Persiapan menuju multiverse ocean telah siap, dan vares vea siap berangkat.
"Kalian sudah siap?"
"Kapanpun"
"Ayo kita mulai"
5 jam yang lalu.
"Jadi..... Bagaimana caranya kita akan kesana, kapten?"
"Ada satu kesempatan dengan resiko tinggi, bagaimana kalian mau ikut?"
"Sudah kami bilang, kami akan selalu mengikuti kakak....."
"Kurasa kita harus membuat tim" blade tiba-tiba mengusulkan untuk membuat tim pada airi.
"Tim?"
"Hahahahaha.... Kedengarannya bagus. Kalo begitu aku ada usulan nama, yaitu nove!!!"
"Nove? Kau payah dalam memilih nama titania"
"Kau mau cari gara-gara denganku blade?"
"Hmmmmm..... Aku juga sudah memikirkan nya! Namanya adalah faradox, yang artinya akan melakukan. Kita akan menjelajahi world ocean ini kan? Kita pasti akan melakukannya"
"Ternyata selera nama airi, tidak beda jauh dengan titania"
"Apa maksudmu engine? Nama yang ku berikan sudah bagus!!!"
"Maksudku yah begitu. nove, kau mengambilnya dari jumlah kita kan"
Titania terkejut engine mengetahunya.
"Sebenarnya aku punya nama yang lebih bagus. Tapi karena airi sudah memutuskan, aku tidak bisa berbuat apa-apa lagi..."
"Kalau begitu, sudah di putuskan, mulai hari ini kita adalah faradox, dan blade jadilah tangan kananku!"
"Kenapa harus aku? Seiryu kan lebih kuat dari ku, kenapa tidak dia saja?"
"Karena kau yang paling cocok dengan airi, sebagai sesama orang bodoh"
"Oi! Apa kau bilang aku ini bodoh!!!"
"Memang itu kenyataannya"
"Engine kau jadi mekanis sekaligus pengemudi kapal ini"
"O.K, serahkan padaku kapten"
"Kalau begitu, persiapkan diri kalian dan kita berangkat menuju multiverse!!!"
5 jam kemudian.
"Sekarang bagaimana cara kita menuju multiverse?"
"Jalan satu-satunya adalah dengan merobek paksa dimensi, multiverse yang berada di dimensi ke-5 dan kalau kita merobek paksa dimensi ke-5, resikonya. Dimensi ini akan di hancurkan oleh dimensi ke-5, karena keberadaan dimensi ini lebih kecil"
"Itu gawat, apa tidak ada cara untuk mengatasi nya kak?"
"Ada. Aku akan menahan goncangan di dimensi ke-3 ini dan kalian akan merobek dimensi ke-5, dengan begitu kita bisa mengurangi resiko nya"
"Hanya mengurangi saja yah" engine memasang ekspresi khawatir.
"Bagaimana cara kita merobek dimensi itu?"
"Serang saja ke sembarang arah, aku akan mengirim serangan kalian ke dimensi ke-5"
"Kalau begitu aku, engine, dan vilsarah akan merobek dimensi nya"
"Kalau begitu. Gen, gunakan kekuatan rajamu untuk menetralkan enegi sihir yang masuk!"
"Baiklah"
"Kalian bertiga segera bersiap!"
"
"
"
"Kita mulai!"
Airi melapisi tubuhnya dengan partikel biru dan energi sihir airi meningkat drastis, bahkan universe ocean sedikit terguncang akibat tidak mampu menahan energi sihir airi.
Blade, engine, dan vilsarah menyatukan kekuatan mereka dan menembakkan serangan mereka ke arah depan, dan serangan mereka seperti mengenai tembok tidak terlihat.
Di saat itu seluruh universe ocean di guncang hebat, airi mengangkat sebelah tangannya dan mengepalkan nya, seketika itu guncangan hebat itu berhenti, retakan mulai terbentuk sedikit demi sedikit dan partikel sihir yang sangat kuat mulai masuk dari retakan sihir itu.
"
Gauntelt milik genryu muncul dan genryu menyebarkan api putihnya, satu-persatu partikel sihir itu mulai menghilang dan retaknya juga semakin besar.
"Itsuka!!! Kemudikan kapal menuju ke retakan itu!!"
Itsuka mengambil kemudi kapal dan perlahan bergerak menuju ke retakan itu, hingga retakan dimensi ke-5 terbuka lebar, partikel sihir masuk ke dimensi ke-3 seperti hujan dan kapal vares vea di serang oleh partikel sihir itu.
"Hya!!!!!"
"Hgn...."
"Semuanya bertahan! Seiryu, titania buat pelindung di sekeliling kapal!"
Seiryu dan titania langsung berdiri dan membuat pelindung kuat, dan guncangan kapal itu berkurang sedikit, bahkan mereka mengeluarkan seluruh energi sihir mereka untuk membuat pelindung itu.
"Blade, engine, vilsarah. Terus lanjutkan serangan dan pertahankan itu tetap terbuka! (Bagai mana ini? Gen sibuk menghilangkan partikel yang menuju ke universe dan aku masih harus menahan universe ocean agar tidak tergoncang...... Tidak ada pilihan lain)"
Airi mengedipkan matanya, dan sebuah vortex berwarna biru yang terus berputar muncul di mata airi, semua partikel sihir dan serangan yang di lontarkan blade dan yang lain menghilang seketika itu.
"Apa yang terjadi?"
Semuanya langsung melihat ke arah Airi dan terdiam.
"Kenapa kalian diam saja? Cepat atau retakan itu akan tertutup!"
Itsuka langsung membawa kapal dengan kecepatan penuh dan dalam sekejap mereka berhasil melewati retakan itu dan beberapa detik setelahnya retakan itu tertutup dan Airi juga menutup kekuatan mata miliknya.
Semua orang kecuali itsuka, berlutut kehabisan tenaga dan pingsan, bahkan body vares vea rusak akibat ditabrak oleh energi sihir yang sangat kuat itu, dan vares vea terus berlajar menuju ke suatu tempat.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 65 Episodes
Comments