Kembar Genius 15

Hari ini Lucas telah diperbolehkan untuk pulang. Bahkan, Aisyah tak sempat melihat Lucas ketika meninggalkan ruangannya. Karena, saat ini Aisyah sedang berada di tempat kerja dan tak bisa menemani anaknya di rumah sakit.

Rezi meminta keluar dari kamarnya. Setelah Dokter Kevin mengatakan jika Rezi telah diperbolehkan untuk pulang. Tetapi, mereka harus menunggu Aisyah yang menjemputnya ke rumah sakit.

Melihat Rezi yang duduk di taman Reza bertanya, "kenapa kamu tidak menunggu di ruanganmu saja?"

"Aku bosan,"singkat Rezi yang masih sibuk melihat beberapa kupu-kupu yang berterbangan.

'Aku berharap bisa bertemu dengan pria itu lagi,'batin Rezi. Sejak hari di mana Lucas dan Rezi bertemu. Rezi semakin yakin jika Lucas adalah Daddy-nya. Terlebih, ketika mendengar orang yang mendonorkan darah untuknya adalah Lucas semakin membuat Rezi yakin akan status pria itu.

Namun, tidak dengan Reza. Seakan hatinya seperti batu yang takkan retak meskipun tersiram air hujan. Reza selalu berpikir kalau Lucas adalah orang jahat yang sengaja membuang mereka bertiga demi kehidupannya yang mewah. Aisyah pernah memberitahu anak-anaknya, jika Daddy mereka telah tiada. Tetapi, setelah bertemu dengan Lucas Aisyah tak pernah berkomentar tentang Lucas di hadapan Reza dan Rezi.

Lucas bersama dengan Elliot, baru saja keluar dari ruangan inapnya. Begitu tiba di koridor rumah sakit Lucas melihat dua bocah yang duduk di taman. Lucas melihat Reza yang begitu mirip dengannya di masa kecil. Wajah dingin dan tegas Reza membuat Elliot begitu yakin jika Reza adalah ahli waris dari Keluarga Hosea.

"Tuan, apa perlu kita menyapa mereka?"tegur Elliot.

"Tidak perlu! Tidak ada kepentingan dengan mereka, lagian anak itu juga sudah baik-baik saja setelah menerima transfusi darah,"ujar Lucas dan berlalu pergi meninggalkan tempat itu. Reza melihat ke arah Lucas yang melewati koridor rumah sakit tetapi ketika Elliot menatap-nya lagi Reza langsung memalingkan wajahnya. Elliot, tersenyum ketika melihat Reza yang mencuri pandang untuk Lucas.

Di sepanjang jalan menuju rumah, Lucas nampak duduk dengan tenang di kursi penumpang. Sedangkan, Elliot fokus pada jalan yang ada di depan. Tetapi, sesekali Elliot melihat Lucas dari spion depan yang berusaha membaca raut wajah Lucas saat ini.

"Tuan, apa Anda tidak ingin mengenal anak-anak dari Nona Aisyah. Setelah mengetahui DNA mereka yang cocok dengan Anda?"Elliot bertanya dengan suara yang pelan tetapi Lucas masih bisa mendengarnya sehingga pandangan Lucas yang semula menatap arah lajunya kendaraan di jalan langsung menoleh ke arah Elliot yang sedang menyetir. Elliot yang dilempar dengan tatapan tajam langsung bungkam seketika dan tak bersuara.

"Sebelum kita kembali dari rumah sakit, aku samar-samar mengingat bayangan seseorang yang pernah ku nikahi. Tetapi, aku tak bisa mengingat seperti apa wajahnya dan juga aku bahkan lupa dengan namanya,"ujar Elliot.

"Sayangnya kehidupan Tuan dulu sangat privasi. Sehingga saya sendiri tak pernah tahu bagaimana kehidupan Anda di Inggris. Tetapi, Tuan sepertinya Tuan Galih tahu sesuatu,"ujar Elliot. Lucas langsung tertegun ketika mendengar nama Galih disebut.

"Kamu benar. Galih sepertinya tahu sesuatu tetapi saat ini Galih sedang sibuk dengan dunianya. Tidak mungkin kita bisa menganggunya. Jadi, kita hanya bisa menunggu hari di mana ingatan itu kembali,"

"Anak-anak Nona Aisyah begitu genius. Aku pernah bertemu dengan Reza dan dia cukup pintar dalam berbicara dengan orang lain. Tuan, Hosea butuh ahli waris di masa depan. Apa Anda tak ingin mempertimbangkan saran Saya, Tuan?"tanya Elliot diakhir ucapannya yang membuat Lucas tak menjawab lagi. Tetapi, terlihat dari raut wajah Lucas jika dia menimang ucapan dari Elliot.

Sementara itu, di dalam ruangan meeting. Pak Dirsa sedang memimpin rapat. Membahas perkembangan dari kerja sama yang dia peroleh keuntungan sangat dari Hosea.

"Sampai di sini saja rapatnya. Silakan tinggalkan ruangan ini,"Pak Dirsa berkata dan duduk kembali.

"Aisyah, ini undangan untuk acara party happy birthday Tuan Lucas. Saya ingin kamu yang menghadiri acara itu di Aston. Saya akan meminta asisten Saya untuk mengirim sebuah hadiah lain hotel tersebut. Jadi, kamu hanya perlu datang untuk memenuhi undangan saja,"

Aisyah mengambil undangan yang disodorkan Pak Dirsa untuknya. Aisyah hanya melihat sekilas lalu menyimpan undangan tersebut ke dalam dokumen yang ada di tangannya.

"Saya permisi dulu, Pak."

Pak Dirsa hanya mengangguk saja, Aisyah segera keluar meninggalkan ruangan meeting. Melihat jam di tangannya, Aisyah teringat akan dua anaknya yang masih di rumah sakit. Aisyah langsung meletakkan kembali dokumen tersebut di ruangan dan pergi untuk menjemput Rezi dan Reza di rumah sakit.

Aisyah sudah setengah jalan tetapi tiba-tiba langsung memutarkan arah mobil ketika menerima pesan singkat dari Dokter Kevin. Ternyata, Dokter Kevin sudah mengantar Reza dan Rezi ke rumah atas permintaan dua bocah itu yang sudah bosan di rumah sakit.

Akan tetapi, Aisyah yang mengetahui di rumah tak ada makanan apapun. Lantas, dia pergi untuk membeli beberapa makanan di sebuah restoran. Makanan kesukaan dua anaknya, dia juga membeli makan malam untuk mereka bertiga.

Sampai di depan rumah. Aisyah melihat mobil Dokter Kevin yang baru saja meninggalkan rumahnya. Itu artinya Dokter Kevin tak tinggal untuk makan malam bersama dengan mereka.

[Aisyah, aku terpaksa meninggalkan anak-anak di rumah berdua. Karena, ada panggilan darurat dari rumah sakit,]

Aisyah membaca pesan yang dari Dokter Kevin. Wanita ini hanya membalas dengan ucapan terima kasih atas kebaikan Dokter Kevin yang telah merawat anaknya selama di rumah saki. Mengetahui Ibunya telah kembali, Rezi langsung membuka pintu rumah untuk menyambut wanita ini yang membawa banyak makanan. Tentu saja keduanya begitu senang.

Di tempat lain, di dalam kamar. Lucas menatap beberapa foto Reza dan Rezi yang diberikan oleh Elliot tadi ketika mereka sampai di rumah. Entah kenapa setiap kali Lucas ingin mengingat kenangan masa lalu kepalanya langsung berdengung yang membuat Lucas sakit kepala.

"Akh!"foto di tangan Lucas terjatuh ketika rasa sakit kepalanya kembali menyerang. Dokter belum memperbolehkan Lucas untuk pulang tetapi Lucas memaksa karena merasa bosan berada di rumah sakit dan Lucas tak begitu nyaman berada di tempat asing.

Terpopuler

Comments

Firman Firman

Firman Firman

lnjut

2024-04-16

0

Alexandra Juliana

Alexandra Juliana

Ishh klo nunggu ingatan kembali kelamaan krn entah kapan akan kembali, mending nanya ke Galih aja..krn dia yg tau

2024-03-04

2

Neulis Saja

Neulis Saja

next

2024-02-23

0

lihat semua
Episodes
1 Kembar Genius 01
2 Kembar Genius 02
3 Kembar Genius 03
4 Kembar Genius 04
5 Kembar Genius 05
6 Kembar Genius 06
7 Kembar Genius 07
8 Kembar Genius 08
9 Kembar Genius 09
10 Kembar Genius 10
11 Kembar Genius 11
12 Kembar Genius 12
13 Kembar Genius 13
14 Kembar Genius 14
15 Kembar Genius 15
16 Kembar Genius 16
17 Kembar Genius 17
18 Kembar Genius 18
19 Kembar Genius 19
20 Kembar Genius 20
21 Kembar Genius 21
22 Kembar Genius 22
23 Kembar Genius 23
24 Kembar Genius 24
25 Kembar Genius 25
26 Kembar Genius 26
27 Kembar Genius 27
28 Kembar Genius 28
29 Kembar Genius 29
30 Kembar Genius 30
31 Kembar Genius 31
32 Kembar Genius 32
33 Kembar Genius 33
34 Kembaran Genius 34
35 Kembar Genius 35
36 Kembar Genius 36
37 Kembar Genius 37
38 Kembar Genius 38
39 Kembar Genius 39
40 Kembar Genius 40
41 Kembar Genius 41
42 Kembar Genius 42
43 Kembar Genius 43
44 Kembar Genius 44
45 Kembar Genius 45
46 Kembar Genius 46
47 Kembar Genius 47
48 Kembar Genius 48
49 Kembar Genius 49
50 Kembar Genius 50
51 Kembar Genius 51
52 Kembar Genius 52
53 Kembar Genius 53
54 Kembaran Genius 54
55 Kembar Genius 55
56 Kembar Genius 56
57 Kembar Genius 57
58 Kembar Genius 58
59 Kembar Genius 59
60 Kembar Genius 60
61 Kembar Genius 61
62 Kembar Genius 62
63 Kembar Genius 63
64 Kembar Genius 64
65 Kembar Genius 65
66 Kembar Genius 66
67 Kemarin Genius 67
68 Kembar Genius 68
69 Kembar Genius 69
70 Kembar Genius 70
71 Kembar Genius 71
72 Kembar Genius 72
73 Kembar Genius 73
74 Kembar Genius 74
75 Kembar Genius 75
76 Kembar Genius 76
77 Kembar Genius 77
78 Kembar Genius 78
79 Kembar Genius 79
80 Kembar Genius 80
81 Kembar Genius 81
82 Kembar Genius 82
83 Kembar Genius 83
84 Kembar Genius 84
85 Kembar Genius 85
86 Kembar Genius 86
87 Kembar Genius 87
88 Kembar Genius 88
89 Kembar Genius 89
90 Kembar Genius 90
91 Kembar Genius 91
92 Kembar Genius 92
93 Kembar Genius 93
94 Kembar Genius 94
95 Kembar Genius 95
96 Kembar Genius 96
97 Kembar Genius 97
98 Kembar Genius 98
99 Kembar Genius 99
100 Kembar Genius 100
101 Kembar Genius 101
102 Kembar Genius 102
103 Kembar Genius 103
104 Kembar Genius 104
105 Kembar Genius 105
106 Kembar Genius 106
107 Kembar Genius 107
108 Kembar Genius 08
109 Kembar Genius 109
110 Kembar Genius 110
111 Kembar Genius 111
112 Kembar Genius 112
113 Kembar Genius 113
114 Kembar Genius 114
115 Kembar Genius 115
116 Kembar Genius 116
117 Kembar Genius 117
118 Kembar Genius 118
119 Kembar Genius 119
120 Kembar Genius 120
121 Kembar Genius 121
122 Kembar Genius 122
123 Kembar Genius 123
124 Kembar Genius 124
125 Kembar Genius 125
126 Kembar Genius 126
127 Kembar Genius 127
128 Kembar Genius 128
129 Kembar Genius 129
130 Kembar Genius 130
131 Kembar Genius 131
132 Kembar Genius 132
133 Kembar Genius 133
134 Kembar Genius 134
135 Kembar Genius 135
136 Kembar Genius 136
137 Kembar Genius 137
138 Promo NOVEL baru
139 Novel Lucas dan Aisyah lanjut judul baru !!!
Episodes

Updated 139 Episodes

1
Kembar Genius 01
2
Kembar Genius 02
3
Kembar Genius 03
4
Kembar Genius 04
5
Kembar Genius 05
6
Kembar Genius 06
7
Kembar Genius 07
8
Kembar Genius 08
9
Kembar Genius 09
10
Kembar Genius 10
11
Kembar Genius 11
12
Kembar Genius 12
13
Kembar Genius 13
14
Kembar Genius 14
15
Kembar Genius 15
16
Kembar Genius 16
17
Kembar Genius 17
18
Kembar Genius 18
19
Kembar Genius 19
20
Kembar Genius 20
21
Kembar Genius 21
22
Kembar Genius 22
23
Kembar Genius 23
24
Kembar Genius 24
25
Kembar Genius 25
26
Kembar Genius 26
27
Kembar Genius 27
28
Kembar Genius 28
29
Kembar Genius 29
30
Kembar Genius 30
31
Kembar Genius 31
32
Kembar Genius 32
33
Kembar Genius 33
34
Kembaran Genius 34
35
Kembar Genius 35
36
Kembar Genius 36
37
Kembar Genius 37
38
Kembar Genius 38
39
Kembar Genius 39
40
Kembar Genius 40
41
Kembar Genius 41
42
Kembar Genius 42
43
Kembar Genius 43
44
Kembar Genius 44
45
Kembar Genius 45
46
Kembar Genius 46
47
Kembar Genius 47
48
Kembar Genius 48
49
Kembar Genius 49
50
Kembar Genius 50
51
Kembar Genius 51
52
Kembar Genius 52
53
Kembar Genius 53
54
Kembaran Genius 54
55
Kembar Genius 55
56
Kembar Genius 56
57
Kembar Genius 57
58
Kembar Genius 58
59
Kembar Genius 59
60
Kembar Genius 60
61
Kembar Genius 61
62
Kembar Genius 62
63
Kembar Genius 63
64
Kembar Genius 64
65
Kembar Genius 65
66
Kembar Genius 66
67
Kemarin Genius 67
68
Kembar Genius 68
69
Kembar Genius 69
70
Kembar Genius 70
71
Kembar Genius 71
72
Kembar Genius 72
73
Kembar Genius 73
74
Kembar Genius 74
75
Kembar Genius 75
76
Kembar Genius 76
77
Kembar Genius 77
78
Kembar Genius 78
79
Kembar Genius 79
80
Kembar Genius 80
81
Kembar Genius 81
82
Kembar Genius 82
83
Kembar Genius 83
84
Kembar Genius 84
85
Kembar Genius 85
86
Kembar Genius 86
87
Kembar Genius 87
88
Kembar Genius 88
89
Kembar Genius 89
90
Kembar Genius 90
91
Kembar Genius 91
92
Kembar Genius 92
93
Kembar Genius 93
94
Kembar Genius 94
95
Kembar Genius 95
96
Kembar Genius 96
97
Kembar Genius 97
98
Kembar Genius 98
99
Kembar Genius 99
100
Kembar Genius 100
101
Kembar Genius 101
102
Kembar Genius 102
103
Kembar Genius 103
104
Kembar Genius 104
105
Kembar Genius 105
106
Kembar Genius 106
107
Kembar Genius 107
108
Kembar Genius 08
109
Kembar Genius 109
110
Kembar Genius 110
111
Kembar Genius 111
112
Kembar Genius 112
113
Kembar Genius 113
114
Kembar Genius 114
115
Kembar Genius 115
116
Kembar Genius 116
117
Kembar Genius 117
118
Kembar Genius 118
119
Kembar Genius 119
120
Kembar Genius 120
121
Kembar Genius 121
122
Kembar Genius 122
123
Kembar Genius 123
124
Kembar Genius 124
125
Kembar Genius 125
126
Kembar Genius 126
127
Kembar Genius 127
128
Kembar Genius 128
129
Kembar Genius 129
130
Kembar Genius 130
131
Kembar Genius 131
132
Kembar Genius 132
133
Kembar Genius 133
134
Kembar Genius 134
135
Kembar Genius 135
136
Kembar Genius 136
137
Kembar Genius 137
138
Promo NOVEL baru
139
Novel Lucas dan Aisyah lanjut judul baru !!!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!