"terima kasih atas makanannya. ternyata kamu pintar memasak." ucap tristan memuji setelah makanan di mangkuknya habis tak tersisa.
"senang mendengar kak tristan menikmatinya." ucap lia tersenyum lembut.
"yah, kita belum berkenalan secara benar tadi. Namaku tristan jung, seorang prajurit berusia 26 tahun yg sedang menjalankan misi rahasia." ucap tristan serius.
"aku minta maaf karena telah melibatkan mu. Untuk beberapa alasan, selain luka ditubuhku yg belum sembuh, aku tidak bisa pergi dari sini untuk sekarang. aku harap kau tidak keberatan jika aku menginap beberapa hari di apartemenmu" lanjutnya dengan harap cemas.
Malia terdiam..
Ia ragu untuk membiarkan seorang pria asing tinggal lebih lama di apartemennya. Lagipula ia seorang wanita dan juga tinggal sendiri.
Belum lagi, pria yg ia selamatkan adalah seorang tentara yg memiliki tingkat kepekaan tinggi.
Tentara itu pasti akan memperhatikan semua gerak geriknya dan cepat atau lambat, pria itu mencurigai segala aktifitasnya. Apalagi dirinya terlalu malas untuk menjelaskan.
Tapi disisi lain, pria ini juga pasien pertamanya didunia ini. jadi tidak mungkin jika dirinya malah mengusir pria itu dengan kondisi tubuhnya yg belum sembuh benar.
...
Melihat pihak lain tidak memberi jawaban, tristan mengira jika gadis itu mungkin memiliki keraguan terhadapnya.
Tapi ia tak punya pilihan lain selain menginap disini. tristan masih harus menyelidiki siapa orang dalam yg telah menghianatinya.
"Kamu juga bisa tenang. Aku akan melindungi dan menjamin keselamatan kamu dan keluargamu. Ngomong-ngomong, apakah keluargamu ada dirumah?" ucap tristan lagi meyakinkan lia agar mau mengizinkannya tinggal disini.
lia yg mendengar itu tersentak dan keluar dari lamunannya.
"aahhh, maaf tadi aku sedikit melamun." ucap lia.
"namaku malia park dan usiaku baru 21 tahun. Saat ini aku adalah seorang mahasiswa tahun ke 6 di seoul national university college of medicine."
"untuk keluarga... aku seorang yatim piatu dan tidak memiliki kerabat dekat, jadi aku tinggal sendiri disini."
"sedangkan untuk masalah menginap, aku sendiri tidak keberatan. Lagipula lukamu masih harus di rawat. Hanya saja, apartemen ini sudah ku jual dan batas waktu yg aku minta untuk pindah adalah 1 minggu. Jadi, jika masih ingin menginap, kak tristan hanya memiliki batas waktu 5 hari lagi sebelum aku pindah." ujar lia panjang lebar.
Malia tidak punya pilihan lain selain mengizinkan tristan untuk tinggal beberapa hari lagi.
Dengan begini, ia hanya perlu lebih berhati-hati dalam mengambil tindakan saat berbelanja.
"tidak masalah. Harusnya aku yg minta maaf karena telah merepotkanmu" jawab tristan cepat.
Ia bersyukur dan bernafas lega saat pemilik rumah telah mengizinkannya untuk menginap.
Meski ia sedikit penasaran dengan alasan dibalik penjualan tempat tinggal ini, tapi itu bukan urusannya.
Sedangkan lia hanya tersenyum sebagai tanggapan, namun tak lama tatapannya beralih ke arah pakaian kamuflase yg berlumuran darah.
"tunggu sebentar." ucap lia pada tristan tiba-tiba.
Ia pun beranjak dari sofa menuju kamarnya. Disana lia langsung menuju kearah lemari dan membukanya. terlihat tangannya yg kini sibuk mencari dan memilih pakaian yg cocok untuk tamunya itu.
Heii, Tidak mungkin ia membiarkan pasiennya harus telanjang semalaman bukan?
"yaah, maaf.. Tidak ada pakaian pria dirumah ini, hanya ada jubah mandi yg kelihatannya pas ditubuhmu. tristan oppa bisa mengambilnya dulu. besok pagi aku akan keluar untuk membeli semua keperluanmu selama oppa ada disini." ucap lia sembari menyerahkan jubah mandi itu.
Meski ia telah membeli beberapa ratus pakaian pria dengan semua ukuran tadi pagi, tapi barang-barang itu belum sampai ditangannya.
belum lagi, lia telah meminta penjual untuk mengantarnya ke gudang yg ia sewa.
Jadi dengan terpaksa, ia hanya bisa menyerahkan jubah mandi itu.
"oppa bisa memakai kamar tamu disebelah kiri untuk membersihkan diri dan mengganti pakaian. Tapi tolong berhati-hati agar lukanya tidak terkena air" ucap lia lagi.
"terima kasih" ucap tristan.
Ia pun segera duduk dan mencoba berdiri. Dengan langkah yg sedikit tertatih, pria itu berhasil mencapai kamar yg dituju.
...
lia menatap kagum punggung pria itu yg mulai berjalan menjauh. pria itu benar-benar kuat menahan rasa sakit.
Bahkan setelah mendapatkan banyak cedera yg bagi lia sendiri itu terasa sangat menyakitkan.
apakah setiap prajurit memang sehebat dan sekuat itu?
lia menggelengkan kepalanya, tidak lagi memikirkan hal itu. Ia segera membersihkan ruang tamu yg dipenuhi bercak darah akibat pengangkatan peluru.
Tak lama ia pun berdiri ketika melihat tristan yg sudah kembali dengan balutan jubah mandi.
"yah, ini sudah malam dan tristan oppa juga membutuhkan banyak istirahat untuk bisa cepat pulih. Selamat malam." ucap lia sambil mengangkat kotak medisnya.
"selamat malam juga." jawab tristan lembut.
Ia pun segera berbalik dan menutup pintu. Entah kenapa hanya dalam beberapa kalimat, ia merasakan beberapa kedekatan dengan gadis penolongnya.
tristan yg dijuluki kulkas berjalan, bisa dengan mudahnya tersenyum saat bertatapan dengan mata lembut lia. Tapi dengan cepat, ia enyahkan pemikiran itu.
Ia pun berbaring di ranjang dan menutup mata nya untuk beristirahat.
Sedangkan disisi lain, lia tidak langsung tidur setelah membereskan ruang tamu. ia memilih untuk kembali ke kamar dan masuk kedalam ruang.
Lagi pula, dirinya masih harus mengecek hadiah yg diberikan sistem kepadanya.
Awalnya ia ingin langsung mengkonfirmasi hadiahnya, namun berhubung ada tamu dirumahnya dan kamarnya tidak memiliki fungsi kedap suara, lia pun langsung memasuki ruang giok nya dan meminum sedikit air spiritual.
Segera, rasa lelah dan letih yg ia rasakan memudar.
"untungnya aku memiliki air spiritual yg membantu ketahanan fisikku, jadi aku tidak perlu khawatir bahkan jika aku tidak tidur dalam beberapa hari" batin lia senang.
"sistem."
[ ya, tuan rumah. ]
"perlihatkan hadiah yg kau beri tadi." ucap lia.
[ ya. ]
Segera sebuah cahaya terang muncul dihadapan lia, membuat pandangannya sedikit mengabur.
Satu set senjata dingin yg terdiri dari pedang, belati, pisau tang, dll, kini berada di hadapan lia.
"jadi ini hadiah itu?" ucap lia sembari mengangkat salah satu pedang yg ada didepannya.
Wusshh
Wusshhh
Dengan gerakan cepat, lia mulai mengayunkan pedang yg ada ditangannya.
Hal ini terbilang baru bagi lia.
Dimasa lalu, ia hanya berjuang dengan pisau bedah untuk menyelamatkan pasiennya.
Tapi dimasa depan?
lia tidak tahu apakah ia masih bisa menggunakannya, terlepas dari seberapa kacaunya dunia nanti.
"seberapa tajam, semua senjata ini?" tanya lia.
Meskipun baru saja ia memcobanya, tapi itu hanya ayunan ringan yg tidak terlalu membahayakan.
[ Anda tak perlu khawatir tuan. Dengan kemampuan anda sekarang ditambah senjata-senjata itu, anda bisa memenggal kepala zombie tier awal dengan mudah layaknya semangka ]
[ Dan senjata-senjata itu tidak perlu anda asah, karena ketajamannya tidak akan pernah tumpul meski telah dipakai ribuan kali ]
"wooww, bahkan senjata ini lebih berguna dari senjata api yg memerlukan peluru untuk tetap bisa digunakan." ucap lia senang.
Belum lagi dengan ilmu bela diri tingkat master yg baru dihadiahkan sistem. Bukankah artinya saat ini ia telah menjadi master seni bela diri.
Ini akan membuat harapan hidupnya semakin tinggi.
Huffttt
"yah, kau paling tahu apa yg sangat ku butuhkan saat ini, sistem." puji lia.
[ terima kasih atas pujiannya, tuan. ] 😳😳
Awalnya ia khawatir karena tidak tahu harus mendapatkan senjata dari mana. Belum lagi tingkatan beladirinya yg rendah.
Meskipun ruang giok meningkatkan harapan hidupnya sebagai tempat bersembunyi disaat-saat genting, tapi tetap saja lia tak bisa terus menerus bergantung pada ruang itu.
Tapi sekarang ia tak perlu khawatir lagi, yg harus ia lakukan sekarang selain menimbun materi adalah berlatih untuk memantapkan dan membiasakan tubuhnya agar tidak kaku saat pertarungan yg sebenarnya dimulai.
.
.
.
To Be Continue...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 214 Episodes
Comments
endstory
mahluk hidup bisa masuk ruang apa ga
2024-09-01
0
Ita Salmuna Manurung
seingat ku kok gak ada membeli hewan hidup kok cuma bibit tanaman saja
2024-08-31
1
Slovlya✯
agak gk masuk anjr klo pake oppa
2024-08-14
2