Kifana mengambil amplop itu dengan tangan bergetar,dan membukanya.
SURAT PERJANJIAN.
Perjanjian ini disepakati oleh kedua pihak atas kesadaran masing-masing tampak adanya pemaksaan antara kedua bela pihak.
Pihak satu atas nama.
RANGGA PUTRA WINATA.
Pihak kedua atas nama.
KIRANA SILFIA AMRAN.
1**- Aku adalah perintah yang harus kamu patuhi.
2- pihak dua tidak boleh mencampuri urusan pribadi pihak kesatua.
3-Pihak kedua tidak boleh dekat dengan laki-laki manapun selain pihak Pertama.
4- Pihak kedua hanya mengunjungi keluarganya hanya dalam 1 kali sebulan dengan izin pihak kedua.
Dan masih banyak peraturan yang ada dalam surat perjanjian itu bahkan Kirana hampir pusing dibuatnya.
"Tuan saya ke...."belum sempat Kirana mengeluarkan suara Devan sudah memotongnya.
" Tidak ada bantahan nona, nona hanya perlu tandatangani surat itu dan mama anda akan segera dioperasi." ucapnya sambil menatap tajam kearah kirana.
KIRANA pun hanya pasrah toh sudah tertulis jelas dan tidak bisa dirubah, setelah kirana menandatangani surat perjanjia itu dia segera memberikan kepada Devan.
" Baiklah nona muda RANGGA saya pamit undur diri dan ohhiyya persiapkan diri anda karna minggu depan nona muda dan tuan muda akan menikah" ucapnya.
Kiranapun yang kaget langsung mengebrak meja orang yang ada disekitar mereka langsung memandang kirana dan devan.
"A..apa kenapa harus minggu depan kenapa tidak bulan depan." ucapnya protes.
"Maaf nona saya rasa nona muda tidak perlu protes anda hanya cukup menyiapkan diri Nona muda."katanya kesal karna dari tadi kirana selalu mengoceh.
"Kalau begitu saya permisi semoga hari anda menyenangkan." ucapnya sambil membukukkan badannya memberi hormat, setelah Devan keluar dari restoran Kirana pun keluar dari restoran sambil memesan taksi online.
"Aku harus kuat demi mama." ucapnya dalam hati.
🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼
Hari-hari pun berlalu hari ini adalah hari dimana Kirana dan Rangga akan melangsungkan pernikahan,pernikahan yang digelar sederhana dan hanya dihadiri oleh orang tua Rangga dan adik kirana saja, mama kirana tidak bisa datang karena baru selesai operasi,sedangkan mama Rangga mengoceh kesana kemari karna Rangga tidak menggelar pesta pernikahannya
Dia sangat senang karna anaknya akan menikah tapi dia belum mengenal calon menantunya, karna Rangga mengelar pesta pernikahannya dirumah yg sudah dia beli sejak pertama kali Dia menjabat sebagai Ceo diperusahaan papanya, dikamar Kirana sudah dirias oleh perias ternama dikota itu, karna Devan tidak ingin membuat tuannya kecewa, kirana sangat cantik dan anggun dengan menggunakan kebaya putih dan hanya sedikit memoles wajahnya dia sudah sangat cantik.
"Wah anda sangat cantik nona muda." ucap perias itu.
" Anda bisa saja nona inikan karna tangan ajaib nona." ucapnya malu
perias itu hanya tersenyum tulus kepada Kirana.
Tap tap tap
seseorang menuruni anak tangga satu-persatu dia adalah Kirana ,Rangga yang melihat Kirana hanya melongo takjub melihat pemandangan indah yang sedang berjalan kearahnya, Kiranapun yang melihat Ketampanan pria yang sebentar lagi akan menjadi suaminya hanya perdecak kagum,sedangkan mama Rangga terkejut melihat siapa yang akan dinikahi oleh putranya,dia sangat senang karna putranya akan menikah dengan orang yang sudah menolongnya sewaktu dia akan dirampok,Adik Kirana hanya memandang kakaknya dengan tatapan sayup, karna sebentar lagi dia akan berpisah dari sang kakak Dia pasti akan sangat merindukan kakaknya,Kini Kirana sudah berada disamping Rangga dan ijab pun mulai dan yang menjadi wali adalah Radit selalu adik dari Kirana.
" Tuan Rangga Putra Winata saya nikahkan engkau dengan kakak saya yang bernama Kirana Silfia Amran binti Riko Amran dengan mas kawin uang 4 miliyar dan sebuah perhiasan 100 gram dibayar tunai."
"Saya terima nikah dan kawinnya Kirana Silfia Amran binti Riko Amran dengan mas kawin tersebut tunai."
SAH ucap mereka bersamaan, kini mereka sudah resmi menjadi sepasang suami istri, dengan tangan gemetar Kirana meraih tangan pria yang sudah resmi menjadi suaminya dan mencium punggung tangan Rangga, Rangga hanya memasang wajah datarnya.
Setelah acara selesai satu per satu orang pun pamit termasuk Radit karna dia harus kembali kerumah takutnya mamanya membutuhkan sesuatu,karna setelah operasi dan keadaannya membaik Mama Kirana meminta untuk pulang karna dia sudah tidak betah berada dirumah sakit dan mereka juga sudah pindah ke rumah yang lebih besar dari rumah sebelumnya yang sudah disiapkan oleh Devan yang pastinya dibawa perintah Rangga.
"Nak mama seneng banget akhirnya kamu menikah juga apalagi menikah dengan Kirana." ucapnya senang.
"Makasih tante." ucapnya gugup.
"Kok tante sih? mama dong sayang kamu kan udah jadi menantu mama." ucapnya sambil tersenyum tulus.
"I...ya ma." ucapnya gugup walaupun dia pernah bertemu dengan mamanya Rangga tapi dia sangat gugup karna sekarang statusnya sebagai menantu.
"Kamu harus jaga dia baik-baik Rangga Karna sangat jarang bisa mendapatkan wanita secantik istrimu."sahut papa Rangga sambil tersenyum kearahnya menantunya itu,"Kirana yang mendapatkan perlakuan dari orang tua Rangga merasa beruntung karna dia sangat takut kalau-kalau orang tuan suaminya tidak menyukainya ternyata dugaan tentang keluarga suaminya salah apalagi dugaan kepada suaminya,dia berfikir bahwa orang yang akan menjadi suaminya adalah orang yang sudah tua perut buncit kepalanya botak.. tidak tidak, memikirkannya saja sudah membuat dia takut.
"Iya pa."sahutnya masih dengan wajah datarnya.
Setelah berbincang-bincang agak lama Tuan Winata dan nyonya Winata pun pulang karna hari sudah malam,setelah orang tuanya pergi Rangga memanggil pelayan dan menyuruhnya untuk mengantar Kirana kekamarnya sedangkan dia pergi keruang kerjanya.
"Bii......."teriaknya pada pelayanan,tak berapa lama pelayan paruh baya pun datang.
"Iya tuan muda apa tuan memerlukan sesuatu."tanyanya.
"Antarkan dia kekamar."perintah kepada pelayan yang bernama bi Asi tampa melihat kearah Kirana.
"Baik tuan muda, mari nona muda saya antar kekamar."ucap bi Asi.
"Oiya baiklah bii terima kasih." ucapnya sambil berjalan dibelakang bi asi.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 247 Episodes
Comments
Alya Yuni
Mamanya Kirana blm tau it nikah paksa jngn tuntut sana sini jngn tmbah beban ankmu
jadi seorng ibu tau diri jngn brlbihan
2022-10-10
0
Gilang Hamzah
penyiksaan akan segera dimulai
2021-07-10
0
Aldialdo
edas cuma di novel 4 miliyar coba yata alama
2021-05-29
1