12.00 kst.
Setelah makan siang..
"kak tristan, ini beberapa obat untuk menurunkan demammu juga beberapa obat penambah darah dan vitamin" ucap lia sembari memberikan tas lainnya yg tadi ia beli.
"ada beberapa hal yg masih harus aku urus, jadi aku akan pergi keluar. Tidak masalahkan, jika kakak tinggal sendiri disini?" lanjutnya lagi.
"tidak apa-apa." jawab tristan.
"dan maaf juga karena kerahasiaan misi, aku belum mampu membayar semua ini dengan uang. Akan ku bayar setelah semuanya kondusif." lanjutnya lagi malu.
Meski ia sedikit penasaran dengan apa yg sedang dikerjakan gadis kecil itu. Tapi tristan juga sadar kalau ia hanyalah orang asing yg tidak memiliki hak untuk ikut campur.
"kakak, tidak perlu memikirkan itu." ucap lia
"ahh, benar! ini handphone lama ku yg tidak lagi ku pakai dan sim card baru. kak tristan pasti membutuhkannya untuk menghubungi seseorang. Dan kalau itu kurang masih ada laptop dikamarku, untuk password wifinya adalah nama lengkap ku." ucap lia sembari mengambil handphone lamanya yg ada di laci ruang tamu.
"gadis yg menarik" batin tristan berucap.
tristan bahkan tidak berfikir jika gadis itu akan peka terhadap kebutuhannya selain medis dan perlengkapannya.
"terimakasih,, aku benar-benar tidak tahu harus membalasmu bagaimana lagi." jawab tristan.
"itu tidak diperlukan." ucap lia
"kalau begitu aku pamit." lanjutnya.
"hati-hati." ucap tristan.
****************
****************
Malia pun berbelanja dengan gembira. Namun kali ini ia tidak membeli bahan makanan melaikan produk bertahan hidup seperti tenda dengan berbagai macam ukuran, lilin, senter, korek api, power bank, panel tenaga surya, baterai, dan semua yg lia butuhkan untuk bertahan hidup, sesuai daftarnya sendiri.
Pakaian dan makanan memang penting, namun produk-produk ini tidak kalah pentingnya.
Berterima kasih kepada sistem atas hadiah ruang penyimpanannya yg memiliki fungsi unik menyalin, sehingga ia tak perlu menghabiskan seluruh uangnya hanya untuk memborong barang-barang itu.
lia hanya perlu menempatkan semua barang dan bahan yg ia inginkan didalam ruang copy dan ruang itu secara otomatis akan menggandakan nya selama yg ia inginkan.
Setelahnya lia masih menyempatkan diri untuk pergi ke beberapa restoran dan kafe untuk memesan makanan dan minuman.
Ia juga menyewa tempat VIV dipusat kebugaran untuk menstabilkan konstitusi fisik dan staminanya.
selama 3 hari ini, lia telah secara teratur meminum air spiritual dan air itu juga telah meningkatkan kondisi tubuhnya.
Bukan hal yg mengejutkan jika kekuatannya saat ini mungkin sebanding dengan pria kuat diluaran sana.
...
toko kue xxx
Sebagai pecinta makanan manis dan cemilan, lia tak mungkin mengabaikan dessert favorit nya.
Ia sengaja mampir ketempat ini dan memesan banyak kue untuk ia simpan diruang copy, sehingga dimasa depan nanti, ia tak perlu repot membuatnya.
Toh, ia juga bukan chef profesional yg bisa membuat semua macam makanan. Sambil menunggu pesanannya, tak jarang lia juga memesan beberapa makanan dan barang dari online shop.
"haahh, seandainya dimasa depan aku masih bisa berbelanja online seperti ini." batin lia mendesah kecewa.
Namun sepintas ia memikirkan sesuatu.
"sistem, apakah kau tidak memiliki fungsi mall atau toko seperti yg ada di kebanyakan novel bergenre sistem?" batin lia heran.
Dia baru ingat jika selama ini sistem hanya memperkenalkannya pada plot dan memberikannya beberapa hadiah.
Ia juga ingat jika sistem ini bahkan tidak menunjukan statusnya.
[ mohon maaf tuan, toko yg anda maksud memang ada tapi saat ini belum terbuka. ]
"apa? Tapi kenapa?" ucap lia terkejut.
[ toko akan terbuka bertepatan dengan pecahnya apocalypse didunia ini. hal ini dikarenakan tuan rumah membutuhkan poin sebagai alat tukar dan untuk mendapatkan poin, anda harus menukarnya dengan inti kristal. ]
"inti kristal? Maksudmu sesuatu yg berada di otak zombie?" ujar lia mengernyit jijik.
[ ya, tuan. ]
[ tapi anda tak perlu khawatir, selama anda membunuh zombie, inti kristal didalamnya akan secara otomatis akan tersimpan dalam database sistem. ]
[ jadi anda tak perlu repot mengotori tangan anda dengan mengacak-acak otak zombie. ]
"itu bagus! tapi bagaimana aku meningkatkan level kemampuanku nanti jika semua inti kristal yg aku dapat berada di tanganmu?"
"lagi pula, bukankah plot novel mengatakan jika inti kristal akan menjadi salah satu alat tukar yg paling dicari?"
Dituliskan dalam novel saat apocalypse pecah, semua sistem hukum akan runtuh dan hanya akan ada hukum rimba dimana yg kuat akan memakan yg lemah.
Hati nurani manusia akan jatuh dan jika kau tidak menjaga dirimu dengan baik, bukan zombie atau monster yg akan menerkammu melainkan manusia itu sendiri.
Bukan hanya itu, perekonomian dunia pun akan runtuh. Entah itu uang kertas atau uang virtual semacam bit coin, mereka sama sekali tidak berguna.
Hanya makanan dan inti kristal lah yg lebih sering dijadikan alat tukar. Tentu saja selain itu masih banyak lagi barang yg bisa kau jadikan alat tukar, dengan syarat kedua belah pihat telah saling menyepakati.
[ anda tidak perlu khawatir, inti kristal yg tersimpan dalam sistem dapat anda ambil kapan pun dan dimana pun ]
"huft, baguslah, setidaknya dengan ini aku tak perlu bersusah payah untuk mengutak-atik kepala zombie yg menjijikan itu?" ucap lia bergidik.
Walau profesi malia dimasa lalu adalah seorang dokter bedah yg sudah berpengalaman dengan berbagai macam organ tubuh manusia, tapi jika ia harus mengacak-acak otak zombie, lia masih harus berfikir 2 kali untuk melakukannya.
"lalu bagaimana dengan status ku? Apakah aku bisa melihatnya sekarang atau masih harus menunggu apocalypse pecah?" tanya lia.
[ anda bisa melihatnya sekarang. Cukup katakan status dan biodata diri anda akan muncul di layar secara otomatis ]
"status"
[ status ]
[ Nama : Malia Park.
Ras : Manusia.
Umur : 21 tahun.
Kemampuan : Ruang Copy level 1 (1000 m), mental level 1.
Keterampilan : ilmu bela diri tingkat master, ilmu bedah medis level master.
Peralatan : Ruang Giok.
Inti kristal : 0
Poin Tukar : 0 ]
"tunggu, kenapa ruang giok tidak termasuk ke dalam kemampuanku?"
[ itu karena ruang giok hanyalah faktor eksternal yg anda dapatkan melalui gelang giok. Hal ini hampir mirip dengan cincin penyimpanan yg ada di novel kultivasi. Lagi pun gelang giok ini memang berasal dari zaman kultivasi bukan? ]
"ahh, kau benar juga. Kenapa aku bisa lupa?"
"lalu bagaimana dengan level yg ditujukan layar tepat disamping kata ruang copy? Dan juga kemampuan mental? Seingat ku, aku tidak memiliki kemampuan lain selain kemampuan ruang?"
[ pada dasarnya baik ruang giok atau ruang copy membutuhkan kemampuan mental untuk dapat memasukan dan mengeluarkan barang. Belum lagi ruang giok anda dapat dimasuki dan bahkan dapat memasukan makhluk hidup lain. ]
[ maka dari itu, kemampuan mental bawaan yg anda bangkitkan saat menjadi pemilik ruang juga merupakan kemampuan istimewa. Apalagi kemampuan anda telah diperkuat karena adanya sistem yg mendukung. karena itu kemampuan mental bawaan anda, hampir mirip dengan kemampuan mental yg orang lain bangkitkan. ]
[ sedangkan untuk menaikan level ke tingkat selanjutnya, itu bisa dilakukan dengan berlatih juga menyerap inti kristal. ]
"apakah itu berarti setiap orang yg memiliki kemampuan ruang juga akan memiliki kemampuan mental?"
[ ya, tapi kemampuan mental mereka akan lebih lemah daripada pengguna kemampuan kebangkitan asli. juga kemampuan mereka hanya sebatas menyimpan dan mengeluarkan barang, sedangkan untuk menyerang ataupun mendeteksi, mereka sama sekali tidak dapat melakukannya]
"jika seperti apa yg kau katakan, maka kemampuan mental ku saat ini bisa digunakan untuk menyerang dan mendeteksi?"
[ ya. ]
"sistem tersayang, kau benar-benar jari emas terbaik ku. kalau begitu jika dimasa depan aku mendapatkan kemampuan baru, maka kau bisa memperkuatnya?"
[ tentu, karena ini memang salah satu fungsi sistem. ]
"bagus." ucap lia senang.
jika saja ia tidak ingat sedang berada di toko kue, sudah pasti ia akan melompat-lompat dengan kegirangan.
.
.
.
TO BE CONTINUE..
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 214 Episodes
Comments
_cloetffny
VIP😌
2024-03-15
6
Viv atau Vip ?
2024-02-15
2