Setelah mendapatkan izin dari Rangga,
Kirana dan Key bersorak gembira dan kembali kekamar masing-masing untuk bersiap-siap untuk Jalan-jalan.
Kirana begitu antusias,karna sekian lama didalam rumah besar yang sangat membosankan itu akhir nya dia bisa keluar rumah juga.
Mereka sekarang sudah siap,Key sendiri yang akan membawa mobil sport milik Rangga menuju Mall.
Disinilah mereka Di Mall terbesar dikota itu dan ini adalah Mall milik Rangga,
setelah memarkirkan Mobil nya Key dan Kirana masuk ke Mall.
Kirana sangat terkesima melihat bangun yang sangat megah dan besar itu, Tetapi Kirana tidak tau bahwa bangunan ini adalah milik suaminya.
"Kita mau kemana dulu nih?."tanyanya pada key.
"Bagaimana kalau kita ke toko baju dulu baru toko sepatu setelah itu ke toko make up dan terakhir kita ke restoran !!." jawab Key.
Merekapun berjalan sambil bergandeng tangan entah mengapa Key sangat nyaman dengan Kakak iparnya itu,padahal selama ini dia sangat cuek dan sangat sulit untuk didekati tetapi dengan Kirana dia langsung akrab.
Mereka mengelilingi Mall itu dengan riang membeli apapun yang menurut mereka bagus untuknya.
Setelah mereka selesai dengan acara belanja, mereka memasuki Restoran.
Kini mereka sudah berada didalam mobil,setelah acara berbelanja, mereka memutuskan untuk pulang.
Tetapi ditengah perjalanan mereka dihadang oleh beberapa orang yang memakai topeng.
Pintu mobil diketuk dengan sangat keras,Key sudah ketakutan sedangkan Kirana hanya memasang wajah datar.
"Keluarga sekarang juga atau aku pecahkan kaca mobil ini !!."perintah salah satu orang bertopeng itu.
Kirana ingin keluar tetapi ditahan oleh adik iparnya.
"Kakak ipar jangan keluar, diluar sangat berbahaya kita telfon kak Rangga saja!!." ucap Kirana seraya merongoh hp yang ada di saku celananya.
"Kamu tenang, kakak akan baik-baik saja kalau sampai kita tidak keluar maka mobil ini akan dihancurkan kakak hanya ingin bertanya kenapa mereka menghadang kita !!."ucapnya menenangkan adiknya yang sangat khawatir itu.
Key juga sangat kesal kepada Kakaknya karna sudah beberapa kali dia menghubunginya tetapI tak kunjung di angkat.
"Kamu tunggu didalam mobil kakak mau keluar dulu."ucapnya.
"Baiklah kak,kakak ipar hati-hati ya!!."jawabnya.
"Iya."
Kirana keluar dari mobil,dan menatap tajam kearah orang yang mengedor-ngedor kaca mobilnya.
"Untuk apa kalian menghadang kami."tanyanya dingin.
"Karna kami menginginkan nyawamu dan nyawa orang yang ada didalam mobil itu."Ucapnya sambil melirik kedalam mobil.
"Cih jangan harap."ucapnya sambil bersandar di pintu mobil.
"Kau sama saja seperti suamimu yang yang sialan itu."ucapnya kepada Kirana.
"Ya harus kalau suaminya sombong istrinya juga harus begitu bukan??."ucapan Kirana membuat pria bertopeng itu geram,Sementara Key sangat heran melihat kakak iparnya itu yang tidak takut dengan mereka yang jumlahnya tidak sedikit.
Jangan sombong nona muda Winata karna sebentar lagi kau akan menuju neraka !!."ucapnya tersen menyeramkan,Bukannya Takut Kirana malah tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan pria bertopeng itu.
"Kau sungguh lucu,mari kita buktikan siapa yang akan keneraka!!. "ucap Kirana.
"Serang dia!!."perintahnya kepada temannya.
Kirana pun dikepung para pria bertopeng itu,Kirana dengan santainya melawan mereka satu persatu.
Saat mereka mulai kewalahan Kirana mengeluarkan pisau yang ada dalam saku celananya,Pisau yang berukuran kecil itu mampu membunuh dengan hanya satu tusukan saja.
Kirana bergerak dengan sangat lincah menghindari serangan para pria bertopeng itu Kirana dengan sadisnya menusuk,menggores bahkan mencongkel mata mereka tampa rasa kasihan.
Keyla membulatkan matanya melihat Kirana membunuh tampa rasa kasihan,
Key merinding sambil sesekali menutup matanya saat Kirana mencongkel atau menguliti Para pria bertopeng itu
untuk tempat itu sangat jarang dilewati oleh orang jadi tidak ada yang melihat kejadiannya.
Kini semuanya tewas kecuali orang yang memerintahkan temannya itu untuk membunuh Kirana,Kirana mendekatinya dengan berjalan dengan santainya Pria bertopeng itu sudah berkeringat dingin melihat Kirana yang menuju kearahnya.
"Ada apa tuan?kenapa kau sangat pucat begitu?."tanya Kirana yang membuat pria itu gemetaran.
"Ampuni s.....saya nona saya hanya disuruh untuk membunuh nona dan Adik dari Tuan muda Rangga."pintanya yang sudah berlutut didepan Kirana.
"Katakan siapa yang menyuruhmu atau kau akan sama seperti mereka."tanyanya dingin.
"Saya disuruh oleh."
Dor.... Dor...
Ahhkk.....
Pria itu tewas tertembak,dan pelaku yang menembaknya langsung kabur,Kirana sangat kesal karna tidak mendapatkan informasi tentang siapa dalang semua ini.
"Sial baiklah siapapun yang ingin bermain-main denganku akan mendapatkan akibatnya"ucapnya tersenyum tipis
Kirana kembali kedalam mobil dengan muka kesalnya,Key menjauhi kakak iparnya itu karna takut.
"Kamu kenapa menghindari dari kakak?."tanyanya heran.
"Kakak ipar manusia apa malaikat pencabut nyawa?."ucapan Key mampu membuat Kirana tertawa terbahak-bahak dan itu membuat Key semakin takut.
"Key kamu itu apa-apaan kakak ini manusia, itu cuma permainan yang menurut kakak menyenangkan."ucapnya.
"Kakak mohon jangan kasi tau kakak mu ya tentang kejadian ini !!."pintanya kepada Key.
"Kenapa kakak ngak boleh tau? kakak ipar kan istri kak Rangga."bukannya menjawab Key malah bertanya.
"Karna kakak ingin mencari orang yang telah membunuh ayah kakak."ucapnya lirih.
Flash back Off.
Seorang Perempuan cantik menuruni taksi menyeret kopernya dan berjalan dengan begitu santai memasuki pekarangan rumah yang begitu besar dan mewah dia adalah Kirana,Kirana membuka pintu berniat untuk mengejutkan keluarganya, tetapi Kirana malah dikejutkan dengan orang bertopeng sedang menodongkan pistol tepat diarah kening seorang pemuda paru baya dia adakal tuan Riko amran ayah dari Kirana.
Kirana melihat seorang perempuan paru bayar yang masih cantik dan seorang pemuda, diikat dengan mata pertutup serta mulut dibekap,
Dengan pelan Kirana berjongkok memasuki rumah dan berjalan kesofa,Karna posisi pria itu membelakangi pintu jadi dia tidak menyadari jika ada orang yang masuk.
Kirana tersembunyi dibalik sofa sambil menutup mulutnya dengan kedua tangannya rapat-rapat,Karna tidak ingin ketahuan.
"Apa yang kau inginkan jahanam"tanya tuan Riko.
"Aku? hahaha kau tentu tau apa yang aku inginkan."ucap pria itu.
"Aku tidak akan memberikannya kepada orang seperti mu walaupun nyawa taruhannya."ucapnya membuat Pria itu geram dan menembak kaki Tuan Riko.
Dorr...
Aaaakhhh...
"Jangan membuatku kehilangan kesabaran tuan Riko!!atau aku benar-benar akan membuatmu kehilangan nyawa mu itu !!."ucapnya dengan emosi hampir meledak.
"Sampai kapanpun aku tidak akan memberi tau mu."teriak tuan Riko dan itu membuat pria bertopeng itu menembak Tuan Riko tepat dijantungnya.
Dorr...Dorr
Aaakhh...
"Itu akibatnya kau berani bermain-main denganku."ucapnya tertawa puas.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 247 Episodes
Comments
Porman Siahaan
oohhh kirana sekalix org kaya, tp direbut dgn yg bettopeng
2021-07-22
0
Sugeng Yestiwi
makin seru shayyyyy
2021-02-14
1
Nur Lizza
keren.......
kira kira siapay thor pria bertopeng itu
2021-02-11
1