Kirana menunduk berusaha menyembunyikan air mata yang hampir jatuh,Keyla yang menyadari itu berusaha menenangkan Kakak iparnya,dia memang belum pernah kehilangan orang yang dia sayang,tetapi melihat kakak iparnya,Keyla tahu bawah Kirana sangat terpukul.
"Tenanglah kakak ipar, Aku berjanji tidak akan memberi taukan hal ini pada kak Rangga."ucapnya tersenyum manis.
"Makasih !! kakak harap ini menjadi rahasia kita!!."ucapnya seraya menenangkan perasaannya.
"Ok kak,tetapi bagaimana dengan mereka?? kalau polisi sampai tau bagaimana?."ucapnya cemas.
"Tenang saja akan ada yang akan membereskan ini semua, sekarang kita pulang saja !!."pintanya.
Keyla pun menganguk mengerti dan menjalankan mobilnya menuju Kediaman Rangga.
Setelah sampai di dalam rumah Kirana berlari memasuki kamarnya tampa menghiraukan teriakkan adik iparnya.
Sore haripun tiba Keyla tampak gelisah mondar-mandir didepan pintu kamar Kakaknya,Rangga yang baru datang dan melihat adiknya seperti itu merasa heran kenapa key kelihatan gelisah??
Rangga menghampiri Keyla yang masih mondar-mandir seperti orang gila pikirnya.
Bughk....
Aauwww......pekik Keyla sambil mengelus kepalanya yang terbentur dengan dada bidang Rangga, Karna memang tinggi Keyla hanya sedada dari Rangga.
"Kak Rangga apa-apaan sih sakit tau."pekiknya kesal.
"Lagian untuk apa kamu ada didepan kamar Kakak, ?mondar-mandir begitu seperti orang gila."ucapnya heran.
"T....tidak apa-apa A....aku hanya ingin curhat dengan kakak ipar."Jawabnya gugup takut jikalau Rangga tidak percaya kata-katanya itu.
Rangga hanya mengangguk mengerti seraya masuk kedalam kamarnya,Keyla mengelus dadanya lega karna dengan bodohnya Kakaknya itu percaya,padahal biasanya Rangga akan bertanya sampai rasa penasarannya terjawab.
"Walaupun Kak Rangga sempurna dan kaya raya tetapi kakak ku itu o'on Juga ia."Ucapnya seraya tersenyum.
Rangga memegang gagang pintu tetapi seketika dihentikan oleh Key,
Keyla tidak ingin kakaknya itu tau bahwa sedari pulang dari Mall Kirana belum keluar kamar karna kejadian tadi.
"Kak Rangga aku pengen ngomong sesuatu hal yang penting !!."ucapnya mencari alasan supaya Rangga tidak masuk kedalam kamar.
"Mau ngomong apa??."tanya heran.
"Kak Rangga kenapa ngurung kakak ipar?."tanyanya.
"Kamu tau sendirikan kalau musuh kakak banyak diluar sana??kakak tidak ingin terjadi sesuatu pada keluarga kakak."jawab Rangga.
"Lebih baik kamu kembali kekamar mungkin kakak mau istirahat."suruhnya.
Rangga memegang gagang pintu kamar, Key yang melihat itu hanya menutup matanya,Key bernafas lega saat pintu kamar tidak terkucil lagi pasalnya Key takut jika kakaknya tau kalau kakak iparnya mengurung diri karna sedari tadi Key berusaha membuka pintu kamar kayaknya tetapi tidak bisa.
Rangga masuk kedalam kamar dan mendapati Kirana yang baru keluar kamar mandi dengan rambut basahnya,Rangga terpesona melihat Kirana yang begitu cantik dan terlihat seksi dengan rambut basah walaupun mengunakan Baju lengan panjang dan celana selutut.
Kirana Tersenyum manis melihat Rangga yang masih dengan setia memandangnya,Kirana mendekati Rangga yang masih mematung.
"Baru sadar kalau istrimu ini cantik tuan sampai-sampai tuan tidak berkedip memandangnya."ucapnya mengejek.
Rangga yang mendengar perkataan Kirana jadi salah tingkah dan langsung mengeser Kirana dan bergegas masuk kekamar mandi,tetapi belum sampai didepan pintu kamar mandi,Rangga berbalik badan dan menghampiri Kirana yang masih tersenyum puas karna berhasil membuat Rangga salah tingkah.
Saat Kirana ingin keluar kamar Rangga dengan cepat menarik Kirana menghadapnya,pandangan mereka bertemu Rangga yang melihat Kirana yang mulai pucat tersenyum jahil,Rangga mendorong Kirana dan terjatuh diatas ranjang.
Badan Kirana gemetar hebat saat Rangga berjalan menuju Ranjang,Rangga semakin melebarkan senyumnya Ketika Kirana dibanjiri keringat dingin.
"Tu.....tuan mau A....apa?."ucapnya gugup.
"Kenapa aku ini suamimu bukan? kenapa kau setakut itu padaku? Seharusnya kita melakukan itu sejak kita menikah, tetapi tidak apa-apa kita bisa melakukannya sekarang. "ucapan Rangga membuat Kirana membelalakkan makanya dan mundur,dengan cepat Rangga menarik tangan Kirana sehingga ia tidak bisa mundur lagi.
"Tu....Tuan say." ucapan Kirana terpotong saat Rangga naik keatas Ranjang dan itu membuat Kirana ketakutan setengah mati.
Kirana sekarang sudah tidak bisa berbuat apa-apa karna Rangga sudah berada diatasnya,Rangga mendekatkan bibirnya dengan bibir Kirana, Kirana menutup matanya Saat bibir Rangga sudah sangat dekat dengan bibirnya.
Rangga yang sudah tidak bisa menahan tawanya sedari tadi pun langsung tertawa dengan keras saat melihat wajah Kirana yang begitu ketakutan,Rangga bangkit dan masuk kedalam kamar mandi dengan masih tertawa sangat keras.
Kirana begitu kesal dengan Rangga dan memilih keluar kamar,Karna dia tidak ingin berduaan dengan Rangga.
Makan malam pun tiba Kirana dan Keyla sudah ada dimeja makan menunggu yang Mulai Raja datang,siapa lagi kalau bukan Rangga.
Rangga datang dengan jalan santainya mendekati mereka berdua yang ada dimeja makan.
Kirana yang melihat Rqngga membuang pandangannya kesembarang arah tidak ingin menatap Suaminya karna masih malu saat kejadian di kamar tadi,Rangga yang melihat itupun hanya tersenyum tipis.
Merekapun makan dalam diam, setelah makan Kirana mengajak adiknya untuk nonton film kesukaan mereka berdua,sebenarnya Itu hanya alasan Kirana saja supaya Dia dan Rangga tidak berduaan didalam kamar.
Sedangkan Rangga memilih untuk kembali kekamar untuk istirahat karna akhir-akhir ini kerjaan di kantornya sangat menumpuk.
Jam menunjukkan pukul 11 malam Kirana sudah begitu mengantuk tetapi belum berani masuk kedalam kamar sedangkan Keyla sudah tidur sedari tadi,Kirana Membangunkan adik iparnya itu dan menyuruh Keyla tidur dikamar.
Kirana Sekarang sudah ada didalam kamar,Kirana mengelus dadanya lega Karna Rangga sudah tertidur dengan sangat nyenyak,Jadi Kirana tidak perlu tidur seranjang malam ini pikirnya,Kirana berjalan dengan santai menuju sofa berniat untuk membaring tubuhnya,tetapi Suara seseorang menargetkannya.
"Jangan pura-pura lupa dengan hukuman mu Nona muda Winata."ucap Rangga masih dengan mata terpejam.
Dengan malas bercampur gugup Kirana menuju Ranjang yang sudah ada Rangga disana dengan posisi tidur terlentang.
Kirana membaringkan tubuhnya dengan sangat hati-hati,Saat Kirana mulai tertidur Kirana kaget saat tangan Rangga melingkar diperutnya.
Jantung Kirana berdebar sangat kencang saat dada bidang Rangga menyentuh punggungnya.
Kirana tertidur dengan sangat nyenyak dalam pelukan Rangga,Rangga pun tertidur saat menyadari bahwa Kirana sudah tidur.
Kirana terbangun saat mendengar Azan subuh berkumandang,Kirana memindahkan tangan Rangga dengan sangat hati-hati yang melingkar diperutnya.
Setelah melakukan aktivitas sebagai seorang muslim,Kirana menuju dapur untuk melihat para pelayan yang tengah menyiapkan sarapan pagi.
.
.
.
Hy kakak-kakak jangan lupa tinggalkan jejaknya supaya Author lebih semangat untuk menulis.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 247 Episodes
Comments
hmm kyany bntr lg akan ada tanda² mulai rangga bucin nih
2022-09-07
0
Anitaratnasari
ko rangga tdk sholat
2021-02-14
2
Nur Lizza
semgt
2021-02-11
1