12. Teman sekamar.

"Mari kita mulai, aku harap kita bisa bersama menjaga keturunan kita, dan ilmu yang kita berikan akan berguna di hidupnya kelak". jawab Datuk Kurnia.

flashback off.

"Anak ku sayang, berhati-hati lah jaga dirimu di sana. Ingat, jangan melakukan hal yang tidak baik di mana bumi di pijak, di situ langit di junjung". pesan mama Rianti sebelum ia terbang menuju kota S, tempat nanti ia akan kuliah kedokteran.

Tidak perlu waktu lama Ria sampai di Asrama putri tempat dia akan tinggal di sana, asrama khusus kedokteran yang memang di sediakan oleh pihak kampus.

Rianti di bimbing menuju ke kamar yang akan di tempatinya oleh bapak penjaga asrama, sepertinya beliau adalah perantau dari kota lain.

"Silahkan masuk neng, ini kamar untuk eneng". ucap penjaga asrama itu.

"Panggil Ria saja mang". ucap Rianti.

"oh nama Eneng teh Ria, nama saya Indra. biasa di panggil mang indra". tanya nya.

"iya mang, Rianti biasa di panggil Ria, terimakasih mang sudah mengantarkan saya sampai depan kamar". ujar Rianti.

"Sami-sami neng, di kamar ini Eneng ada yang temenin. namanya neng Lula, tapi tadi dia sedang keluar". jelas mang Indra.

"Baik mang,saya masuk nya menunggu teman sekamar saya datang saja. gak enak masuk gak ada dia nya". Ria menjelaskan.

"Ya udah gak apa-apa neng,mamang izin ke Luar dulu ya neng, maaf gak bisa nemenin. gak ada yang jagain depan". ia pun pamit.

Rianti duduk di atas kopernya sendiri sambil menunggu teman sekamar nya kembali sambil main handphone.

Tiba-tiba lewat lah seorang pria seperti nya bukan orang Indonesia, lebih seperti orang eropa dengan mata biru dan rambut pirangnya.

Rianti sempat bingung, kenapa ada Pria di asrama wanita. apakah dia anak dari yang punya asrama sampai bisa bebas berkeliaran.

Namun Rianti yang awalnya bingung sekarang faham, kenapa ada laki-laki yang bisa berkeliaran keluar masuk di tempat ini. karena baru saja laki-laki itu menembus dinding.

Rianti pun tertawa melihat hantu Laki-laki itu, "Heemm sudah jadi begitu saja, Masih bisa saja mes*m. dasar cowok". ucap Rianti sambil melihat ke arah handphone nya agar pria itu tidak menyadari kalau Ria sedang menertawakan nya.

"Hai, maaf ya, kamu sudah lama menunggu ya, Aku Lula teman sekamar mu, salam kenal". ucap wanita yang baru saja datang menyapa Ria.

"Hai aku Rianti, panggil saja aku Ria, salam kenal juga". jawab nya.

"Ayo masuk, di sini 1 kamar untuk 2 orang. akhirnya aku memiliki teman juga, kemarin aku tidur selalu sendirian". keluh Lula.

"Kau sudah datang ke sini dari kapan?". tanya Ria.

"1 Minggu yang lalu, aku datang lebih awal karena ingin sekalian jalan-jalan di kota ini. kamu dari kota mana Ria?". tanya Lula.

"Aku dari kota S, provinsi Kalimant*n". jawab Ria.

"Waw jauh juga sampai dari luar pulau". ucap Lula.

"Yah mau bagaimana lagi, di daerah asalku tidak ada fakultas kedokteran". Ria menjelaskan.

"Tapi tidak apa, dengan begini kita bertemu satu sama lain kan, aku harap kita bisa menjadi teman baik Ria. jika kamu perlu bantuan kamu bisa meminta nya dari ku". Lula Sanga senang bertemu dengan Ria.

"Baiklah, kamu juga ya. jika ingin meminta tolong. jangan sungkan-sungkan, jika aku bisa membantu. akan aku bantu". ujar Ria.

"Baiklah, semua barang sudah beres di susun di tempat nya, sebaiknya kita istirahat Ria, besok kita jalan-jalan di sekitar kampus agar bisa lebih mengenal kampus kita. heehh lama sekali kita baru bisa memulai pelajaran baru".. keluh Lula.

"Bukan kah 1 Minggu lagi kita akan memulai mata kuliah kita?". Ria bertanya.

"Ya tetap saja lama, aku tidak sabar ingin melihat senior-senior kita di sini hehehehe". Lula tertawa.

Ria juga ikut tertawa, namun tiba-tiba Dia terdiam melihat seseorang sedang memperhatikan mereka.

Episodes
1 1 Tali Hitam.
2 2 Rianti.
3 3. Datuk kuning, Jelmaan buaya putih.
4 4 Pilihan.
5 #5 menutup mata batin.
6 6 Tumbal.
7 7. bertemu kembali.
8 8. Terbuka lagi.
9 9 Mereka Terlihat.
10 10. Beliau di Sini.
11 11. Datuk Kurnia.
12 12. Teman sekamar.
13 13 Mengkhayal.
14 14 Meminjam buku.
15 15. Philip.
16 16 Dia hilang,Aku pun Pergi.
17 17 sekarang kau tahu.
18 18 di antara dua dunia.
19 19. Janji.
20 20. menolong mu.
21 21 jelaskan padaku.
22 22 Cinta beda Dunia.
23 23 bersabarlah sedikit lagi.
24 24. Beliau yang membimbing saya.
25 25 Mbah Darso
26 26 Teman tidak terlihat.
27 27 Datuk Buaya Putih.
28 28 sudah sampai.
29 29 Adikku..
30 30. Menggeledah.
31 31. pulang.
32 32 Gunawan tolong.
33 33 Merelakan dan melepas.
34 34 Terjebak.
35 35 Syakila Susanto.
36 36. Datuk kuning Datang.
37 37 Titisan buaya putih.
38 38 Aku perlu Bukti.
39 39 Cinta dan bahagia
40 40 Doakan Ya.
41 41 Terpaksa meninggalkan.
42 42 Demi Kamu.
43 43. Di Sini Saja.
44 44 Menuju cahaya bersama.
45 45 Tidak Sempat.
46 46 Kita buka sekarang.
47 47 Untuk Pengingat.
48 48 Tumbal Selanjutnya
49 49 Para Panglima.
50 50 Ayu Sadar.
51 51 Aku juga di incar.
52 52 Singa Penjaga.
53 53 BERHENTI MAKA KAMU MATI.
54 54 Kamu Yang Menghentikan.
55 55 Hati-hati.
56 56 Muntah Darah.
57 57 Ayah mu sudah pergi.
58 58 Batu Hijau.
59 59 Cepatlah pergi.
60 60 Sesakit itu Perasaanku
61 61. Sayangku dan Cintaku.
62 62 Perasaan Lula.
63 63 undangan 7 bulanan.
64 64 Sosok Lain.
65 65 TAMPUNG TAWAR.
66 66 Raga Ria.
67 67 Tubuh Ini Milikku.
68 68 BATU CINCIN.
69 69 Menjelang Magrib.
70 70 Urusan Mu Dengan Ku
71 71 Ria Sudah Sadar.
72 72 Wanita Berwajah Busuk.
73 73 Beritahu Aku.
74 74 Tidak Ingin Di Ungkapkan.
75 75. Bukan Hanya Aku.
76 76 Rian.
77 77 Membongkar Kuburan Tatik.
78 78 Kisah Cinta Yang Sama.
79 79 Anak Kecil.
80 80 Suara Kuyang.(Palasik)
81 81 Minyak Kuyang.
82 82 Tidak Bisa Lepas.
83 83 Akan Tambah Sakit.
84 84 Bagaimana Jika.
85 85 Apakah Dia Mau?
86 86 Berjanjilah.
87 87 Apakah Kamu Siap?
88 88 Sudah Lepas.
89 89 Kecantikan Cucu ku.
90 90 Makam.
91 91 Zain Kakak Senior Tampan.
92 92 Dukun.
93 93 Wanita itu Orang nya.
94 94 Philip Estu Felix.
95 95 Belum Saatnya Dia Mati.
96 96 Lisa Gentayangan.
97 97. Takdir di Tulis Lagi.
98 98. Meneruskan Kisah Cinta.
99 99 Takdir Membawanya Kembali.
100 100. Di Dalam Foto.
101 101. Perasaan Felix.
102 102 Jaga Adab
103 103. Pernyataan Felix.
104 104 Akan di Tumbalkan.
105 105. Guna-guna.
106 pengumuman
107 106 Melindungi Putri Mu (Ratmi).
108 107.Bersiap Kembali.
109 108. Patah Semua Tulang.
110 109 Melawan.
111 110. Pesan Sebelum Pergi.
112 111. Andini Tewas.
113 112 Aku Ingin Mengenalmu.
114 pengumuman author minta maaf
115 113 ****Tamat****
Episodes

Updated 115 Episodes

1
1 Tali Hitam.
2
2 Rianti.
3
3. Datuk kuning, Jelmaan buaya putih.
4
4 Pilihan.
5
#5 menutup mata batin.
6
6 Tumbal.
7
7. bertemu kembali.
8
8. Terbuka lagi.
9
9 Mereka Terlihat.
10
10. Beliau di Sini.
11
11. Datuk Kurnia.
12
12. Teman sekamar.
13
13 Mengkhayal.
14
14 Meminjam buku.
15
15. Philip.
16
16 Dia hilang,Aku pun Pergi.
17
17 sekarang kau tahu.
18
18 di antara dua dunia.
19
19. Janji.
20
20. menolong mu.
21
21 jelaskan padaku.
22
22 Cinta beda Dunia.
23
23 bersabarlah sedikit lagi.
24
24. Beliau yang membimbing saya.
25
25 Mbah Darso
26
26 Teman tidak terlihat.
27
27 Datuk Buaya Putih.
28
28 sudah sampai.
29
29 Adikku..
30
30. Menggeledah.
31
31. pulang.
32
32 Gunawan tolong.
33
33 Merelakan dan melepas.
34
34 Terjebak.
35
35 Syakila Susanto.
36
36. Datuk kuning Datang.
37
37 Titisan buaya putih.
38
38 Aku perlu Bukti.
39
39 Cinta dan bahagia
40
40 Doakan Ya.
41
41 Terpaksa meninggalkan.
42
42 Demi Kamu.
43
43. Di Sini Saja.
44
44 Menuju cahaya bersama.
45
45 Tidak Sempat.
46
46 Kita buka sekarang.
47
47 Untuk Pengingat.
48
48 Tumbal Selanjutnya
49
49 Para Panglima.
50
50 Ayu Sadar.
51
51 Aku juga di incar.
52
52 Singa Penjaga.
53
53 BERHENTI MAKA KAMU MATI.
54
54 Kamu Yang Menghentikan.
55
55 Hati-hati.
56
56 Muntah Darah.
57
57 Ayah mu sudah pergi.
58
58 Batu Hijau.
59
59 Cepatlah pergi.
60
60 Sesakit itu Perasaanku
61
61. Sayangku dan Cintaku.
62
62 Perasaan Lula.
63
63 undangan 7 bulanan.
64
64 Sosok Lain.
65
65 TAMPUNG TAWAR.
66
66 Raga Ria.
67
67 Tubuh Ini Milikku.
68
68 BATU CINCIN.
69
69 Menjelang Magrib.
70
70 Urusan Mu Dengan Ku
71
71 Ria Sudah Sadar.
72
72 Wanita Berwajah Busuk.
73
73 Beritahu Aku.
74
74 Tidak Ingin Di Ungkapkan.
75
75. Bukan Hanya Aku.
76
76 Rian.
77
77 Membongkar Kuburan Tatik.
78
78 Kisah Cinta Yang Sama.
79
79 Anak Kecil.
80
80 Suara Kuyang.(Palasik)
81
81 Minyak Kuyang.
82
82 Tidak Bisa Lepas.
83
83 Akan Tambah Sakit.
84
84 Bagaimana Jika.
85
85 Apakah Dia Mau?
86
86 Berjanjilah.
87
87 Apakah Kamu Siap?
88
88 Sudah Lepas.
89
89 Kecantikan Cucu ku.
90
90 Makam.
91
91 Zain Kakak Senior Tampan.
92
92 Dukun.
93
93 Wanita itu Orang nya.
94
94 Philip Estu Felix.
95
95 Belum Saatnya Dia Mati.
96
96 Lisa Gentayangan.
97
97. Takdir di Tulis Lagi.
98
98. Meneruskan Kisah Cinta.
99
99 Takdir Membawanya Kembali.
100
100. Di Dalam Foto.
101
101. Perasaan Felix.
102
102 Jaga Adab
103
103. Pernyataan Felix.
104
104 Akan di Tumbalkan.
105
105. Guna-guna.
106
pengumuman
107
106 Melindungi Putri Mu (Ratmi).
108
107.Bersiap Kembali.
109
108. Patah Semua Tulang.
110
109 Melawan.
111
110. Pesan Sebelum Pergi.
112
111. Andini Tewas.
113
112 Aku Ingin Mengenalmu.
114
pengumuman author minta maaf
115
113 ****Tamat****

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!