Bab 19

...💐Happy Reading💐...

"Siapakah orang kaya itu?" Gumam Celina penasaran.

Semua orang pun juga ikut menyaksikan berita tersebut. Beberapa saudara Celina melihat berita tersebut dan menjadi penasaran, karena tanggal ulang tahunnya sama dengan ulang tahun Shakila.

"Hei, lihat. Hari dan tanggal ulang tahunnya sama dengan anakmu Celina" Ucap Bayu sambil menunjuk sebuah tulisan yang memperlihatkan hari dan tanggal ulang tahun di layar televisi.

"Tapi, itu tidak mungkin untuk Shakila kan. Secara, ayahnya kan miskin alias kere" Sindir Sintya sambil tersenyum meremehkan.

"Jelaslah itu bukan untuk Shakila. Jelas-jelas itu hari ulang tahun anak orang kaya kok" Jawab Bayu lagi sembari mengejek.

"Heh Deon. Lihat itu. Orang lain saja bisa memberikan anaknya pesta ulang tahun dengan ribuan juta dolar uang. Sedangkan kamu tidak bisa memberikan pesta kecil saja untuk Shakila." Ujar tante Sintya sinis.

"Dengan gaji hanya dua jutaan sebulan, mana mungkin dia bisa memberikan pesta. Bahkan dia juga tidak bisa memberikan uang untuk mengobati putrinya." Sindir Farhan menatapnya sinis.

"Cukup. Hentikan ejekan kalian semua." Sentak Celina tak terima.

"Jangan dengarkan mereka. Ayo kita pergi saja dari sini" Lanjut Celina yang sudah menarik tangan suaminya dan membawanya pergi.

Semua orang hanya tersenyum melihat kepergian Celina dan Deon. Mereka merasa puas dan selalu menemukan cara untuk merendahkan Deon.

Dua hari kemudian. Sore itu, Segera pada hari minggu, pesta ulang tahun pun di adakan di rumah keluarga Abimanyu.

Banyak orang dan teman-temannya datang untuk memberikan selamat dan merayakan ulang tahun Shakila.

"Selamat ulang tahun Shakila. Ini kado untuk kamu, doa terbaik dari tante untuk kamu ya" Ucap Rengganis, sahabat Celina.

"Terimakasih tante" Jawab Shakila sembari tersenyum sumringah.

"Gemesin deh. Jadi anak sholehah ya sayang" Gemas Rengganis melihat senyuman menawan dari putri sahabatnya itu.

Celina pun ikut tersenyum, "Terimakasih ya sudah mau datang" Ujar Celina ramah.

"Sama-sama Celina. Aku senang kok bisa hadir disini" Jawab Rengganis.

Sementara itu, Cris tiba-tiba datang dengan mobil mewahnya. Farhan pun segera keluar setelah melihatnya dan pergi menjemputnya. Keduanya pun terlihat sangat akrab dan berbincang masalah pekerjaan.

"Aku dengar perusahaan kalian sudah mendapatkan kerja sama bersama perusahaan Antariksa, bagaimana bisa?" Tanya Cris kepada Farhan.

"Aku juga tidak tahu. Mereka membatalkannya dan kemudian menyetujui tiba-tiba. Aku merasa bingung akan hal itu, katanya Deon lah yang membuat mereka menyetujui, tapi aku tidak percaya. Sejauh ini, Deon masih tetap sama. Miskin dan juga tidak berguna" Jawab Farhan.

"Padahal, aku sudah merencanakan semuanya dengan matang untuk mendapatkan Celina. Tapi, semua itu berakhir setelah kerjasama itu disetujui." Sahut Cris agak kecewa. Ternyata masalah sebelumnya dan penyebab kegagalan kerjasama itu karena mereka berdua yang sudah bersekongkol untuk memisahkan Deon dan Celina.

"Jangan terlalu dipikirkan. Kita akan memikirkan cara lagi untuk membuat Celina membenci laki-laki sampah itu. Sekarang, pergilah menemui Celina. Aku akan beraksi disana" Jawab Farhan menenangkan seraya merencanakan sesuatu.

Cris setuju dan dia langsung masuk menemui Celina.

"Hai Celina" Sapa Cris dengan senyumnya yang manis.

Celina yang sedang mengobrol bersama sahabatnya Rengganis pun menghentikan ucapannya.

"Dimana putrimu. Aku membawakan hadiah istimewa untuknya" Ujar Cris lagi.

Celina tak segera menjawab, dia mencari keberadaan anaknya lebih dulu, lalu membawa Cris untuk menemui anaknya.

"Selamat ulang tahun Shakila!" Ucap Cris lembut.

Shakila dan Deon yang sedang bermain, menoleh secara bersamaan ke arah suara.

"Shakila. Cepat jawab ucapan Om Cris" Seru Amalia cepat dan langsung menyapa Cris dengan sangat ramah.

"Terimakasih ya nak Cris sudah mau datang" Ujar Amalia ramah.

Cris tersenyum, "Aku sangat bahagia bisa ikut hadir di acara bahagia ini tante. Lagipula, aku sudah menganggap Shakila sebagai anakku sendiri" Jawab Cris yang seketika mendapatkan tatapan tak suka dari Celina dan Deon.

"Tante tau kok. Kamu kan calon menantu idaman tante. Apa itu. Apa itu hadiah untuk Shakila?" Sahut Amalia bertanya.

"Eh iya Tante. Ini hadiah Shakila. Ini ambillah" Cris memberikan kotak kecil dan mewah itu kepada Shakila.

"Ayo Shakila buka!" Titah neneknya tak sabar.

Shakila pun membuka isi kotak itu dan langsung membuat semua keluarga menganga lebar.

Cris sengaja membawakan hadiah kalung yang sangat bagus dan mahal dan bernilai hampir ratusan juta. Meskipun dia tidak begitu peduli kepada Shakila, tapi dia tau bahwa Celina sangat menyayangi putrinya itu, sehingga dia menghabiskan begitu banyak uang hanya untuk menarik perhatian Celina dan keluarga nya.

Melihat kalung mahal yang dibawa oleh Cris, semua orang semakin bahagia dan memuji Cris sebagai pria yang baik dan loyal.

Farhan pun tersenyum licik dan mulai mencibir Deon, "Lihatlah dia Deon. Dia bisa memberikan apapun untuk Shakila dan Celina. Tidak seperti kamu, pria tidak berguna yang tidak bisa memberikan hadiah semahal itu" Sindir Farhan.

"Seharusnya kamu belajar tahu diri mulai sekarang Deon. Menantu idaman kami sudah ada disini. Jadi, kamu harus ngaca" Sambung Bayu yang mengolok-olok Deon.

Mendengar banyak ejekan untuk Deon, Cris menertawakan Deon, "Hadiah apa yang kamu persiapkan untuk putrimu, Deon. Jangan bilang kamu memungut sampah dan memberikannya kepada putrimu" Ucap Cris mengejek.

.

.

.

Bersambung.

Terpopuler

Comments

Harman LokeST

Harman LokeST

mereka kira Deon ini orang miskin

2023-09-27

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!