18. Bala bantuan datang. (revisi)

Dalam waktu kurang dari sehari, beberapa jalan raya di kota besar telah dipenuhi oleh para zombie yg berkeliaran mencari makanan.

Hanya ada zombie yg memenuhi jalan, tanpa satupun manusia yg terlihat.

Tidak seperti di kota-kota lain, di seoul sendiri tanda zombie mulai muncul pada pagi hari, sehingga korban yg muncul bisa diminimalkan.

Namun bagaimana dengan itu?

Hanya sedikit orang yg berani keluar melawan para zombie. Dengan berlalunya waktu, zombie akan semakin kuat.

Dan manusia?

Mereka yg pengecut, hanya akan menjadi bahan makanan bagi para zombie atau umpan meriam bagi orang lain dan pada akhirnya mati dengan mengenaskan.

sedangkan mereka yg berani melawan, setidaknya dapat bertahan dan berusaha meningkatkan sistem tempur mereka.

Doorr

Dooorrr

Door

Tepat ketika mereka yg ada di dalam gedung sedang berfikir bagaimana caranya menyelamatkan diri, suara tembakan pistol terdengar.

lia yg mendengar suara itu juga mendekat ke arah jendela.

Dilihatnya truk-truk besar melaju dijalan raya, sedangkan tepat di depan juga belakang truk-truk itu terdapat mobil militer yg sepertinya melindungi mobil truk.

"hmm, truk-truk besar itu, bisa jadi menyimpan bahan makanan dan beberapa materi" batin lia menebak.

"dan mobil militer? Juga suara tembakan itu,, Apakah tentara sudah mulai bergerak?" lanjutnya lagi.

Malia mengerutkan keningnya,, menurut alur cerita yg ia baca, tentara hanya bergerak untuk penyelamatan setelah 7 hari dari pecahnya apocalypse.

Tapi sekarang baru 4 hari berlalu sejak apocalypse pecah, apa yg dilakukan para tentara itu disini?

Tidak mungkin hanya untuk mencari perbekalan bukan?

Lagipula, meskipun tempat ini adalah zona A yg dikelilingi oleh supermarket dan restoran mewah, tidak banyak tempat yg berharga untuk dikunjungi.

Apalagi hampir semua tempat penting di sekitar hotel telah lia kosongkan.

Kecuali...

Jika ada orang penting diantara para tamu yg hadir.

"tapi siapa orang penting itu?" batin lia bertanya-tanya sembari melirik sekeliling.

doorrr

Dooorrrr

Doorrr

Suara tembakan kembali terdengar. Bukan hanya itu, tapi suara dobrakan pintu juga pecahan kaca menghiasi pendengaran mereka.

Tentu saja mereka yg berada di lantai atas merasa senang, berfikir jika mereka telah diselamatkan.

Pada saat ini, pintu aula dilantai atas pun terbuka. Sekelompok orang memakai seragam tentara masuk.

"apakah kolonel jeon ada disini?" tanya salah satu dari tentara yg masuk.

Malia melihatnya, dan aura dominasi dari pria itu tidak lebih buruk dari taehyung, tentara yg pernah diselamatkannya.

"saya disini." ucap seorang pria paruh baya. Ia melangkah menghadap komandan dari tim itu.

"hallo, saya lee mingyu. Komandan batalyon xx dari unit 7651, saya diperintahkan untuk datang dan menjemput anda" ucap seseorang yg bernama lee mingyu seraya memberi penghormatan militer.

Tentunya, perjalanan ini bukan hanya untuk menjemput kolonel jeon, melainkan juga untuk menyelamatkan para korban yg selamat dan mengirim mereka ke tempat perlindungan serangan udara terdekat.

"baguslah, kita bisa pergi sekarang. tapi bagaimana dengan para penyitas ini?" tanya pria paruh baya itu.

"anda bisa tenang, kami juga diperintahkan untuk mengirim para penyitas ini ke tempat penampungan sementara sebelum kami antar ke tempat perlindungan serangan udara" ucap lee mingyu yg membuat semua orang di lantai atas menghela nafas lega.

Sejak menyebarnya wabah virus kemarin, seperempat dari penduduk korea telah menjadi zombie.

Dan sekarang proporsi zombie telah meningkat. Untuk meminimalkan jumlah korban, ia harus mengirim mereka ke zona aman sesegera mungkin.

Malia yg mendengarnya segera tersenyum pahit.

Mengirim kami ke tempat perlindungan serangan udara?

Ia khawatir akan lebih banyak orang mati saat itu.

"Lia, ada apa?" tanya jessi yg melihat wajah muram lia. Namun lia menghiraukan pertanyaan itu dan melangkah menuju para tentara.

"boleh aku bertanya?" ucap lia kepada sang komandan.

"ya, tentu. Apa yg anda tanyakan?" jawab lee mingyu tenang.

"aku hanya ingin tahu, apakah virus itu cuma menyebar diantara manusia atau hewan pun juga bisa terkena?" tanya lia serius.

"aku khawatir saat kita tiba disana, tikus zombie, semut zombie, atau hewan zombie lainnya mungkin sudah menunggu dan kita... mati?" lanjutnya lagi dengan nada yg setengah bercanda.

Namun mendengar pertanyaan dari lia, raut wajah semua orang berubah drastis.

"komandan lee, gadis ini ada benarnya. Bagaimana jika virus itu juga menyebar diantara hewan dan ada hewan zombie disana?" tanya kolonel jeon yg juga mengapresiasi kewaspadaan lia.

"ituu,, aku akan menanyakannya dulu pada atasan ku" ucap lee mingyu sembari melirik sekilas lia.

"lia,, apakah benar jika hewan juga bisa berubah menjadi zombie?" tanya jessi sambil mengeratkan genggaman tangannya pada gadis itu.

"aku tidak tahu pasti, aku hanya sekedar menebak. Bukankah dalam novel bergenre apocalypse, banyak ditemukan tentang hewan zombie dan tumbuhan mutan?" ucap lia berpura-pura tak yakin.

"siapa tahu, dunia yg kita tempati juga memiliki nasib yg sama" lanjutnya lagi sembari mengedikan bahu.

Mendengar jawaban lia,, semua orang merasa kesal dalam hati. Bagaimana mungkin gadis itu menyamakan apa yg terjadi saat ini dengan sebuah novel.

"lia, aku tahu kamu hobi membaca novel. Tapi tidak baik jika kau menyama ratakannya dengan apa yg kita alami sekarang" ucap yeri menasehati.

"baik atau tidaknya apa yg ku katakan,, itu akan terlihat saat semua sudah terjadi" ucap lia tenang.

"lagipula aku hanya memperingatkan. Jika itu tidak terjadi, aku akan senang karena dengan begitu kita memiliki tempat yg aman untuk berlindung"

"tapi jika yg aku katakan menjadi kenyataan, setidaknya aku sudah memberitahu dan memperingatkan" lanjut lia menjelaskan agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Toh, mereka percaya atau tidak, itu bukan urusannya.

.....

Setelah komandan lee melaporkan tentang kemungkinan adanya hewan zombie / mutan dan tumbuhan mutan, pihak lain dengan cepat membuat rencana.

"komandan lee, apa yg dikatakan pihak atas?" tanya kolonel jeon.

"pemimpin telah mengatur anda dan para penyitas lain untuk di kirim ke stadion nasional terlebih dahulu." jawab lee mingyu.

"baiklah, kalau begitu ayo berangkat sekarang!" ucap kolonel jeon lagi.

Stadion nasional terdengar lebih baik daripada tempat perlindungan serangan udara. Setidaknya jika benar ada hewan zombie, mereka masih bisa untuk berlari.

Hampir ada 2 hingga 3 ratus orang yg berada di lantai atas ini, dan mereka segera mematuhi perintah kolonel jeon untuk bergegas keluar dari sini.

Kehadiran para tentara ini seperti perlindungan ekstra bagi mereka.

ketika semua orang berjalan keluar, disisi lain lia kembali merenung.

"ada terlalu banyak orang yg berkumpul di gimnasium. Jika tidak ada makanan, maka kerusuhan akan terjadi" batin lia mengeluh.

"dan saat itu terjadi, apa yg akan para tentara itu lakukan?" lanjutnya lagi.

Memikirkan ini, lia menjadi sangat enggan. Ia pun kembali mendekati komandan lee itu dan bertanya.

"apakah ada cukup makanan disana?"

"jangan khawatir,, kami telah mengumpulkan cukup persediaan untuk beberapa hari kedepan" jawab lee mingyu sedikit tertekan.

Jika bukan karena gadis kecil ini yg membicarakan tentang hewan mutan dan semacamnya, bagaimana mungkin ia melepaskan tempat perlindungan serangan udara dan memilih stadion nasional.

"syukurlah" ucap lia acuh.

Dengan begitu ia tidak perlu repot membagikan hasil jerih payah yg ia kumpulkan selama 3 hari terakhir.

TO BE CONTINUE...

Terpopuler

Comments

Ling Yue

Ling Yue

Mana nih yg katanya egois dan berpengalaman tentang sifat manusia? Masih ada niat buat bagi-bagi makanan? Naif bukan sembarang naif sih. Ya ketahuan lah ntar dia punya ruang juga perbekalan. Jadi makin bahaya kalo dia jadi incaran.

2024-04-11

6

_cloetffny

_cloetffny

untuk diri ajalahh, ngeluarin uang banyak² buat orang yg blom tentu tau terimakasih buat apaa anjirr gedeg bgt emng naif si ini

2024-03-15

5

_cloetffny

_cloetffny

Tristan, Taehyung, ga sekalian Jimin

2024-03-15

2

lihat semua
Episodes
1 1. Awal Transmigrasi. (revisi)
2 2. Mendapat Ruang Ajaib. (revisi)
3 3. Mencuci Esensi. (revisi)
4 4. berbelanja materi. (revisi)
5 5. Menyelamatkan Pria Misterius. (revisi)
6 6. Tristan Jung. (revisi)
7 7. Menjadi Lebih Akrab 1 (revisi)
8 8. Menjadi Lebih Akrab 2 (revisi)
9 9. Demam. (revisi)
10 10. Efek Sistem. (revisi)
11 11. Mulai Ada Rasa? (revisi)
12 12. Terungkap? (revisi)
13 13. Pamit. (revisi)
14 14. Meretas. (revisi)
15 15. Menyebarnya Virus. (revisi)
16 16. Pecahnya Apocalypse. (revisi)
17 17. Bersembunyi dan Menunggu bala bantuan. (revisi)
18 18. Bala bantuan datang. (revisi)
19 19. Memasuki Gimnasium. (revisi)
20 20. Bertemu kenalan.
21 21. Memberi Penjelasan 1. (revisi)
22 22. Memberi Penjelasan 2. (revisi)
23 23. Kembali ke gimnasium. (revisi)
24 24. Memulai Perjalanan. (revisi)
25 25. Berteduh di Area Layanan. (revisi)
26 26. Bermalam di Area layanan. (revisi)
27 27. Tragedi Di Lantai 1. (revisi)
28 28. Kemarahan Kim Mingyu. (revisi)
29 29. Inti kristal. (revisi)
30 30. Inti Kristal dapat membangkitkan kemampuan? (revisi)
31 31. Pengguna Kemampuan Ruang. (revisi)
32 32. Kedatangan Tamu Tak Diundang. (revisi)
33 33. Membawa Tristan Masuk Kedalam Ruang. (revisi)
34 34. Kebisingan di lantai 4 (bag.1) (revisi)
35 35. Kebisingan Di Lantai 4 (bag.2) (revisi)
36 36. Keputusan Lee Mingyu.
37 37. Drama chaeyoung.
38 38. Kekesalan Malia.
39 39. Memulai Perjalanan Kembali.
40 40. Chaeyoung Kembali Berulah.
41 41. Drama Chaeyoung Yg Belum Usai.
42 42. Kekesalan Malia.
43 43. Merencanakan tempat menginap.
44 44. Menginap di perumahan.
45 45. Mengundang makan malam dan chaeyoung yg kembali berulah.
46 46. memberitahukan jessi tentang ruang.
47 47. Syarat Chaeyoung.
48 48. Penolakan Tristan dan Malia
49 49. Serangan Sekelompok Zombie 1.
50 50. Serangan Sekelompok Zombie 2.
51 51. Berpisah Dari Rombongan.
52 52. Menginap di gua.
53 53. Kemampuan Kebangkitan Jessi
54 54. Menempuh Perjalanan
55 55. Kedatangan Tamu Tak Di Undang Lagi.
56 56. Tikus Zombie 1
57 57. Tikus Zombie 2
58 58. Serangan Serangga Mutan.
59 59. Zona Aman.
60 60. Dibuntuti.
61 61. Perampokan?
62 62. Mengusir Kelompok.
63 63. Tiba di Dermaga.
64 64. Tentakel Misterius.
65 65. Gurita Mutan.
66 66. Menuju Pangkalan Incheon
67 67. Menginap di Perumahan.
68 68. Meredanya Hujan.
69 69. Anjing Mutan.
70 70. Menyelamatkan Penyitas Lain.
71 71. Menuju Pangkalan.
72 72. Masuk Ke Pangkalan.
73 73. Mendapat Informasi Terbaru.
74 74. Mencari Informasi Keberadaan Ji-Hyung
75 75. Kembali Bertemu Yeri.
76 76. Kecurigaan Yeri.
77 77. Perampokan.
78 78. Menemukan Ji-Hyung.
79 79. Merawat Ji-Hyung.
80 80. Ji-Hyung Sadar.
81 81. Penjelasan Dari Tristan.
82 82. Kemampuan Ji-hyung.
83 83. Tiba Di Gudang Amunisi.
84 84. Mendapatkan Tank.
85 85. Melawan Semut Zombie.
86 86. Wanita Tidak Tahu Malu.
87 87. Ejekan Dari Malia.
88 88. Pergi Dari Incheon?
89 89. Hukuman Nara.
90 90. Beruang Mutan.
91 91. Melawan Beruang Mutan.
92 92. Membunuh Beruang Mutan Dan Wanita Tak Tahu Malu Lainnya.
93 93. Bertemu Rekan Seperjuangan.
94 BAB. 94
95 BAB 95.
96 BAB 96.
97 BAB 97.
98 BAB 98.
99 BAB 99.
100 BAB 100.
101 BAB 101.
102 BAB 102
103 BAB 103
104 BAB 104.
105 BAB 105.
106 BAB 106.
107 BAB 107.
108 BAB 108.
109 BAB 109.
110 BAB 110.
111 BAB 111.
112 BAB 112.
113 BAB 113.
114 BAB 114
115 BAB 115
116 BAB 116.
117 BAB 117
118 BAB 118.
119 BAB 119.
120 BAB 120.
121 BAB 121.
122 BAB 122
123 BAB 123.
124 BAB 124.
125 BAB 125.
126 BAB 126.
127 BAB 127.
128 BAB 128.
129 BAB 129.
130 BAB 130.
131 BAB 131.
132 BAB 132.
133 BAB 133.
134 BAB 134.
135 BAB 135.
136 BAB 136.
137 BAB 137.
138 BAB 138.
139 BAB 139.
140 BAB 140.
141 BAB 141.
142 BAB 142.
143 BAB 143.
144 BAB 144.
145 BAB 145.
146 BAB 146.
147 BAB 147.
148 BAB 148.
149 BAB 149.
150 BAB 150
151 BAB 151.
152 BAB 152.
153 BAB 153.
154 BAB 154.
155 BAB 155.
156 BAB 156.
157 BAB 157.
158 BAB 158.
159 BAB 159.
160 BAB 160.
161 BAB 161.
162 BAB 162.
163 BAB 163.
164 BAB 164.
165 BAB 165.
166 BAB 166.
167 BAB 167.
168 BAB 168.
169 BAB 169.
170 BAB 170.
171 BAB 171.
172 BAB 172.
173 BAB 173.
174 BAB 174.
175 BAB 175.
176 BAB 176
177 BAB 177.
178 BAB 178.
179 BAB 179.
180 BAB 180.
181 BAB 181.
182 BAB 182.
183 BAB 183.
184 BAB 184.
185 BAB 185.
186 BAB 186.
187 BAB 187.
188 BAB 188.
189 BAB 189.
190 BAB 190.
191 BAB 191.
192 BAB 192.
193 BAB 193.
194 BAB 194.
195 BAB 195.
196 BAB 196.
197 BAB 197.
198 BAB 198.
199 BAB 199.
200 BAB 200.
201 BAB 201.
202 BAB 202.
203 BAB 203.
204 BAB 204.
205 BAB 205.
206 BAB 206.
207 BAB 207.
208 BAB 208.
209 BAB 209.
210 BAB 210.
211 BAB 211.
212 BAB 212.
213 BAB 213.
214 BAB 215. (END)
Episodes

Updated 214 Episodes

1
1. Awal Transmigrasi. (revisi)
2
2. Mendapat Ruang Ajaib. (revisi)
3
3. Mencuci Esensi. (revisi)
4
4. berbelanja materi. (revisi)
5
5. Menyelamatkan Pria Misterius. (revisi)
6
6. Tristan Jung. (revisi)
7
7. Menjadi Lebih Akrab 1 (revisi)
8
8. Menjadi Lebih Akrab 2 (revisi)
9
9. Demam. (revisi)
10
10. Efek Sistem. (revisi)
11
11. Mulai Ada Rasa? (revisi)
12
12. Terungkap? (revisi)
13
13. Pamit. (revisi)
14
14. Meretas. (revisi)
15
15. Menyebarnya Virus. (revisi)
16
16. Pecahnya Apocalypse. (revisi)
17
17. Bersembunyi dan Menunggu bala bantuan. (revisi)
18
18. Bala bantuan datang. (revisi)
19
19. Memasuki Gimnasium. (revisi)
20
20. Bertemu kenalan.
21
21. Memberi Penjelasan 1. (revisi)
22
22. Memberi Penjelasan 2. (revisi)
23
23. Kembali ke gimnasium. (revisi)
24
24. Memulai Perjalanan. (revisi)
25
25. Berteduh di Area Layanan. (revisi)
26
26. Bermalam di Area layanan. (revisi)
27
27. Tragedi Di Lantai 1. (revisi)
28
28. Kemarahan Kim Mingyu. (revisi)
29
29. Inti kristal. (revisi)
30
30. Inti Kristal dapat membangkitkan kemampuan? (revisi)
31
31. Pengguna Kemampuan Ruang. (revisi)
32
32. Kedatangan Tamu Tak Diundang. (revisi)
33
33. Membawa Tristan Masuk Kedalam Ruang. (revisi)
34
34. Kebisingan di lantai 4 (bag.1) (revisi)
35
35. Kebisingan Di Lantai 4 (bag.2) (revisi)
36
36. Keputusan Lee Mingyu.
37
37. Drama chaeyoung.
38
38. Kekesalan Malia.
39
39. Memulai Perjalanan Kembali.
40
40. Chaeyoung Kembali Berulah.
41
41. Drama Chaeyoung Yg Belum Usai.
42
42. Kekesalan Malia.
43
43. Merencanakan tempat menginap.
44
44. Menginap di perumahan.
45
45. Mengundang makan malam dan chaeyoung yg kembali berulah.
46
46. memberitahukan jessi tentang ruang.
47
47. Syarat Chaeyoung.
48
48. Penolakan Tristan dan Malia
49
49. Serangan Sekelompok Zombie 1.
50
50. Serangan Sekelompok Zombie 2.
51
51. Berpisah Dari Rombongan.
52
52. Menginap di gua.
53
53. Kemampuan Kebangkitan Jessi
54
54. Menempuh Perjalanan
55
55. Kedatangan Tamu Tak Di Undang Lagi.
56
56. Tikus Zombie 1
57
57. Tikus Zombie 2
58
58. Serangan Serangga Mutan.
59
59. Zona Aman.
60
60. Dibuntuti.
61
61. Perampokan?
62
62. Mengusir Kelompok.
63
63. Tiba di Dermaga.
64
64. Tentakel Misterius.
65
65. Gurita Mutan.
66
66. Menuju Pangkalan Incheon
67
67. Menginap di Perumahan.
68
68. Meredanya Hujan.
69
69. Anjing Mutan.
70
70. Menyelamatkan Penyitas Lain.
71
71. Menuju Pangkalan.
72
72. Masuk Ke Pangkalan.
73
73. Mendapat Informasi Terbaru.
74
74. Mencari Informasi Keberadaan Ji-Hyung
75
75. Kembali Bertemu Yeri.
76
76. Kecurigaan Yeri.
77
77. Perampokan.
78
78. Menemukan Ji-Hyung.
79
79. Merawat Ji-Hyung.
80
80. Ji-Hyung Sadar.
81
81. Penjelasan Dari Tristan.
82
82. Kemampuan Ji-hyung.
83
83. Tiba Di Gudang Amunisi.
84
84. Mendapatkan Tank.
85
85. Melawan Semut Zombie.
86
86. Wanita Tidak Tahu Malu.
87
87. Ejekan Dari Malia.
88
88. Pergi Dari Incheon?
89
89. Hukuman Nara.
90
90. Beruang Mutan.
91
91. Melawan Beruang Mutan.
92
92. Membunuh Beruang Mutan Dan Wanita Tak Tahu Malu Lainnya.
93
93. Bertemu Rekan Seperjuangan.
94
BAB. 94
95
BAB 95.
96
BAB 96.
97
BAB 97.
98
BAB 98.
99
BAB 99.
100
BAB 100.
101
BAB 101.
102
BAB 102
103
BAB 103
104
BAB 104.
105
BAB 105.
106
BAB 106.
107
BAB 107.
108
BAB 108.
109
BAB 109.
110
BAB 110.
111
BAB 111.
112
BAB 112.
113
BAB 113.
114
BAB 114
115
BAB 115
116
BAB 116.
117
BAB 117
118
BAB 118.
119
BAB 119.
120
BAB 120.
121
BAB 121.
122
BAB 122
123
BAB 123.
124
BAB 124.
125
BAB 125.
126
BAB 126.
127
BAB 127.
128
BAB 128.
129
BAB 129.
130
BAB 130.
131
BAB 131.
132
BAB 132.
133
BAB 133.
134
BAB 134.
135
BAB 135.
136
BAB 136.
137
BAB 137.
138
BAB 138.
139
BAB 139.
140
BAB 140.
141
BAB 141.
142
BAB 142.
143
BAB 143.
144
BAB 144.
145
BAB 145.
146
BAB 146.
147
BAB 147.
148
BAB 148.
149
BAB 149.
150
BAB 150
151
BAB 151.
152
BAB 152.
153
BAB 153.
154
BAB 154.
155
BAB 155.
156
BAB 156.
157
BAB 157.
158
BAB 158.
159
BAB 159.
160
BAB 160.
161
BAB 161.
162
BAB 162.
163
BAB 163.
164
BAB 164.
165
BAB 165.
166
BAB 166.
167
BAB 167.
168
BAB 168.
169
BAB 169.
170
BAB 170.
171
BAB 171.
172
BAB 172.
173
BAB 173.
174
BAB 174.
175
BAB 175.
176
BAB 176
177
BAB 177.
178
BAB 178.
179
BAB 179.
180
BAB 180.
181
BAB 181.
182
BAB 182.
183
BAB 183.
184
BAB 184.
185
BAB 185.
186
BAB 186.
187
BAB 187.
188
BAB 188.
189
BAB 189.
190
BAB 190.
191
BAB 191.
192
BAB 192.
193
BAB 193.
194
BAB 194.
195
BAB 195.
196
BAB 196.
197
BAB 197.
198
BAB 198.
199
BAB 199.
200
BAB 200.
201
BAB 201.
202
BAB 202.
203
BAB 203.
204
BAB 204.
205
BAB 205.
206
BAB 206.
207
BAB 207.
208
BAB 208.
209
BAB 209.
210
BAB 210.
211
BAB 211.
212
BAB 212.
213
BAB 213.
214
BAB 215. (END)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!