Di tempat lain seiryu mengajak tia dan engine pergi bersamanya ke arena pelatihan para kesatria untuk melatih mereka.
"Kalian harus bisa meningkatkan kekuatan raja kalian, jika tidak itu akan menjadi potensi yang sia-sia"
Seiryu menunjukan armor perak pada mereka.
"Armor ini akan menjadi latihan kalian aku ingin kalian mendaratkan 1 serangan padanya, tapi jangan anggap ini mudah.... Armor ini memiliki pikiran sendiri dan bisa melihat 10 detik di masa depan, latihan dimulai!"
"Bagaimana caranya kalau dia bisa melihat 10 detik dimasa depan?"
"
Tia langsung mengaktifkan kekuatannya dan menembak ke arah armor itu.
"Jika dia bisa melihat 10 detik dimasa depan, maka Aku tinggal menembak dimasa lalu!!"
Tia menembak ke arah armor itu, tiba-tiba saja peluru yang tia tembakan hancur sebelum mengenai armor itu.
"Apa!!!"
"Apa aku lupa bilang? Aku juga menaruh penghalang pada armor itu di masa lalu, jadi berusahalah sebaik mungkin"
"Apa hal itu bisa dilakukan?"
Engine dan Tia terus mencoba segala cara dari siang sampai sore hari, tapi mereka masih belum bisa mendaratkan serangan pada armor itu.
"Kalian berdua!!! Sekarang sudah sore, ayo kita istirahat!"
Mereka beristirahat dan esoknya seiryu memulai kembali latihan mereka dan hasilnya tetap sama.
"Ini mustahil, bagaimana cara kita menghancurkan armor itu kalau dia bisa melihat masa depan dan memiliki pelindung sihir yang sangat banyak pada masa lalu"
"Itu lah ini dari latihan ini, bagaimanapun caranya kalian harus bisa menghancurkan armor itu"
"Karena kau terus bilang " mustahil, mustahil" segala hal akan menjadi mustahil bagimu, kau ini pintar coba gunakan kepalamu"
"Bagaimana caranya aku berpikir melawan sesuatu yang bisa melihat masa depan seperti itu?"
Itsuka dan vilsarah datang untuk melihat pelatihan mereka.
"Yo!! Engine, Tia, kalian sepertinya kesusahan, mau aku bantu?"
"Berisik..... Kalau kau cuman ingin mengacau ganggu yang lain sana, lagian itsuka siapa wanita itu?"
"Sekarang fokus dulu pada latihan kalian, dan jangan ada yang menggangu!!!!"
"Ah, maaf"
Engine dan Tia terus mencoba, tapi hasilnya tetap sama.
"Ah.... Aku serasa ingin menyerah"
"Aku juga"
"Kalau begitu, aku akan memberi kalian satu petunjuk kecil"
"Apa itu?"
"Kekuatan raja bukan sesuatu yang bisa dikuasai, tapi biarkan kekuatan itu mengalir dalam tubuh kalian, jika kalian memaksa kekuatan raja untuk mengalir, maka kekuatan itu akan menjadi melemah karena kalian sendiri yang mengatur batasan kekuatan itu, cobalah untuk membiarkan dia mengalir"
"Mengalir yah"
Engine dan Tia memejamkan mata mereka dan mencoba membiarkan kekuatan raja mengalir di tubuh mereka, tiba-tiba saja sebuah energi meledak di dalam tubuh mereka, energi sihir yang besar keluar dari tubuh mereka dan tubuh mereka di selimuti oleh partikel berwarna oranye dan putih.
"Apa-apaan ini? Aku merasakan energi sihir yang sangat besar meluap-luap dari dalam tubuhku"
"Itulah kekuatan raja"
"
"Ada apa tia?"
Tia kemudian mencoba menembak armor itu, dan armor itu mencoba menghindari peluru milik tia tapi tembakan tia tepat mengenai dada armor itu.
"Ha!!! Apa yang terjadi? Kenapa tembakan tia bisa mengenai armor itu?"
"Aku juga tidak tau kenapa.... Sebelumnya mata ini hanya membuatku bisa menembak di waktu mana pun, tapi tadi aku seperti melihat masa depan tempat armor itu akan menghindari serangan ku"
"Penjelasan mu... Susah untuk di mengerti"
"Singkatnya, mata milik nya bisa melihat masa depan lawannya, meskipun lawan bisa melihat jauh di masa depan"
"Ah... Jadi tia seperti bisa mengubah takdir?"
"Kau bisa anggap seperti itu, sekarang giliranmu"
Engine mengeluarkan belati miliknya.
"Belati yang menarik.... Apa namanya?"
"Aku masih memikirkan nya, (belati ini mampu membuatku menyampaikan kemungkinan yang mustahil, tapi selama ini aku hanya kebetulan bisa menggunakan nya.... Berpikirlah engine apa yang harus kau lakukan)"
Engine mencoba menebas armor itu tapi hasilnya tetap sama, armor itu bisa menghindari serangan engine dengan mudah.
"Maksimalkan kekuatan raja mu dengan baik"
"Kau hanya bisa ngomong yah dari tadi!!!"
"Sadarilah apa kekuatan milikmu, selama kau belum menyadari kekuatan milikmu kau tidak akan pernah bisa memaksimalkan kekuatan raja"
Engine kembali menutup matanya dan seiryu memukul kepalanya dari belakang.
"Aduh!! Apa yang kau lakukan?"
"Pikirkan sendiri"
Seiryu kemudian meninggalkan tempat latihan itu.
"Engine, saran dari ku kau jangan terlalu fokus pada kekuatan raja.... Sebelumnya, sesaat energi yang tidak normal keluar dari tubuhmu, karena itu pangeran arcadia langsung memukul kepalamu"
Engine menarik nafas panjang dan menenangkan dirinya.
"Sepertinya aku terburu-buru karena merasa kalah dari mu, akan ku coba lagi"
Engine memfokuskan pandangannya kepada armor itu dan menebasnya tapi hasilnya tatap sama, engine terus melakukannya sepanjang hari hingga hari esok tiba, seiryu datang kembali ke tempat pelatihan dan dia melihat engine yang masih mencoba menebas armor itu.
"Tidak kusangka kau melakukannya sepanjang hari, istirahatlah dulu!"
"Mana mungkin aku bisa istirahat dengan tenang jika aku belum menyelesaikan urusanku dengannya"
"Setidaknya kau harus sarapan dulu"
Engine menghentikan latihannya dan pergi untuk sarapan di kastil, sesudah itu engine langsung kembali ke tempat latihan dan melanjutkan latihannya sampai sore.
"Masih percuma juga.... Ah? Kenapa?"
"Engine!!! Engine!!"
Engine tiba-tiba saja pingsan dan ketika engine terbangun dia sudah berada di sebuah kastil berwarna putih dan dihadapannya muncul Tuhan dari dunia teknologi yaitu ligga jishu.
"Tuan ligga....."
"Lama sudah tidak bertemu, pahlawan kecil"
"Ini dimana? Apa aku telah mati?"
Ligga sedikit tertawa mendengar perkataan engine.
"Hahaha..... Kau salah, kau tidak mati..... Kau hanya kehabisan energi sihir, dan aku hanya membawa kesadaranmu kemari"
"Kalau begitu kenapa tuan ligga memanggilku kemari?"
"Aku telah menyaksikan pelatihan mu selama ini... Dan sepertinya kau benar-benar kesusahan"
"Aku tidak bisa menggunakan kekuatan raja ku dengan benar, sepertinya aku tidak layak menjadi calon raja"
"Jangan berkata seperti itu.... Kau bukannya tidak layak, tapi kau hanya tidak mau.... Tubuhmu menerima kekuatan itu tapi, hatimu terus menolak kekuatan itu... Kau harus menerima takdir itu, kalau tidak kau tidak akan pernah bisa menguasai kekuatan raja"
Engine kemudian terbangun di tempat peristirahatan para kesatria.
"Engine!! Kau ini benar-benar membuat kami sangat khawatir, istirahatlah dulu dan jangan banyak bergerak, kau kehabisan energi sihir"
Engine langsung bangkit dari tempat tidurnya dan berlari menuju tempat pelatihan.
"Oi!!! Engine!!!"
Itsuka langsung mengejar engine, di susul yang lain yang mendengar teriakan itsuka.
"Apa yang dipikirkannya, energi sihirnya belum sepenuhnya kembali"
"Kali ini aku tidak akan lari lagi"
Engine mengedipkan matanya dan mata miliknya menyala berwarna emas dan gelar kecil berwarna oranye muncul di pupil matanya.
"
"Ini.... Sihir kuno!!!"
Sebuah gear besar muncul di atas engine.
"
Gear besar tadi perlahan mulai turun dan berubah menjadi sebuah belati kecil, engine mengambil belati nya dan engine langsung mengarahkan tebasan ke armor itu dan berhasil mengenai sekaligus membelah armor itu menjadi dua.
"Hebat"
"Akhirnya kau bisa menyadari kekuatanmu"
"Apa yang kau lakukan tadi?"
"Aku mengubah masa depan, masa depan yang dilihat oleh armor itu aku mengubahnya dan berhasil menebasnya dari masa depan buatanku"
"Jadi kau sudah menentukan nama belati mu?"
"Sudah..... Nama belati ini creazin, yang artinya adalah penciptaan"
"Nama yang bagus"
"Pelatihan selesai, meskipun memakan waktu 2 hari.... Untuk tia aku berikan nilai 100 dan untukmu nilai 60, ayo kita kembali ke kastil ini sudah malam"
Engine tiba-tiba saja terjatuh.
"Engine!!"
"Ahahahaha.... Sepertinya aku sudah kehabisan tenaga untuk berdiri"
"Kau ini"
Itsuka mengendong engine di belakang dan mereka kembali ke kastil untuk beristirahat.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 65 Episodes
Comments