"Dengan sering berlatih maka akan terampil."
...****************...
"Kamu sudah menerobos dan memiliki jurus spiritual. Maka kamu harus mencari lawan ditingkat lebih tinggi." Kata Richie saat menemani Mila berburu lagi.
"Kemarin kan aku juga melawan ayam hutan level 7."
"Iya. Tapi kamu kan sudah tahu kelemahan ayam hutan, meski melawan level tinggi tidak akan memberimu banyak kesulitan yang memaksamu harus menggunakan kekuatan penuh."
"Richie, kamu hanya ingin melihatku dipukuli, kan?."Mila mendengus samar.
Richie tertawa
"Rasa sakit akan memotivasi kita menjadi kuat."
Mila hanya memutar bola matanya dan mendapat firasat buruk.
"Kurasa Richie melatih Mila menjadi misteri pembunuh." Bisik Cade yang berjalan bersama Riri dan Luki di belakang,
"Mungkin Eliana salah memberi Richie tugas melatih Mila sejak awal."Riri juga menghela napas seolah tak berdaya.
"Tidak ada salahnya menjadi kuat." Timpal Luki.
"Memang cara Richie keras tapi itu tidak buruk."
"Setidaknya dia harus ingat kalau Mila itu perempuan. Dia harus kuat dengan cara yang anggun."Protes Riri.
"Keanggunan akan hilang kalau kamu dipukuli tapi kamu akan agung kalau kamu kuat."
Riri memberi tatapan aneh ke Luki.
"Kenapa aku merasa kamu selalu membela tindakan Richie."
"Ayo kita lihat! Binatang apa kali ini yang akan menjadi lawan Mila." Luki mengubah topik pembicaraan.
"Nah, hari ini kamu akan melawan Biawak Badak." Richie dan Mila melompat ka dahan pohon mengamati calon lawannya.
"Biawak Badak memiliki tubuh gemuk dan kulit tebal yang sulit di tembus. Ada cula di kepalanya yang sangat tajam. Ekornya keras namun fleksibel dan sangat gesit. Paling penting! dia memiliki napas mematikan, selain bau juga mengandung racun. Kamu harus berhati-hati."
"Mila!."Cade melompat ke sisi Mila.
"Kulit biawak Badak sangat berharga, itu digunakan sebagai salah satu bahan armor kuat jadi harganya mahal. Semakin tinggi level biawak Badak semakin bagus kualitas kulitnya."
Mata Mila langsung berbinar mendengar pemaparan Cade, seolah dia melihat koin emas bertaburan di depannya.
"Apalagi yang baik selain kulit dan inti dari biawak itu?."
"Ekornya kuat, tajam dan elastis, sangat bagus untuk cambuk. Banyak orang yang menggunakan jurus cambuk terutama wanita."
"Tulang biawak juga digunakan sebagai bahan boneka spiritual."
"Boneka spiritual?." Mila mengangkat alisnya.
"Ada beberapa orang bisa mengolah teknik benang spiritual yang bisa mengendalikan boneka sebagai senjata. Boneka ini biasanya dibuat dari bahan beras dan kokoh. Misalnya dari kayu dan tulang. Tulang biawak Badak salah satu yang terbaik karena dianggap masih memiliki hubungan dengan ras naga."
"Kalau begitu, kita mencari biawak level tinggi, mungkin level 6 atau 7? mungkin level 8 juga bisa." Ujar Mila menggaruk dagunya.
Pa!
Richie menampar bagian kepala Mila.
"Kamu mau cari mati?! Biawak Badak itu termasuk binatang spiritual tingkat menengah. Biawak Badak level 5 bahkan ada yang baru level 4 tahap atas sudah setara dengan manusia spiritual tahap puncak kalau dia bermutasi level 4 tahap puncak setara warrior spiritual tahap awal. Jangan main-main!."
Mila hanya bisa mengusap sendiri kepalanya yang habis ditabok dengan mulut mengerucut.
"Kamu baru berada ditahap enam manusia spiritual sekarang."
Setelah melatih dan memantapkan jurus spiritual, dia akhirnya bisa menembus manusia spiritual tingkat 6 tahap awal karena itu dia percaya diri.
"Jangan memakan sesuatu yang tidak bisa kamu kunyah."Richie mengingatkan.
"Ambil biawak Badak level 3 tahap puncak atau level 4 tahap menengah paling tinggi untuk mempelajari cara bertarungnya dan mengukur kekuatannya."
Walaupun Mila menyukai uang, dia juga sadar kalau keselamatan dan nyawa lebih berharga jadi dia mengikuti saran dari Richie. Dia menghabiskan hari itu membunuh biawak tahap 4 awal dan menengah. Ada tiga ekor biawak Badak hasil buruan hari ini dan seperti biasa Cade membantu memisahkan bagian-bagian badak ini. Riri akan memberinya ramuan dan Luki membantunya menetralisir racun dari napas biawak.
Setelah bertarung seharian kemarin, Mila dapat memahami cara bertarung biawak. Namun, hari ini dia belajar cara menetralisir racun dalam tubuh menggunakan energi spiritual.
"Ingat. ya! Levelmu sekarang hanya bisa menetralisir racun tingkat rendah, untuk racun tingkat menengah ke atas kamu masih butuh bantuan ramuan dan pil detoksifikasi." Richie mengingatkan setelah memberinya bimbingan.
"Baik. Terimakasih guru."
Richie melambaikan tangannya.
"Sebaiknya kamu belajar mencari ramuan sendiri dulu, jangan bergantung dengan pil Riri." Kata Richie yang langsung disetujui Mila.
Bersama Cade dan Riri, ketiganya menjelajah gunung.
"Orang yang selalu mengutamakan kekuatan, kamu bisa juga mengingatkan dia untuk menyediakan ramuan dan obat." Sindir Luki pada Richie yang menatap acuh kepergian tiga pencari herbal itu.
", Anak itu terlalu bersemangatnya dan cepat belajar. Aku tidak punya waktu akhir-akhir ini sejak dia menjadi muridku."
lucky hanya memutar bola matanya dan memberi tatapan menghina ke arah Ricky sebelum mengikuti ketiganya secara diam-diam. Mila masih kurang pengalaman, Cade memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan sangat antusias sedangkan Riri ceroboh dan impulsif. Paduan ketiganya sangat mungkin mengundang masalah.
Baik Cade dan Riri memiliki pengetahuan tentang herbal dan tanaman beracun Riri suka mengolahnya menjadi ramuan dan pil sedangkan Cade mengolahnya menjadi makanan dan bubuk aroma. di bawah bimbingan keduanya, Mila banyak mendapat pengetahuan tentang herbal tanaman beras dan berbagai aromatik.
Walaupun mereka hanya menjelajahi satu sisi gunung, itu juga cukup luas sehingga ketiganya butuh beberapa hari untuk mengumpulkan bahan yang diperlukan. kali ini, Loi turut membantu mereka membuat pil. Loi termasuk alkemis berpengalaman dan levelnya lebih tinggi dari Riri sehingga pilihan dihasilkannya juga berkualitas tinggi.
Mila menguji keampuhan ramuan yang dia buat dibawa bimbingan Riri dan Loi pada ular kecil yang diselamatkannya dari gunung tempo hari. ukuran ular ini hanya sebesar jari kelingking dengan panjang 20 cm dia memiliki tanduk perak di kepalanya, badannya licin seperti belut dengan warna abu metalik. Riri dan Cade tidak bisa mengindentifikasi karena mereka juga baru kali ini menemukan ular jenis ini. Karena ini masih kecil, Mila ingin memeliharanya.
Setelah mendapat banyak pil. ramuan dan aromatik, Mila percaya diri untuk bertarung lagi dengan biawak Badak dengan level lebih tinggi dari sebelumnya. Dua hari pertama, Mila menantang biawak level 4 puncak dan level 5 awal. Kemudian secara bertahap menantang biawak lebih tinggi secara perlahan. Meskipun pada saat menghadapi biawak level 7, terjadi kecelakaan karena ada sejumlah biawak Badak yang datang memberi bantuan. Untung Riri dan Cade memberikan bantuan tepat waktu. Akibat pertarungan terus menerus dan meminum pil peningkatan energi Mila sudah mencapai tahap 7 awal manusia spiritual. Tubuh iblis surgawinya juga menerobos ke level pertama tahap menengah.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 44 Episodes
Comments