17. Bersembunyi dan Menunggu bala bantuan. (revisi)

Dalam 3 hari ini virus dan energi misterius mengubah semua mahkluk hidup yg ada di dunia.

Hal paling nyata yg dapat dilihat oleh mata telanjang adalah transformasi atau perubahan bentuk fisik, baik itu manusia, hewan, dan tumbuhan.

Untuk hewan dan tumbuhan sendiri, ukuran tubuh mereka menjadi jauh lebih besar dari ukuran normal.

Bahkan tikus yg seukuran genggaman tangan orang dewasa kini jauh lebih besar dari ukuran kucing dewasa rata-rata.

Sedangkan manusia sendiri, mereka tumbuh semakin tinggi juga kuat. Namun tidak semua dari mereka berhasil dalam evolusi, ada juga yg gagal dalam proses dan masih menjadi manusia biasa atau yg lebih parah menjadi zombie.

Tentu saja hewan dan tumbuhan pun tidak ubahnya seperti manusia, ada diantara mereka yg gagal dan hanya bisa mati ataupun berubah menjadi zombie.

Dari yg lia ketahui menurut alur cerita, juga informasi dari sistem, jika saat ini tumbuhan lah yg paling jarang dan lambat dalam bermutasi.

Namun jika mereka berhasil dalam proses, para tumbuhan itu akan menciptakan kesadarannya tersendiri dan menjadi salah satu mutan yg sulit di musnahkan.

****************

****************

Dengan berlalunya hari, jeritan melengking dari setiap rumah, kamar, gedung, mulai sering terdengar.

Suami yg tertidur disamping sang istri tiba-tiba saja menggigitnya, sedangkan sang istri yg terbangun akibat rasa sakit segera buru-buru menendang sang suami dan menyalakan lampu.

Cahaya yg tiba-tiba muncul, membuat sang suami kesal. Ia meraung dan berjalan menuju yg ia anggap sumber makanannya.

Ketika penglihatan sang istri mulai jelas, ia melihat jika mulut suaminya sudah dipenuhi darah, kulitnya mengkeriput, mata yg memerah, serta tangannya yg terentang kearahnya dengan kuku yg memanjang juga tajam.

Sementara sang istri masih terkejut dengan kejadian ini, sang suami tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menerkam makanannya lagi.

"AAKKKKHHHHHHH"

Situasi ini bisa terlihat dimana-mana. Suara teriakan, jeritan, juga mereka yg meminta tolong, tidak akan ada kedamaian setelahnya.

Tentu saja tidak semua orang mengalaminya.

Beberapa orang akan menemukan diri mereka berubah setelah bangun, tidak hanya tinggi badan mereka yg meningkat, namun mereka juga menemukan jika vitalitas serta kekuatan mereka meningkat.

Bahkan beberapa orang mungkin sudah menyadari jika mereka telah berevolusi dan dapat menggunakan kekuatan gaib.

Hal ini bisa menjadi kesempatan bagi mereka, untuk bertahan hidup bahkan jika mereka harus melawan 'kerabat' yg telah berubah menjadi sesuatu yg tidak mereka kenali.

Meski begitu, ada juga sekelompok orang yg terkena kesialan karena mati dimangsa oleh kerabat yg telah menjadi zombie atau hewan peliharaannya sendiri yg telah berevolusi.

Apakah itu zombie atau hewan yg bermutasi, mereka yg lengah dan tidak dapat melawan hanya bisa terkubur di reruntuhan rumah mereka sendiri.

****************

****************

tuuutt tuutttt tuuuttttt

"ayolah, angkat telpon ku" ucap seseorang di samping lia.

"sh*tt, min jihyung? Dimana kau? Cepat angkat telpon ku" lanjutnya lagi dengan suara yg bergetar.

"unnie, ada apa?" tanya lia yg sedikit penasaran.

"aahhh, ini.. Aku sulit menghubungi kekasihku" terang jessi gelisah.

"aku sudah menelponnya berkali-kali tapi dia sama sekali tidak mengangkatnya. Aku khawatir dia sudah menjadi..." ucap jessi lagi tidak sanggup melanjutkan perkataannya.

Kembali, jessi memeriksa handphonenya sembari menelpon atau mengirim pesan kepada sang kekasih.

Dari yg lia ingat, jessi ini sama sepertinya, seorang yatim piatu. Wajar saja jika orang pertama yg jessi hubungi adalah kekasihnya, mengingat jika mereka sama-sama bucin akut.

"tenanglah, tidak mengangkat telpon juga bukan berarti hal yg buruk" ucap lia mencoba menenangkan.

"bisa saja ia tidak membawa telponnya, atau dia sedang bersembunyi disuatu tempat yg membuatnya tidak bisa menjawab telponmu" lanjut lia.

"ya,, semoga saja apa yg kau katakan benar" ucap jessi mencoba relax.

Melihat sekelilingnya, hampir semua orang di ballroom tengah melakukan aktivitas yg sama. entah itu menghubungi sanak saudara, keluarga, ataupun kekasih.

Mungkin hanya lia yg masih terlihat tenang diantara kerusuhan ini.

Toh, siapa pula yg akan dihubunginya. Ia sendiri seorang yatim piatu dan tidak memiliki sanak saudara yg dekat.

Adapun tristan...??

Meskipun khawatir, lia yakin jika dia dapat bertahan.

Melihat keluar jendela, hanya butuh sepuluh menit setelah meredanya hujan, banyak kendaraan yg berbondong-bondong melintasi jalanan.

lia hanya menyaksikan semua itu dengan wajah datar dari dalam gedung hotel. Belum lagi secara bertahap, para zombie mulai mengejar kerumunan yg tengah berlari.

Siapa yg mengira, jika dunia tempat mereka tinggal akan tiba-tiba mengalami kejadian mengerikan seperti ini.

Akhir dunia yg semua orang kira hanya akan terjadi di film ataupun novel malah menjadi kenyataan.

Tanpa menyadari bahwa pentingnya mengumpulkan perbekalan, saat ini orang-orang hanya peduli dengan tempat aman.

.....

Untuk sementara waktu, semua orang yg ada di ballroom tidak tahu harus berbuat apa. Sampai dimana ada seseorang yg berlari dengan darah di pergelangan tangannya.

"Ada zombie.. Ada zombie diluar.. Semuanya cepat lari" ucap seseorang itu.

Para tamu pun kembali panik. Mereka berlarian ke segala arah, mencari tempat yg mereka fikir aman untuk bersembunyi.

"Unnie, cepat ikut aku!" ucap lia yg melihat situasinya kurang kondusif. Ia menarik tangan jessi supaya mengikutinya.

"lia kemana kita pergi?" tanya jessi yg mengikuti langkah lia.

"kita ke lantai atas,, disana kita akan aman" ucap lia lagi.

Ia sudah melihat dengan kekuatan mentalnya jika ada ratusan zombie di luar dan dalam gedung.

Sedangkan di lantai atas, hanya ada beberapa yg masih bisa lia lawan.

Meski ia memiliki kemampuan untuk melawan zombie, tapi dengan kekuatannya yg sekarang, sangat tidak memungkinkan baginya untuk memusnahkan semua zombie yg ada dalam gedung.

Satu-satunya cara untuk bertahan adalah menunggu bala bantuan dari kemiliteran, dengan begitu tingkat kelangsungan hidupnya dan jessi akan meningkat.

Mendengar apa yg dikatakan lia, jessi tidak berkata apapun lagi dan langsung mengikuti.

Dia memiliki kepercayaan 100% terhadap gadis yg sudah ia anggap sebagai adiknya sendiri itu.

.....

"tolong,, ada monster.."

"aakkkhhh,, toloonnggg.. monsteerrr"

Terdengar suara teriakan minta tolong dari dalam maupun luar gedung hotel. Seketika pesta yg semula dipenuhi canda tawa kini berubah mencekam.

lee Yeri sebagai penyelanggara acara juga tidak tahu harus melakukan apa. Kedua orangtuanya ada di luar kota, begitupun dengan sanak saudaranya. Sedang ia tinggal sendiri di seoul.

Melihat semua orang berlarian keluar, yeri tidak punya pilihan lain selain mengikuti. Namun saat mereka sampai di area pintu keluar, para zombie telah memenuhi area dan memaksa untuk memasuki gedung.

Dengan segera mereka semua berbalik menuju ke lantai paling atas. Sedangkan para zombie yg melihat makanan mereka mulai menjauh langsung saja mengejar dan menggigit tanpa pandang bulu.

Jeritan serta teriakan terdengar disepanjang lobi dan lorong hotel.

Semua orang bergegas menuju lantai paling atas tanpa memperdulikan teriakan minta tolong orang lain.

Banyak dari mereka berjatuhan dan ter-injak akibat dorongan beberapa orang sehingga gagal dalam menyelamatkan diri dan menjadi santapan zombie.

Sedangkan yeri dan semua orang yg telah mencapai lantai atas langsung menutup pintu. Mengabaikan mereka yg masih berlarian di lorong.

"bagaimana hal semacam ini bisa terjadi? Kenapa zombie bisa tiba-tiba saja muncul?" tanya salah satu orang yg selamat.

"ini semua tidak tiba-tiba. Entah kalian ingat atau tidak, tapi beberapa waktu yg lalu marak berita yg menyebutkan soal rabies" ucap seorang pemuda tampan.

"ini hanya perkiraan ku saja, tapi aku merasa kalau penyakit rabies itu ada hubungannya dengan zombie yg baru saja muncul" lanjutnya.

"aku rasa dia benar" ucap seorang pria muda yg adalah jeon wonwoo.

"aku memang tidak memperhatikan berita akhir-akhir ini. Tapi aku sempat pergi kerumah sakit karena suatu hal dan tanpa sengaja melihat gejala pasien yg terkena rabies hampir mirip dengan zombie yg kita lihat sekarang" lanjutnya.

"apapun penyebabnya, semuanya sudah terjadi dan itu tidak penting lagi. Hal yg harus kita lakukan sekarang adalah bertahan hidup sampai bantuan datang" ucap yeri yg telah memulihkan kondisinya.

lia yg melihat itu cukup kagum. Mentalitas seorang protagonis utama memang tak bisa di anggap enteng.

"tapi kapan bantuan akan datang?" tanya seorang gadis yg wajahnya sudah sangat pucat karena ketakutan.

Mendengar pertanyaan itu, semua orang hanya bisa terdiam dan menundukan kepala. Begitupun dengan yeri yg juga tidak tahu harus menjawab apa.

Benar,, kapan bantuan akan datang?

Sampai kapan mereka harus bersembunyi?

Bahkan jika mereka aman dari zombie, tidak ada makanan yg bisa dikonsumsi disini.

Lalu jika tidak ada makanan,, bagaimana mereka akan bertahan?

Pemikiran ini, terbaca jelas oleh lia yg sedari tadi hanya menyimak.

"untungnya, aku sudah bersiap sedari dini" batin lia bersyukur.

Yg harus ia fikirkan sekarang adalah bagaimana caranya mengelabui mereka agar tidak mencurigainya saat ia mengeluarkan makanan.

TBC....

Terpopuler

Comments

_cloetffny

_cloetffny

wkwk baik bgt mau nolong orang yg belum tentu saat lu susah dia mau nolongin, ini baik atau naif? wkwk

2024-03-15

7

lihat semua
Episodes
1 1. Awal Transmigrasi. (revisi)
2 2. Mendapat Ruang Ajaib. (revisi)
3 3. Mencuci Esensi. (revisi)
4 4. berbelanja materi. (revisi)
5 5. Menyelamatkan Pria Misterius. (revisi)
6 6. Tristan Jung. (revisi)
7 7. Menjadi Lebih Akrab 1 (revisi)
8 8. Menjadi Lebih Akrab 2 (revisi)
9 9. Demam. (revisi)
10 10. Efek Sistem. (revisi)
11 11. Mulai Ada Rasa? (revisi)
12 12. Terungkap? (revisi)
13 13. Pamit. (revisi)
14 14. Meretas. (revisi)
15 15. Menyebarnya Virus. (revisi)
16 16. Pecahnya Apocalypse. (revisi)
17 17. Bersembunyi dan Menunggu bala bantuan. (revisi)
18 18. Bala bantuan datang. (revisi)
19 19. Memasuki Gimnasium. (revisi)
20 20. Bertemu kenalan.
21 21. Memberi Penjelasan 1. (revisi)
22 22. Memberi Penjelasan 2. (revisi)
23 23. Kembali ke gimnasium. (revisi)
24 24. Memulai Perjalanan. (revisi)
25 25. Berteduh di Area Layanan. (revisi)
26 26. Bermalam di Area layanan. (revisi)
27 27. Tragedi Di Lantai 1. (revisi)
28 28. Kemarahan Kim Mingyu. (revisi)
29 29. Inti kristal. (revisi)
30 30. Inti Kristal dapat membangkitkan kemampuan? (revisi)
31 31. Pengguna Kemampuan Ruang. (revisi)
32 32. Kedatangan Tamu Tak Diundang. (revisi)
33 33. Membawa Tristan Masuk Kedalam Ruang. (revisi)
34 34. Kebisingan di lantai 4 (bag.1) (revisi)
35 35. Kebisingan Di Lantai 4 (bag.2) (revisi)
36 36. Keputusan Lee Mingyu.
37 37. Drama chaeyoung.
38 38. Kekesalan Malia.
39 39. Memulai Perjalanan Kembali.
40 40. Chaeyoung Kembali Berulah.
41 41. Drama Chaeyoung Yg Belum Usai.
42 42. Kekesalan Malia.
43 43. Merencanakan tempat menginap.
44 44. Menginap di perumahan.
45 45. Mengundang makan malam dan chaeyoung yg kembali berulah.
46 46. memberitahukan jessi tentang ruang.
47 47. Syarat Chaeyoung.
48 48. Penolakan Tristan dan Malia
49 49. Serangan Sekelompok Zombie 1.
50 50. Serangan Sekelompok Zombie 2.
51 51. Berpisah Dari Rombongan.
52 52. Menginap di gua.
53 53. Kemampuan Kebangkitan Jessi
54 54. Menempuh Perjalanan
55 55. Kedatangan Tamu Tak Di Undang Lagi.
56 56. Tikus Zombie 1
57 57. Tikus Zombie 2
58 58. Serangan Serangga Mutan.
59 59. Zona Aman.
60 60. Dibuntuti.
61 61. Perampokan?
62 62. Mengusir Kelompok.
63 63. Tiba di Dermaga.
64 64. Tentakel Misterius.
65 65. Gurita Mutan.
66 66. Menuju Pangkalan Incheon
67 67. Menginap di Perumahan.
68 68. Meredanya Hujan.
69 69. Anjing Mutan.
70 70. Menyelamatkan Penyitas Lain.
71 71. Menuju Pangkalan.
72 72. Masuk Ke Pangkalan.
73 73. Mendapat Informasi Terbaru.
74 74. Mencari Informasi Keberadaan Ji-Hyung
75 75. Kembali Bertemu Yeri.
76 76. Kecurigaan Yeri.
77 77. Perampokan.
78 78. Menemukan Ji-Hyung.
79 79. Merawat Ji-Hyung.
80 80. Ji-Hyung Sadar.
81 81. Penjelasan Dari Tristan.
82 82. Kemampuan Ji-hyung.
83 83. Tiba Di Gudang Amunisi.
84 84. Mendapatkan Tank.
85 85. Melawan Semut Zombie.
86 86. Wanita Tidak Tahu Malu.
87 87. Ejekan Dari Malia.
88 88. Pergi Dari Incheon?
89 89. Hukuman Nara.
90 90. Beruang Mutan.
91 91. Melawan Beruang Mutan.
92 92. Membunuh Beruang Mutan Dan Wanita Tak Tahu Malu Lainnya.
93 93. Bertemu Rekan Seperjuangan.
94 BAB. 94
95 BAB 95.
96 BAB 96.
97 BAB 97.
98 BAB 98.
99 BAB 99.
100 BAB 100.
101 BAB 101.
102 BAB 102
103 BAB 103
104 BAB 104.
105 BAB 105.
106 BAB 106.
107 BAB 107.
108 BAB 108.
109 BAB 109.
110 BAB 110.
111 BAB 111.
112 BAB 112.
113 BAB 113.
114 BAB 114
115 BAB 115
116 BAB 116.
117 BAB 117
118 BAB 118.
119 BAB 119.
120 BAB 120.
121 BAB 121.
122 BAB 122
123 BAB 123.
124 BAB 124.
125 BAB 125.
126 BAB 126.
127 BAB 127.
128 BAB 128.
129 BAB 129.
130 BAB 130.
131 BAB 131.
132 BAB 132.
133 BAB 133.
134 BAB 134.
135 BAB 135.
136 BAB 136.
137 BAB 137.
138 BAB 138.
139 BAB 139.
140 BAB 140.
141 BAB 141.
142 BAB 142.
143 BAB 143.
144 BAB 144.
145 BAB 145.
146 BAB 146.
147 BAB 147.
148 BAB 148.
149 BAB 149.
150 BAB 150
151 BAB 151.
152 BAB 152.
153 BAB 153.
154 BAB 154.
155 BAB 155.
156 BAB 156.
157 BAB 157.
158 BAB 158.
159 BAB 159.
160 BAB 160.
161 BAB 161.
162 BAB 162.
163 BAB 163.
164 BAB 164.
165 BAB 165.
166 BAB 166.
167 BAB 167.
168 BAB 168.
169 BAB 169.
170 BAB 170.
171 BAB 171.
172 BAB 172.
173 BAB 173.
174 BAB 174.
175 BAB 175.
176 BAB 176
177 BAB 177.
178 BAB 178.
179 BAB 179.
180 BAB 180.
181 BAB 181.
182 BAB 182.
183 BAB 183.
184 BAB 184.
185 BAB 185.
186 BAB 186.
187 BAB 187.
188 BAB 188.
189 BAB 189.
190 BAB 190.
191 BAB 191.
192 BAB 192.
193 BAB 193.
194 BAB 194.
195 BAB 195.
196 BAB 196.
197 BAB 197.
198 BAB 198.
199 BAB 199.
200 BAB 200.
201 BAB 201.
202 BAB 202.
203 BAB 203.
204 BAB 204.
205 BAB 205.
206 BAB 206.
207 BAB 207.
208 BAB 208.
209 BAB 209.
210 BAB 210.
211 BAB 211.
212 BAB 212.
213 BAB 213.
214 BAB 215. (END)
Episodes

Updated 214 Episodes

1
1. Awal Transmigrasi. (revisi)
2
2. Mendapat Ruang Ajaib. (revisi)
3
3. Mencuci Esensi. (revisi)
4
4. berbelanja materi. (revisi)
5
5. Menyelamatkan Pria Misterius. (revisi)
6
6. Tristan Jung. (revisi)
7
7. Menjadi Lebih Akrab 1 (revisi)
8
8. Menjadi Lebih Akrab 2 (revisi)
9
9. Demam. (revisi)
10
10. Efek Sistem. (revisi)
11
11. Mulai Ada Rasa? (revisi)
12
12. Terungkap? (revisi)
13
13. Pamit. (revisi)
14
14. Meretas. (revisi)
15
15. Menyebarnya Virus. (revisi)
16
16. Pecahnya Apocalypse. (revisi)
17
17. Bersembunyi dan Menunggu bala bantuan. (revisi)
18
18. Bala bantuan datang. (revisi)
19
19. Memasuki Gimnasium. (revisi)
20
20. Bertemu kenalan.
21
21. Memberi Penjelasan 1. (revisi)
22
22. Memberi Penjelasan 2. (revisi)
23
23. Kembali ke gimnasium. (revisi)
24
24. Memulai Perjalanan. (revisi)
25
25. Berteduh di Area Layanan. (revisi)
26
26. Bermalam di Area layanan. (revisi)
27
27. Tragedi Di Lantai 1. (revisi)
28
28. Kemarahan Kim Mingyu. (revisi)
29
29. Inti kristal. (revisi)
30
30. Inti Kristal dapat membangkitkan kemampuan? (revisi)
31
31. Pengguna Kemampuan Ruang. (revisi)
32
32. Kedatangan Tamu Tak Diundang. (revisi)
33
33. Membawa Tristan Masuk Kedalam Ruang. (revisi)
34
34. Kebisingan di lantai 4 (bag.1) (revisi)
35
35. Kebisingan Di Lantai 4 (bag.2) (revisi)
36
36. Keputusan Lee Mingyu.
37
37. Drama chaeyoung.
38
38. Kekesalan Malia.
39
39. Memulai Perjalanan Kembali.
40
40. Chaeyoung Kembali Berulah.
41
41. Drama Chaeyoung Yg Belum Usai.
42
42. Kekesalan Malia.
43
43. Merencanakan tempat menginap.
44
44. Menginap di perumahan.
45
45. Mengundang makan malam dan chaeyoung yg kembali berulah.
46
46. memberitahukan jessi tentang ruang.
47
47. Syarat Chaeyoung.
48
48. Penolakan Tristan dan Malia
49
49. Serangan Sekelompok Zombie 1.
50
50. Serangan Sekelompok Zombie 2.
51
51. Berpisah Dari Rombongan.
52
52. Menginap di gua.
53
53. Kemampuan Kebangkitan Jessi
54
54. Menempuh Perjalanan
55
55. Kedatangan Tamu Tak Di Undang Lagi.
56
56. Tikus Zombie 1
57
57. Tikus Zombie 2
58
58. Serangan Serangga Mutan.
59
59. Zona Aman.
60
60. Dibuntuti.
61
61. Perampokan?
62
62. Mengusir Kelompok.
63
63. Tiba di Dermaga.
64
64. Tentakel Misterius.
65
65. Gurita Mutan.
66
66. Menuju Pangkalan Incheon
67
67. Menginap di Perumahan.
68
68. Meredanya Hujan.
69
69. Anjing Mutan.
70
70. Menyelamatkan Penyitas Lain.
71
71. Menuju Pangkalan.
72
72. Masuk Ke Pangkalan.
73
73. Mendapat Informasi Terbaru.
74
74. Mencari Informasi Keberadaan Ji-Hyung
75
75. Kembali Bertemu Yeri.
76
76. Kecurigaan Yeri.
77
77. Perampokan.
78
78. Menemukan Ji-Hyung.
79
79. Merawat Ji-Hyung.
80
80. Ji-Hyung Sadar.
81
81. Penjelasan Dari Tristan.
82
82. Kemampuan Ji-hyung.
83
83. Tiba Di Gudang Amunisi.
84
84. Mendapatkan Tank.
85
85. Melawan Semut Zombie.
86
86. Wanita Tidak Tahu Malu.
87
87. Ejekan Dari Malia.
88
88. Pergi Dari Incheon?
89
89. Hukuman Nara.
90
90. Beruang Mutan.
91
91. Melawan Beruang Mutan.
92
92. Membunuh Beruang Mutan Dan Wanita Tak Tahu Malu Lainnya.
93
93. Bertemu Rekan Seperjuangan.
94
BAB. 94
95
BAB 95.
96
BAB 96.
97
BAB 97.
98
BAB 98.
99
BAB 99.
100
BAB 100.
101
BAB 101.
102
BAB 102
103
BAB 103
104
BAB 104.
105
BAB 105.
106
BAB 106.
107
BAB 107.
108
BAB 108.
109
BAB 109.
110
BAB 110.
111
BAB 111.
112
BAB 112.
113
BAB 113.
114
BAB 114
115
BAB 115
116
BAB 116.
117
BAB 117
118
BAB 118.
119
BAB 119.
120
BAB 120.
121
BAB 121.
122
BAB 122
123
BAB 123.
124
BAB 124.
125
BAB 125.
126
BAB 126.
127
BAB 127.
128
BAB 128.
129
BAB 129.
130
BAB 130.
131
BAB 131.
132
BAB 132.
133
BAB 133.
134
BAB 134.
135
BAB 135.
136
BAB 136.
137
BAB 137.
138
BAB 138.
139
BAB 139.
140
BAB 140.
141
BAB 141.
142
BAB 142.
143
BAB 143.
144
BAB 144.
145
BAB 145.
146
BAB 146.
147
BAB 147.
148
BAB 148.
149
BAB 149.
150
BAB 150
151
BAB 151.
152
BAB 152.
153
BAB 153.
154
BAB 154.
155
BAB 155.
156
BAB 156.
157
BAB 157.
158
BAB 158.
159
BAB 159.
160
BAB 160.
161
BAB 161.
162
BAB 162.
163
BAB 163.
164
BAB 164.
165
BAB 165.
166
BAB 166.
167
BAB 167.
168
BAB 168.
169
BAB 169.
170
BAB 170.
171
BAB 171.
172
BAB 172.
173
BAB 173.
174
BAB 174.
175
BAB 175.
176
BAB 176
177
BAB 177.
178
BAB 178.
179
BAB 179.
180
BAB 180.
181
BAB 181.
182
BAB 182.
183
BAB 183.
184
BAB 184.
185
BAB 185.
186
BAB 186.
187
BAB 187.
188
BAB 188.
189
BAB 189.
190
BAB 190.
191
BAB 191.
192
BAB 192.
193
BAB 193.
194
BAB 194.
195
BAB 195.
196
BAB 196.
197
BAB 197.
198
BAB 198.
199
BAB 199.
200
BAB 200.
201
BAB 201.
202
BAB 202.
203
BAB 203.
204
BAB 204.
205
BAB 205.
206
BAB 206.
207
BAB 207.
208
BAB 208.
209
BAB 209.
210
BAB 210.
211
BAB 211.
212
BAB 212.
213
BAB 213.
214
BAB 215. (END)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!