Nanda pikir mommy Natasha akan berpikir jernih dan bisa membedakan mana yang benar dan mana yang tidak, tapi semuanya sama dan kali ini Nanda benar benar kecewa dengan semuanya.
Sedangkan Wildan yang mendengar tuduhan yang tak mendasar pada Nanda hanya bisa menahan amarahnya dengan menggenggam erat berkas yang dari tadi iya pegang.
" maaf untuk semuanya, untuk sementara rapat kita hentikan dulu dan kita akan melanjutkan lagi rapat ini dua hari lagi " ucap Nanda yang tak ingin mempermalukan seorang ibu di hadapan semuanya.
" kenapa ? Apa kamu malu jika semua orang tau keburukan yang sudah kamu lakukan ? Tanya Clarisa yang malah tak sadar diri atas kesalahan yang iya perbuat.
Nanda menatap pada Bu Natasha yang masih menjadi ibu mertuanya, tapi ibu mertuanya malah memalingkan wajahnya seolah apa yang di katakan Clarisa memang benar adanya.
" pak Anton tolong ajak yang lainnya ke ruangan rapat yang satunya lagi " ucap Nanda yang tak punya pilihan lain karena alvaro dan Bu Natasha tidak memberikan pilihan.
" baik bapak ibu semuanya, karena situasi dan kondisi yang tidak bisa di kendalikan lagi rapat ini kita tunda dulu hingga dua hari ke depan " ucap Anton seperti apa yang di katakan Nanda.
Semua peserta rapat darurat pun akhirnya satu persatu keluar dari ruangan rapat dan yang tersisa hanyalah Bu Natasha, Alvaro, Clarisa, Wildan, Anton dan juga Nanda.
Hampir lima menit ruang rapat itu terasa hening hingga akhirnya Clarisa membuka suaranya, tapi suara Clarisa malah mematik api di hati Alvaro dan juga Bu Natasha.
" mommy tau apa yang dilakukan wanita yang tak tau berterima kasih ini pada Alvaro dan mommy ?" tanya Clarisa yang berhasil membuat Bu Natasha menatap sekilas ke arahnya tapi tak lama kembali menatap pada Nanda.
" memang apa yang Nanda lakukan ?" tanya Bu Natasha tapi tatapannya tak lepas dari wajah Nanda yang terlihat lebih kurus dan pucat.
" dia menguras habis rekening Alvaro dan mengganti kunci rumah dan kunci gembok pagar rumah yang selama satu tahun ini Alvaro tempati dengan dia " ucap Clarissa sambil menunjuk ke wajah Nanda yang masih diam seolah ingin melihat sejauh mana suami dan ibu mertuanya mengecewakan diri nya.
" dan untuk urusan kantor mommy sudah tau bukan apa yang terjadi pada Alvaro " ucap Clarisa yang di akhiri senyuman sinis kepada Nanda.
" kenapa kamu jadi berubah seperti ini sayang " ucap Bu Natasha berharap dengan berkata lembut membuat Nanda akhirnya Luluh dan bisa mengembalikan semua nya seperti semula.
" apa mommy mau tau apa yang terjadi ?" tanya Nanda sambil menatap ke arah Alvaro yang tidak merasa bersalah sama sekali.
" mas Alvaro dan Clarisa berselingkuh di belakang Nanda dan bahkan mas Alvaro tidak merasa bersalah sudah melakukan perselingkuhan itu di belakang Nanda " ucap Nanda dengan suara bergetar menahan rasa sesak di dadanya.
" kamu salah paham, Alvaro dan clarisa hanya bersahabat tidak lebih " ucap Bu Natasha yang masih terus membela putranya.
" mungkin kamu yang berselingkuh di belakang Alvaro hingga kamu begitu gigih ingin menghancurkan Alvaro di hadapan semua dewan direksi tadi " ucap Bu Natasha sambil melihat ke arah Anton dan juga Wildan.
Nanda tak percaya jika Bu Natasha malah meragukan dirinya yang jelas jelas berkata jujur demi melindungi putranya, tapi nanda tak sedikitpun gentar apalagi meneteskan air matanya yang membuat Wildan merasa cukup tenang mendukung Nanda yang bisa mengendalikan dirinya.
" ya, apa kamu punya bukti jika kami berselingkuh ?" tanya Clarisa yang ingin memutar balikan fakta karena Clarisa yakin jika Bu natasha masih belum tau hubungannya dengan Alvaro sudah sejauh mana.batas
Nanda terdiam karena yang Nanda tau jika dirinyalah saksi perselingkuhan Clarisa dan suaminya.
" kamu tidak punya bukti tapi kamu begitu bernafsu ingin menghancurkan suami mu sendiri" ucap Bu Natasha saat melihat Nanda yang terdiam tak membantah apa yang di katakan Clarisa tadi.
" sudah ?" tanya Anton yang tak tega melihat Nanda di keroyok oleh tiga orang sekaligus.
" kamu ?" tunjuk Anton pada Alvaro yang masih saja terdiam menyaksikan ibu dan selingkuhan nya menghakimi Nanda .
" katanya kamu suaminya tapi kenapa saat selingkuhan mu menyudutkan istrimu tak satu kali pun kamu membelanya ? "
" dan jika memang kamu dan wanita selingkuhan mu tidak benar benar berselingkuh kenapa kamu tidak membela diri" tanya Anton yang hanya ingin membuat Alvaro buka suara.
" aku bisa saja menunjukan bukti yang bisa saja membuat kamu malu dengan apa yang sudah kamu lakukan pada Nanda wanita baik yang sudah kamu kecewakan demi sampah seperti dia" ucap Anton yang kini sudah membuka laptop nya tapi di hentikan oleh Nanda yang sudah bisa menebak apa yang akan di tunjukan Anton meski Nanda tidak yakin jika Anton benar benar memiliki bukti itu.
" mommy benar, seperti nya Nanda yang berselingkuh dengan salah satu dari kedua lelaki yang seperti nya ingin sekali ikut campur dengan semua urusan kita " ucap Alvaro
" apa kamu tidak malu mengatakan itu semua mas ? Sebenarnya apa salah Nanda hingga mas tega menuduh Nanda seperti itu ? " ucap Nanda yang tak percaya saat Alvaro membuka suaranya kata kata yang keluar malam membenarkan apa yang di katakan ibu nya.
" terserah kalian berkata apa yang pasti Nanda tidak pernah berselingkuh dan biar nanti kebenaran yang akan berbicara " ucap Nanda yang kini sudah bersiap pergi meninggalkan semuanya.
" tunggu " ucap Alvaro yang kini sudah berhasil menahan tangan Nanda sebelum Nanda pergi dari ruang rapat.
" jika kamu memang ingin berpisah dari mas baiklah, mas akan mengabulkan semuanya tapi lepaskan semua saham dan rumah yang selama ini kita tempati " ucap Alvaro tanpa rasa malu meminta yang bukan hal nya.
" toh mas yakin kamu tidak akan bisa mengelola semuanya seorang diri "
" jadi dari pada perusahaan ini hancur di tangan wanita yang tak bisa apa apa lebih baik kamu berikan sama mas yang pasti lebih menguasai semuanya "
" jadi jika Nanda tidak memberikan saham dan rumah itu mas tidak akan menceraikan Nanda. ? iya ? " tanya Nanda yang seperti nya Alvaro lupa dengan kata katanya sendiri dua hari lalu.
" tentu saja " ucap Alvaro penuh keyakinan bahkan dengan senyum penuh percaya diri jika Nanda akan gentar dengan ancaman yang iya berikan.
" apa mas sudah lupa dengan yang mas katakan pada Nanda Dua malam yang lalu ?" tanya Nanda yang berhasil membuat Alvaro terdiam seolah sedang membuka memori di ingatannya tentang kejadian dua malam yang lalu.
" sudah ingat ? Malam itu mas sudah menjatuhkan talak pada Nanda bahkan Clarisa menjadi saksi ucapan yang mas katakan "
" apa mas akan menjilat ludah sendiri dengan tidak mengakui apa yang mas katakan malam itu !?
" apa itu benar Al ? JAWAB ALVARO ?
✍️✍️✍️ hayo kebanyakan mesum sih jadi omongan sendiri aja lupa 🤭🤭 enaknya di apain yang keluarga tak tau malu seperti ini ? Semoga di dunia nyata tidak ada keluarga seperti itu ya..
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Love you moreee 😘😘😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 114 Episodes
Comments
Sandisalbiah
maklum.. Alvaro suka jd amnesia kalau sudah di hadapkan dgn selak****n Clarissa jd gak bakal ingat dgn tingkah bejatnya, apa lagi sekedar omongan.. lupa semua dia..
2024-05-21
0
Masiah Cia
jijik sama Alvaro d Clarissa
2023-10-04
0
zian al abasy
nanda jngan mau donk d rendahin biarkn anton nunjukin smua butkiny😠😠 aduh jngan lemh donkk
2023-09-14
1