Di suatu tempat di world ocean, terlihat sebuah retakan dimensi, retakan itu semakin membesar hingga akhirnya sebuah lubang kecil terbentuk dan energi sihir dan kemarahan yang sangat kuat keluar dari lubang itu.
"Hm!"
"Tuan wizard, energi sihir ini?"
"Jadi.... Sudah dimulai yah"
Di tempat lain.
"Pangeran jean, sepertinya mereka telah muncul kembali"
"Aku tau, hanya mereka yang memiliki aura dan energi seperti ini. Kebencian murni, hubungi para pengeran! Bilang aku akan mengadakan pertemuan darurat!"
"Baik"
Tiba-tiba seseorang menghubungi jean.
"Jean, ini aku"
"Wizard! Apa kau juga merasakan nya?"
"Sedikit. Kau sudah menghubungi yang lain?"
"Sudah, dan kau jangan biarkan airi kembali ke multiverse!"
Wizard terlihat panik dan memalingkan wajahnya.
"Ah..... Soal itu..... Dia menerobos dimensi ke-5"
Jean terdiam sejenak tampa bisa berkata apa-apa, dan kemudian berteriak.
"......... Apa!!!......."
"Sudah ku bilang, dia menerobos dimensi ke-5"
"Si bodoh itu, aku akan memberitahu yang lain, untuk segera menangkap nya"
Jean menutup telepon dari wizard.
Di alam semesta lain, terlihat kapal besar berwarna hitam pekat, dan terlihat shinki dan heis sedang berada di dalam kapal itu.
"Tuan shinki, bagaimana dengan meno?"
"Oh! Benar juga, aku melupakannya. Ahahahahah......."
Shinki membentuk tangannya seperti pedang dan langsung memotong dimensi tempat meno terkurung dan menariknya kembali.
Shinki menjentikkan jarinya dan kristal biru yang mengurung meno langsung hancur.
"Yo. Selamat datang kembali"
Meno terkejut.
"Tuan shinki! Maaf atas kekalahan saya, saya tidak menyangka orang itu sangat kuat...."
"...... Tidak masalah. Lagian, sejak awal kau salah pilih lawan"
"Ha?.... Apa maksud anda?"
"Orang yang kau lawan adalah ....."
Meno sangat terkejut akan perkataan shinki.
3 hari kemudian, pertemuan antara para pangeran ocean bersama dengan wizard di mulai, dan satu-persatu para pangeran masuk.
Pelayan wizard memperkenalkan mereka.
"Kalau begitu, kita mulai pertemuannya. Pertama aku akan memastikan semuanya telah hadir, pengeran Ke-satu shiva ocean"
"Aku ada di sini"
"Pangeran ke-dua killa ocean"
"Hai! Hai!"
"Pangeran ke-tiga neon ocean"
"Sepertinya dia tidak ada"
Sesaat setelah wizard mengatakannya, seseorang masuk dari pintu.
"Maaf aku terlambat semuanya"
Orang itu adalah neon, setelah minta maaf neon langsung duduk di kursinya.
"Kalau begitu aku lanjutkan, pangeran ke-empat guin ocean"
"Ah. Soal guin, dia sedang sibuk mengurus anak keduanya yang baru lahir"
"Begitu, Terima kasih atas infonya, tuan neon"
"Pangeran ke-lima Jean ocean"
"Aku ada di sini"
"Pangeran ke-enam shan ocean"
"Shan juga sedang mengurus sesuatu, jadi dia tidak bisa datang"
"Hm. Baiklah, pangeran ke-tujuh alkia ocean"
"Hadir...."
"Kalau begitu, pertemuan untuk membahas tentang langkah apa yang akan kita ambil untuk mencegah bencana yang akan datang ini, dimulai"
Pelayan itu menepuk tangannya sebagai tanda bahwa rapatnya telah di mulai.
"Sekarang, bisa ceritakan pada kami bagaimana caranya airi bisa lepas dari pengawasan mu, wizard?"
Mendengar pertanyaan Jean semuanya terkejut dan langsung berdiri dari kursinya.
"Apa!"
"Apa itu benar, wizard?"
Wizard memalingkan wajahnya dan terlihat sedikit panik.
"Su-sudah ku bilang padamu, kalau airi menerobos dimensi ke-5, jadi aku tidak bisa berbuat banyak"
"Oh... Benar kah? Lalu, kenapa anak buah ku melihat kapal vares vea sedang menuju kapal dimensi yang sudah jelas-jelas buatanmu?"
"Soal itu... Aku tidak tau"
Jean dan pengeran lain, terus menatap wizard dengan tatapan serius, dan tiba-tiba saja pintu masuk di hancurkan oleh seseorang, melihat itu semuanya langsung mengambil posisi bertarung.
"Siapa di sana!!"
Dengan nada sombongnya orang itu berbicara.
"Yah! Yah! Yah!.... Maaf kalau aku menggangu pertemuan penting kalian"
Orang itu adalah shinki yang menerobos masuk bersama dengan meno dan heis di sampingnya.
"Shinki, berani juga kau datang dengan tubuh yang lemah itu ke tempat kami"
"Jangan menatapku dengan mata tajam itu wizard, kita dulu teman seperjuangan kan"
Tatapan milik wizard semakin tajam dan niat membunuhnya semakin kuat karena mendengar perkataan shinki.
"Aku sudah bukan lagi teman mu"
"Ahahahahaha..... Kali ini aku tidak ada niat bertarung, aku ingin berbicara dengan kalian"
"Apa kau pikir kami akan percaya?"
"Kalau begitu mau buat kontrak pangeran ke-dua? Jika aku menyerang kalian saat ini, maka segala serangan ku akan berbalik padaku, bagaimana?"
"Baiklah"
Killa dan shinki mengulurkan tangan mereka ke depan.
"
"
Lingkaran sihir terbentuk di telapak tangan mereka lalu menghilang.
"Sekarang, bagaimana jika kita duduk dulu?"
Mereka kembali duduk di tempat mereka masing-masing.
"Jadi langsung saja ke intinya. Aku tau kalian sedang mencari airi dan aku juga sedang mencarinya, tujuan kita sama bagaimana kalau kita bekerjasama?"
Semuanya terkejut akan tawaran milik shinki dan killa mulai berbicara dengan nada tinggi.
"Jangan sama kan tujuan kita, memang benar kalau kita sama-sama sedang mencari airi. Tapi tujuan mu adalah untuk mendapatkan kembali kekuatan mu, sedangkan tujuan kami adalah membawanya kembali ke universe agar kalian tidak mendapatkan kembali kekuatan kalian"
"Ha. Hahaha...... Tanpa kekuatanku, aku masih bisa bertarung seimbang dengan kalian.... Kalau begitu aku permisi dulu"
Shinki berdiri dari kursinya dan perlahan keluar dari ruang pertemuan.
"Ah... Ngomong-ngomong, aku melihat vares vea saat menuju kemari, sepertinya vares vea sedang menuju ke pelabuhan inti"
"Apa maumu memberitahu kan informasi seperti itu?"
"Tidak ada"
Shinki bersama meno dan heis keluar dari ruang pertemuan dan pergi dari dunia itu.
"Masalah sudah pergi, bisa kita mulai ke masalah yang sebenarnya jean?"
"Kau benar. Kali ini ada 2 hal yang ingin aku bahas. Yang pertama tentang retakan itu, bagaimana kita akan mengatasinya?
Dan yang kedua tentang airi yang berhasil melewati multiverse"
Shiva mulai berbicara.
"Urusan airi adalah salah wizard, jadi biar dia yang mengatasinya, tapi jika kalian melihat airi di wilayah kalian segera tangkap dia. Dan untuk urusan retakan, kita serahkan pada killa, dia hebat dalam penyegelan, ada yang keberatan?"
Killa mengangkat tangannya.
"Kau tidak bisa menyerahkan segalanya padaku shiva, hanya karena aku hebat dalam penyegelan, bukan berarti aku bisa menangani atau memperbaiki segel mereka itu"
"Tentang itu aku sudah memikirkannya, aku akan mengirimkan bantuan dari duniaku, dan black king juga akan ikut membantu"
"Kalau begitu. Tidak masalah"
"Apa masih ada lagi yang keberatan?"
Tidak ada satupun yang mengangkat tangan mereka.
"Kalau begitu, pertemuan selesai"
Mereka berdiri dari tempat duduk nya dan keluar dari ruang pertemuan. Yang tersisa di ruangan hanyalah wizard dan pelayannya.
"Bagaimana sekarang, tuan wizard?"
"Bagaimana apanya?"
"Tentang tugas yang diberikan kepada Anda"
Wizard kemudian tersenyum.
"Tugas? Emangnya mereka memberiku tugas tadi?"
Pelayan itu juga ikut tersenyum.
"Tidak, aku mungkin hanya salah dengar"
Pertemuan mereka di akhir dan mereka kembali ke dunia masing-masing. dan part selanjutnya adalah arc baru.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 65 Episodes
Comments