Pak Dirsa sang CEO dari PT. Angkasa, melemparkan proposal yang Aisyah bawa pulang dari perusahaan Hosea. Bahkan, Pak Dirsa menatap tajam ke arah Aisyah yang selama ini selalu membawa hasil yang memuaskan dari pertemuan atau rapat manapun yang Aisyah hadiri mewakili perusahaan PT. Angkasa. Tetapi, kali ini Aisyah malah ditolak mentah-mentah tanpa mencobanya lebih dulu.
"Aisyah, selama ini saya percayakan kamu dapat menangani semua kerja sama kita dengan perusahaan yang lain. Tetapi, kenapa kali ini kamu membuat saya kecewa? Apa yang terjadi? Perusahaan menerima laporan jika kamu menggoda CEO dari Negara asing itu, apa itu benar?"Pak Dirsa, kembali bertanya kepada Aisyah. Tetapi, Aisyah seakan diam tak mau mengatakan apapun.
"Saya tahu, kamu janda anak dua. Tetapi, jika kamu ingin mencari seorang laki-laki carikan yang mungkin sepadan denganmu, mengandalkan kecantikan jaman sekarang juga nggak akan berhasil,"lanjut Pak Dirsa, yang membuat Aisyah mengepalkan tangannya.
"Pak, saya bukan niat mau menggodanya Pak Lucas, hanya saja ...."
"Hanya apa?"
Aisyah tak melanjutkan ucapannya, jika dia mengatakan kalau Lucas adalah suaminya. Pak Dirsa pasti akan menganggapnya gila. Tidak ada yang percaya selama Aisyah tak memiliki bukti apapun di saat dirinya bersama dengan Lucas.
"Aisyah, saya tak mau tahu. Kamu harus bisa mendapatkan kerja sama itu, perusahaan seperti itu kita tidak bisa kehilangan kesempatan begitu saja. Jika kamu masih gagal, maaf saya tak bisa mempertahankan kamu lagi di perusahaan ini,"Pak Dirsa mengancam akan memecat Aisyah. Tentu saja hal itu membuat Aisyah cemas, karena bagaimanapun dia membutuhkan biaya untuk pengobatan sang anak yang tak sedikit itu, setiap bulan Aisyah harus mengeluarkan uang tidak hanya sedikit untuk Syah Rezi Hosea.
"Baiklah, Pak. Saya akan berusaha lagi, kali ini saya berjanji akan mendapatkan kerja sama dengan perusahaan Hosea, Pak."Aisyah berkata dengan penuh keyakinan yang membuat Pak Dirsa mengangguk setuju.
Aisyah mengundurkan diri dari hadapan Pak Dirsa, setiap Rezi di rumah sakit Aisyah selalu meminta waktu untuk pulang lebih cepat seperti hari ini.
Perusahaan Hosea Properti dan Real Estate, Elliot sedang berada di dalam ruangan sang CEO. Di mana saat ini Lucas sedang meminta Elliot untuk mencari tahu tentang Aisyah wanita yang mengaku sebagai istrinya. Sedangkan Lucas hanya mengingat dirinya dan juga keluarganya saja. Ingatan Lucas bersama dengan Aisyah benar-benar terhapus dan Lucas hanya mengingat tentang kehidupannya bersama dengan Galih dan yang lain.
"Tuan, ini data yang Anda minta."Elliot, memberikan data tentang Aisyah kepada Lucas.
"Jelaskan!"
"Wanita ini adalah seorang ibu tunggal yang membesarkan dua orang anak, salah satu anaknya mengalami sakit kekurangan hemoglobin. Setiap bulan dia harus mengeluarkan banyak biaya untuk transfusi darah dari rumah sakit asing, jika tidak bisa jadi keselamatannya tak dapat tertolong, dia juga termasuk memiliki darah langka,"ujar Elliot, Pria ini berhenti ketika Lucas mengangkat tangannya.
"Sudah jelas bukan? Dia mendekati aku hanya untuk mendapatkan uang, ibu tunggal. Jika tidak menggoda pria kaya mana bisa membiayai dua orang anak sekaligus, jika hanya mengandalkan gaji dari tempat dia bekerja juga tidak akan mampu,"cibir Lucas dengan santai sembari menatap dokumen data pribadi milik Aisyah yang Elliot berikan. Tetapi, bayangan wajah Asiyah, serta senyuman saat Aisyah pertama kali melihat Lucas di depan pintu ruangan meeting terus berputar diingatan Lucas saat ini.
"Aah!"Lucas mengeluh memegang kepalanya yang terasa sakit, ketika bayang-bayangan hitam mulai terlintas diingatanya lagi. Selama ini Lucas tak pernah memaksa untuk mengingat masa lalunya karena setiap kali Lucas ingin mengingatnya rasa sakit yang lebih dari rasa kematian akan Lucas rasakan yang membuat dirinya selalu menyerah sebelum mendapatkan potongan ingatan masa lalu itu.
"Tuan, Anda baik-baik saja? Jika sakit kepala Anda kambuh, lebih baik istirahat saja dulu. Aku akan meminta staf karyawan untuk menunda pertemuan dengan klien yang lain,"ucap Elliot, yang memang sedikit khawatir akan keadaan Lucas.
"Aku istirahat sekitar 10 menit, kita bisa menghadiri pertemuan nanti,"Lucas berkata seperti itu, Elliot langsung mengundurkan diri dari ruangan sang CEO. Setelah kepergian Elliot, Lucas masih penasaran dengan wanita yang mengaku sebagai istrinya. Karena, setiap kali Lucas mengingat bagaimana Aisyah berjuang untuk mendapatkan pengakuan dari Lucas, air mata Aisyah yang jatuh juga membuat hati Lucas tiba-tiba terasa sakit.
Sementara Lucas tak mendaptakan ingatan masa lalunya, saat ini Reza sedang menunggu Aisyah kembali dari rumah sakit.
Pintu ruangan terbuka, Reza menoleh ke arah pintu melihat seorang wanita berhijab yang masuk ke dalam ruangannya, dengan raut wajah yang penuh senyuman agar tak membuat sang anak cemas.
"Bunda kembali?"Reza bertanya, Aisyah hanya mengangguk lalu tersenyum dan berjalan ke arah ranjang di mana Rezi berbaring lemah di sana.
"Bagaimana dengan pekerjaan Bunda? Apakah perusahaan baru itu menerima kerja sama dengan, Bunda?"begitulah Reza setiap hari, selalu cemas dengan Aisyah yang bekerja diluaran sana. Karena, Reza tak ingin sang ibu mendaptakan penindasan dalam masa dia bekerja.
Aisyah duduk di kursi di samping ranjang Rezi, Aisyah menghela napas beratnya sejak dari tadi Reza memperhatikannya.
"Semua oke,"jawab Aisyah singkat dan kembali tersenyum yang membuat sang anak curiga dan penasaran. Melihat wajah lesu Aisyah tak membuat Reza begitu puas.
"Lalu, apa yang membuat Bunda begitu tak senang, Bunda terlihat tahu?"Reza berjalan ke arah Aisyah dan berdiri tepat di samping wanita itu, memegang tangan Aisyah yang membuat Aisyah tak tega membohongi sang anak.
"Kerja samanya gagal, Bunda diancam akan dipecat jika tidak mendapatkan kerja sama itu. Karena, perusahaan itu sangat besar. Perusahaan di mana Bunda bekerja ingin sekali bergabung dengan perusahaan yang baru itu, hanya saja Bunda belum mampu mendapatkan kerja sama itu,"penjelasan Aisyah membuat sang anak tak tega melihat raut wajah Aisyah yang begitu merasa bersalah, ada banyak hal yang Aisyah pikirkan jika dia sampai dipecat.
"Reza akan membantu, Bunda. Jangan khawatir, Bunda."Reza memeluk Aisyah dari samping. Anak yang berusia enam tahun itu sangat mengerti dengan situasi dan bagaimanapun keadaan Aisyah. Reza selalu ada untuk menguatkan Aisyah dalam kondisi apapun.
Reza kembali ke tempat duduknya. Membuka semua situs jaringan miliknya. Reza dapat melihat jika perusahan Hosea Properti dan Real Estate, begitu ketat penjagaannya. Bahkan, tak bisa dengan mudah dimasuki oleh semua orang, apalagi untuk memblokir situs web milik perusahaan Hosea. Tetapi, karena keahlian Reza sejak umur 4 tahun sudah menggarap ilmu telekomunikasi dengan berbekal dari keisengannya, membuat dia berhasil menjadi seorang hacker yang handal.
Reza berhasil memblokir semua situs jaringan perusahaan Lucas yang membuat Elliot mendadak panik ketika semua situs web perusahaan tak bisa dimasuki.
"Apa yang terjadi? Kenapa semua data terkunci?"gumam Elliot, tidak hanya pria itu. Beberapa staf karyawan juga mengeluh hal yang sama sehingga membuat seluruh karyawan perusahaan panik dan cemas dalam waktu yang bersamaan.
Lucas yang saat ini sedang duduk bersandar di kursi kebesarannya, dikejutkan dengan kedatangan Elliot yang membuka pintu tanpa mengetuk lebih dulu.
"Tuan, semua jaringan bisnis kita terkunci. Ada beberapa situ web kita tidak bisa dicari ataupun dimasukin. Semuanya telah diblokir oleh seseorang,"ujar Elliot yang meletakkan ipadnya di atas meja kerja Lucas.
"Segera hubungi seseorang untuk membuka kembali jaringan ini, jika tidak semua data rahasia perusahaan akan hilang,"titah Lucas, Elliot langsung bertindak setelah menerima perintah dari Lucas. Lucas sendiri bisa membuka jaringan yang terblokir olek hacker, tetapi kode rahasia kali ini lebih kuat dari yang Lucas gunakan.
Ting!
Sebuah pesan masuk ke dalam ponsel Lucas, dengan nomor yang tak diketahui, orang tersebut mengirim pesan langsung ke dalam nomor perusahaan Lucas.
[Jika ingin semua kembali seperti semula, berhenti berpikir untuk membatalkan kerja sama dengan perusahaan PT. Angkasa. Berhenti berpikir jika kalian bisa menindas Bundaku,]
Lucas membulatkan matanya ketika pesan itu terbuka dan dibaca olehnya. Lucas langsung bisa menebak siapa orang yang telah mengancamnya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 139 Episodes
Comments
Firman Firman
mntab nak anak Soleh💞🤗👍👍 ummmmmmmmmmaaa
2024-04-15
0
Bundanya Pandu Pharamadina
cakep anak pinter Bunda
2024-03-08
0
Nur Ain
hahaha org tua pinter anak2 pun pinter
2024-03-05
0