Raziel menarik nafas nya dalam dalam.... dengan satu ayunan dia memulai serangan langsung kearah Shawn. Shawn yang sudah memprediksi hal ini membuka senjatanya yang masih terbungkus dengan kain hitam. Dragon Tail, tombak yang konon terbuat dari ekor naga. Lalu menangkis serangan Raziel dan membalas nya "Bow to me" dia melemparkan tombaknya dari jauh ke arah Raziel yang dengan sigap menghindari nya. Anehnya, tombak yang dilemparkan itu sudah kembali ditangan Shawn. "Pertama kalinya aku melihat Dragon Tail dalam bentuk aslinya" Ucap Raziel. "Akan lebih menyenangkan ketika aku menancapkannya ke kepalamu" timpal Shawn. 15 Ninja Shino langsung maju menyerang kearah Raziel. "Higanbana" mata Raziel berubah menjadi merah dengan pola api ditengahnya. "Trang.... Cling.... Zleb...." Suara besi beradu, suara tusukan, bergema di lembah Alley. Satu persatu pasukan Shino tumbang.
Kini hanya menyisakan Aaron, Shawn, Raziel dan Gina yang ada di lembah Alley. "Shawn, you're up" ujar Aaron. "My pleasure, my Lord" balas Shawn.
Melihat Raziel yang sudah mulai kelelahan, Shawn melesat dan mengarahkan tombak nya ke dada Raziel. "Dragon Spear.......!!!" Raziel tidak sempat menghindari nya. Dia menggunakan Rudra menangkis serangan itu. "Tringgggggg!!!!!" Ledakan kecil terjadi di titik tombak Shawn menghantam Rudra. Raziel pun terhempas menghantam batu dan memuntahkan darah segar. Perlahan dia berdiri dan bergumam "Masih belum" Menyilangkan pedang nya kedepan, Raziel langsung menyerang "Teknik Kabut, Tarian bunga Api" Secepat angin Raziel melesat kearah Shawn yang sudah bersiap "Teknik Angin, 100 Sayap Naga"...... " Bummmm!!!!" Pusat benturan itu mengeluarkan ledakan yang membuat Raziel kembali terhempas. Shawn masih berdiri dengan tenang tanpa bergeming sedikitpun. Tertatih tatih, Raziel mencoba berdiri kembali. "Sekarang kau sadar seberapa besar perbedaan kita" Ucap Shawn. "Ya... ya... ya... ya. Salah satu orang yang, kubunuh juga berkata seperti itu." balas Raziel. "Kuharap kau juga tidak lupa, Dion masih berada, diatasmu. Dan akulah yang menghabisi Dion" Dengan wajah terkejut Shawn merasa dipermalukan. Memang dari urutan, Dion berada diatas Shawn. "Hei jangan terkejut seperti itu. Aku masih belum serius" ucap Raziel sambil mengeluarkan darah dari mulutnya. "Kurang ajar.....!!!! Spear of Destruction....!!!" Shawn langsung melemparkan tombaknya yang melesat dengan sangat cepat ke arah Raziel. Tidak kesempatan untuk menghindari nya. Raziel yang sadar tidak memiliki kesempatan untuk menghindari nya pun kemudian mengusapkan darahnya diwajahnya. "Keluarlah, Ra".....
Tubuh Raziel berubah menjadi bentuk tengkorak yang diselimuti oleh Api. Rebellion dan Rudra nya juga berubah warna menjadi berwarna hitam pekat diselimuti oleh aura Api. Ra mengangkat Rebellion dan memposisikan nya ujungnya tepat kearah datang nya tombak. "Bummmm"........
Terlihat benturan itu mengeluarkan ledakan yang membentuk asap tebal. "Selesai sudah" Ucap Shawn.....
Samar-samar dari kepulan asap, bentuk tengkorak Ra berjalan perlahan. Dengan mata merah yang membentuk pola api, Ra menatap tajam ke arah Shawn. "Rebellion....!! Thousands Sword" dengan kecepatan yang tidak dapat dihindari oleh Shawn, pedang Ra, Rebellion menembus tepat di jantung Shawn. Suara 20 orang yang menggema terdengar tertawa dari dalam mulut Ra. Shawn tumbang dengan luka yang langsung membuat nya tewas. "No...... Shawn!!!!" teriakan Aaron terdengar ditelinga Ra. "Anata ga tsugi noda" Ra menatap Aaron. Aaron yang diselimuti kemarahan pun membuka penutup mata kirinya. Seketika dari mata itu keluar sebuah cahaya merah. Tubuh besar dan tinggi Aaron berubah menjadi bentuk Iblis yang sangat besar, dengan 1 buah tombak trisula di tangannya. "Orochi....." Ra bergumam.
.........
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 45 Episodes
Comments