Kediaman Keluarga Al Jordan - Bianchi
Rin mengerenyitkan dahinya karena yang ada di meja makan hanya putra bungsunya, Yukihiro. Dirinya tidak melihat putra sulungnya karena tumben tidak hadir untuk sarapan.
"Yuki, Onii-san mu kemana?" tanya Rin ke putranya yang tanpa ekspresi.
"Masih tidur kayaknya Okasan" jawab Yukihiro datar.
"Memangnya Onii-san mu pulang jam berapa semalam?"
"Mana Yuki tahu, Okasan. Kan Yuki masih tidur."
"Iya deh..." senyum Rin. Mantan Yankee itu hanya bisa menghela nafas panjang melihat betapa bedanya kedua putranya. Hyde meskipun dikenal dingin tapi dia masih bisa ngereog dengan Shohei dan beberapa anak buahnya. Berbanding terbalik dengan Yukihiro dengan definisi kalau tidak ditanya atau bukan keinginan nya sendiri untuk ngomong, dijamin tidak akan bunyi.
"Ohayo sayang" sapa Luke yang baru saja selesai mandi lalu menghampiri Rin yang sudah duduk. Seperti biasa, Luke mencium bibir Rin sedangkan Yukihiro hanya mengacuhkan kedua orangtuanya karena sudah terbiasa dari kecil melihat mereka seperti itu.
"Ohayo, Anata" balas Rin.
"Lho? Hyde masih tidur?" Luke celingukan mencari putra sulungnya.
"Kayaknya masih Luke. Semalam kan dia pergi bersama Vic kan?" jawab Rin sambil mengambilkan nasi dan lauknya.
"Yuki, salmonnya jangan dihabiskan. Punya nii-san mu" ucap Luke ke putra bungsunya.
"Ya" jawab Yukihiro pendek.
Luke hanya tersenyum smirk mendengar jawaban putranya. "Yuki... Yuki. Harusnya Shohei jadi pengawal kamu biar kamu..."
"Shohei buat nii-san ( kakak laki-laki, kependekan dari Onii-san ). Aku cukup sama Tezuka."
Luke hanya mengangguk. "Baiklah..." Tezuka adalah pengawal Yukihiro berusia 23 tahun dan sama dengan yang dikawal, pria itu juga dikenal dingin macam kulkas delapan pintu.
Yukihiro melanjutkan acara sarapannya.
"Luke, apa Hyde baik-baik saja?" tanya Rin mengkhawatirkan kondisi mental Hyde.
"Harusnya kamu bertanya apakah Vicenzo baik-baik saja. Bukan Hyde. Yang harus dikhawatirkan Hyde adalah apakah besok Senin sidang skripsinya lancar atau tidak."
"Memang apa yang ditemukan Vic?" tanya Rin cemas. Yukihiro hanya makan sambil mendengarkan percakapan kedua orangtuanya.
"Banyak sayang. Dan bukan tidak mungkin akan ada gegeran Turin lagi..."
Rin mengerenyitkan dahinya. "Luke, jangan bilang kalian berhubungan dengan Harland Rochester lagi."
"Harland sudah mati, Rin. Setahun lalu dan sekarang kartel Brazil dipegang oleh kaptennya Manuel Raymundo. Dan sekarang dengan masuk ke dalam proses perdagangan anggur dan wine keluarga Ferrara, mereka menyebarkan obat terlarang ke Turin."
"Dan Dante serta Antonio berusaha mencegah?"
"Yup tapi tidak mendapatkan dukungan dari Polizia Turin yang sudah disuap oleh mereka. Dua Polizia yang ditangkap Vic semalam, memberikan bukti siapa saja yang terlibat dan keluarga kita yang di Turin dalam incaran mereka."
Yukihiro menatap Luke dan Rin dengan tatapan datar. "Bang Alano dan Bang Raul bisa menghandle nya."
Luke menoleh ke arah Yukihiro. "Bagaimana kamu tahu, Yuki."
"Aku tahu. Tidak mungkin dua orang sama panasannya dengan bang Enzo tidak bisa menghandle." Yukihiro menatap dingin ke Luke yang tertegun bagaimana dinginnya putra bungsunya.
"Bilang sama Antonio dan Alexis, agar mengawasi dua anaknya, Luke. Jangan sampai terjadi apapun..." ucap Rin.
"Nanti aku bilang ke mereka."
Suara pintu dibuka membuat Luke dan Rin menatap pintu kamar Hyde.
"Sudah bangun boy?" sapa Luke ke Hyde yang datang sedikit doyong dengan wajah mengantuk.
Hyde mengacak rambutnya lalu menguap lebar.
"Bau abab !" protes Yukihiro sambil memencet hidungnya.
"Haaahhh !" goda Hyde. Yukihiro mendelik judes ke kakaknya tapi tidak ada bau abab mulut, malah bau mint.
"Kamu sudah sikat gigi?" tanya Rin ke arah Hyde yang duduk di sebelah Yukihiro.
"Belum, makan permen mint. Domo Arigato Okasan..." ucap Hyde sopan saat menerima piring berisikan nasi dan lauk pauk yang diambilkan Rin.
"Jam berapa kamu besok sidang?" tanya Luke.
"Jam sepuluh."
"Sudah siap kamu?"
"Anggap saja sudah" jawab Hyde santai.
"Awas kalau sampai nggak lulus. Otousan tidak mau mendengar ejekan Oom kamu yang reseh itu !" ancam Luke. "Bisa saja nanti bakalan bilang 'Bikin malu nusa dan bangsa klan Pratomo kalau sampai Hyde tidak lulus skripsi Todai.' Pertama kalinya dalam sejarah !"
Hyde hanya tersenyum smirk karena sudah hapal kelakuan Oomnya, Shinichi Park. Oomnya itu memang bisa Durjana ke para sepupunya dan keponakannya tapi tidak berkutik jika berhadapan dengan kedua putri dan putranya.
"Oom Shin itu kalau sudah debat, susah dikalahkan... Adaaaa saja yang kepikiran untuk diucapkan" kekeh Hyde sambil memasukkan nasi dengan mentai salmon ke dalam mulutnya.
"Tapi kalah sama Nyunyun dan Raiden" timpal Yukihiro.
"Gimana bisa menang? Mereka itu gambarannya Oom Shinichi, double blue print" ujar Hyde.
"Kembali ke topik. Habis skripsi, kamu ke Turin?" tanya Luke.
"Yes Otousan. Aku pulang saat wisuda saja."
"Kalau kamu mau aman, kamu naik pesawat pribadi saja sambil membawa semua senjata kamu. Biar nanti diurus sama Sergio" ucap Luke.
"Yes Otousan."
***
"Otousan, boleh bicara?" tanya Yukihiro ke Luke yang sedang membaca buku Genghis Khan.
"Mau bicara apa Yuki?" Luke meletakkan buku dan kacamata bacanya dan melihat putra bungsunya duduk di sebelahnya.
"Otousan. Apa otousan tidak masalah Nii-san dan bang Enzo obrak Abrik Turin? Kenapa tidak otousan yang pergi?"
Luke merangkul putra bungsunya yang duduk di bangku SMP. "Ada kalanya kamu harus memberikan kesempatan kepada anakmu untuk membuktikan bahwa dia mampu menghadapi kerasnya kehidupan, Yuki. Kita itu keturunan Yakuza dan Mafia, pasti banyak musuh nya baik musuh lama maupun baru. Yakuza di Jepang aman, sebab kita semua rutin melakukan pertemuan damai. Kita juga berinisiatif menjaga Jepang dan otousan tidak perduli mereka berbisnis haram karena selama tidak mengganggu klan lain, kita bodo amat !"
"Apakah Yuki besarnya juga akan ada gegeran macam Nii-san?"
"Semoga tidak ya Yuki. Otousan sih pengennya damai-damai saja."
Yuki mengangguk. "Iya otousan."
***
Yuhuuuu Up Malam Yaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 110 Episodes
Comments
Ita Xiaomi
Waktu sekolah pernah belajar tentang sejarah Genghis Khan. Dah banyak lupanya sekarang.
2025-02-17
1
wonder mom
yuki kulkas yg arif dwh ky.ne
2023-07-23
1
🍭ͪ ͩ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦ꍏꋪꀤ_💜❄
definisi kulkas 8 pintu... g di senggol g bakalan bunyi 🤣🤣🤣🤣
otewe gegeran nih
2023-07-23
1