15. Menyebarnya Virus. (revisi)

Four season hotel seoul.

Sesampainya di tempat acara, lia pun turun dari mobil dan melangkahkan kakinya menuju ballroom.

"lia?" ucap seseorang.

Merasa ada yg memanggil namanya lia pun segera menoleh. Dilihatnya seorang gadis muda yg nampak seumuran kini tengah berjalan mendekatinya.

"jessi unnie?" ucap lia yg akhirnya mengingat siapa yg memanggilnya.

《unnie : sebutan untuk kakak perempuan dari adik perempuan (bisa kandung ataupun tidak)》

"hei, apa kamu baik-baik saja? Kenapa kamu tidak pernah mengangkat telpon atau membalas pesan ku, hmm?" tanya jessi beruntun.

jessi sendiri adalah sahabat malia park dan usianya terpaut 2 tahun lebih tua dari lia. Ia tengah mengambil s2 dalam jurusan desain.

Sama seperti lia, jessi adalah mahasiswa yg jenius sehingga ia dapat menyelesaikan pendidikannya dalam waktu singkat.

"maaf unnie, bukannya aku tidak mau tapi akhir-akhir ini aku sibuk mengerjakan skripsi ku..!!" ucap lia seraya meminta maaf dalam hati karena telah berbohong.

"tapi, aku dengar kau sedang sakit, maka dari itu kamu tidak masuk kampus?" tanya jessi lagi.

"iya, aku memang tak enak badan, makannya aku izin cuti selama beberapa hari. Tapi sekarang aku sudah lebih baik, karenanya aku datang kesini" jelas lia yg juga berbohong.

"oohh, begitu." ucap jessi menganggukan kepalanya pelan.

"ayo, pergi bersama" lanjutnya lagi seraya menarik tangan lia, sedangkan yg ditarik hanya bisa pasrah.

jessi kim,, jika tak salah ingat ia juga hanyalah seorang umpan meriam dan mati disaat menyelamatkan kekasihnya.

Tidak lama kemudian, kekasihnya itu bunuh diri dengan cara sengaja menjadi umpan zombie agar rekannya yg lain bisa melarikan diri lebih cepat.

Dan hal itu semata-mata ia lakukan karena rasa bersalahnya yg tidak bisa menyelamatkan jessi.

"ck, kali ini aku tidak akan membiarkan jessi unnie dan kekasihnya mati sia-sia" batin lia.

.....

Sesampainya di aula, mereka pun langsung menemui sang tuan rumah.

"hai yeri, happy birthday" ucap jessi seraya memeluk gadis yg dipanggil yeri itu.

"thank's jes." jawab yeri tersenyum.

Yeri sendiri seusia dengan dengan jessi dan mereka juga satu jurusan. Hanya saja mereka berbeda kelas.

"happy birthday, sunbae." ucap lia kaku.

Wajar saja, karena dari yg lia ingat, pemilik asli tidak dekat dengan protagonist wanita dan alasan ia di undang pun juga tidak terlalu jelas.

Mungkin ia ingin pamer?

toh, sebagai nona muda dari keluarga kaya, yeri punya modal untuk melakukannya.

Belum lagi lia termasuk jajaran mahasiswa populer, baik diantara sesama murid ataupun guru.

"thank's lia. Makasih juga udah mau menyempatkan diri untuk datang di acara ulang tahun aku." ucap yeri tersenyum yg dibalas anggukan pelan.

"oiya, nih, sekalian aja, kado dari aku" ucap jessi berbicara non-formal sembari memberi kado itu.

"thank's banget loh kadonya." ucap yeri tersenyum senang.

"dan ini dari aku." ucap lia seraya memberikan hadiahnya.

"makasih lis." ucap yeri sembari menerima kado dari lia.

"kalau gitu silahkan nikmati pestanya, aku masih harus menemui tamu lain." lanjutnya lagi.

"oke. Ayo lis." ucap jessi sembari menarik tangan lia lagi.

"sabar unnie, tidak perlu terburu-buru." ucap lia.

****************

****************

Disaat yg sama, di sebuah rumah sakit tempat virus mulai menyebar, semakin banyak pasien yg diisolasi.

"apa yg sebenarnya terjadi pada orang-orang itu?" ucap si A

"mengapa sakit yg mereka derita begitu aneh dan menular?" ucap si B

"ya,, mereka bilang itu adalah rabies. Tapi kenapa aku tidak yakin?" ucap si C

"mungkin ini semacam virus baru?" ucap si D

Banyak orang tak dikenal saling berkomunikasi satu sama lain.

"saya mendengar bahwa orang-orang ini tampaknya berasal dari laboratorium penelitian" ucap seorang pria berpakaian formal.

"aku juga mendengar jika mereka menemukan sebuah zat aneh dan bersiap melakukan penelitian"

"tapi sebelum penelitian dilakukan, mereka tiba-tiba saja jatuh sakit" lanjutnya.

Segera setelah pihak itu membeberkan semua informasi yg ia ketahui, beberapa staff rumah sakit langsung memasuki ruang untuk menangani pasien yg diduga terkena rabies itu.

Terdengar suara gemuruh, juga teriakan dan jeritan layaknya bertarung dengan seekor binatang buas.

Beberapa jam telah berlalu semenjak berita laporan tentang penyakit rabies itu bocor.

Pasien yg sebelumnya hanya terkena demam tinggi biasa, mendadak menjadi pucat sepucat mayat.

Tidak butuh waktu lama bagi dinding rumah sakit yg awalnya berwarna putih, kini ditutupi dengan warna merah darah. Belum lagi dengan bau darah yg kuat membuat semua orang yg tidak terbiasa menjadi mual.

Untuk sementara waktu kota yg awalnya ramai kini dipenuhi dengan jeritan dan tangisan.

hanya dalam waktu 1 jam, kota berpenduduk padat berubah menjadi tempat terbaik bagi para zombie menyimpan makanan.

Mereka akan mengigit ketika melihat seseorang, dan hanya butuh 5 minute bagi orang yg telah terinfeksi untuk berubah seperti zombie.

Lagi dan lagi, hanya membutuhkan waktu 3 jam bagi kota tingkat 2 untuk berubah menjadi medan perang antara manusia dan mayat hidup.

"apa yg sebenarnya terjadi? Bagaimana bisa orang-orang diluar sana berubah menjadi monster pemakan manusia?" tanya seorang pria paruh baya dengan temperamen yg luar biasa.

Disana ia duduk tegap dengan memakai seragam militer, membuatnya tampak mendominasi.

Satu jam yg lalu, tentara baru saja menerima instruksi dari pemerintahan untuk menghancurkan para monster itu. Namun sayangnya misi itu gagal, dan kini virus mulai menyebar ke segala penjuru dunia.

Meskipun penyebaran virus tidak secepat orang yg mengemudi, itu masih tidak terhentikan.

****************

****************

Ballroom Four Season Hotel Seoul.

Malia yg kini tengah menikmati pemandangan indah kota seoul tersentak saat seseorang dibelakangnya menyentuh pundaknya.

"ahh, kau?" ucap lia mengerutkan kening saat ia tak tahu siapa orang dihadapannya.

"perkenalkan nama ku jeon wonwoo" ucap pria itu seraya mengulurkan tangannya yg dibalas deheman saja.

Sedangkan wonwoo hanya tersenyum canggung. Baru kali ini ia menemukan seorang gadis yg langsung mengabaikannya.

"kau,, sendirian saja?" tanya wonwoo lagi mengabaikan kecanggungan tadi.

"hmm, seperti yg kau lihat" jawab lia malas.

Sejujurnya ia merasa tak nyaman dengan pria itu disekelilingnya.

[ warning... ]

[ warning... ]

[ warning... ]

Namun tiba-tiba saja sistemnya memberi sinyal peringatan yg sempat membuatnya terkejut.

"maaf aku permisi ke toilet" ucap lia yg langsung saja pergi tanpa mendengar jawaban wonwoo.

"menarik." ucap wonwoo tersenyum.

.....

Di toilet.

"sistem, ada apa? Something happens?" tanya lia mengerutkan kening.

[ ya ]

[ baru saja sistem mendeteksi jika virus lebih cepat menyebar ]

[ dibutuhkan waktu kurang dari beberapa jam untuk virus sampai di gedung ini ]

"Apaaa?"

"bagaimana bisa?"

"bukankah dalam novel, apocalypse seharusnya terjadi besok?" tanya lia beruntun.

Hello, meskipun dia sudah melakukan persiapan sebelumnya, tetap saja ia gugup.

Belum lagi ia masih harus berhadapan dengan zombie asli. Jujur lia masih belum siap.

[ jangan lupakan efek kupu-kupu yg anda bawa, tuan. bisa saja ini adalah efek dari masuknya anda ke dalam cerita ]

"ahh, kau benar juga" ucap lia tersentak saat mendengar jawaban dari sistem.

"kau bilang tinggal beberapa jam lagi, itu berarti aku harus cepat berganti pakaian. Tidak mungkin aku bertarung dengan memakai dress seperti ini" lanjutnya lagi sembari masuk ke ruang giok.

.

.

.

TO BE CONTINUE...

Terpopuler

Comments

endstory

endstory

gudang sewa didalamnya udah dimasukin ke ruang dimensi blom, kan ktanya tinggal 2hri lagi

2024-09-01

1

lihat semua
Episodes
1 1. Awal Transmigrasi. (revisi)
2 2. Mendapat Ruang Ajaib. (revisi)
3 3. Mencuci Esensi. (revisi)
4 4. berbelanja materi. (revisi)
5 5. Menyelamatkan Pria Misterius. (revisi)
6 6. Tristan Jung. (revisi)
7 7. Menjadi Lebih Akrab 1 (revisi)
8 8. Menjadi Lebih Akrab 2 (revisi)
9 9. Demam. (revisi)
10 10. Efek Sistem. (revisi)
11 11. Mulai Ada Rasa? (revisi)
12 12. Terungkap? (revisi)
13 13. Pamit. (revisi)
14 14. Meretas. (revisi)
15 15. Menyebarnya Virus. (revisi)
16 16. Pecahnya Apocalypse. (revisi)
17 17. Bersembunyi dan Menunggu bala bantuan. (revisi)
18 18. Bala bantuan datang. (revisi)
19 19. Memasuki Gimnasium. (revisi)
20 20. Bertemu kenalan.
21 21. Memberi Penjelasan 1. (revisi)
22 22. Memberi Penjelasan 2. (revisi)
23 23. Kembali ke gimnasium. (revisi)
24 24. Memulai Perjalanan. (revisi)
25 25. Berteduh di Area Layanan. (revisi)
26 26. Bermalam di Area layanan. (revisi)
27 27. Tragedi Di Lantai 1. (revisi)
28 28. Kemarahan Kim Mingyu. (revisi)
29 29. Inti kristal. (revisi)
30 30. Inti Kristal dapat membangkitkan kemampuan? (revisi)
31 31. Pengguna Kemampuan Ruang. (revisi)
32 32. Kedatangan Tamu Tak Diundang. (revisi)
33 33. Membawa Tristan Masuk Kedalam Ruang. (revisi)
34 34. Kebisingan di lantai 4 (bag.1) (revisi)
35 35. Kebisingan Di Lantai 4 (bag.2) (revisi)
36 36. Keputusan Lee Mingyu.
37 37. Drama chaeyoung.
38 38. Kekesalan Malia.
39 39. Memulai Perjalanan Kembali.
40 40. Chaeyoung Kembali Berulah.
41 41. Drama Chaeyoung Yg Belum Usai.
42 42. Kekesalan Malia.
43 43. Merencanakan tempat menginap.
44 44. Menginap di perumahan.
45 45. Mengundang makan malam dan chaeyoung yg kembali berulah.
46 46. memberitahukan jessi tentang ruang.
47 47. Syarat Chaeyoung.
48 48. Penolakan Tristan dan Malia
49 49. Serangan Sekelompok Zombie 1.
50 50. Serangan Sekelompok Zombie 2.
51 51. Berpisah Dari Rombongan.
52 52. Menginap di gua.
53 53. Kemampuan Kebangkitan Jessi
54 54. Menempuh Perjalanan
55 55. Kedatangan Tamu Tak Di Undang Lagi.
56 56. Tikus Zombie 1
57 57. Tikus Zombie 2
58 58. Serangan Serangga Mutan.
59 59. Zona Aman.
60 60. Dibuntuti.
61 61. Perampokan?
62 62. Mengusir Kelompok.
63 63. Tiba di Dermaga.
64 64. Tentakel Misterius.
65 65. Gurita Mutan.
66 66. Menuju Pangkalan Incheon
67 67. Menginap di Perumahan.
68 68. Meredanya Hujan.
69 69. Anjing Mutan.
70 70. Menyelamatkan Penyitas Lain.
71 71. Menuju Pangkalan.
72 72. Masuk Ke Pangkalan.
73 73. Mendapat Informasi Terbaru.
74 74. Mencari Informasi Keberadaan Ji-Hyung
75 75. Kembali Bertemu Yeri.
76 76. Kecurigaan Yeri.
77 77. Perampokan.
78 78. Menemukan Ji-Hyung.
79 79. Merawat Ji-Hyung.
80 80. Ji-Hyung Sadar.
81 81. Penjelasan Dari Tristan.
82 82. Kemampuan Ji-hyung.
83 83. Tiba Di Gudang Amunisi.
84 84. Mendapatkan Tank.
85 85. Melawan Semut Zombie.
86 86. Wanita Tidak Tahu Malu.
87 87. Ejekan Dari Malia.
88 88. Pergi Dari Incheon?
89 89. Hukuman Nara.
90 90. Beruang Mutan.
91 91. Melawan Beruang Mutan.
92 92. Membunuh Beruang Mutan Dan Wanita Tak Tahu Malu Lainnya.
93 93. Bertemu Rekan Seperjuangan.
94 BAB. 94
95 BAB 95.
96 BAB 96.
97 BAB 97.
98 BAB 98.
99 BAB 99.
100 BAB 100.
101 BAB 101.
102 BAB 102
103 BAB 103
104 BAB 104.
105 BAB 105.
106 BAB 106.
107 BAB 107.
108 BAB 108.
109 BAB 109.
110 BAB 110.
111 BAB 111.
112 BAB 112.
113 BAB 113.
114 BAB 114
115 BAB 115
116 BAB 116.
117 BAB 117
118 BAB 118.
119 BAB 119.
120 BAB 120.
121 BAB 121.
122 BAB 122
123 BAB 123.
124 BAB 124.
125 BAB 125.
126 BAB 126.
127 BAB 127.
128 BAB 128.
129 BAB 129.
130 BAB 130.
131 BAB 131.
132 BAB 132.
133 BAB 133.
134 BAB 134.
135 BAB 135.
136 BAB 136.
137 BAB 137.
138 BAB 138.
139 BAB 139.
140 BAB 140.
141 BAB 141.
142 BAB 142.
143 BAB 143.
144 BAB 144.
145 BAB 145.
146 BAB 146.
147 BAB 147.
148 BAB 148.
149 BAB 149.
150 BAB 150
151 BAB 151.
152 BAB 152.
153 BAB 153.
154 BAB 154.
155 BAB 155.
156 BAB 156.
157 BAB 157.
158 BAB 158.
159 BAB 159.
160 BAB 160.
161 BAB 161.
162 BAB 162.
163 BAB 163.
164 BAB 164.
165 BAB 165.
166 BAB 166.
167 BAB 167.
168 BAB 168.
169 BAB 169.
170 BAB 170.
171 BAB 171.
172 BAB 172.
173 BAB 173.
174 BAB 174.
175 BAB 175.
176 BAB 176
177 BAB 177.
178 BAB 178.
179 BAB 179.
180 BAB 180.
181 BAB 181.
182 BAB 182.
183 BAB 183.
184 BAB 184.
185 BAB 185.
186 BAB 186.
187 BAB 187.
188 BAB 188.
189 BAB 189.
190 BAB 190.
191 BAB 191.
192 BAB 192.
193 BAB 193.
194 BAB 194.
195 BAB 195.
196 BAB 196.
197 BAB 197.
198 BAB 198.
199 BAB 199.
200 BAB 200.
201 BAB 201.
202 BAB 202.
203 BAB 203.
204 BAB 204.
205 BAB 205.
206 BAB 206.
207 BAB 207.
208 BAB 208.
209 BAB 209.
210 BAB 210.
211 BAB 211.
212 BAB 212.
213 BAB 213.
214 BAB 215. (END)
Episodes

Updated 214 Episodes

1
1. Awal Transmigrasi. (revisi)
2
2. Mendapat Ruang Ajaib. (revisi)
3
3. Mencuci Esensi. (revisi)
4
4. berbelanja materi. (revisi)
5
5. Menyelamatkan Pria Misterius. (revisi)
6
6. Tristan Jung. (revisi)
7
7. Menjadi Lebih Akrab 1 (revisi)
8
8. Menjadi Lebih Akrab 2 (revisi)
9
9. Demam. (revisi)
10
10. Efek Sistem. (revisi)
11
11. Mulai Ada Rasa? (revisi)
12
12. Terungkap? (revisi)
13
13. Pamit. (revisi)
14
14. Meretas. (revisi)
15
15. Menyebarnya Virus. (revisi)
16
16. Pecahnya Apocalypse. (revisi)
17
17. Bersembunyi dan Menunggu bala bantuan. (revisi)
18
18. Bala bantuan datang. (revisi)
19
19. Memasuki Gimnasium. (revisi)
20
20. Bertemu kenalan.
21
21. Memberi Penjelasan 1. (revisi)
22
22. Memberi Penjelasan 2. (revisi)
23
23. Kembali ke gimnasium. (revisi)
24
24. Memulai Perjalanan. (revisi)
25
25. Berteduh di Area Layanan. (revisi)
26
26. Bermalam di Area layanan. (revisi)
27
27. Tragedi Di Lantai 1. (revisi)
28
28. Kemarahan Kim Mingyu. (revisi)
29
29. Inti kristal. (revisi)
30
30. Inti Kristal dapat membangkitkan kemampuan? (revisi)
31
31. Pengguna Kemampuan Ruang. (revisi)
32
32. Kedatangan Tamu Tak Diundang. (revisi)
33
33. Membawa Tristan Masuk Kedalam Ruang. (revisi)
34
34. Kebisingan di lantai 4 (bag.1) (revisi)
35
35. Kebisingan Di Lantai 4 (bag.2) (revisi)
36
36. Keputusan Lee Mingyu.
37
37. Drama chaeyoung.
38
38. Kekesalan Malia.
39
39. Memulai Perjalanan Kembali.
40
40. Chaeyoung Kembali Berulah.
41
41. Drama Chaeyoung Yg Belum Usai.
42
42. Kekesalan Malia.
43
43. Merencanakan tempat menginap.
44
44. Menginap di perumahan.
45
45. Mengundang makan malam dan chaeyoung yg kembali berulah.
46
46. memberitahukan jessi tentang ruang.
47
47. Syarat Chaeyoung.
48
48. Penolakan Tristan dan Malia
49
49. Serangan Sekelompok Zombie 1.
50
50. Serangan Sekelompok Zombie 2.
51
51. Berpisah Dari Rombongan.
52
52. Menginap di gua.
53
53. Kemampuan Kebangkitan Jessi
54
54. Menempuh Perjalanan
55
55. Kedatangan Tamu Tak Di Undang Lagi.
56
56. Tikus Zombie 1
57
57. Tikus Zombie 2
58
58. Serangan Serangga Mutan.
59
59. Zona Aman.
60
60. Dibuntuti.
61
61. Perampokan?
62
62. Mengusir Kelompok.
63
63. Tiba di Dermaga.
64
64. Tentakel Misterius.
65
65. Gurita Mutan.
66
66. Menuju Pangkalan Incheon
67
67. Menginap di Perumahan.
68
68. Meredanya Hujan.
69
69. Anjing Mutan.
70
70. Menyelamatkan Penyitas Lain.
71
71. Menuju Pangkalan.
72
72. Masuk Ke Pangkalan.
73
73. Mendapat Informasi Terbaru.
74
74. Mencari Informasi Keberadaan Ji-Hyung
75
75. Kembali Bertemu Yeri.
76
76. Kecurigaan Yeri.
77
77. Perampokan.
78
78. Menemukan Ji-Hyung.
79
79. Merawat Ji-Hyung.
80
80. Ji-Hyung Sadar.
81
81. Penjelasan Dari Tristan.
82
82. Kemampuan Ji-hyung.
83
83. Tiba Di Gudang Amunisi.
84
84. Mendapatkan Tank.
85
85. Melawan Semut Zombie.
86
86. Wanita Tidak Tahu Malu.
87
87. Ejekan Dari Malia.
88
88. Pergi Dari Incheon?
89
89. Hukuman Nara.
90
90. Beruang Mutan.
91
91. Melawan Beruang Mutan.
92
92. Membunuh Beruang Mutan Dan Wanita Tak Tahu Malu Lainnya.
93
93. Bertemu Rekan Seperjuangan.
94
BAB. 94
95
BAB 95.
96
BAB 96.
97
BAB 97.
98
BAB 98.
99
BAB 99.
100
BAB 100.
101
BAB 101.
102
BAB 102
103
BAB 103
104
BAB 104.
105
BAB 105.
106
BAB 106.
107
BAB 107.
108
BAB 108.
109
BAB 109.
110
BAB 110.
111
BAB 111.
112
BAB 112.
113
BAB 113.
114
BAB 114
115
BAB 115
116
BAB 116.
117
BAB 117
118
BAB 118.
119
BAB 119.
120
BAB 120.
121
BAB 121.
122
BAB 122
123
BAB 123.
124
BAB 124.
125
BAB 125.
126
BAB 126.
127
BAB 127.
128
BAB 128.
129
BAB 129.
130
BAB 130.
131
BAB 131.
132
BAB 132.
133
BAB 133.
134
BAB 134.
135
BAB 135.
136
BAB 136.
137
BAB 137.
138
BAB 138.
139
BAB 139.
140
BAB 140.
141
BAB 141.
142
BAB 142.
143
BAB 143.
144
BAB 144.
145
BAB 145.
146
BAB 146.
147
BAB 147.
148
BAB 148.
149
BAB 149.
150
BAB 150
151
BAB 151.
152
BAB 152.
153
BAB 153.
154
BAB 154.
155
BAB 155.
156
BAB 156.
157
BAB 157.
158
BAB 158.
159
BAB 159.
160
BAB 160.
161
BAB 161.
162
BAB 162.
163
BAB 163.
164
BAB 164.
165
BAB 165.
166
BAB 166.
167
BAB 167.
168
BAB 168.
169
BAB 169.
170
BAB 170.
171
BAB 171.
172
BAB 172.
173
BAB 173.
174
BAB 174.
175
BAB 175.
176
BAB 176
177
BAB 177.
178
BAB 178.
179
BAB 179.
180
BAB 180.
181
BAB 181.
182
BAB 182.
183
BAB 183.
184
BAB 184.
185
BAB 185.
186
BAB 186.
187
BAB 187.
188
BAB 188.
189
BAB 189.
190
BAB 190.
191
BAB 191.
192
BAB 192.
193
BAB 193.
194
BAB 194.
195
BAB 195.
196
BAB 196.
197
BAB 197.
198
BAB 198.
199
BAB 199.
200
BAB 200.
201
BAB 201.
202
BAB 202.
203
BAB 203.
204
BAB 204.
205
BAB 205.
206
BAB 206.
207
BAB 207.
208
BAB 208.
209
BAB 209.
210
BAB 210.
211
BAB 211.
212
BAB 212.
213
BAB 213.
214
BAB 215. (END)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!