Curiga dan Peringatan

Lama sekali menunggu Panji memeriksa mobilnya.

Ratih turun tak sabaran,

"makanya bang,, sudah ku bilang pak mobilku saja, tapi abang ngeyel, begini kan jadi nya..dasar mobil tua.." Ratih mendengus kesal

"tidak biasanya dek,, tumben mobilnya rewel malam ini, sepertinya mobil ini tau saja, kalau kita ini disuruh berduaan di kebun begini... " ujar Panji seraya mengikik kecil.

" Ngawur kamu bang... " sentak Ratih.

"ya sudah kau masuk sajalah dulu.. biar abang cek lagi apa yang rusak.."

perintah Panji.

"ya sudah... jangan lama-lama,, pecel nih. eh,, pegel nih.. " ujar Ratih cemberut.

aki baru, selang dan kabel aman..

kenapa ya kira-kira...

Panji tak habis pikir,sambil garuk-garuk kepala.

Hhrrrrrrr....

Hhrrrrrr....

tengkuk Panji merinding, ia menoleh kanan kiri, telinganya menangkap suara yang tak asing,

ggrrrrrr...

seekor harimau loncat dari balik pohon,, jalung sudah sejak tadi memperhatikan Panji dari kejauhan,.

ia paling tidak suka dengan manusia yang sombong dan suka menantang nya.

jalung lah yang membuat mobil panji mati. karena jalung ingin membuktikan ucapan Panji tadi siang. yang ingin mengajak nya berkelahi.

Panji seketika ciut nyali nya melihat pemandangan di depan matanya,,

harimau jalung dengan taring mencuat dan kuku-kuku yang tajam, siap menerkam dan mata yang memancarkan sinar kuning kemerahan, menatap tajam mata panji membuat silau yang melihat nya.

Panji mundur,merapatkan punggung di mobil,ketakutan.

ia lantas membuka pintu mobil dan mengambil golok panjang, membuat Ratih penasaran,

"ada apa bang.. " tanya Ratih.

"ada harimau,, kau tutup semua pintu,, biar abang hadapi.. " ujar Panji.

"hati-hati bang...! " Ratih segera mengunci semua pintu mobil. ia tak tahu bahwa yang di hadapi panji bukan harimau biasa.

Panji melawan rasa takut, ia maju sambil mengayun-ngayun kan golok panjang nya,,

agar Harimau itu pergi.

"nyali mu cukup berani anak muda,

bukankan tadi mau menantang ku,, ayo buktikan ucapan itu, ayo serang aku... " jalung merubah wujudnya menjadi harimau berkepala manusia.

Panji dengan sekuat tenaga mengayun kan golok nya,

tetapi jalung dengan lihai menghindar, dengan sosok nya ia tak membatasi gerakan nya,

membuat Panji kewalahan dan kehabisan tenaga, ia bermandikan keringat dingin, antara lelah, dan takut.

"Ha Ha Ha.. hanya itu kemampuan mu anak muda,,

di atas langit masih ada langit, buang sifat angkuh mu itu,, ayo hadapi aku... " jalung masih ingin melihat nyali Panji.

"banyak bacot kau siluman..

rasakan tajam nya golok ku ini, yang akan menebas batang lehermu.. " gertak Panji.

panji yang masih penasaran dengan jalung, masih terus menyerang, membuat Ratih khawatir.ia sangat cemas melihat harimau itu begitu kuat dan ganas.

akhirnya.

craaasssshh... craasshh.

jalung membalikan semua serangan panji, dengan kekuatan tenaga dalam nya, membuat golok panji melukai dirinya sendiri.

darah mengucur di leher dan di dada Panji,juga kena cakaran Jalung.

aaakkhhhh..... akhir nya, panji terkapar tak bernyawa.

Ratih turun dari mobil nya, melihat panji tak bergerak ia panik, dan lari berteriak minta tolong...

Jalung membiarkan kan Ratih pergi sebab ia tak pernah menganggu orang yang tak berurusan dengan nya,, ia hanya sekadar memberi pelajaran, namun kelewatan dan khilaf membuat lawanya selalu mati.

malam Itu juga langsung heboh, mendengar penuturan Ratih, mereka langsung mengevakuasi jasad Panji.

polisi muda yang bernama Bima, heran kenapa bisa hewan menyerang manusia, pasti ada sebab nya,, ia lama termenung,,, kalau tidak di tepuk rekan nya, mungkin ia ditinggal sendiri di kebun itu, melamun.

pagi nya, berita itu langsung heboh.

Yitno dan istrinya, bergegas ke rumah Salim, karena sejak kehadiran Arman di rumah salim selalu ada saja kejadian aneh, seperti mendengar suara-suara.

"apa hubungan Arman dengan kalian Ayu, kenapa tiba-tiba Arman tinggal di sini.. " protes pak yitno.

"ooo,, cerita mas Salim, bang Arman itu teman kecil nya, yang sedang mencari pekerjaan.. memang nya ada apa pak.. " tanya Ayu.

"tidak apa-apa, kenapa sejak kehadiran Arman, selalu ada saja kejadian aneh.. termasuk berita harimau dan suara nya itu.. ,apa kau tidak curiga ayu...? tanya Tini.

"curiga...??

apa yang harus saya curigakan dari bang arman,semenjak kehadiran dia rumah ini jadi ramai.. " ujar Ayu.

"sebaik nya, kalian melapor kepada pak RT, untuk membuat pernyataan bahwa Arman di sini hanya sementara.." Pak yitno mencoba mengusir Arman secara halus.

"baik pak, nanti saya kan melapor kepada pak RT ,setelah suami saya pulang,. " jawab Ayu,

"kami minta maaf, jeng.. kalau kedatangan kami membuat jeng ayu tidak nyaman.. maaf karena kami khawatir sama jeng Ayu... " ujar Tini merasa tidak enak, takut di sangka menuduh yang tidak-tidak .

"iya buk,, tidak apa-apa saya mengerti, nanti saya bicara dengan suami.." ucap Ayu. sambil tersenyum ramah.

pak Yitno dan istrinya pun permisi.

Jalung mendengar semua percakapan tadi, ia sedang bersemedi, di tempat perpaduan nya, tak pernah lepas dari pengawasan nya, apa lagi menyangkut dengan kehidupan Arman,anak nya, yang sedang mewarisi ilmu leluhur nya,

malam hari,

ketika Pak yitno dan istrinya sedang tidur, tiba -tiba Tini, terbangun karena merasa haus,ia membangunkan suami nya..

karena takut.

paaakk... bapak bangun pakk,

"hhhhh... apaan sih ngantuk nih... " pak yitno enggan membuka matanya karena sangat mengantuk.

akhir nya pak yitno tertidur lagi dan mendengkur.

Tini merasa kesal, lalu ia memaksakan diri untuk bangun dan minum di dapur.

ketika hendak membuka kulkas,

tengkuk nya merinding.

kresekkk.... kresekkkk..

seperti ada yang sedang berjalan di depan pintu dapurnya.

hrrrrr.. Tini......

suara itu samar-samar,memangil namanya,

paakkkkkk...,,bapak.. .

tini mengira Itu suami nya, dan memanggil nya,

namun tidak ada jawaban.

suara itu terdengar lagi dari depan pintu dapur nya,ia sampai mengintip di tirai jendela nya, namun tidak ada apapun.

merasa sangat penasaran, Tini membuka pintu Dapur nya,, daaaan...

grrrrrrrr... hhhrrrrrr

jalung menampakkan diri di depan pintu, dengan wajah menyeramkan berbadan harimau.

aaaaaaakkkkkkk...

aaaaakkkkk..

Tini menjerit dan langsung ambruk kelantai.

yitno yang sedang tertidur mendengar suara jeritan istri nya, ia langsung bangun dan memeriksa di kasurny sebelah nya, ternyata kosong,,

ia lantas berlari keluar kamar,, menuju dapur.

dan benar,, tampak istrinya sudah terkapar di lantai.. sementara pintu dalam keadaan terbuka..

maaaaaa......

Yitno langsung mengangkat istrinya yang sedang pingsan ke dalam kamar.

sementara jalung sudah pergi dari rumah nya, Yitno, ia sekedar memberi pelajaran kepada mereka agar tidak mengusik kehidupan Arman, ia tak kan segan-segan memberi pelajaran kepada siapa saja yang mengangu keluarganya.

next... ke bab selanjutnya...

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!