Meski hanya sebagai umpan meriam, malia park masihlah seorang bunga sekolah. Ia sering disandingkan dengan yeri kim, tokoh utama cerita ini.
Namun apa boleh buat, ketenarannya masihlah dibawah protagonist wanita. Belum lagi keberuntungan yg dimiliki gadis itu layaknya kucing yg memiliki 9 nyawa.
Setiap kali protagonist utama dalam masalah atau bahaya, pasti akan ada seseorang yg menyelamatkannya.
Entah itu pemeran utama, pendukung, atau mungkin umpan meriam sepertinya.
Memikirkan ini lia akhirnya kesal sendiri. Untungnya yg tak harus melakukan apapun sesuai alur sehingga ia masih bisa menentukan jalannya sendiri.
****************
****************
Sedangkan di sisi lain, tristan sendiri telah menyelesaikan misinya dan kini tengah menyelidiki silsilah gadis penolongnya.
tristan mengerutkan kening saat melihat informasi yg tertulis di komputernya.
Malia Park, Perempuan, lahir pada 23 maret 20xx, dan berusia 21 tahun. Ia juga tergabung dalam seoul national university college of medicine.
lia adalah anak tunggal, begitu juga Kedua orang tuanya, maka dari itu lia tinggal seorang diri.
Mereka juga bekerja sebagai dokter, mungkin karena itu juga lia memilih untuk memasuki jalur kedokteran mengikuti profesi ayah dan ibunya.
Tuan dan nyonya park telah lama meninggalkan lia sendiri karena kecelakaan yg mereka alami. Kira-kira sudah 3 tahun berlalu semenjak kejadian itu terjadi dan lia juga sudah bisa melanjutkan hidupnya kembali.
tristan dengan hati-hati membaca setiap informasi yg tertera tentang penyebab kecelakaan itu terjadi dan tidak menemukan sesuatu yg mencurigakan.
Setelah tidak ada yg mencurigakan, tristan pun mengalihkan atensinya pada data pengeluaran lia, dan disinilah ia menemukan beberapa hal yg aneh.
Terlampir disana bahwa catatan itu berisikan tagihan belanja kartu selama 1 bulan terakhir, biaya sewa kendaraan juga jual beli beberapa aset.
Di 3 minggu awal, pengeluaran lia masihlah normal. Meski ia sempat bilang padanya jika ia memiliki hobby berbelanja, tapi itu masih dikisaran yg bisa tristan terima.
Namun dalam 1 minggu terakhir, bisa tristan lihat jika gadis itu hampir menghabiskan semua tabungannya.
Dimulai dengan menyewa mobil yg bukan mobil biasa, itu adalah mobil truk yg bisa memuat banyak hal.
Belum lagi gudang yg juga lia sewa. Dilihat dari catatan kartunya, hal yg ia beli hanyalah kebutuhan sehari-hari dan juga beberapa makanan di restoran.
Tapi berapa banyak yg dibelinya sampai-sampai ia harus menyewa mobil truk dan gudang.
"lia, apa yg sebenarnya kau rencanakan?" batin tristan bertanya-tanya.
tristan semakin merenung dan masih tidak memahami beberapa hal yg lia lakukan, tapi kebingungan itu berakhir begitu saja saat kamarnya diketuk seseorang.
"oh, hyung,, silahkan masuk" ucap tristan setelah melihat siapa yg mengetuk pintu kamarnya.
tristan sendiri sekarang berada di asrama barak militer dan karena pangkatnya, ia memiliki hak untuk tinggal sendiri.
"tidak perlu. Hyung hanya ingin memberitahumu jika jendral memanggilmu sepertinya ada misi baru yg menanti" ucap seseorang yg dipanggil hyung.
"misi baru?" tanya tristan mengerutkan kening.
"ya, ada apa? Kau terlihat tidak senang" tanya hyungnya itu.
"bukan apa apa,, aku baru saja kembali dari misi dan sedikit lelah. Aku fikir akan mendapatkan liburan panjang, tapi sepertinya tidak" ucap tristan tersenyum kecut.
Ia pun segera bersiap kesana...
****************
****************
Malia apartement.
Kini gadis itu tengah bersiap menyambut pesta ulang tahun bunga sekolah tahun ini. Siapa lagi jika bukan protagonist wanita dunia ini.
Tak lama suara yg sudah lama tidak ia dengar berbicara di pikiranku.
[ Ding.. Seseorang baru saja meretas data pribadi anda ]
"APAAA? BAGAIMANA MUNGKIN? SIAPA ORANG ITU" ucap lia berteriak.
Hei bagaimana bisa hal seperti itu terjadi? Sedangkan dia sendiri bukanlah siapa-siapa di dunia ini.
lia jelas terkejut, siapa yg meretas data pribadinya dan apa yg akan dilakukan orang itu dengan data miliknya.
[ Ding.. Orang itu belum melakukan apapun selain membaca ]
"kau yakin hanya membacanya?"
[ ya ]
" siapa? Dapatkah kau mengenalinya?"
[ dari data yg sistem dapatkan, lokasi tempat ia meretas adalah barak tentara ]
"tentara?" ucap lia bingung, namun segera ia mengerti jika orang itu kemungkinan tristan.
"apa tristan sebegitu penasarannya terhadapku, sampai dia harus meretas semua akun ku?" tanya lia yg belum mencerna apa maksud ia meretas datanya.
"sudahlah, aku fikirkan nanti saja. Saat ini aku masih harus bersiap untuk pergi ke pesta" ucap lia lagi.
****************
****************
20.45. Kst
Matahari sudah tenggelam dan bulan telah menampakan cahayanya. Tampak indah, namun entah kenapa lia merasa sangat tidak nyaman sekarang.
Kali ini malia mengenakan dress pendek berwarna hitam dengan rambut bergelombang yg sengaja ia urai.
Tak.. Tok.. Tak.. Tok..
Suara high heels mulai menggema di lorong apartement.
lia yg sudah berada di basement bersiap untuk menaiki mobil offroad-nya. Setelah menyalakan mobil, ia pun langsung menerobos jalan raya.
merasa bosan hanya melihat gedung dan kendaraan lain, ia pun menyalakan radio. Sebuah suara lembut kini terdengar tengah membacakan sebuah berita.
[ menurut laporan dari media xx pada tanggal 28 oktober lalu, sejumlah besar pasien rabies di kota x telah menggila dan mengigit serta mencakar beberapa orang juga ahli medis yg bertugas... ]
[ saat ini pemerintah telah mengambil tindakan yg relevan dan mendesak semua orang untuk tidak memasuki kota x ]
[ sampai berita ini diturunkan, tidak ada yg tahu jumlah korban.. ]
Cuitt (anggap saja suara radio dimatikan)
Ceekiiittt (suara rem mendadak)
"sistem, apa maksudnya ini? Apakah virus zombie sudah mulai menyebar?"
[ pada dasarnya virus zombie sudah ada semenjak anda datang, hanya saja pemerintah menutup erat-erat berita agar tidak menyebabkan kepanikan masal ]
[ tapi sepertinya pemerintah tidak dapat menutupi nya lagi ]
Mendengar penjelasan sistem, lia hanya bisa menghela nafas pasrah.
"lalu bagaimana dengan hujan merah yg disebut sebagai penyebab awal apocalypse? Bukankah hujan itu bahkan belum muncul?"
[ hujan merah hanya membuat virus menyebar lebih merata, tapi bukan asal dari virus ]
[ bukankah saya sudah menjelaskan asal dari virus itu karena bocornya energi misterius ]
"aku ingat, hanya saja aku fikir hujan merah akan menjadi awal dari penyebaran."
"aku tidak menyangka virus akan muncul sebelum hujan itu datang"
"untungnya aku sudah cukup mengumpulkan banyak bahan, sehingga kehidupanku lebih terjamin dari kebanyakan orang" ucap lia penuh syukur.
.
.
.
TO BE CONTINUE...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 214 Episodes
Comments
Meri Aqila
katanya itu tristan mau brenti dari tentara kok masih, terus diawal katanya mak bapak nya si malia itu ninggalnya 1tahun ini kok 3tahun. .
2025-02-01
1
endstory
kayaknya pas awal bab katanya ortu lia meninggal setahun yg lalu
tapi ini ganti lagi 3thn lalu
2024-09-26
0