"kenapa kau tidak bisa menceritakan sedari awal,kalau Ayah nya Arman itu manusia harimau Arin, "bentak lastri. ia kesal Arin tidak berterus terang tentang menantu nya itu,
"maafkan Arin Ma, pa,, Arin takut kalau, nanti nya tidak jadi menikah dengan Bang Arman,Arin mencintai nya ma.. " ujar Arin seraya terisak.
"lalu apa kata orang, kalau anak mama ini bersuamikan manusia harimau,, mama tidak mau di bilang ngepet.." sentak Lastri.
" ma..!!
di mana mana kalau ngepet itu babi maa, bukan harimau.. " Danu menyela ucapan istri nya.
"aaahh itu terserah apa kata papa, pokoknya mama gx mau punya menantu manusia harimau, ariin... ceraikan dia sekarang juga.. " ujar lastri kepada Arin.
"maa....!!
mama fikir nikah ini buat mainan.. " Danu mulai terpancing emosi,karena istri nya tidak dapat mengontrol ucapan nya
" tidak ma,, Arin tidak mau bercerai dari Bang Arman, sampai kapan pun,. "
Ilmu itu dari ayah nya , bukan dari mengabdi kepada dukun atau apapun, itu adalah leluhur ayah nya, dan kalau tidak diturunkan ke Bang Arman, ayah nya akan tersiksa, antara hidup dan mati.. " ungkap Arin.
"mama sama papa, tenang aja, Bang Arman tidak akan menyakiti siapapun, kecuali orang itu berniat jahat.. " ucap Arin sambil berlalu meninggalkan kedua orang tua nya yang masih mematung di ruang tamu,.
Arman yang mendengar itu, sedikit kecewa, namun semua sudah terjadi, tinggal bagai mana ia dan Arin menjalankan kehidupan nya yang masih pengantin baru.
*
*
"hei kalian berdua.. sini.!!!"
ki Barjo memanggil kedua lelaki, yang kerja nya luntang lantung tidak bekerja.
"mau uang tidak kalian.." ku Barjo menawari kepada keduanya.
"ah... si bos ini,, hari gini siapa yang tak mau uang..he he he "ujar mereka kegirangan.
"ini...!!" ku Barjo menyodorkan dua lembar ratusan kepada keduanya.
"kau hajar lelaki yang bernama Arman di dalam rumah itu,kalian bikin mampus saja,sisa nya nanti saya berikan lagi, kalau kalian berhasil.. " ki Barjo menunjuk ke dalam Rumah Arman.
"hanya menghajar... ah.. itu urusan kecil ki.. " ujar nya seraya menentukan jari nya.
"awas kalau kalian gagal..! " ancam ki Barjo.
"baik boos... " mereka pun bergegas menuju kediaman Arman.
tok.. tok... tok..., selamat siang...
"ya ada apa,, siapa kalian..? " yang membukakan pintu adalah pak Danu, mertua nya Arman.
"kami teman nya Arman pak, ingin bertemu dengan Arman.. "ujar nya.
"Arman ada di ruangan belakang, silahkan masuk, mungkin sebentar lagi ia akan berangkat bekerja... " pak danu
membukakan pintu.
sedikit pun, tak curiga siapa sebenar nya mereka berdua.
ke dua lelaki suruhan ki Barjo Itu lantas memasuki ruangan belakang, melalui pintu samping,
tok.. tok. tok..
siapa...?
Arman yang bergegas hendak berangkat ke kantor merasa heran, siapa yang mengetuk pintu tanpa jawaban..
sayaaang.. kamu di sana..?
tak jua ada jawaban.
ceklek... suara pintu di buka.
"siapa kalian....?? tanya arman keheranan melihat dua lelaki beringas tak di kenal.
" ooo... ini yang bernama Arman, "salah satu dari lelaki itu mangut-mangut seraya memperhatikan Arman.
"sudah tak perlu banyak bacot,ayo ikut kami... " titahnya.
"saya tidak punya urusan dengan kalian, sebaik nya kalian keluar dari sini.. " usir Arman. ia merasakan niat jahat para lelaki itu.
"ooooo... sudah berani melawan kamu ya,, dasar pecundang,kami kemari karena ada utusan malaikat maut untuk mencabut nyawamu ,," jelas kedua lelaki itu dengan nada angkuh nya.
"kau tenang saja, saya akan mencabut nyawa mu pelan-pelan ha ha ha... ".
kedua lelaki itu tanpa sepatah kata lagi,melayangkan tinjuan dan tendangan kepada Arman.
hiaaaaat.... tap .. tap..
jrrsss.. bukkk...
Aman pun dengan sigap menangkap tangan dan kaki mereka,lalu membalikan serangan ke lawan.
aaaaakkkkhhh...
membuat kedua lelaki suruhan ki barjo jungkir balik, dan mengaduh kesakitan.
siaaalllll... umpat mereka.
"kau memang tidak pantas di beri ampun Arman... " geram nya. darah mengalir dari sudut bibir nya, terkena tinjuan Arman.
"kalian yang mencari perkara,, jelas-jelas kita tak punya urusan, kenapa kalian cari masalah.. " ujar Arman,ia tampak tenang.
"bagaimana ini,,,???
"ayo kita lawan sekali lagi..!
"lalu bagaimana kalau kita ko'it.. "
"aaahhh yang penting kita coba dulu... ". itulah percakapan dua lelaki itu dengan bisik-bisik.
"arman terus mengamati gerak-gerik nya.
tiba-tiba,,
hiaaaaaaat....
grrrrrrrrrr........
belum sempat tendangan kedua kaki nya mennyentuh Arman,
Arman mengeluarkan auman dengan tenaga dalam nya, membuat lawan nya terpental,
dari kepala Arman keluar bayangan Braja,harimau putih.
bdbuuuummm.. bruuukk..
lagi-lagi,
tubuh mereka menghantam tanah.
mereka mencoba bangun, dengan susah payah, akhir nya merangkak meninggalkan kan Arman.
mereka lalu bangkit, berlari sempoyongan, sambil mengeluarkan sumpah serapah,
"kurang aja kakek tua itu menipu kami,,, dia mau bikin kita ini mampus apa..??.
kedua nya mengumpat ki Barjo.
lalu mencari keberadaannya.
ki.... ki Barjo..
*
*
Ki Barjo dan bayu, tengah berbincang, di bawah pohon nan rindang.
mereka membicarakan rencana setelah membunuh arman.
ki... ki Barjo...
terdengar suara memanggil nya dengan nafas tak beraturan.
"Itu mereka ki,, apakah mereka berhasil...? " duga Bayu.
"kita dengar penjelasn mereka.."
ujar ki Barjo.
"aki... mau menjebak kami... "
ujar kedua lelaki itu.
"apa maksud kalian hah..
apakah kalian berhasil membunuh nya.. " cecar Ki Barjo.
"jangankan membunuh nya ki,,
yang ada kita yang hendak di bunuh,Arman itu bukan manusia biasa ki,, dia itu di lindungi harimau... " jelas nya,
dengan nafas masih tak beraturan.
"kalian ini bagaimana,, kan saya sudah membayar kalian,, masak begitu saja tidak sanggup mengadapi cecunguk begitu masalah kecil..." ku Barjo malah menantang,dengan menjentikan jari.
"lah, kata nya masalah kecil,berarti ki Barjo sendiri yang berilmu tinggi sanggup,
kenapa malah menyuruh
kita, yang ilmu nya masih seuprit.. " mereka tak terima,karena hampir saja nyawa nya di buat melayang,padahal niat nya mencabut nyawa.
sudah... kalian ini memang tidak bisa di andalkan.. pergi.. sana.. " usir ki barjo sengit.
"lahh.. ki, bayaran untuk kita mana,, katanya ada tambahan nya. " mereka menagih sisa bayarannya kepada ki barjo.
"tambahan.... tambahan..
sini aki tambahin babak belur di wajah kalian,,, heeeehh. bertarung aja masih kalah,mau minta lebih.. sini maju kalian satu satu.. " ki Barjo geram sekali.
"haaah.. babak belur lagi...?
hhhhh tidak,, tidak mau,, ayo kita cabut. "
dua lelaki itu pun lantas pergi dari pada dapat bonus bogem mentah lagi.
*
*
"gagal lagi rencana kita ki.." ujar Bayu seraya meninju batang ranting pohon di dekat nya.
"seperti nya saya harus meminta bantuan sahabatku, yang sedang berada di ujung kulon itu.., " gumam ki Barjo.
"siapa itu ki..?" tanya bayu penasaran.
"di sahabat ku, ilmu nya diatas aki.., aki harus minta pertolongan kepadanya.. " ucap ki barjo.
" terserah aki, pokok nya saya tidak peduli apa yang aki lakukan,, saya sudah membayar mahal buat aki... " bentak Bayu, dengan kesal meninggalkan ki Barjo sendirian.
*
*
*
singkat cerita, ki barjo menempuh perjalanan sekitar 20 kilo, dari pada rumah nya, ia berencana meminta bantuan untuk membunuh Arman melalui sahabat nya itu, yang bernama Ki Anom.
ku Anom adalah kakak seperguruan ki Barjo, usia nya pun,jauh di atas ki Barjo, namun masih tampak gagah dan bugar.
"ada angin apa yang membuat mu datang kemari..wahai sahabatku,, sudah lama sekali kau tak mengunjungi gubuk ku ini.kini kau tiba-tiba datang seperti angin tak di undang. " tegur Ki Anom,,
ki Barjo tampak tak memperhatikan, kalau ki Anom sedang bertapa di atas dahan pohon yang di lalui ki Barjo.
"ada berita penting yang ingin ku bicarakan dengan mu kakang... " ujar Ki Barjo.
" baik,, masuklah...,
pintu rumah ki anom terbuka dengan sendiri,, ki barjo sudah tak asing melihatnya,karena ki Anom mengunakan kekuatan nya melalui angin, untuk membuka kan pintu untuk ki Barjo.
" ayo, kemarilah,, duduk lah.. "
tiba-tiba ki Anom telah sampai di dalam kamar yang berisikan sesajen lengkap,padahal tadi ia masih di atas pohon.
*
*
ikuti terus kelanjutan nya,,ya thor,, jangan lupa, like coment, dan bintang nya ya, karena walaupun kecil tapi sangat berarti bagiku, untuk semangat ku menulis...🙏🙏
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 46 Episodes
Comments