
44
Kembar Genius 44
45
Kembar Genius 45
46
Kembar Genius 46
47
Kembar Genius 47
48
Kembar Genius 48
49
Kembar Genius 49
50
Kembar Genius 50
51
Kembar Genius 51
52
Kembar Genius 52
53
Kembar Genius 53
54
Kembaran Genius 54
55
Kembar Genius 55
56
Kembar Genius 56
57
Kembar Genius 57
58
Kembar Genius 58
59
Kembar Genius 59
60
Kembar Genius 60
61
Kembar Genius 61
62
Kembar Genius 62
63
Kembar Genius 63
64
Kembar Genius 64
65
Kembar Genius 65
66
Kembar Genius 66
67
Kemarin Genius 67
68
Kembar Genius 68
69
Kembar Genius 69
70
Kembar Genius 70
71
Kembar Genius 71
72
Kembar Genius 72
73
Kembar Genius 73
74
Kembar Genius 74
75
Kembar Genius 75
76
Kembar Genius 76
77
Kembar Genius 77
78
Kembar Genius 78
79
Kembar Genius 79
80
Kembar Genius 80
81
Kembar Genius 81
82
Kembar Genius 82
83
Kembar Genius 83
84
Kembar Genius 84
85
Kembar Genius 85
86
Kembar Genius 86
87
Kembar Genius 87
88
Kembar Genius 88
89
Kembar Genius 89
90
Kembar Genius 90
91
Kembar Genius 91
92
Kembar Genius 92
93
Kembar Genius 93
94
Kembar Genius 94
95
Kembar Genius 95
96
Kembar Genius 96
97
Kembar Genius 97
98
Kembar Genius 98
99
Kembar Genius 99
100
Kembar Genius 100
101
Kembar Genius 101
102
Kembar Genius 102
103
Kembar Genius 103
104
Kembar Genius 104
105
Kembar Genius 105
106
Kembar Genius 106
107
Kembar Genius 107
108
Kembar Genius 08
109
Kembar Genius 109
110
Kembar Genius 110
111
Kembar Genius 111
112
Kembar Genius 112
113
Kembar Genius 113
114
Kembar Genius 114
115
Kembar Genius 115
116
Kembar Genius 116
117
Kembar Genius 117
118
Kembar Genius 118
119
Kembar Genius 119
120
Kembar Genius 120
121
Kembar Genius 121
122
Kembar Genius 122
123
Kembar Genius 123
124
Kembar Genius 124
125
Kembar Genius 125
126
Kembar Genius 126
127
Kembar Genius 127
128
Kembar Genius 128
129
Kembar Genius 129
130
Kembar Genius 130
131
Kembar Genius 131
132
Kembar Genius 132
133
Kembar Genius 133
134
Kembar Genius 134
135
Kembar Genius 135
136
Kembar Genius 136
137
Kembar Genius 137
138
Promo NOVEL baru
139
Novel Lucas dan Aisyah lanjut judul baru !!!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!