Cinta Gadis Desa

  Elis sedang sakit, ia sering kejang dan berhalusinasi,

Abah nya sendiri tidak mampu mengobati putri nya sendiri,

ia sudah memanggil dokter atau pun, paranormal lain nya, namun hasil nya nihil.

penyakit Elis tak kunjung sembuh, justru bertambah parah, membuat ki Anom semakin khawatir dengan ke adaan putri semata wayang nya.

langkah kaki Arman terdengar memasuki pekarangan rumah ki Anom,

Arman melihat sekeliling, seraya mengumam.

"apakah ini rumah yang di maksud dengan ibu tadi ya.. ?

Arman mengetuk pintu.

tok tok tok...

tok tok tok.

(menunggu sebentar)

krieeeett ...daun pintu terbuka,tampak lah ki Anom sedang membukakan pintu,

Arman tersenyum ramah,

"ada apa..dan cari siapa??. " tanya ki Anom ketus,sama sekali tak menampakkan wajah ramah nya.

"nama saya Arman, benarkah di rumah ini ada yang sedang sakit... " tanya Arman dengan sopan.

kening ku Anom mengernyit heran, dari mana dia tahu...??

ku Anom menerka -nerka.

"bagaimana ki...?" suara Arman membuyarkan lamunan nya.

"hemm.. iya, putri ku sedang sakit.. dari mana kau tahu.. " tanya ki Anom.

"izinkan saya untuk mengobati anak aki.. " ujar Arman.

namun perkataan Arman menambah bingung ki Anom

ia tak lantas mengizinkan,karena antara ragu dan penasaran siapa pemuda yang tiba-tiba datang ingin menyembuhkan putri nya itu.

"bagaimana ki... " tanya Arman.

namun belum sempat ki Anom menjawabnya. tiba-tiba terdengar teriakan seorang wanita.

akkkkkk.... abaaahhh..

anakku... ki Anom berlari ke dalam kamar Elis,di ikuti oleh Arman.

tampak Keringat Elis membasahi bantal nya,

bibirnya terus menceracau.

tubuhnya bergetar seolah ada yang sedang merasukinya.

Elis.... neng...sadar neng.. ini abah.. " ki Anom memeluk putri nya dengan cemas, sebab ia tak tega melihat ke adaan Elis yang

semakin lemah.

dokter pun tak mampu mendiagnosa penyakit nya, karena penyakit yang menghinggapi Tubuh Elis, tidak dapat terdeteksi.

"biarkan saya mengobati nya ki.. " tawar Arman.

ki Anom lantas berdiri dari tempat tidur Elis, dan membiarkan Arman duduk di samping nya.

Arman menyentuh kening Elis,

dan berkonsentrasi mengangkat penyakit di dalam diri Elis,tampak cahaya kemerahan menyembur dari tubuh Elis, tubuhnya mengejang, hingga urat-urat di lehernya,tangan dan kakinya membiru,

hinggga Arman melepaskan tangan nya dan meniupkan kan ke arah pintu, guna membuang penyakit nya.

tak lama mata Elis terbuka namun tampak lemah, dan wajahnya pucat, karena sudah berminggu-minggu menderita penyakit aneh itu.

Elis langsung duduk dan menyapa Abah nya.

"Abah....

"iya lis, ini abah.. "sahut ki Anom tersenyum lega. ia senang akhirnya putri nya bisa sembuh.

"dia siapa ayah....? tanya Elis sambil melihat Arman, yang masih duduk di samping nya.

"Oo, ini Arman yang sudah menyembuhkan kan mu,.. " ujar Ku Anom. tidak menutupi kalau hatinya bahagia,melihat putri nya bisa bangun.

"Kak, Arman, terimakasih ya, kalau tidak ada kakak, elis gx tau, nasib elis bagaimana.. ya kan bah... " ucap Elis seraya menatap Abah nya,membuat ku Anom gelagapan dan mengangguk.

" emmm.. iya benar,, terima kasih man, kau sudah menyembuhkan anakku.. " ucap ki Anom seraya tersenyum.

sebenarnya ia masih canggung, sebab pertolongan Arman yang tanpa di undang dan secara tiba-tiba anak nya bisa di sembuhkan oleh nya.

*

*

*

setelah sembuh, Elis pun beraktifitas seperti biasa, bahkan lebih bersemangat dari biasanya, sebab sepertinya nya ia sedang jatuh cinta pada pandangan pertama,kepada Arman.

bayangan wajah Arman selalu menari di pelupuk matanya,

tanpa sadar ia senyum-senyum sendiri.

dan selalu berkhayal dalam pikirannya ia dan Arman menikah dan hidup bahagia.

siang dan malam bayangan Arman selalu menghantui nya.

Kak Arman.... kau lah pangeran ku,

selama ini sosok dirimu lah yang aku cari..

tuhaaaan.... jadikan ia jodoh untuku...

elis diam-diam berdo'a, ia lalu bangkit mencari ayah nya.

*

*

Ku Anom dan ki Barjo sedang berbincang di ruang tamu.

"aku tidak bisa melanjut kan, untuk membunuh Arman,sebab Arman telah berbaik hati menyembuh kan anakku tanpa meminta imbalan sepeser pun,..." ungkap ki Anom, ia mengingat jasa Arman.

"kau jangan mudah tertipu ki, siapa tau itu hanya akal-akalan Arman, supaya kau tidak jadi untuk membunuh nya.. " tukas ki Barjo, ia terus mengompori supaya ki Anom mau membantu nya, untuk melenyap kan Arman.

"mungkin itu hanya rencana Arman... kalau tidak, bagaimana mana Arman bisa tau, kalau putri aki itu sakit.. sementara arman belum pernah tau rumah Aki. kan...??. ujar ki Barjo, dengan raut wajah nya berusaha meyakinkan kan sahabatnya itu.

Abah.... bah...

suara Elis memanggil abah nya.

sontak ki anom dan ki barjo menoleh ke arah elis,

elis pun segera menarik ayah nya ke sudut ruangan,menjauh dari ki Barjo, dan mengajak nya berbicara,

Abah... elis mau bicara tentang kak Arman...

perkataan Elis membuat mata abah nya dan ki barjo membulat.

karena baru saja mereka membicarakan Arman.

"iya,ada apa dengan arman nak..? " tanya ki Anom penasaran.

"emmm Elis mau,, kak Arman yang jadi suami Elis bah... boleh ya.. " elis dengan tingkah manja nya bergelayut di tangan abah nya,

namun permintaan Elis membuat ki barjo tanpa sadar meninju tiang di samping nya, dan ki Anom, menelan ludah.

sebab bagaimana mungkin mereka menikah kan, arman dengan Elis, karena rencana mereka adalah membunuh Arman, bagaimana pun caranya. sebab mereka tergiur oleh bayaran yang mahal dan sudah sebagian memakan hasil uang dari bayu.

"tapi kenapa harus Arman nak,, masih banyak lelaki yang lebih baik selain Armaaan.. " tanya Abah nya kesal.

"karena Elis hanya mencintai kak Arman.. !" ujar Elis dengan senyum sumringah nya.

"iya, tapi Arman itu sudah beristri, nama nya Arin..! jelas ki Anom, seraya menekankan suara nya.

duuuarrrr...

bagaikan geledek di siang bolong, yang menyambar hati Elis, Ia menekuk wajah nya kecewa.

"pokok nya, Abah mah tidak setuju kalau Elis menikah dengan si arman itu, apa hebat nya dia...? Ki Anom menggerutu kepada Elis.

"kenapa bah... Elis mau kok di jadikan madu, yang penting elis bisa menikah dengan kak Arman.. " Elis tak peduli lagi dengan status Arman sebagai suami orang,beginilah bila cinta sudah membuta kan hati.

"kau harus tahu anakku, bahwa Si Arman itu adalah manusia jelmaan harimau,, kau tidak takut...!!. gertak Abahnya, baru kali ini ia merasa kesal terhadap putri kesayangan nya.

"tidak abah.. elis tidak takut, bukti nya Kak Arman mau menyembuh kan Elis.." ujar Elis.

"abah bisa kan membuat Kak Arman jatuh cinta pada elis, abah sanggup kan.. ?" pinta Elis.

"iya.. Iya nanti akan abah usahakan.. sekarang pergilah tidur, cah geulis (anak cantik)

ki Anom mengantar kan sampai ke pintu kamar Elis.

lalu kembali menghampiri ki barjo, yang sedari tadi mendengar percakapan ia dengan Elis.

"bagaimana mana ini ki...? "tanya ki Anom kepada ki Barjo.

"masa saya harus menikah kan anak kesayangan saya dengan manusia harimau.. ".

"tuu kaan.,apa ku bilang barusan ki, ini hanya akal-akalan Arman saja, supaya Elis jatuh cinta padanya,lalu aki tidak jadi membunuh nya..

jangan terlalu percaya dengan kebaikan nya,, siapa tau ada udang di balik pintu... ehh.. di balik batu ya ki,, seperti kata pepatah itu.. " ujar Ki Barjo.

"ucapan kau ada benar nya juga ki Barjo.., "ki Anom mangut -mangut.ia tengah mencerna apa yang di katakan ki barjo.

"tapi saya minta bayaran 3x lipat, dari sebelum nya, sebab lawan ku bukan lah hal yang mudah, dia bukan manusia sembarangan. nyawaku yang bisa menjadi taruhan nya " pinta ki anom....

next.....

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!