"Datuk dan Cucu sama saja, sama-sama galak". ucap Philip menjauh dari Ria.
Kali ini dia tertawa namun tertahan, dia tidak ingin ada orang lain yang terkejut lagi seperti tadi.
hari sudah menunjuk pukul 7 malam, kelas Ria akan di mulai pukul 8 sampai 10 malam dan sekarang Ria sedang berjalan menuju ke kampusnya.
"Belajar lah yang benar, jangan sibuk mencari senior yang tampan seperti Lula". ucap Philip.
"Hihihi, kau bicara padanya. kau fikir dia bisa mendengar mu jika bisa, ajak lah aku bergabung bersama kalian". ucap wanita yang sekarang sedang bergelantungan di atas salah satu atap ruko yang sudah Tutup dari tadi sore.
Ria terus berjalan tanpa mempedulikan makhluk dan Roh-roh yang ada di sepanjang jalan menuju kampus.
Saat di tempat sepi Ria berbicara pada Philip "bisa kah kau pura-pura berbicara sendiri saat mereka ada, aku tidak ingin nanti mereka juga mengikuti ku seperti mu". ucap Ria.
"Maafkan aku, aku terlalu senang bisa memiliki teman bicara". jawab Philip.
"Philip bantu aku mencari di mana Lula saat nanti aku belajar apakah kau bisa, perasaan ku tidak enak. dia tidak pulang sejak pagi dan tidak memberikan ku kabar juga". ucap Ria.
"Baik lah, aku akan mencari kan nya untuk mu". jawab Philip.
"aku belajar dulu". ucap Ria sebelum ia memasuki ruang kelas.
Terlihat oleh Ria di dalam kelas ada murid tambahan di pojokan, dengan baju kotor dan sedang menundukan kepalanya.
Nampak dari baju yang dia pakai, seperti nya ia berasal dari zaman dulu.
Wanita itu memakai kebaya yang sudah sobek entah kenapa.
"kasihan sekali".ucap Ria dalam hati, saat iya mau duduk wanita yang tadi nya di pojokan sekarang sudah berpindah ke atas pundak dosen yang sekarang sudah kembali duduk di tempat nya, terlihat dosen itu beberapa kali memijit pundak nya sendiri.
Dosen itu sudah ber umur,sekitar 50 atau 60 Tahunan,entah kenapa makhluk itu berada di situ.
Ria masih berusaha untuk fokus belajar tanpa mempedulikan situasi yang dia lihat sekarang.
"Lula sudah pulang ke asrama". tiba-tiba Philip duduk di samping Ria, makhluk yang tadi tidak memperhatikan Ria pun tiba-tiba mengangkat wajah nya untuk menatap Ria dan Philip.
Terlihat wajahnya Sangat pucat, penuh bekas luka ia mengulurkan tangan nya dari tempat nya duduk.
syyuuutttt tangan itu memanjangkan, dan saat hendak menyentuh wajah Ria, Philip dengan sigap menahan tangan itu.
"Urus, urusan mu sendiri, Jangan mengganggu kami". ucapnya kemudian menghempas kan tangan itu.
Ria masih sibuk memperhatikan dosen yang sedang menerangkan tanpa peduli perdebatan antara Philip dan wanita itu.
Syyuuuttt, lagi wanita itu terbang dan sekarang duduk di samping Ria. Philip sudah mewanti-wanti semua pergerakan wanita itu.
"Aku tidak akan menyakiti nya, aku hanya ingin minta tolong". ucapnya sambil menangis sesenggukan.
"kami tidak bisa membantu maafkan kami". ucap Philip.
"Aku tidak akan pergi sebelum ia membantu ku, aku akan mengikuti kemanapun dia pergi". ancam wanita itu.
"Kau.." ucapan Philip terhenti saat Ria bicara dengan suara pelan.
"Bisa kah kalian diam, kau kembali lah ketempat mu, nanti jika aku sudah selesai dengan kuliah ku, aku akan mendengarkan apa permintaan mu. tapi aku tidak janji akan bisa membantu mu". ucap Ria.
Akhirnya makhluk itu kembali duduk di atas pundak dosen nya, sambil terus tertawa seperti orang yang sangat bahagia.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 115 Episodes
Comments
Ulla Hullasoh
serem n menakutkan juga ya ternyata kalau bisa melihat mahluk astral
2025-03-22
0
Sry Handayani
syereeem
2024-04-21
0