Kembar Genius 08

Aisyah mengantar Reza ke sekolah. Sedangkan, Rezi sudah dititipkan sama Dokter Kevin. Hari ini adalah jadwal pemeriksaan Rezi dan tiga hari lagi Rezi akan menerima transfusi darah yang biasa dilakukannya setiap bulan.

Begitu mobil Aisyah pergi meninggalkan sekolah Reza. Lucas, turun dari mobil yang berniat ingin melihat Reza dari dekat. Lucas sangat penasaran dengan wajah Reza dan ingin menemui bocah yang pernah mengancamnya beberapa hari yang lalu.

"Tuan, sebentar lagi meeting. Kita harus segera kembali,"Elliot berkata sembari melihat jam di pergelangan tangannya. Mendengar hal itu Lucas mengurungkan niatnya untuk bertemu dengan Reza. Lucas kembali masuk ke dalam mobil dan mereka berdua segera pergi meninggalkan sekolah tersebut menuju perusahaan Hosea.

Di dalam ruangan meeting, semuanya nampak dengan serius mendengar apa yang sedang Elliot jelaskan di depan semua orang. Dengan layar proyektor yang menyala menampilkan semua perancangan proyek yang sedang mereka bahas.

Handphone Aisyah bergetar pertanda ada panggilan masuk. Ketika Aisyah melihat layar handphone-nya, panggilan itu dari Dokter Kevin. Lucas melirik ke arah Aisyah yang tengah sibuk dengan handphone-nya. Aisyah tak menjawab karena sedang mengikuti rapat bersama dengan yang lain.

Namun, ketika sebuah pesan WhatsApp masuk barulah Aisyah terkejut di saat membacanya. Dokter Kevin mengatakan jika kantong darah yang mereka tunggu tak kunjung tiba. Bahkan, Dokter Kevin telah menghubungi pihak rumah sakit asing, hanya saja mereka juga mengatakan dalam sebulan ini mereka belum bertemu dengan orang yang biasa mendonorkan darahnya. Maka dari itu, Aisyah seketika panik dan langsung berdiri dari tempat duduknya yang membuat seluruh klien dari berbagai perusahaan menatap bingung ke arahnya termasuk Lucas.

"Maaf, Tuan Lucas. Saya harus pergi,"ucap Aisyah sedikit membungkuk sebelum dia pergi meninggalkan ruangan tesebut.

"Tunggu!"Lucas menghentikan aksi Aisyah yang ingin memutar handle pintu ruangan, langkah Aisyah seketika terhenti dan wanita itu menoleh ke arah Lucas yang kini sudah berdiri dari tempat duduknya.

"Anda tidak bisa pergi begitu saja saat rapat. Ini bukan kamar tidur yang bisa Anda lakukan sesuai keinginan Anda. Ini adalah ruangan meeting perusahaan Ho-se-a!" Lucas berkata dengan tegas dan melarang Aisyah untuk meninggalkan rapat ketika belum selesai.

"Saya minta maaf, Tuan. Tolong ijinkan saya untuk pergi,"sekali lagi Aisyah memohon. Tetapi, tak membuat Lucas bergeming.

Lucas menghela napas dan berkata, "jika Anda pergi, maka kelanjutan kerja sama ini batal!"

Aisyah tak punya pilihan lain, selain harus mengorbankan karirnya demi sang anak. Wanita ini langsung membuka pintu ruangan dan pergi meninggalkan ruangan meeting saat itu juga. Lucas yang melihat keberanian Aisyah dalam mengambil resiko membuat pria ini marah. Elliot, terpaksa melanjutkan rapat meskipun tanpa adanya Aisyah.

Sementara itu, Aisyah telah tiba di rumah sakit. Wanita ini segera pergi menemui Dokter Kevin yang sedang berada di dalam ruangannya. Aisyah, memilih untuk berbicara dengan Dokter Kevin lebih dulu ketimbang menemui Rezi.

"Aisyah,"seru Dokter Kevin, ketika pintu ruangannya terbuka. Karena panik Aisyah melupakan kesopanannya sehingga masuk ke dalam ruangan Dokter Kevin tak mengetuk pintu lebih dulu.

"Dok, bagaimana? Apa sudah ada kabar dari pendonor?"Aisyah bertanya dengan panik raut wajahnya terlihat begitu cemas. Dokter Kevin, meletakkan dokumen pasien yang ada di tangannya di atas meja. Serta membuka kaca mata yang dipakai olehnya sejak dari tadi.

Dokter Kevin pada akhirnya berkata dengan raut wajah yang lesu, "belum, pihak rumah sakit sudah berusaha menghubungi mereka. Tetapi, biodata pendonor sangat rahasia sehingga rumah sakit asing tak bisa membocorkannya pada kami. Kita punya waktu dua hari untuk mencari pendonor yang lain,"

"Segerakan! Dok. Karena Anda tahu sendiri jika sampai Rezi terlambat menerima transfusi darah ... maka ...."

"Saya akan berusaha menemukan pendonornya. Bagaimanapun Saya takkan membuat Rezi dalam masalah,"ujar Dokter Kevin yang memberi harapan untuk Aisyah. Agar tak membuat wanita itu berlarut-larut dalam kecemasan yang pada akhirnya akan membuat kesehatan Aisyah terganggu.

Aisyah berpamitan dengan Dokter Kevin. Aisyah segera menemui Rezi di dalam ruangannya. Di mana ternyata Reza juga sudah dijemput dari sekolah oleh asisten Dokter Kevin atas permintaan pria itu.

"Bunda,"panggil Reza. Aisyah menoleh dan tersenyum ke arah Reza, sebisa mungkin Aisyah berusaha untuk menyembunyikan kecemasannya di depan dua bocah itu.

"Kamu nggak ikut les?"Aisyah bertanya kepada Reza. Tetapi, pandangannya malah tertuju ke arah Rezi di mana bocah itu berbaring dan saat ini sedang tertidur dengan selang infus yang menancap di kulit punggung tangannya yang mungil.

"Tidak!" singkat Reza yang turun dari sofa dan berjalan ke arah Aisyah.

"Apa yang terjadi?"Reza memegang jari Aisyah. Wanita ini segera menoleh dan melihat ke arah bocah yang baru berusia enam tahun itu, yang sedang ingin tahu tentang beban orang tuanya.

"Tidak apa-apa? Bunda baik-baik saja. Apa kamu sudah makan?"Aisyah berjongkok di depan Reza yang berusaha menyamakan tingginya dengan sang anak. Aisyah mengusap rambut Reza dan sesekali membenarkan anak rambut yang hampir menutup mata sang anak.

"Bunda,"Reza langsung memegang tangan Aisyah. Wanita ini tak dapat membohongi perasaannya di depan Reza yang terlalu pintar bisa menebak isi hatinya, Aisyah segera memeluk Reza. Sedangkan, Reza menepuk pelan punggung Aisyah dan berusaha memberi semangat.

"Jangan bersedih, Reza yakin Rezi akan baik-baik saja."

Aisyah yang mendengar ucapan sang anak kembali bersemangat dan menatap sang anak dengan senyuman di wajahnya.

Terpopuler

Comments

Firman Firman

Firman Firman

semoga kamu bisa mendapatkan pendonor darah nak🤲

2024-04-15

0

Neulis Saja

Neulis Saja

ehm semoga yg terbaik utkmu Rezi

2024-02-23

1

Ida Lailamajenun

Ida Lailamajenun

mgkn Lucas yg donor darah di rmh sakit asing itu dan dkrm ke Rezi sang anak wlpn Lucas GK tau darah nya di kemanain

2024-02-12

1

lihat semua
Episodes
1 Kembar Genius 01
2 Kembar Genius 02
3 Kembar Genius 03
4 Kembar Genius 04
5 Kembar Genius 05
6 Kembar Genius 06
7 Kembar Genius 07
8 Kembar Genius 08
9 Kembar Genius 09
10 Kembar Genius 10
11 Kembar Genius 11
12 Kembar Genius 12
13 Kembar Genius 13
14 Kembar Genius 14
15 Kembar Genius 15
16 Kembar Genius 16
17 Kembar Genius 17
18 Kembar Genius 18
19 Kembar Genius 19
20 Kembar Genius 20
21 Kembar Genius 21
22 Kembar Genius 22
23 Kembar Genius 23
24 Kembar Genius 24
25 Kembar Genius 25
26 Kembar Genius 26
27 Kembar Genius 27
28 Kembar Genius 28
29 Kembar Genius 29
30 Kembar Genius 30
31 Kembar Genius 31
32 Kembar Genius 32
33 Kembar Genius 33
34 Kembaran Genius 34
35 Kembar Genius 35
36 Kembar Genius 36
37 Kembar Genius 37
38 Kembar Genius 38
39 Kembar Genius 39
40 Kembar Genius 40
41 Kembar Genius 41
42 Kembar Genius 42
43 Kembar Genius 43
44 Kembar Genius 44
45 Kembar Genius 45
46 Kembar Genius 46
47 Kembar Genius 47
48 Kembar Genius 48
49 Kembar Genius 49
50 Kembar Genius 50
51 Kembar Genius 51
52 Kembar Genius 52
53 Kembar Genius 53
54 Kembaran Genius 54
55 Kembar Genius 55
56 Kembar Genius 56
57 Kembar Genius 57
58 Kembar Genius 58
59 Kembar Genius 59
60 Kembar Genius 60
61 Kembar Genius 61
62 Kembar Genius 62
63 Kembar Genius 63
64 Kembar Genius 64
65 Kembar Genius 65
66 Kembar Genius 66
67 Kemarin Genius 67
68 Kembar Genius 68
69 Kembar Genius 69
70 Kembar Genius 70
71 Kembar Genius 71
72 Kembar Genius 72
73 Kembar Genius 73
74 Kembar Genius 74
75 Kembar Genius 75
76 Kembar Genius 76
77 Kembar Genius 77
78 Kembar Genius 78
79 Kembar Genius 79
80 Kembar Genius 80
81 Kembar Genius 81
82 Kembar Genius 82
83 Kembar Genius 83
84 Kembar Genius 84
85 Kembar Genius 85
86 Kembar Genius 86
87 Kembar Genius 87
88 Kembar Genius 88
89 Kembar Genius 89
90 Kembar Genius 90
91 Kembar Genius 91
92 Kembar Genius 92
93 Kembar Genius 93
94 Kembar Genius 94
95 Kembar Genius 95
96 Kembar Genius 96
97 Kembar Genius 97
98 Kembar Genius 98
99 Kembar Genius 99
100 Kembar Genius 100
101 Kembar Genius 101
102 Kembar Genius 102
103 Kembar Genius 103
104 Kembar Genius 104
105 Kembar Genius 105
106 Kembar Genius 106
107 Kembar Genius 107
108 Kembar Genius 08
109 Kembar Genius 109
110 Kembar Genius 110
111 Kembar Genius 111
112 Kembar Genius 112
113 Kembar Genius 113
114 Kembar Genius 114
115 Kembar Genius 115
116 Kembar Genius 116
117 Kembar Genius 117
118 Kembar Genius 118
119 Kembar Genius 119
120 Kembar Genius 120
121 Kembar Genius 121
122 Kembar Genius 122
123 Kembar Genius 123
124 Kembar Genius 124
125 Kembar Genius 125
126 Kembar Genius 126
127 Kembar Genius 127
128 Kembar Genius 128
129 Kembar Genius 129
130 Kembar Genius 130
131 Kembar Genius 131
132 Kembar Genius 132
133 Kembar Genius 133
134 Kembar Genius 134
135 Kembar Genius 135
136 Kembar Genius 136
137 Kembar Genius 137
138 Promo NOVEL baru
139 Novel Lucas dan Aisyah lanjut judul baru !!!
Episodes

Updated 139 Episodes

1
Kembar Genius 01
2
Kembar Genius 02
3
Kembar Genius 03
4
Kembar Genius 04
5
Kembar Genius 05
6
Kembar Genius 06
7
Kembar Genius 07
8
Kembar Genius 08
9
Kembar Genius 09
10
Kembar Genius 10
11
Kembar Genius 11
12
Kembar Genius 12
13
Kembar Genius 13
14
Kembar Genius 14
15
Kembar Genius 15
16
Kembar Genius 16
17
Kembar Genius 17
18
Kembar Genius 18
19
Kembar Genius 19
20
Kembar Genius 20
21
Kembar Genius 21
22
Kembar Genius 22
23
Kembar Genius 23
24
Kembar Genius 24
25
Kembar Genius 25
26
Kembar Genius 26
27
Kembar Genius 27
28
Kembar Genius 28
29
Kembar Genius 29
30
Kembar Genius 30
31
Kembar Genius 31
32
Kembar Genius 32
33
Kembar Genius 33
34
Kembaran Genius 34
35
Kembar Genius 35
36
Kembar Genius 36
37
Kembar Genius 37
38
Kembar Genius 38
39
Kembar Genius 39
40
Kembar Genius 40
41
Kembar Genius 41
42
Kembar Genius 42
43
Kembar Genius 43
44
Kembar Genius 44
45
Kembar Genius 45
46
Kembar Genius 46
47
Kembar Genius 47
48
Kembar Genius 48
49
Kembar Genius 49
50
Kembar Genius 50
51
Kembar Genius 51
52
Kembar Genius 52
53
Kembar Genius 53
54
Kembaran Genius 54
55
Kembar Genius 55
56
Kembar Genius 56
57
Kembar Genius 57
58
Kembar Genius 58
59
Kembar Genius 59
60
Kembar Genius 60
61
Kembar Genius 61
62
Kembar Genius 62
63
Kembar Genius 63
64
Kembar Genius 64
65
Kembar Genius 65
66
Kembar Genius 66
67
Kemarin Genius 67
68
Kembar Genius 68
69
Kembar Genius 69
70
Kembar Genius 70
71
Kembar Genius 71
72
Kembar Genius 72
73
Kembar Genius 73
74
Kembar Genius 74
75
Kembar Genius 75
76
Kembar Genius 76
77
Kembar Genius 77
78
Kembar Genius 78
79
Kembar Genius 79
80
Kembar Genius 80
81
Kembar Genius 81
82
Kembar Genius 82
83
Kembar Genius 83
84
Kembar Genius 84
85
Kembar Genius 85
86
Kembar Genius 86
87
Kembar Genius 87
88
Kembar Genius 88
89
Kembar Genius 89
90
Kembar Genius 90
91
Kembar Genius 91
92
Kembar Genius 92
93
Kembar Genius 93
94
Kembar Genius 94
95
Kembar Genius 95
96
Kembar Genius 96
97
Kembar Genius 97
98
Kembar Genius 98
99
Kembar Genius 99
100
Kembar Genius 100
101
Kembar Genius 101
102
Kembar Genius 102
103
Kembar Genius 103
104
Kembar Genius 104
105
Kembar Genius 105
106
Kembar Genius 106
107
Kembar Genius 107
108
Kembar Genius 08
109
Kembar Genius 109
110
Kembar Genius 110
111
Kembar Genius 111
112
Kembar Genius 112
113
Kembar Genius 113
114
Kembar Genius 114
115
Kembar Genius 115
116
Kembar Genius 116
117
Kembar Genius 117
118
Kembar Genius 118
119
Kembar Genius 119
120
Kembar Genius 120
121
Kembar Genius 121
122
Kembar Genius 122
123
Kembar Genius 123
124
Kembar Genius 124
125
Kembar Genius 125
126
Kembar Genius 126
127
Kembar Genius 127
128
Kembar Genius 128
129
Kembar Genius 129
130
Kembar Genius 130
131
Kembar Genius 131
132
Kembar Genius 132
133
Kembar Genius 133
134
Kembar Genius 134
135
Kembar Genius 135
136
Kembar Genius 136
137
Kembar Genius 137
138
Promo NOVEL baru
139
Novel Lucas dan Aisyah lanjut judul baru !!!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!