"Aaaaahhhhhkkkkk, apa yang terjadi. Kenapa tubuh ini terasa panas. Aaahhhhkkkkk.... Aaaaahhhhhkkkkk!!" Maorosh terpekik meraung menyadari ada yang salah dengan tubuhnya.
Saat ini dia sedang berproses untuk menyerap seluruh energi alam dan makhluk hidup sekitarnya. Beberapa tanaman berubah menjadi kering, hewan dan serangga dalam radius tertentu mati. Hanya butuh beberapa saat lagi semua kekuatannya akan sempurna dan dirinya tak akan mudah untuk di kalahkan.
"Bersatulah seluruh energi alam semesta!!!"
Tubuh Maorosh semakin membesar, matanya semakin memerah dan kekuatan angin mulai bertiup kencang.
Bella kesulitan menembus barrier pelindung yang dibuat oleh Maorosh. Apalagi benda-benda mulai berterbangan tak beraturan, berusaha membuatnya kehilangan konsentrasi.
Tinggal sekian sekian lama di dalam kotak suci membuat Maorosh bisa menyerap energi dalam kotak suci tersebut dan memiliki kemampuan khusus yaitu menyerap energi alam sekitar yang berasal dari tanaman dan hewan.
Saat sebentar lagi kekuatannya mencapai titik kesempurnaan, sesuatu terjadi pada tubuhnya.
"Aaaaahhhhhkkkkk... aaahhhhkkkkk mengapa semakin panas!! Aaaaahhhhhkkkkk... aaaaahhhhhkkkkk!!! " Pekik Maorosh kesakitan.
Secara berangsur -angsur kekuatan angin di sekelilingnya mulai reda. Tubuh Maorosh yang semula membesar kembali ke bentuk asalnya yaitu wujud manusia Irene.
"Bagaimana ini bisa gagal!!!" umpat Maorosh.
Tiba-tiba dia menyadari sesuatu yang salah, seharusnya dia sudah memiliki kekuatan yang sempurna.
"TIDAK!!! TUBUH ASLIKU. SIAPA YANG BERANI MENGHANCURKANNYA!!! TIDAKKK!!" Teriak Maorosh sangat kencang.
Splash
Splash
Duarr
Duarr
Maorosh menyerang membabi buta setelah mengetahui tubuh aslinya yang tersegel di dalam kotak suci sudah hancur menjadi serpihan debu. Kemarahan yang besar dia rasakan, membuat kekuatannya tak terkendali. Apalagi didalam tubuh manusa tak bisa menahan kekuatannya sepenuhnya.
"Beraninya kalian denganku hah. Akan ku musnahkan kalian semua!!! Be-debah sia-lan!!" Hardik Maorosh tanpa henti.
Bella menyunggingkan senyuman di sudut bibirnya. Ternyata Atta sudah bisa menghancurkan kotak suci tersebut sehingga tubuh aslinya Maorosh dapat dihancurkan. Maorosh melihat ekspresi Bella yang menyakitkan hatinya. Saat itu dia menyadari lelaki pasangan penyihir tersebut tidak ada.
"Ja-jadi temanmu itu hah yang sudah dengan beraninya menghancurkan tubuh asliku. Aaarrrrgggghh...akan ku balas semuanya kepadamu gadis licik!!! Rasakan!!!"
Swing
Tubuh Maorosh melesat secepat angin menyerang Bella yang masih berdiri dengn santai. Bella menghindari setiap serangan dan pukulan yang diarahkan kepadanya. Dengan membabi buta, Maorosh terus melancarkan serangan tetapi tak satupun yang berhasil mengenai tubuh Bella.
"Rasakan ini makhluk jelek!!!!"
Splash
Sreeettt
Atta datang dan langsung mengayunkan pedang pemburu terhadap tubuh Maorosh.
"Aaaaahhhhhkkkkk"
Maorosh berhasil dipukul mundur oleh Atta dan meninggalkan luka menganga di bagian dadanya. Maorosh menahan rasa sakit yang seharusnya tak dirasakan olehnya, sebab tubuh aslinya sudah hancur maka tubuh Irene inilah yang menjadi tubuhnya saat ini.
Tak ingin membuang waktu apalagi Maorosh sudah mulai kewalahan dan melemah, Bella harus segera menyegelnya.
Bella langsung mengucapkan mantra penyegel, rantai-rantai keluar begitu saja dari dalam tanah dan mengunci tubuh Maorosh.
Dengan sekuat tenaga Maorosh berusaha melepaskan belenggu rantai yang mengikatnya. Kekuatan nya sudah jauh berkurang karena tubuh manusia yang digunakan saat tak mampu menyimpan kekuatan dan energi nya dalam jumlah yang besar.
Atta mengambil alih tugasnya, tanpa ragu sama sekali Atta kembali menebaskan pedang pemburu miliknya dan membuat makhluk Maorosh hancur seketika. Semua energi dan kekuatannya berhasil terserap sempurna kedalam pedang tersebut.
Suasana sekelilingnya kembali normal tumbuhan hijau kembali hidup namun tidak dengan hewan yang telah mati. Dihadapan mereka saat ini ada tubuh Irene yang tergolek tanpa jiwa. Jiwanya telah bersatu dengan diri makhluk dan tak akan akan bisa kembali.
"Sekarang apa harus kita lakukan?" tanya Bella
"Aku juga tak tau Bella, dia masih hidup tau tak memiliki jiwa. Apa itu sama saja dengan mati?? Bukankan dia tidak bisa melakukan aktivitas apapun, hanya tidur dan menunggu dewa kematian menjemput," ungkap Atta.
"Tapi kita tidak bisa biarkan tubuh ini di sini, nantinya akan menjadi masalah untuk kita."
"Mungkin Master tahu apa yang harus kita lakukan, kita bawa dulu saja tubuh manusia ini," ucap Atta.
"Ya sudah bawa saja, toh di tinggal juga tidak tega," balas Bella
"Apa kau tidak akan marah, jika aku menggendongnya?" ledek Atta
"Pikiran yang macam-macam Atta, ini demi kemanusiaan. Kau ini!!" Ucap Bella dengan kesal.
*
*
Kini mereka berdua sudah sampai di kediaman Vemort. Rumahnya tampak kosong, sepertinya Vemort sedang pergi keluar sambil membawa Adhi.
Tak berselang lama terdengar langkah kaki dan celoteh anak kecil, ternyata Vemort mengajak jalan-jalan Adhi yang kini selalu ingin pergi keluar sekedar melihat burung atau hewan lainnya.
"Ada apa kalian kesini? Tumben. Dan itu siapa?" tanya Master.
"Begini master, kami tidak tau apa yang harus kami lakukan. Jiwa manusia ini sudah di bawa oleh Maorosh, dan tidak bisa kembali,. Sedangkan tubuhnya masih hidup.," Ungkap Atta
"Jadi dia melakukan pertukaran jiwa dengan makhluk begitu??"
Bella dan Atta menganggukkan kepalanya bersamaan.
"Kalau begitu cari arwah penasaran yang tidak memiliki nafsu hasrat dan dendam sedikitpun. Masukkan dia kedalam tubuh ini dan nantinya arwah tersebut menjadi jiwa dari tubuh tersebut," ucap Vemort
"Apakah ada arwah seperti itu??" tanya Bella penasaran.
"Ada banyak jenis arwah di dunia ini dan salah satunya tipe arwah seperti itu. Arwah seperti itu biasanya dia meninggal karena belum waktunya, bisa jadi dia meninggal karena sakit atau kematian yang tidak disengaja. Arwah yang seperti itu sama sekali tidak memiliki aura," ucap Vemort memberikan penjelasannya.
"Tapi tidak mudah untuk menangkap arwah tersebut, karena tidak memiliki hasrat atau dendam maka tidak ada keinginan sama sekali arwah tersebut untuk hidup kembali atau mengikuti keinginan seseorang," lanjut Vemort
"Dan jangan sampai kalian salah memasukkan arwah ke dalam tubuh manusia ini karena jika salah maka manusia ini akan hidup sebagai manusia yang jahat," timpal Vemort
Bella dan Atta hanya bisa menghela napas panjang. Ternyata setelah mengalahkan Maorosh, masih ada tugas lainnya untuk sulit.
"Tapi di mana kita bisa mendapatkan arwah seperti itu," tanya Atta.
Sebenarnya dia paling malas jika berusaha dengan arwah, karena arwah akan mengikuti seseorang yang disukainya. Atta memang memiliki pengalaman buruk dengan arwah, jadi dalam tugas kali ini dia harus berhati-hati jangan sampai ada arwah yang ikut pulang bersamanya.
"Ada di halaman rumah ini, aku lihat ada 3 arwah yang seperti itu. Kalian carilah, salah satunya ada di gudang belakang. Awas jangan sampai berbuat kekacauan ya," ucap Vemort.
Dia meninggalkan Atta dan Bella begitu saja, dimana mereka saling berpandangan tanpa arti. Ucapan Vemort membuat mereka berdua berpikir keras.
"Ahhhhhhh lagi-lagi berurusan dengan arwah!!"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 64 Episodes
Comments