Rumah sakit royal garden, di mana saat ini Aisyah sedang menemani anaknya di rumah sakit. Berharap ada orang baik yang bersedia mendonorkan darah untuk Rezi.
Namun, rasa cemas yang begitu kental terpancar dari raut wajah Reza yang membuat sang anak ikut cemas memikirkan Bundanya.
"Kamu mau ke mana?"Aisyah bertanya, ketika melihat Reza yang membuka pintu ruangan tersebut.
"Reza mau cari papa dokter,"
Reza menutup kembali pintu ruangan Rezi. Ketika di luar ruangan Reza melihat seorang suster yang tadi memeriksa kondisi Rezi. Reza langsung memanggil suster itu dan berbicara dengannya.
"Eh, adik kecil ada apa?"Suster langsung bertanya ketika Reza menghalangi jalannya.
"Aku mau mendonorkan darah untuk Rezi!"jawab Reza dengan tegas, yang membuat Suster itu tersenyum lalu mencubit pipi Reza dengan gemes, alhasil Reza menjadi kesal dan berkacak pinggang menatap suster itu dengan kesal.
"Anak kecil belum bisa donor darah ya, Sayang. Di mana Bundamu? Ayo, kakak antar menemui Bundamu."Suster memegang tangan Reza. Tetapi, Reza menepisnya.
"Aku bisa sendiri," Reza langsung pergi meninggalkan suster tersebut yang membuat suster itu tersenyum melihat tingkah Reza yang lucu.
Tanaman yang indah dengan berbagai macam bunga tumbuh di sana. Ada kupu-kupu yang hinggap lalu terbang kembali, membuat Reza tersenyum tipis melihat kupu-kupu yang indah itu.
Reza duduk di kursi besi yang ada di taman. Sembari menatap orang yang lalu lalang di area rumah sakit. Pandangan Reza tertuju kepada seorang anak yang berada di dalam gendongan orang tuanya. Hal itu, membuat Reza merasa iri akan Keluarga tersebut.
'Kenapa kami tak punya Daddy? Seandainya Daddy tak membuang kami, seharunya Rezi tak perlu menderita seperti ini. Daddy, pasti akan berjuang demi kesembuhan Rezi,'batin Reza yang terus menatap bocah yang begitu bahagia dalam gendongan orang tuanya. Sehingga Reza tak sadar jika seseorang baru saja duduk di sebelahnya.
"Awh!"pekik Reza ketika pipinya terasa dingin. Lalu, dia menoleh melihat seorang pria berjas dokter yang duduk di sebelahnya.
"Nih, kenapa kamu melamun?"Dokter Kevin memberikan es krim untuk Reza, bocah ini langsung mengambilnya. Reza tak menjawab dia sibuk membuka bungkus es krim. Sehingga membuat Dokter Kevin tersenyum, karena Reza mengabaikannya.
"Terima kasih,"ucap Reza kemudian setelah menjilat es krim yang diberikan Dokter Kevin.
Obrolan keduanya berhenti di situ, ketika seorang perawat memanggil Dokter Kevin. Mau tak mau Dokter Kevin harus pergi meninggalkan Reza sendiri ketika pasien membutuhkan bantuannya.
Reza menatap punggung Dokter Kevin yang berlalu pergi meninggalkannya di taman rumah sakit. Reza tersenyum tipis melihat es krim yang ada di tangannya.
Rapat baru saja selesai di perusahaan hosea. Di mana semua orang telah dibubarkan di dalam ruangan tersebut. Lucas berdiri dan melemparkan dokumen milik Asiyah ke atas meja dengan kasar. Elliot, yang melihat itu hanya bisa menghela napas karena saat tahu sifat Lucas. Pria ini tak senang jika ada orang yang tak bertanggung jawab dalam bekerja.
Lucas berkacak pinggang sambil berkata, "dari awal sudah ku katakan wanita ini tak memiliki rasa tanggung jawab dalam bekerja," Lucas menatap Elliot yang sedang menundukkan pandangannya.
"Apa yang kau cari di bawah?"Lucas bertanya ketika Elliot tak menatap kearahnya ketika pria itu berbicara. Elliot segera mendongakkan kepalanya menatap ke arah Lucas.
"Tuan, Saya menemukan informasi tambahan mengenai keluarga Nona Aisyah. Aku yakin setelah Anda membacanya Anda akan menarik kembali ucapan Anda barusan,"ujar Elliot, lalu memberikan map bewarna coklat kepada Lucas. Pria itu menarik dengan kasar map yang ada di tangan Elliot. Lalu menatap Elliot sekilas sebelum pada akhirnya dia duduk kembali pada kursi kebesarannya.
"Dia memiliki anak yang kekurangan hemoglobin?"Lucas bertanya sembari menatap Elliot, pria ini hanya mengangguk membenarkan pertanyaan dari Bos-nya itu.
"Lalu, kenapa nama belakang anaknya sama denganku?"Lucas mengerutkan keningnya.
"Itu yang membuat Saya juga heran ketika menerima informasi tersebut. Dari segi wajah mereka memiliki kesamaan yang hampir 80% sama dengan Anda, Tuan. Reza dan Rezi memiliki alergi terhadap udang. Tetapi ...."
Elliot menggantungkan ucapannya yang membuat Lucas langsung menoleh ke arah pria itu.
"Tapi apa?"Lucas bertanya dengan dingin.
"Mereka lahir ketika Anda koma dan kini usia mereka sudah enam tahun. Apa mungkin mereka adalah ahli waris keluarga Hosea?"Elliot bertanya dengan ragu. Ketika melihat tatapan maut yang Lucas pancarkan Elliot merasakan sakit pada tenggorokannya karena berusaha menelan ludah sebanyak mungkin.
"Kenapa harus Hosea? Nama ini tak pasaran bukan? Apa sebegitu obsesinya wanita itu kepadaku sehingga nama anaknya pun menggunakan nama belakangku?"Lucas kembali bertanya kepada Elliot, pria ini tak memberi jawaban apapun.
"Tuan, nama itu memang tak pasaran. Tetapi, kenapa Anda tak mencoba melakukan tes DNA terhadap dua bocah itu?"akhirnya Elliot memberanikan diri untuk memberi saran kepada Bos-nya itu.
"Tidak! Tidak mungkin aku melakukan itu. Aku sangat yakin, aku belum pernah tidur sama wanita manapun, selama ini aku juga alergi dengan wanita bukan? Jadi, tak mungkin aku tidur dengan wanita itu sampai memiliki anak,"bantah Lucas dengan tegas atas saran yang Elliot berikan barusan.
Lucas menyeringai mendengar hal itu. "Bagaimana bisa seorang wanita melahirkan anakku. Sedangkan, aku sendiri koma? Apa ini lelucon?" Lucas kembali berdiri dan kemudian merasakan sakit pada kepalanya. Elliot yang melihat Lucas dalam kesakitan berusaha memegang lengan Lucas agar tak jatuh. Tetapi, Lucas tetap terjatuh dan pingsan.
Elliot, segera membawa Lucas ke rumah sakit. Agar Lucas mendapatkan pertolongan dari sang dokter terkait kepalanya yang tiba-tiba sakit. Sebelum jatuh pingsan, Lucas sempat dibayang-bayangi dengan ingatan masa lalu meskipun bayangan itu tak begitu terlihat. Berharap sesuatu yang buruk tak terjadi kepada Lucas.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 139 Episodes
Comments
Firman Firman
mudah mudahan ketemu dengan anaknya
2024-04-15
0
Neulis Saja
ehm semigavawsl yg baik dgn Lucas pingsan minimal bisa finir darah buat rezi
2024-02-23
3
Ida Lailamajenun
habis pingsan baru amnesia hilang 🤣🤣
2024-02-12
1