018

”Wanita yang ingin aku temui,” ucap pria tersebut jujur karena bisa gawat jika wanita yang dibawahnya berhenti menggunakan jasanya karena wanita tersebut hampir sering menggunakan jasanya. ”Siapa namanya? Apakah itu adik ‘kesayangaku’?” tanya wanita tersebut ingin memastikan siapa yang ingin bertemu dengan pria sewaannya jika bukan adik ‘kesayangannya’.

”Iya, gadis yang ingin bertemu denganku adalah adik kesayanganmu, dan kami akan merayakan satu bulan jadinya kami,” ucap pria yang mengira jika wanita tersebut benar-benar sayang kepada adiknya tersebut membuat wanita yang dibawahnya langsung memikirkan ide yang sangat licik karena ingin melihat kejatuhan adik ‘kesayangannya’ jika mengetahui bahwa pacarnya selalu bermain bersamanya bahkan melakukan hal yang amat sangat menyenangkan. Memikirkan ide tersebut terlaksanakan dan membayangkan wajah adiknya yang pasti shok menjadikannya bersemangat.

”Aku ada ide yang bagus untukmu dan aku mau kamu melakukannya untukku, honey,” ucap wanita tersebut membuat pria tersebut sedikit tertarik apa yang akan diucapkan oleh wanita tersebut yang memiliki bisa yang mematikan.

”Apa itu, Fi? Katakan apa yang kamu mau maka aku akan melakukan sesuai dengan perkataanmu,” ucap pria tersebut yang tidak mengerti rencana apa yang hendak dilakukan oleh wanita tersebut dan selain itu dirinya juga sudah muak dengan sikap wanita yang sok kaya dan sok mengatur.

”Kemarikan telepon genggammu, sayangku,” ucap wanita tersebut sembari meminta telepon genggam pria tersebut membuatnya melotot terkejut namun bertanya agar pria tersebut bisa mempertimbangkan.

”Buat apa, honey, kau membutuhkan telepon genggamku?” tanya pria tersebut memancing rencana wanita yang dia ketahui selalu saja licik dan tipu penuh muslihat sehingga membuatnya tidak ingin terseret dari rencana wanita tersebut.

”Sure, aku membutuhkannya karena aku mau mengechat adik ‘kesayanganku’,” ucap wanita tersebut membuat kening pria itu bertautan membuatnya bertanya-tanya kenapa perempuan tidak memakai telepon genggamnya sendiri dan memilih memakai telepon genggamnya yang ada percakapan sayang dengan kekasihnya yang tidak ingin diketahui oleh wanita yang membayar jasanya.

”Mengapa kau memakai telepon genggamku, sayang, bukannya kau bisa memakai punyamu sendiri?” tanya pria tersebut bertanya karena dirinya memang tidak mengerti untuk apa wanita tersebut memakai telepon genggam miliknya namun tidak mau memakai telepon genggam wanita itu sendiri.

”Kau memang benar, sayang, tetapi aku ingin dia datang kemari dengan waktu yang tepat untuk menyaksi adegan kita berdua berbagi kasih sayang,” ucap wanita tersebut sembari tersenyum licik serta mempermainkan dada bidangnya sehingga membuat dirinya kembali bergairah sehingga akal sehatnya menghilang dan menguap pada saat gairahnya kembali bangkit bahkan lebih karena rangsangan yang didapat dari wanita tersebut yang sangat mahir menaikan gairahnya untuk bermain lagi dan lagi sehingga staminanya semakin meningkat meski tanpa obat kuat.

”Terserah keinginanmu, kamu bisa lakukan keinginanmu namun puaskan dan layani aku lebih dulu,” ucap pria tersebut kembali menyerang wanita tersebut lebih brutal membuat wanita tersebut mende**ah dan menikmati permainan liar mereka membuat mereka sama-sama saling menikmati walau keduanya tidak memiliki perasaan diantara keduanya namun hanya sama-sama membutuhkan pelampiasan.

”H—honey, uhh… kau memang paling berbakat, goamu benar-benar nikmat,” ucap pria tersebut sambil mengeluarkan suara laknatnya dikarenakan dirinya sangat menikmati ketika miliknya masuk menancap serta dia masukkan ke dalam gua milik wanita tersebut serasa nikmat meski tidak senikmat milik pacarnya yang awalnya masih suci namun tetap nikmat ketika miliknya memasuki sarangnya sehingga miliknya masih bergerak dengan perkasa.

”Tentu, h—honey, uhh…ahh…,shh…, milikmu mampu sekali mengabrik-abrik milikku, satu-satunya pria yang membuatku melayang tinggi sekali,” ucap wanita tersebut yang tidak sengaja jika dirinya merupakan cewek yang penikmat dan penggila s*** membuat pria tersebut tersenyum mengejek tanpa diketahui oleh wanita tersebut karena sudah terlalu menikmati permainan panas dari pria yang mampu membuatnya melambung tinggi karena selama ini dirinya tidak pernah mendapatkan kepuasan sehingga dia hampir sering menggunakan jasa pria tersebut karena dirinya selalu mampu dipuaskan oleh pria tersebut dalam permainan ranjang.

”Dasar wanita murahan yang hanya doyan berhubungan b*d*n dan sialnya dia mampu membuatku bergairah kembali,” batin pria tersebut yang masih setia menghentak-hentakkan badan wanita tersebut secara brutal membuat wanita itu menjerit kenikmatan sehingga sekali lagi mereka berdua sudah berada di ujung pelampiasan mereka membuat mereka berdua saling mengeluarkan cairan mereka membuat mereka berdua semakin gila bermain dikarenakan karena mereka masih belum puas.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Masih berada di kampus tempat Chamile menimba ilmu sarjananya.

”Kak Evan, lanjutin besok saja kan Kakak mumpung disini, aku mau bertemu dengan orang karena ada janji temu, sampai jumpa Kak Evan,” ucap Chamile yang langsung melesat pergi dari hadapan sepupu tampannya membuat Evan segera mengikuti langkah kaki gadis tersebut sembari mengeluarkan telepon pintarnya serta mencari nomor telepon yang biasa dia andalkan serta membuat panggilan.

Ketika panggilannya tersambung karena pihak mengangkat langsung saja Evan mengeluarkan titah kepada penerima panggilannya.

”Halo, aku minta kalian diam-diam mengawasi kemana perginya Cha-cha dan bagaimana dengan pria yang sudah aku minta kalian cari identitasnya?” tanya Evan kepada penerima panggilannya.

”Tuan muda Brust, baik saya sudah mengirimkan orang-orang kita untuk mengawasi nona muda Burst serta saya sudah berhasil mengumpulkan identitas pria yang diduga sebagai kekasih nona Cha-cha. Identitas pria tersebut akan saya kirimkan melalui chat,” ucap di seberang panggilannya.

”Segera kamu kirimkan karena aku hendak mengikuti Cha-Cha pergi karena dia terlihat menepati janji dengan pria yang sepertinya adalah kekasih Cha-cha, bisa-bisanya tuh tunangan kulkas Cha-cha tidak ada jawaban kemarin biar tahu rasa kalau Cha-cha kabur darinya,” ucap Evan kepada penerima telepon membuat penerima telepon hanya bisa membatin mendengar ucapan atasannya.

”Jika itu sampai itu terjadi maka tunangan nona muda akan langsung mendatangi dan membawa nona muda serta mengurung nona muda supaya nona muda tidak bisa kabur dari diri tunangan,” batin penerima telepon.

Evan langsung menutup panggilan begitu dirinya hampir saja ketahuan oleh Chamile yang mengetahui jika kakak sepupunya mengikutinya namun Evan berhasil berhenti sebentar begitu notif pesan masuk ke telepon genggamnya dan langsung dibuka olehnya serta dibacanya berkas identitas pria yang berhasil dicari oleh bawahannya membuatnya mengepalkan tangannya begitu selesai membaca berkas tersebut.

”Brengsek, mengapa pria tersebut berhubungan wanita l*c** dan ja**ng? Berani-beraninya mereka berdua menyakiti hati dan perasaan Cha-cha, tidak akan kubiarkan mereka berdua hidup tenang jika Cha-cha sedih karena sikap mereka berdua yang busuk,” batin Evan begitu mengetahui pria yang bernama Jonathan Jason mempunyai hubungan dengan dua wanita yang salah satunya adalah Fioline Burst, sepupu yang sangat dia benci yang rupanya menyewa Jonathan dengan tujuan untuk menghancurkan kehidupan Chamile yang sangat Evan lindungi.

...----------------...

Wah.. apa yang akan terjadi dengan Jonathan dan Fioline kalau Evan datangi mereka? Penasaran? Auhtor gantung lagi

Jangan lupa beri dukungan kalian dengan memberi like, rate, gif, vote, share, suscribe, dan comment. Sangkyuu atas dukungan kalian. Semoga kalian selalu sehat saja.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!