Singkat cerita mereka sudah sampai di asrama,
dan beristirahat sebelum nanti mereka akan belajar untuk persiapan Minggu depan menimba ilmu di kampus baru.
Sudah 2 Minggu Ria dan Lula belajar di kampus, dengan segudang kegiatan mereka yang sangat padat membuat Ria kadang lupa dengan dirinya sendiri.
Lupa makan dan kadang hampir saja lupa ber ibadah, beruntung kadang Philip mengingat kan nya kalau sudah memasuki waktu makan atau pun waktu sholat.
Philip masih belum mengetahui jika Ria bisa melihat keberadaan nya dan sebenarnya ada beberapa makhluk juga di Asrama itu.
D dekat biasa Ria menjemur baju, di dekat dapur samping kulkas, atau bahkan di kamar mandi umum di lantai bawah.
Tapi Dia berpura-pura saja tidak melihat keberadaan mereka karena tidak ingin nanti nya justru membuat nya tidak nyaman.
Baru-baru ini, Ria juga sering melihat seorang wanita menangis di depan pintu asrama.
Entah kenapa, dia selalu memandang ke dalam dan menangis dengan suara yang memilukan.
Tapi sekali lagi, Ria tidak ingin ikut campur masalah ini. dia lebih memilih fokus dengan pelajaran yang sekarang sedang di berikan oleh kampus.
"Riiiaaaaaaa kepala ku mau lepas rasanya". ucap Lula berteriak sambil menutup wajahnya dengan bantal agar tidak di dengar oleh teman-teman yang juga tinggal di asrama ini.
"Harusnya aku mengambil jurusan yang sama dengan mu, jadi aku bisa mencontek dari mu. kenapa ibuku mengambil Spesialis dalam, otak ku beku Ria". lanjut nya lagi.
"di tempat asalku seseorang bisa melepaskan kepalanya, kau sudah mempelajari ilmu itu?". jawab Ria bercanda karena keinginan teman nya yang kadang memang di luar nalar.
Bugghhh bantal kecil mendarat di belakang Ria yang memang sedang mengerjakan tugas nya di meja belajar.
"Aku rasa kau cantik karena memiliki ilmu itu kan Ria, mitos nya kan seseorang yang mempraktekkan ilmu itu, mereka cantik.
tunggu aku ingin mengecek leher mu, apakah ada bekas sayatan yang memutar di situ". ucapnya Lula sarkas membalas ucapan teman sekamar nya, bahkan bangkit melihat leher teman Ria.
"Eemm aku banyak memakai susuk Lula hahahaha". Ria tertawa sambil mengambil bantal yang tadi di lempar dan di taruh di pangkuannya.
"Haaiizzz.. kau bilang tidak ingin mencari kakak senior yang tampan, untuk apa kau menggunakan susuk". sepertinya Lula percaya dengan kebohongan Ria.
"Mana ada susuk yang menempel di wajahmu Ria, aku tidak melihat satu pun. di wajah mu juga tidak". sekarang Philip lah yang dengan lugunya percaya ucapan Ria.
Ria memukul keningnya sendiri dengan tangannya, menghadapi ke dua makhluk yang sama-sama lugu ini.
"Aku hanya bercanda, kau fikir aku memerlukan semua itu untuk terlihat cantik?...
Aku ini seorang putri, tentu saja aku cantik". ucap Ria narsis.
"bwahahaha ,kau putri kerajaan mana Ria. laut selatan". ucap Lula kembali duduk sambil tertawa.
"Putri dari sungai Mentaya, jika putri laut selatan jelmaan dari ular aku adalah buaya putih". ucap Ria asal.
"Bhwaaahahaha jadi kau buaya betina Ria?,
yang sering berkata, aku tidak bisa hidup tanpa mu,.. aku hanya setia padamu,.. dan cinta ku sampai mati hanya untuk mu, seperti itu kan?!". ucap Lula tertawa sampai memegang perut nya.
"hahaha,..itu buaya darat.
Jika kamu pergi,aku akan hilang dari dunia ini. seminggu kemudian dia sudah bersama dengan wanita lain, mana ada laki-laki seperti itu". Ria malah ikut tertawa dengan kawan nya Lula.
"Ada Laki-laki seperti itu Ria, aku meninggalkan dunia ini karena dia yang memilih pergi dengan alasan semua demi kebaikan ku, padahal tanpanya dunia ku tidak ada artinya". ucap Philip di dekat Ria.
"Kau ini Ria, bisa saja. lalu bagaimana dengan ayahmu, bukan kah kau menceritakan padaku ayah mu adalah makhluk paling bucin di Dunia ini?". tanya Lula membuat Ria terdiam kikuk.
"hehehe, iya juga ya. aku fikir pelet dari mamaku sangat ampuh Lula, aku akan belajar ilmu itu darinya". ucap Ria sambil tertawa hambar, juga setelah mendengar ucapan Philip barusan.
"Mama mu benar memelet Ayah mu Ria?". tanya Lula lagi-lagi percaya ucapan Ria.
"Ya, seperti ini Wlllleeeee". ucap Ria sambil menjulurkan lidah nya, kemudian mereka tertawa bersama.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 115 Episodes
Comments
Harum
wkwkwk ini othornya korban buaya darat sepertinya🤣🤣🤣
2024-03-25
0
Harum
tentang dunia astral saat berkata jujur malah g ada yg percayakan😁
2024-03-25
0
Harum
aku g pake susuk tapi memang auraku aura cinta jadi terkesan menggoda kalo ada lawan jenis yg deket😁
2024-03-25
1