Rangga mengerjap-ngerjapkan matanya sambil mengumpulkan sebagian nyawanya,Rangga bangkit dari tidurnya dan sudah tak mendapati Kirana di dalam kamar.
Rangga keluar dari kamar dan sudah berpakaian rapi,sedangkan Kirana berada di taman menyiram bunga mawar putih kesayangannya itu.
Seorang pelayan memanggil Kirana memberi tau kan bahwa Rangga sudah berada dimeja makan.
Kirana langsung membuang selang yang ada ditangannya yang masih dialiri air dan berlari masuk kedalam rumah menuju dapur.
Sesampainya didapur Kirana sudah melihat Rangga dan Keyla yang menunggu kedatangannya.
"Kau bukan ratu yang harus ditunggu saat orang ingin makan nona."ucap Rangga dingin.
"Maafkan saya tuan. saya tidak akan mengulanginya."ucapnya.
Mereka pun makan dalam diam,seperti biasa Setelah sarapan Kirana mengantar suaminya kedepan pintu,Setelah mencium punggung tangan suaminya dan Rangga sudah masuk kedalam mobil Kirana menuju kamar.untuk mandi.
Setelah selesai mandi,Kirana berniat untuk mengajak Keyla ketaman,tetapi saat akan melewati tempat tidur Kirana tak sengaja melihat map warna coklat,Kirana berfikir pasti itu berkas penting.
Kirana sudah bersiap untuk mengantarkan berkas yang tertinggal di
kamarnya.Tadinya dia ingin menitipkan kepada pengawal tetapi Kirana takut jika berkas itu tidak sampai ketangan Rangga langsung.
Kirana menuju kekantor Rangga diantar pengawal karna dia belum pernah kekantor Rangga dan dia belum tau dimana kantor suaminya itu jadi dia meminta bantuan kepada pengawal.
Sesampainya dikantor Kirana begitu takjup melihat Kantor diamana suaminya bekerja,Kirana masuk kekantor,sedangkan pengawal yang mengantar Kirana menunggu diluar kantor.
Kirana menghampiri Resepsionis,dan bertanya dimana ruangan Rangga.
"Permisi Kak, Ruangan Tuan Rangga ada dimana ya??." tanyanya kepada wanita seksi yang bertugas sebagai Resepsionis.
"Mau apa cari CEO Rangga?."bukannya menjawab wanita seksi itu malah balik bertanya dan memandang Kirana dari ujung kaki sampai ujung kepala,Mungkin orang yang didepannya itu adalah asisten rumah tangga pikir wanita seksi itu.
"Saya ingin memberikan Berkas yang ketinggalan ini !!." jawabnya sambil menunjukkan berkas yang ada ditangannya.
"Kalau begitu anda bisa meninggalkan berkas itu disini, dan anda bisa kembali !!."ucapnya memandang Kirana dengan pandangan merendahkan.
"Maaf kak tetapi saya harus memberikan berkas ini langsung kepada Tuan Rangga."tolaknya halus.
"Apa kamu tuli berkas itu akan sampai ketangan Tuan Rangga tampa kamu harus memberikannya langsung." ucap Wanita seksi itu sedikit membentak Kirana.
Orang-orang yang ada disekitar mereka pun sontak menoleh kearah mereka berdua,Karna suara wanita seksi itu sedikit Tinggi.
"Maaf Kak tetapi saya takut nanti Tuan Rangga marah kepada saya."Kirana masih menolak dan itu membuat wanita seksi itu menggebrak meja membuat Kirana terlontar kaget.
"Kamu hanya pemantu tidak usah ngeyel."ucapnya sambil menunjuk muka Kirana.
"Cih, hanya bertugas menjadi Resepsionis saja sudah sombong, kenapa si mbak tinggal bilang dimana ruangan suami saya saja susahnya minta ampun?."ucapan Kirana sontak membuat orang yang ada disana tertawa terbahak-bahak karna Kirana menyebut bahwa Rangga adalah suaminya.
"Ada apa ini jennie?."suara seorang wanita cantik, membuat tawa mereka seketika terhenti.
"Maaf Nona Vio,!! wanita ini memaksa untuk bertemu dengan Tuan Rangga,dia juga bilang kalau Tuan Rangga adalah suaminya." ucap Resepsionis seksi itu
Vio mendekati Kirana,Vio memandang Kirana dari ujung kaki sampai ujung kepala sama persis yang dilakukan Resepsionis tadi.
"Tidak mungkin Rangga Menikah dengan gadis culun seperti mu, itu sungguh mustahil,karna aku tau selera Rangga,dan yang jelas bukan seperti mu."ucapnya merendahkan.
"Maaf nona saya hanya bertanya dimana ruangan Tuan Rangga."ujarnya menahan kekesalan yang sudah hampir meledak.
"Kamu hanya asisten Rumah Tangga tidak usah membuat keributan."ucap Vio.
"Wanita murahan sepertimu sudah banyak yang mengaku sebagai istri dari Rangga,jadi aku tidak akan semudah itu percaya."ucapan Vio membuat Kirana menggepalkan tangannya.
Kirana mendekat kearah Vio berniat untuk menamparnya tetapi suara seorang pira membuatnya mengurangkan niatnya.
"Ada apa ini??."tanya seorang pria yang baru keluar dari Lift khusus CEO.
"Tuan Devan, Wanita Murahan ini memaksa untuk bertemu dengan Tuan Rangga,dia juga mengaku bahwa dia adalah istri dari tuan Rangga."jawab Resepsionis Jennie.
Devan berjalan menghampiri Kirana,Devan membukkukan badannya memberi hormat,dan itu membuat Resepsionis Jennie,Vio dan karyawan yang ada disana terheran-heran dengan tingkah Asisten pribadi dari bos mereka,Sebenarnya siapa wanita yang dimaki-maki oleh sekretaris Vio ini,begitulah kira-kira pertanyaan mereka.
"Tuan untuk apa kau bersikap seperti itu kepada wanita murahan ini?."ucap Vio.
"Ada apa Dev?."tanya seorang pria tampan.
"Non....."belum sempat Devan menyelesaikan ucapnya Vio sudah memotong perkataan Devan.
"Tuan Rangga wanita ini mengaku bahwa dia adalah istri tuan,Tetapi saya tidak percaya, saya sudah mengusirnya tetapi dia tetap memaksa."ucap Vio tersenyum manis.
Rangga menatap tajam kepada Kirana, lalu beralih memandang Vio.
"Apa yang kalau lakukan disini?."tanyanya dingin.
"Aku hanya ingin mengantar berkas yang ketinggalan ini ,aku fikir ini berkas penting jadi aku membawanya kesini,Tetapi Resepsionis sama sekretarismu itu tidak mengizinkan aku menemui mu, bahkan mereka bilang aku ini wanita murahan yang berniat menggodamu."ucap Kirana masih dengan kekesalan yang berusaha dia tahan.
Rangga mengalihkan pandangan nya kepada Vio.
"Apakah benar yang dia katakan ?." tanya Rangga menatap tajam kearah Vio.
"T....tidak tuan!."ucap Vio gugup.
Rangga kini menatap Jennie meminta jawaban,Jennie yang mengerti tatapan dari bosnya itupun menunduk.
"Benar tuan."jawab Jennie.
"Bener jika kau dan Vio menyebut Kirana dengan wanita murahan??."tanya Rangga dengan suara sedikit meninggi.
"I....iya tuan."jawab nya lagi.
"Kenapa kalian tidak percaya jika dia adalah istriku."pertanyaan Rangga kini tertuju pada semua karyawan.
"Karna dia tidak pantas untukmu Rangga,aku tau wanita seperti apa tipemu bukan seperti dia wanita murahan yang berniat menggodamu."ucap Vio.
Plakk.....
Vio meringis mendapatkan tamparan dari Rangga,dan itu membuat semua karyawan menunduk merasa takut.
Kau berani sekali menyebut istriku dengan sebutan wanita M*****n,apa kau tidak menyadari dirimu hah ??."ucanya membentak.
Vio yang mendengar ucapan Rangga membulatkan matanya memandang tidak percaya.
"Dev urus mereka berdua!!jangan sampai mereka muncul didepan ku, kalau tidak aku sendiri yang akan membuat mereka menyesal karna telah berani memperlihatkan wajah menjijikkan mereka."ucap Rangga.
"Dengarkan ini baik-baik!! dia adalah istriku nona muda dari keluarga Winata,jadi kalian harus menghormati nya !!."
Setelah mengatakan hal itu Rangga menarik tangan Kirana menuju Lift khusus CEO.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 247 Episodes
Comments
Helma Roza
sip, pikir ku mau marah in istri nya
2021-02-13
2
Nur Lizza
semoga rangga benar2 mencintai kirana
2021-02-11
1
SimboLon Hayati Nur
Rangga jahat Ama Kirana tp masih mau ngakuin d depan org,bagus l
2021-02-06
3