"Aku merindukanmu Ra." ujarnya sambil menunduk,bayangan masa kecilnya bersama kekasih kecilnya selalu terngiang dipikirannya.
****
"Ya halo kakak masih ditaman," ucapnya.
.......................................,,,,
"Kamu dirumah sakit mana." tanyanya panik sambil menghapus air matanya.
...........................................
"Kakak kesana sekarang tunggu kakak,"ucapnya sambil mematikan telponnya.
''Yatuhan ujian apalagi ini kumohon jangan kau pisahkan aku dengan ibuku." ujarnya sambil berjalan tergesa-gesa
Buuggkkk....
"Maaf maafkan saya tuan saya tidak sengaja." sesalnya sambil menunduk mengambil hpnya yg tergeletak di tanah.
"Apa kamu tidak punya mata
" bentaknya pada gadis yang menabraknya.
Ketika gadis itu berdiri, pandangannya bertemu dengan pria yang ditabraknya.
Degg.......
"Mata itu kenapa tampak tak asing bagiku." ucapnya dalam hati.
"Maafkan saya tuan saya benar-benar tidak sengaja saya sedang buru-buru." ucapnya sambil berlalu pergi.
Sedangkan Rangga masih mematung ditempatnya, setelah sadar dari lamunanya Rangga merongoh celananya mengambil benda pipih dan menekan ikon yg ada dihpnya.
"Jemput aku di taman biasa." perintahnya kepada orang yg ada di seberang telfon.
***********
Tak butuh waktu lama Devan sudah datang, Dev menghampiri Rangga, membungkukkan badannya.
"Selamat siang tuan muda." sapanya pada Rangga.
Rangga hanya menangguk
"Antar aku kerumah sakit." perintahnya.
"Baik tuan muda." jawabnya sambil membungkukkan badanya.
Tak butuh waktu lama Rangga sudah sampai di rumah sakit, dia masuk kelobi rumah sakit sambil celinguk-celingukkan kesana kemari mencari seseorang, setelah menemukan orang yg dia cari Rangga hanya memperhatikan mereka dari jauh,
"Untuk apa tuan muda mengikuti gadis itu ? tidak biasanya." batinya sambil memperhatikan tuannya yg dirasa aneh.
"Dev kamu cari tau tentang gadis itu !! dan kenapa dia ada disini?."perintahnya pada Dev.
"Baik tuan muda." jawabnya.
"Semoga aku tidak salah, semoga itu kamu Ra." batinya.
Setelah lama memperhatikan mereka dari kejauhan, Rangga memilih untuk pulang kerumah ....
"Kak bagaimana ini mama harus segera operasi sum-sum tulang belakang, dimana kita mau dapat biayanya pasti itu sangat mahal, apa aku berhenti sekolah aja buat bisa bantuk kakak untuk cari biaya pengobatan mama ? aku gak mau kehilangan mama kak." ucapnya sambil menunduk menahan isak tangisnya.
"Jangan dit kamu gak boleh berhenti dari pendidikan kamu, biar kakak yang cari biaya pengobatan mama, kakak pasti dapat kok." ucapnya sambil mengusap punggung adiknya bagaimana dia harus terlihat tegar supaya adiknya tidak khawatir.
"Tuhan berilah aku kemudahan." ucapnya dalam hati.
Sedangkan dikediaman winata
Dev sudah mendapatkan informasi yang diinginkan Rangga.
"Tuan muda saya sudah mendapatkan informasi tentang gadis itu." ucapnya sambil menunduk memberi hormat.
"Jelaskan." perintahnya.
"Dia adalah Kirana Silfia Amran anak pertama dari tuan Riko Amran dan nyonya Vera angelina kurniawan,
Ayahnya sudah meninggal 5 tahun yang lalu karena penyakit jantung, saat itu perusahaannya direbut oleh kakak tirinya yg bernama Tama Fernando dan menyebabkan tuan Riko terkena serangan jantung dan meninggal,
dan sekarang mamanya sedang sakit sum-sum tulang belakang dan membutuh biaya yang lumayan banyak" jelasnya.
"Kirana berarti bukan Ira." batinnya mengacak rambutnya frustasi.
"Bantu pegobatan ibunya tetapi dengan cara dia harus mau menikah denganku." perintahnya.
"Baik tuan muda saya pamit undur diri." ucapnya sambil membungkukkan badannya dan meninggalkan Rangga diruangan kerjanya.
"Aku akan menyiksa mu karna kau berani memiliki bola mata yang sama dengan Ira." ucapnya tersenyum misterius.
**********
sedangkan Kirana sudah mulai frustasi karna belum mendapatkan pinjaman, uang dari hasil jualan kuepun tidak cukup untuk biaya pengobatan ibunya,saat sedang asik melamun ponselnya berbunyi.
"Halo dit ada apa."tanyanya setelah panggilan tersambung.
...............................,,,
"Kamu yang tentang ok,!!! kakak akan segera kesana." ucapnya sambil berlari menuju jalanan berharap ada angkutan yg lewat.
Setelah sampai dirumah sakit, Kirana langsung menghampiri adiknya yg sudah menunggu dirinya.
"Bagaimana keadaan mama dit?." tanyanya sambil mendudukkan dirinya didekat adiknya.
"Kata dokter keadaan mama makin memburuk kak kalau tidak segera dioprasi kemungkinan mama ngak akan selamat." ucapnya sambil menghapus airmatanya.
Kirana yang biasanya terlihat tegar kini tidak bisa lagi menahan air matanya dia menangis sesegukan mendengar perkataan adiknya.
"Kamu tunggu disini kakak akan temui dokter faris do'akan kak semoga bisa mendapatkan keringanan." ucapnya sambil menghapus air matanya.
Dia tidak ingin menyerah, dia akan melakukan apapun untuk mamanya apapun itu caranya.
"Iya kak." ucapnya lirih.
Kirana pun menemui dokter Faris
berharap kalau dia bisa diberi keringanan.
Tok-tok .....
Setelah mendapatkan izin dari sang pemilik ruangan Kiranapun masuk keruangan dokter Faris.
"Silahkan duduk nona Kirana." ucapnya.
"Terimakasih dokter." ucapnya sambil menjatuhkan tubuhnya dikursi yg ditunjuk dokter Faris.
"Ada yang bisa saya bantu nona." tanyanya sambil menatap Kirana.
"Dok apakah saya tidak bisa mendapatkan keringanan untuk biaya pengobatan mama saya? saya akan. menyicilnya dok ?. "pintanya pada sang dokter.
"Maaf nona Kirana saya tidak bisa membantu anda soal itu karna itu sudah ketentuan Rumah sakit, tetapi saya punya kenalan, mungkin dia bisa menolong anda." ucapnya sambil menyodorkan Kartu nama kedepan kirana.
Kiranapun mengambil kartu nama itu dan melihatnya secara detail.
"Terimakasih dokter saya akan menemui orang ini saya pamit undur diri." uxapnya sambil berdiri
"Sama-sama semoga nona berhasil." ucapnya sambil mengulurkan tangannya.
"Iya dok sekali lagi terimakasih. "ucapnya sambil membalas uluran tangan dokter Faris
dan Kirana pun meninggalkan ruangan itu.
"Semoga orang ini bisa membantuku." ucapnya sambil menyimpan kartu nama yg diberikan dokter tadi.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 247 Episodes
Comments
mikha
kebencian yg nggk masuk akal ni rangga🙄🙄🙄🤔😁
ktahuan klo it ira, bru nyaho lo🙄🙄🙄
2021-03-25
1
Oktavia Kartikasari
Kirana bisa dipanggil ira
2021-03-24
1
Nur Lizza
mungkin rangga tdk tau nm panjgny kirana
2021-02-11
1