Setelah mendapatkan Izin dari Rangga, Keyla mengajak kakak iparnya itu menuju kamarnya.
Dan dengan senang hati Kirana menuju Kamar Keyla,karna dia masih sangat malu jika harus berduaan dengan Rangga.
Rangga sudah ada didalam kamarnya,dia melihat kearah sofa yang biasa menjadi tempat tidur Kirana ada perasaan sedikit tidak rela membiarkan Kirana tidur dikamar adiknya.
Sedangkang dikamar sebelahnya Dua orang wanita cantik sedang tertawa terbahak-bahak,Keyla dan Kirana sedang menonton filem kartun karna memang kartun adalah kesukaan Kirana begitupun dengan adik iparnya itu.
Setelah Mereka menonton film kesukaannya mereka pun tertidur dengan sangat nyenyak apalagi Kirana yang baru merasakan Ranjang lagi setelah menikah dengan Rangga.
Berbeda dengan Rangga yang tidak bisa tidur, entah apa yang menjadi. penyebabnya, Rangga sudah berguling kesana kemari tetapi hasilnya nihil Rangga sama sekali tidak bisa memejamkan matanya padahal sudah tengah malam.
Ketika menjelang subuh Kirana kembali kekamarnya untuk melaksanakan shalat subuh,Rangga pura-pura tidur saat Kirana akan melewatinya setelah Kirana masuk kedalam kamar mandi Rangga bangkit dan menuju pintu kamar dan menguncinya,Setelah mengunci Pintunya Rangga kembali masuk kedalam selimut seraya berpura-pura tidur tak berselang lama Kirana keluar dan menuju tempat yang biasa iya gunakan untuk shalat.
Setelah shalat Kirana hendak kembali kekamar adik iparnya tetapi saat Kirana berusaha membuka pintunya,pintu itu tak kunjung terbuka.
"Kenapa pintunya tidak mau terbuka,apa pintunya rusak? emang bisa Rumah sebesar ini yang seperti istana bisa Rusak." ucapnya dalam hati masih berusaha untuk membukanya tetapi usahanya gagal
Kirana menuju sofa yang selama ini menjadi tempat tidurnya, dan tidur kembali.
Rangga yang melihat kejadian tadi menahan tawanya karna telah berhasil membuat istrinya itu tidak kembali kekamar adiknya,tak berselang lama mata pria itupun tertutup,Rangga tidur dengan nyenyak saat melewati malam yang sangat panjang untuknya.
Entah mengapa dia tidak bisa tidur jika tidak melihat istrinya.
Pagi pun tiba Kirana bangun dengan muka bantalnya sedangkan seorang pria tampan masih tertidur dengan sangat nyenyak nya.
Kirana mendekat dan menatap Wajah Rangga intens dia sangat kagum dengan wajah tampan Rangga seolah-olah sang pencipta menciptakan nya dengan penuh kehati-hatian tidak ingin ciptaannya itu mempunyai secuil kejelekan sedikit pun.
"Aku tidak pernah bermimpi akan menikah dengan orang yang sangat sempurna seperti suamiku ini."batin nya seraya tersenyum sambil membelai wajah tampan suami nya,Saat sedang asik-asiknya membelai wajah Rangga,Kirana kaget saat Rangga menggenggam tangan nya dengan mata masih terpejam,Karna sedari tadi Rangga sudah terbangun saat merasakan ada sesuatu yang menyentuh wajah nya.
"Ternyata selama ini kau diam-diam mengagumi bahkan menyentuh wajahku saat sedang tidur nona muda."Ucap Rangga membuka mata nya,Sesaat pandangan mereka bertemu dan secapat kilat Kirana menundukkan kepalanya menahan malu karna kepergok oleh Rangga sedang menyentuh wajah nya.
"Maafkan saya tuan saya tidak bermaksud untuk menyentuh wajah tuan "Ucap Kirana masih menundukkan kepala nya.
"Tidak masalah tetapi kamu harus aku hukum atas kejadian ini."ucapan Rangga membuat Kirana mendengus kasar karna lagi-lagi dia akan mendapatkan hukuman.
"Kalau aku tau bakalan begitu jagankan menyentuh melirik saja tidak akan aku lakukan."Ucap nya dalam hati.
"Hukuman apa yang harus saya jalankan tuan."ujar nya pasrah.
"Hukumam mu adalah kau harus tidur diranjang bersama ku seterusnya."ucap nya menatap Kirana.
"T..tapi kan tuan sa.."Kirana belum menyelesaikan ucapan nya Rangga sudah memotong nya.
"Ini adalah hukuman nona muda."ujarnya berlalu masuk kekamar mandi,Kirana hanya mendengus kasar.
Rangga keluar kamar mandi, seperti biasanya dia hanya memakai handuk yang dililitkan kepinggang nya tetapi saat berjalan tak sengaja Rangga menyenggol sofa dan handuk yang iya kenakan menyangkut di sofa itu
membuat tubuh nya polos.
Dan disaat bersamaan Kirana keluar dari Ruang ganti membawa pakaian yang sudah iya ambilkakan untuk Rangga.
"Aaahhkkk." Kirana berteriak dengan sangat kencang melihat tubuh Rangga yang tidak memakai apapun
Kirana berbalik badan membelakangi Rangga tidak ingin melihat Rangga dengan keadaan seperti itu,Rangga yang kaget dengan teriak kan Kirana segera meraih handuk yang ada disofa lalu memakai nya.
''Apa aku hanya akan memakai handuk kekantor?.."Tanya nya kepada Kirana karna sedari tadi Kirana terus memunggungi nya.
Kirana membalikkan badannya dengan mata yang masih tertutup oleh tangannya,Kirana mengintip Rangga dengan sela-sela jari nya yang iya buka sedikit.
Kirana menghela nafas lega setelah melihat Rangga sudah memakai handuk nya, Kirana menunduk merasa malu. sekali telah memergoki Rangga dengan keadaan telanjang bulat.
Rangga menuruni tangga dengan wajah angkuh nya memakai baju kemeja putih, jas hitam dasi hitam dan Celana warna hitam serta rambut yang ditata sangat rapi membuat Ketampanan nya meningkat siapapun yang melihat nya pasti akan terpesona dengan Ciptaan tuhan yang satu ini.
Setelah sarapan Kirana mengantar Rangga kedepan rumah, seperti biasa Kirana mencium punggung tangan Rangga setelahnya Rangga pergi diantar oleh Asisten Dev.
"Kakak ipar kita jalan-jalan yuk !!udah lama nih aku ngak ketempat favorit aku."ucap Key dengan antusias.
"Kakak dilarang keluar rumah oleh kakakmu."jawab Kirana.
"Benar ka sejak kapan kakak mengurung kakak ipar??."tanya Keyla sedikit tidak percaya pasalnya Rangga memang posesif tetapi tidak sampai mengurung seseorang.
"Setelah kami menikah."jawab nya santai.
Kakak ipar tenang saja selama aku belum masuk kuliah kita akan jalan-jalan menghabiskan uang kak Rangga"ucapnya sambil menaik turunkan alisnya.
Kirana hanya mengangkat jempolnya pertanda jika iya setuju dengan ide Adik ipar nya itu karna dia juga sudah sangat bosan harus berada dalam rumah yang seperti istana itu.
Kalau gitu aku telfon kak Rangga meminta izin kalau kita akan jalan-jalan dulu"ucap key merongoh Celana nya untuk mencari hp nya itu untuk
menelfon Rangga.
Setelah Telfon tersambung.
"Halo kak Rangga."ucapnya.
"Ada apa kau menelepon kakak?
" tanya nya datar.
"Kak apakah boleh aku jalan-jalan ke Mall."tanya nya.
"Biasa nya kau juga tidak meminta izin kepada kakak."ucap nya heran karna tidak biasanya adik nya itu memintanya Izin jika hanya ingin pergi jalan-jalan.
"Iya tetapi aku ingin mengajak kakak ipar apa boleh? soal nya aku tidak ada teman kak. "Tanya nya penuh harap.
Rangga berfikir sejenak,lalu mengiyakan permintaan adiknya itu karna selama ini Kirana tidak pernah keluar jalan-jalan pasti dia juga ingin menikmati dunia luar pikirnya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 247 Episodes
Comments
Sulastri Sulastri
lanjuttt
2021-03-27
0
Nur Lizza
awal yg baik
2021-02-11
2
yang penting hamba Allah
ga kebayang malu nya kirana
2021-01-29
2