Clarisa yang tak bisa memejamkan matanya sejak masuk ke dalam kamar tamu di rumah Alvaro hanya bisa merebahkan tubuhnya, dengan penuh kegelisahan Clarisa pun akhirnya memilih untuk keluar dari kamar tamu sekedar mencari susu hangat untuk membuatnya lebih relaks dan akhirnya bisa tertidur pulas.
" TIDAKKK " Clarisa yang mendengar teriakan Nanda pun bergegas ke lantai dua berpikir terjadi hal buruk pada Alvaro sahabat sekaligus laki laki yang sangat berarti dalam hidupnya.
" ada apa dengan Alvaro ? Kenapa Nanda teriak seperti itu " ucap Clarisa sambil terus menaiki tangga menuju kamar Alvaro, hingga sampai di depan pintu kamar tak sengaja Clarisa mendengar percakapan Nanda dan Alvaro yang meski sebenarnya pelan tapi karena tengah malam dan keadaan yang sunyi membuat suara itu terdengar sangat jelas di telinga clarisa.
Desa han yang keluar dari mulut Nanda pun terdengar sangat jelas di telinga clarisa yang tiba tiba saja membangkitkan gai rah yang tak pernah tersalurkan dengan mantan suaminya yang ternyata seorang penyuka sesama jenis.
" Ri.. Sedang apa kamu di sini ? Dan bagaimana jika Nanda curiga nanti " ucap Alvaro yang langsung menarik tangan Clarisa menuju kamar tamu yang ada di lantai bawah.
Grepp
Clarisa langsung memeluk Alvaro setelah keduanya berada di dalam kamar tamu bahkan tanpa rasa malu Clarisa langsung menutup pintu dengan tangan kanannya.
" temani aku Al, aku sangat gelisah dan aku butuh ketenangan " ucap Clarisa yang malah mulai menciumi leher Alvaro yang tentu saja membuat darah Alvaro berdesir.
" ri.. Kita itu sahabat.. Aku ngga mau hanya karena ini hubungan kita nanti menjadi hancur "
" dan lagi aku juga harus menjaga perasaan Nanda yang sudah sangat sabar menghadapi ku " ucap Alvaro yang masih mengingat status dirinya dan hubungan dirinya dengan Clarisa.
" kita bisa bermain cantik, aku benar benar kesepian " ucap Clarisa yang masih terus mencoba menggoda Alvaro bahkan tak segan Clarisa mulai meraba raba senjata andalan yang baru saja landing di gua milik Nanda.
" kamu tau kan kenapa aku dan Diki bisa bercerai" ucap Clarisa yang kini semakin berani dengan mere mas senjata milik Alvaro yang membuat Alvaro hanya bisa memejamkan matanya.
" tapi Ri.. "
" shhhtttt "
" aku janji tidak akan pernah merusak pernikahan kamu dengan Nanda dan aku janji Nanda tidak akan pernah tau hubungan kita " ucap Clarisa yang sudah benar benar diliputi has rat terlarang.
Karena terbuai dengan apa yang di lakukan Clarisa dan percaya dengan apa yang di katakan Clarisa membuat Alvaro akhirnya menyerah dan balas menerjang Clarisa.
" mas jangan pernah tinggalkan Nanda "
Deggg
Alvaro yang baru saja akan memasukan senjata andalannya kini terdiam di atas tu buh Clarisa yang sudah tak memakai sehelai benang pun.
" Al.. " Clarisa yang menghiba karena tinggal sedikit lagi dirinya bisa mendapatkan kenik matan dari Alvaro malah terhenti dengan alasan yang tidak Clarisa ketahui.
" maaf .. Aku tidak bisa " ucap Alvaro yang langsung turun dari tempat tidur dan kembali mengambil bath sheet yang tadi iya gunakan saat keluar dari kamarnya bersama Nanda.
" Al.. " Clarisa menggeleng berharap Alvaro tidak meninggalkan dirinya di saat saat seperti ini yang membuatnya menggantung.
" Nanda ngga akan tau Al " ucap Clarisa yang berhasil merampas bath sheet yang baru saja akan di gunakan Alvaro dan melempar nya ke ujung kamar tamu.
" katanya kamu akan selalu ada untuk ku " ucap Clarisa menggunakan kalimat yang pernah Alvaro katakan padanya.
" katanya aku sangat berarti untuk mu, tolong aku Al.. " ucap Clarisa sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya berharap Alvaro kasihan padanya dan tidak meninggalkan nya malam ini.
" tapi Ri tidak dengan seperti ini " ucap Alvaro yang masih mencoba menghentikan apa yang tadi akan di mulai.
" baiklah " ucap Clarisa sambil menjauh dari Alvaro yang kini sudah menatap intens pada tubuh sintal Clarisa yang di biarkan polos.
" aku akan mencari laki laki yang bisa memuas kan ku " ucap Clarisa sambil berbalik meninggalkan Alvaro yang malah terdiam tak percaya dengan apa yang di katakan Clarisa yang terdengar seperti orang yang sedang putus asa.
" pergilah, dan aku pun akan pergi dari rumah ini besok pagi " ucap Clarisa yang kini sudah berbaring di atas tempat tidur dan langsung memiringkan tubuhnya tanpa menyelimuti tubuh polosnya.
" ayo Al.. Aku percaya kamu tak akan pernah membiarkan ku melakukan hal yang aku ucapkan tadi " ucap Clarisa dalam hati.
" jangan pernah melakukan itu " ucap Alvaro yang kini sudah memeluk Clarisa di atas tempat tidur.
" aku tak ingin kamu melakukan apa yang kamu katakan tadi " ucap Alvaro sambil menyembunyikan wajahnya di punggung Clarisa yang sangat wangi.
" lalu aku harus apa Al.. Bahkan suamiku sendiri saja tidak mau menyentuhku, dan sekarang kamu juga menolak menyentuhku " ucap Clarisa yang sudah mengeluarkan air mata buaya dan membiarkan Alvaro menghirup bau tubuhnya.
" biarkan aku pergi besok, agar aku tidak menggangu mu dan kamu tidak harus mengkhianati Nanda " ucap Clarisa di sertai isakan yang mulai terdengar oleh Alvaro.
" tidak, kamu akan tetap di sini dan Nanda tidak akan tau apa yang kita lakukan " ucap Alvaro yang akhirnya menyerah dan kembali melanjutkan apa yang tadi sempat tertunda dan tentu saja membuat Clarisa tersenyum karena berhasil mendapatkan apa yang iya inginkan.
" kamu luar biasa Al.. Aku belum pernah merasakan nik mat yang seperti ini " ucap Clarisa di sela sela hen Takan yang di berikan Alvaro padanya.
" Nanda pasti sangat puas dengan apa yang kamu lakukan " ucap Clarisa yang kini terombang ambing di bawah kung kungan Alvaro.
" jangan pernah meminta ini dari laki laki lain " ucap Alvaro saat teringat ucapan Clarisa yang akan mencari laki laki untuk memuas kan dirinya.
" selama kamu tidak menolak ku aku hanya milik mu " ucap Clarisa yang sudah berhasil membuat Alvaro berada di bawah kuasanya.
" ahhhhhhh " keduanya pun akhirnya mendapatkan apa yang dari tadi ingin mereka capai bahkan mereka berhasil mencapainya secara bersamaan.
" kamu sangat luar biasa ri "
" bahkan Nanda pun tak bisa mengimbangi apa yang aku inginkan " ucap Alvaro yang malah membandingkan Clarisa dengan istri sahnya Nanda.
" aku balik ke kamar dulu ya " ucap Alvaro yang langsung bangkit agar Nanda tidak curiga padanya.
" baiklah, tapi mulai besok aku akan ikut kerja dengan mu agar kita bisa selalu bersama dan kita bisa melakukannya kapan pun "
" nanti aku pikirkan " ucap Alvaro sambil memakai bath sheet dan meninggalkan Clarisa yang sudah mulai memejamkan matanya.
Alvaro langsung menuju kamarnya bersama dengan Nanda dan sekilas melihat jam yang kini sudah menunjukan pukul empat pagi.
" mas, kamu dari mana ?"
✍️✍️✍️ Kelemahan seorang laki laki ada pada naf sunya dan sekalinya iya mengkhianati akan ada seribu kebohongan untuk menutupi pengkhianatan nya. Ingatlah jangan pernah memasukan wanita lain dalam rumah tanggamu karena kita tidak akan pernah tau apa yang akan terjadi kedepannya.
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Love you moreee 😘😘😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 114 Episodes
Comments
Ony Syahroni
lanjut thor!!!
2023-09-21
0