011

”Aku tidak membela apa yang sudah dia katakan kepadaku tetapi kita sudah telat kak,” ucap Chamile yang membuat Fioline langsung melihat jam tangannya dan benar saja waktu sudah menunjukkan jam 12 kurang lima menit membuat Fioline berkata dan memperingati pria tersebut.

”Beruntung kamu karena Mile yang mencegahku dan sebaiknya jangan pernah muncul di hadapan Mile lagi atau tidak kamu terima akibatnya,” ucap Fioline langsung meninggalkan tempat tersebut dan berjalan menuju ke kedai yang berada tidak jauh dari keributan yang sudah dia perbuat.

Mereka berdua memasuki kedai tersebut dan disambut dengan ramah oleh kasir yang melayani para tamu. Chamile dan Fioline masih mendapati jika pria yang akan bertemu dengan mereka masih belum sampai.

“di mana dia kak?” tanya Chamile penasaran mengapa pria tersebut belum juga muncul di saat mereka sudah hampir saja telat bertemu dengan pria yang dikatakan oleh kakaknya.

“Mungkin dia ada masalah jadi kita bisa menunggunya sembari kita memesan terlebih dahulu,” ajak Fioline yang diangguk oleh adik tirinya. “Baiklah kak, jika itu keinginan kakak,” ucap Chamile mengangguk setuju.

Mereka menunggu berapa menit sambil memesan untuk mengusir rasa kebosanan ketika menunggu. Dan benar saja terlihat jika pemuda yang akan bertemu dengan Fioline dan Chamile baru saja tiba dan menghampiri mereka karena tahu jika ada Fioline.

“Permisi, hehe… maafkan aku karena datang terlambat karena ada keperluan mendesak,” ucap pemuda tersebut sambil sedikit cengegesan melihat kedatanggan dua wanita yang mendahuluinya sementara Chamile yang melihat kedatangan pemuda tersebut sudah melebihi sepuluh menit lebih dari jam sesuai bertemu mereka. Sebenarnya Chamile sangat malas meladeni orang yang datang terlambat melebih waktu janji mereka.

“Sudah datang terlambat malah cengegesan,” batin Chamile yang tidak suka dengan orang yang datang terlambat dari waktu yang sudah ditentukan.

“Halo Jonathan,” safa Fioline yang sudah memanggil pemuda tersebut untuk mendekat ke arah mereka yang pada awalnya Chamile tidak setuju namun sepertinya sang kakak tidak menghiraukan perkataan dari dirinya membuat Chamile mau tidak mau menerima kedatangan pemuda yang bernama Jonathan yang menarik kursi untuk dirinya sendiri dan duduk di hadapan kedua wanita yang satunya sangat tidak enak dipandang.

“mengapa cewek yang membayariku membawa temannya yang gendut? Jangan-jangan dia memang pewaris sesungguhnya dan sepertinya dia tidak tahu apa-apa mengenai pertemuan ini,” batin Jonathan yang merasa heran dengan Fioline yang membawa gadis gendut ke hadapannya yang janjinya untuk diperkenalkan kepadanya.

“Oh hai juga Fioline dan tumben kau ingin memperkenalkanku dengan orang lain dan dengan siapa yang akan kau perkenalkan?” tanya Jonathan yang sudah menebak namun ingin memastikan siapa yang dimaksud oleh Fioline yang akan diperkenalkan dengan dirinya.

“Iya, aku akan memperkenalkan dirimu dengan adikku,” ucap Fioline yang dengan senyum manis dan wajah cantiknya membuat Jonathan sedikit tertarik untuk mengukung badan seksi Fiolna seperti sebelumnya.

“Adikmu? Siapa?” tanya Jonathan dengan sedikit curiga. “Dia tidak ingin memperkenalkanku dengan babi ini kan?” batinnya yang berharap jangan sampai dirinya diperkenalkan kepada gadis yang bertubuh gemuk dan pendek oleh Fioline.

Sementara sesuai dengan dugaan dan harapan yang tidak diinginkan oleh Jonathan pun akhirnya terjawab. Fioline kemudian memperkenalkan gadis yang duduk di sampingnya dengan bahagia karena bisa memperkenalkan adik tirinya kepada pria yang cukup tampan.

“Perkenalkan, Jo, di sebelahku adalah adikku yang namanya adalah Chamile Burst,” ucap Fioline dengan nada gembiranya mengenalkan adik tirinya kepada pria yang selama ini dia nikmati dalam beberapa hari karena pelayannya dibilang sangat memuakan.

“Apa?!” ada sedikit keterkejutan yang dirasakan oleh Jonathan Jason ketika dirinya benar-benar diperkenalkan gadis gendut yang bertubuh pendek dengan bernampilan culun dan tertutup namun dirinya melihat jika wajah gadis tersebut menyembunyikan sesuatu namun tetap lembut dan baik seperti kekasihnya membuatnya dia hanya bisa menerima Chamile sebagai temannya.

“Kau ingin aku berteman dengannya?” tanya Jonathan ingin memastikan keinginan wanita yang membayari karena sudah menggunakan layanan dan jasanya. “Cewek ini bisa aku minta tolong untuk berteman dengan Siska karena Siska dan cewek ini sama-sama lembut dan pengertian.”

Namun sepertinya Fioline tidak mengubris pertanyaan Jonathan malah dia memperkenalkan Jonathan kepada Chamile, adik tirinya yang sangat ingin dia usir dari pewaris keluarga Burst. “Mile, perkenalkan pemuda ini adalah Jonathan Jason, kakak ingin menjodohkan kamu dengannya karena kakak lihat kamu sampai saat ini belum memiliki pacar,” ucapnya dengan nada dibuat senang.

“Apa?!” ucap mereka berdua serentak terkejut dengan pernyataan Fioline yang terkesan seenak Fioline sendiri tanpa keputusan mereka berdua. “Kakak, aku belum mau berpacaran,” tolak Chamile yang sedari awal dirinya memang tidak tertarik dengan pemuda di depannya karena tidak sesuai dengan prinsipnya yaitu dirinya paling membenci orang yang datang telat lebih dari waktu yang sudah ditentukan. “Fioline, mengapa kau menjodohkan kami, itu tidak sesuai dengan perkataanmu di teleponnya,” ucap Jonathan yang jelas tidak terima jika dirinya dijodohkan dengan gadis yang belum dia kenal dan baru saja bertemu.

“Kak, memangnya Kakak berbicara apa dengan Jonathan sehingga dia berbicara seperti itu?” tanya Chamile yang penasaran begitu mendengarkan Jonathan berkata sesuatu yang seperti mengandung rahasia tanpa dirinya ketahui apa rencana kakak dan pemuda tersebut. Mendengar jika Jonathan berkata seperti itu yang bisa mengacaukan rencananya, Fioline kemudian mengancam Jonathan untuk tutup mulut.

Aku pastikan kamu hari ini tidak mendapatkan bayaran dariku jika kamu tidak mau menuruti apa yang aku katakan!

Ucap Fioline melalui gerakan bibir membuat Jonathan yang sempat melihat gerakan bibir wanita muda tersebut sedikit ketakutan karena ancaman dari Fioline.

“Aku hanya ingin kau merasakan namanya pacaran, Mile,” ucap Fioline dengan sedikit sedih dan mencemaskan adik tirinya yang membuat Jonathan bergidik ngeri atas perubahan cepat dari Fioline. “Tubuhnya saja yang nikmat namun sikap dan perilakunya mengerikan seperti nenek sihir, mengapa aku terjebak dengan orang seperti itu?” batin Jonathan yang melihat sikap Fioline yang berpura-pura baik dan manis kepada adik tirinya. Berbeda dengan Chamile yang begitu kakaknya mencemaskan dirinya karena belum pernah merasakan pacaran membuatnya mencoba untuk menjalin berhubungan dengan pria yang sudah dikenalkan dengan kakaknya.

“Kalau itu pilihan Kakak, Mile akan mencoba menjalankan hubungan dengan Jonathan namun Kakak, aku hanya masih mau pendekatan belum berpacaran,” ucap Chamile dengan sedikit tegas membuat Fioline mencibir tanpa sepengetahuan dirinya. “Dasar cewek sok suci, kamu itu harusnya sadar diri, sudah jelek, gendut dan pendek, mana ada orang yang mau denganmu, untung-untung sudah aku kasih cowok yang bisa memuaskan namun kamu dengan sok menolaknya, dasar naif,” batinnya merasa kesal karena Chamile yang tidak ingin langsung berpacara. 

Sementara Jonathan sedikit menggagumin sikap Chamile yang menolak untuk berpacaran sehingga dirinya bersukarelawan untuk berusaha mengarabkan dirinya dengan Chamile.

“Aku setuju sih, Fio, kan aku dengan Chamile baru saja kenal, jadi ijinkan kami menjalankan terlebih dahulu jika kami berdua ada kecocokan maka kami akan memutuskan untuk berpacaran,” ucap Jonathan yang membuat Chamile sepakat dengan perkataan Jonathan yang ada benarnya. “Iya, Kak, ijinkan aku mengenal lebih dekat dengan Jonathan,” ucap Chamile yang sebenarnya malas dan menolak namun tidak ada pilihan lain membuat Fioline mengiyakan perkataan mereka berdua.

“Baiklah, tidak ada salahnya jika kalian berdua mencoba untuk mendekatkan diri, jadi aku berharap kalian akan cepat berpacaran,” ucap Fioline dengan senang hati menyeruput minuman pesanannya yang baru saja tiba.

...----------------...

Chamile, seharusnya kamu tolak saja permintaan kakak durjanamu.

Gomenasai ya, Author gantung dahuluya.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!