[Ding]
[Selamat Datang di Sistem Dokter Cinta]
[Nama pengguna : Adika Adnan Hanafie
Usia : 30 tahun
Skill dokter Cinta : 90 %
Kekuatan Fisik : 50 %
Performa : 80 %
Dana : 10.000.000]
Dika membelakakan matanya saat melihat saldo yang dimilikinya.
"Buset banyak amat, tapi gimana aku bisa ambilnya wong atm aku aja tidak ada?" Dika tampak menggaruk-garuk kepalanya
[Jangan khawatir Sistem akan memberikan ATM baru untuk anda dengan potongan administrasi sebesar 150.000 rupiah]
"Mahal amat??"
[Tidak ada yang gratis di dunia ini Dika?]
"Iya, aku ikut aja, asal kau bahagia sis," jawab Dika
*Grep!!
Dika menghentikan langkahnya saat seseorang menyentuh pundaknya.
"Maaf Dokter, bisa ikut saya sebentar?" ucap seorang sekuriti rumah sakit
"Ok," jawab Dika tampak gemetar
Dalam hati ia terus menggerutu. Apakah ia akan di hakimi setelah berusaha memukul seorang balita. Atau di akan di hukum karena memakai pakaian dokter tanpa izin.
"Silakan masuk Dok?" ucap sekuriti itu membukakan pintu untuknya
"Terimakasih Pak," jawab Dika
Lelaki itu segera masuk sebuah ruangan yang hawanya begitu sejuk bahkan lebih sejuk dari kamar mayat.
Sepasang suami istri tersenyum menyambut kedatangannya.
"Silakan duduk dokter Tommy?"
"Terimakasih pak," Dika meringis mendengar pria itu memanggilnya Tommy.
Memang tidak salah, karena ia memakai baju Dr. Tommy.
"Perkenalkan saya Edy Setyo Utomo pemilik rumah sakit ini. Saya hanya ingin berterima kasih kepada dokter karena sudah menyelamatkan putra saya,"
"Sama-sama Pak," jawab Dika
"Kalau boleh tahu sudah belrapa pak lama anda bekerja di sini?" tanya Edy
"Oh itu, sebenarnya saya memang seorang dokter tapi saya tidak bertugas di sini, kebetulan saya di rawat di sini karena mengalami kecelakaan. Kalau baju ini sebenarnya bukan punya Saya, aku meminjamnya karena aku tak punya baju," jawab Dika
Edy tampak mengernyit mendengar penjelasan Dika. Ia mulai tak mempercayai lelaki itu,
"Oh begitu rupanya," Edy kemudian memanggil seorang asistennya dan membisikkan sesuatu
Ia kemudian memberikan selembar cek kepada Dika sebagai ucapan terimakasih karena ia sudah menolong putranya. Namun siapa sangka jika Dika menolaknya.
"Saya melakukannya tanpa pamrih Pak. Sebagai seorang dokter sudah kewajiban saya menolong siapapun yang membutuhkan pertolongan saya." ucap Dika
Ia bahkan hanya meminta Edy untuk mencarikan pakaian yang dipakainya saat ia kecelakaan beserta dompetnya.
"Aku hanya butuh ktp dan beberapa kartu atm saya pak. Meskipun gak ada isinya, tapi saya paling males kalau ngurus lagi. Terutama KTP udah ribet lama lagi, gitu Pak,"
Edy kemudian memerintahkan asistennya untuk mencari pakaian Dika.
Hanya dalam waktu setengah jam asisten Edy sudah kembali membawa pakaian Dika lengkap dengan dompet dan ponselnya.
Asisten Edy kemudian membisikan sesuatu kepada majikannya.
"Dia memang benar seorang dokter magang di sebuah rumah sakit pemerintah," bisik lelaki itu
Edy tampak mengamati gerak-gerik Dika yang tampak polos.
"Mungkin pakaian dan ponsel anda sudah tidak bisa dipakai lagi dokter Dika, kalau anda tidak keberatan aku akan memberikan gantinya," ucap Edy
Ia kemudian memerintahkan anak buahnya untuk membawakan satu stel pakaian dan juga ponsel baru untuk Dika.
"Wah jadi merepotkan, tapi saya ambil pakaiannya saja pak, kalau handphonenya takut kemahalan," ujar Dika
"Tidak apa-apa Dokter. Anda sudah menyelamatkan nyawa putra saya yang tidak ternilai harganya jadi tak ada salahnya jika saya memberikan sedikit rezeki kepada Anda,"
"Baiklah, kalau begitu terimakasih banyak pak Edy," jawab Dika
Sementara itu di ruang operasi seorang dokter bedah tampak kesulitan saat hendak melakukan operasi Caesar.
Dokter bedah tak mau mengambil resiko yang membahayakan nyawa pasien sehingga tak mau melanjutkan operasi. Namun di sisi lain pasien dan bayi yang dikandungnya bisa meninggal jika tidak segera dilakukan operasi.
Dilema di ruang operasi ini pun sampai di telinga Edy si pemilik rumah sakit.
Direktur rumah sakit tergopoh-gopoh menemuinya untuk membahas masalah ini. Edy yang juga seorang dokter tampak dilema saat mendengar laporan dari direktur rumah sakit.
Sementara itu Dika yang mendengar semua pembicaraan mereka justru mendapat misi baru dari sistem Dokter Cinta.
[Ding]
[ Misi Kedua : Membantu persalinan di ruang operasi Caesar.
Reward : 50.000.000 rupiah
Note : Jika Player gagal menjalankan misi maka Pengguna akan kembali mati]
"Astoge, serem amat ini misinya," tukas Dika
"Kok bisa sadis banget hukumannya kalau gagal menjalankan misi. Lagian ini kan kasus langka jadi susah untuk melanjutkan operasi. Sebagai dokter bedah aku juga akan melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan dokter bedah di ruang operasi," tukas Dika
[Semua masalah pasti ada jalan keluarnya]
"Iya memang sis, tapi kan ini masalah nyawa, aku gak bisa mengorbankan tiga nyawa sekaligus. Besar resikonya, syulit. Gimana kalau aku menolak misi ini, apa aku akan mati juga?"
[Anda bisa mendapatkan Cheat Bagaimana cara menyelamatkan pasien menggunakan sistem dokter Cinta. Karena Cinta bisa menyembuhkan segalanya]
"Eaaa, yaudah kalau begitu aku mau dong Cheat nya?" jawab Dika
[Saldo Dana anda akan dipotong 8 juta untuk harga Cheat ini,]
"Mehong banget, tapi demi cinta aku rela melakukannya. Ok Deal!" jawab Dika
[Selamat anda berhasil mendapatkan Cheat cara menyelamatkan pasien dari sistem, silakan download link dibawah ini]
"Astoge kirain langsung dapat eh pakai download segala, beneran gak mau rugi ini ya,"
Dika kemudian mendownload sebuah link tata cara melakukan operasi Caesar pada pasien dengan penyakit tertentu.
Aneh, hanya dengan sekali baca Dika langsung paham bisa mempraktikkannya.
"Wah mendadak aku jadi dokter Genius, memang cinta bisa merubah segalanya," ucap Dika
Ia kemudian segera berdiri menghampiri Edy yang hendak meninggalkan ruangan itu bersama direktur rumah sakit.
"Kalau tidak keberatan apa boleh saya ikut ke ruang operasi, kebetulan say juga seorang dokter bedah. Meskipun saya bukan dokter rumah sakit ini, tapi sebagai dokter saya merasa terpanggil dan ingin menyelamatkan pasien," ucap Dika
Edy kemudian mempersilakan Dika ikut ke ruang operasi.
Ia bahkan mempersilakannya untuk melihat kondisi pasien. Ternyata apa yang ia baca di Link Dokter Cinta sangat related dengan kondisi pasien.
Melihat kondisi pasien yang semakin kritis Dika pun segera meminta alat bedah kepada assisten dokter.
Awalnya dokter bedah rumah sakit keberatan saat Dika mengambil alih pekerjaannya. Namun Edy sang pemilik rumah sakit justru mempersilakan Dika melanjutkan operasinya.
Dengan Cheat dari Sistem Dokter Cinta Dika akhirnya berhasil menyelamatkan pasien juga sang Bayi.
Bukan hanya berhasil menyelamatkan bayi pasien, namun Dika juga berhasil mengeluarkan tumor ganas yang diderita pasien.
Keberhasilan Dika inilah membuat Edy pemilik Rumah Sakit meminta Dika untuk bekerja di rumah sakitnya dengan status sebagai Dokter tetap.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 42 Episodes
Comments
Zuhril Witanto
keren nih
2023-12-31
0
Zuhril Witanto
walah...
2023-12-31
0
Zuhril Witanto
larang men...
2023-12-31
0