Narita Airport Tokyo Jepang
JJ berdiri di depan motornya di area parkiran menunggu empat motor bewarna hitam itu datang menghampiri dirinya. Hyde dan Vicenzo memarkirkan motornya sedangkan Shaun dan Shohei duduk di atas motor.
"Mereka pergi kemana?" tanya Hyde.
"Turin. Seperti yang aku tanyakan. Pesawat ITA Airways terbang ke Turin malam ini. Mereka ada tiga penerbangan hari ini, Milan pukul 8.50, Roma 12.30 dan Turin 22.45."
Hyde menoleh ke arah Vicenzo. "Kita susul ke Turin?"
"Kamu sidang skripsi kapan?" tanya Vicenzo.
"Senin besok."
"Tunggu kamu selesai ujian dulu, baru kita kembali ke Turin. Aku tidak mau dihajar Oom Luke kalau kamu tidak maju sidang."
Hyde mengangguk. "Apa rencana kamu?"
"Kembali ke Okutama. Aku masih ingin tahu apa rencana Michael Ferrara dari dua Polizia itu."
***
Hutan Okutama
Vicenzo kembali ke markas Yakuza Takara di hutan Okutama bersama dengan Shaun dan setiba disana dirinya langsung memarkirkan Ducati nya.
"Mancini-san" sapa Keita yang datang menghampiri dirinya.
"Bagaimana dengan kedua orang itu?" tanya Vicenzo.
"Sedang diobati oleh Dokter Akito. Sementara hasil HIV AIDS Carlo negatif. Dokter Akito mengambil darah dan memiliki alat yang canggih bisa mendeteksi penyakit itu hanya dalam waktu lima belas menit."
"Gara-gara banyaknya orang-orang berpikiran sinting? Ingin berganti gender?" gerutu Vicenzo yang tidak habis pikir kenapa ada orang yang terpengaruh untuk mengganti jenis kelamin padahal dia normal.
"Mereka tidak memikirkan bahaya di kemudian hari..."
"Penyakit aneh-aneh dan komplikasi itu lah yang akan membuat kamu berumur pendek !"
"Akibat pola pikir pendek Mancini-san."
"Exactly. So, kalian tahan dimana?" Vicenzo mencari tempat mereka biasa menahan para perusuh di arah belakang rumah.
"Sebelah sini..." Keita membuka sebuah pintu dan mereka pun melihat ruang tahanan disana. Tampak YangYang bersama dengan Nobu dan beberapa anak buah Hyde. Tampak dokter Akito sudah selesai memeriksa mereka berdua dengan seksama.
"Akito Toriyama... " cengir Vicenzo membuat dokter imut itu cemberut.
"Akito Shinoda! Bukan Akira Toriyama! Aku panggil Songoku nanti!" omel Akito manyun.
"Aku fans Trunks, bukan Goku" kekeh Vicenzo yang kemudian saling berpelukan dengan putra Hidetoshi Shinoda dan Dokter Yuri Tanaka.
Dokter Akito Shinoda
"So, bagaimana?" tanya Vicenzo.
"Mr Carlo sangat beruntung, tidak ada virus aneh-aneh hanya ada tendensi diabetes. Dia tidak menderita HIV atau Aids. Sir, saya minta jika anda bisa bebas dari sini, bertaubat lah. Pergi ke gereja, mohon ampun. Kembalilah ke keluarga resmi anda" jawab Akito dingin ke polisi yang berada di ruang tahanan.
"Mr Emilio, luka anda akan kering dalam seminggu dan sama dengan nasehat saya ke Mr Carlo, bertaubatlah. Anda harus nya bersyukur belum dilempar ke Empang oleh Enzo. Orang lain, sudah dicacah dan dijadikan makanan piranha hitam, literally."
Kedua polisi itu melongo. "Piranha hitam?" bisik Emilio.
"Piranha hitam. Serius." Akito memasang wajah datar.
"Oke. sekarang..." Vicenzo mengambil kursi dan membaliknya hingga tangannya bersandar di kepala kursi. "Kenapa harus menunggu lima belas tahun Michael Ferrara kembali ke Turin?"
"Simone Ferrara meninggal enam bulan lalu dan keluarga Ferrara belum memilih pemimpinnya. Mereka secara aklamasi meminta Michael menjadi pemimpinnya... Mereka ingin kembali ke Turin karena memang sebenarnya mereka kan memang orang Turin" jawab Emilio.
"Tapi mereka hendak mengkhianati tanah kelahirannya! Aku bukan anak Turin asli tapi aku tidak rela jika narkoba merajalela disana apalagi memakai kebun anggur kami !" Vicenzo menatap tajam ke kedua Polizia itu.
"Mereka sudah mulai masuk Signor Mancini..." jawab Carlo.
"Via mana?"
"Via jalur perdagangan anggur milik keluarga Ferrara... Itu yang hendak dihentikan oleh ayah dan paman anda..." jawab Emilio. "Keluarga Ferrara bermain rapi karena selain kami, kepala polisi yang dulu dengan sekarang sudah disuap."
"Kalian ada buktinya?" tanya YangYang.
"Bukti itu selalu kami bawa." Emilio mengambil kalung nya yang berbentuk salib dan membuka sisi belakangnya yang menjadi flashdisk. "Ini jaminan kami agar mereka tidak membunuh kami..."
"Jika kalian tidak kembali ke Turin?" tanya Akito.
"Keluarga kami yang mereka incar."
Vicenzo menoleh ke arah Shaun lalu berbisik ke pengawalnya dan pria dingin itu mengangguk. Dengan langkah tergesa Shaun pergi keluar.
"Bagaimana jika kalian kami berikan perlindungan dengan syarat, kalian kami buat mati jadi mereka tidak mengincar keluarga kalian?" Vicenzo menatap serius ke kedua pria itu.
"Zo, apa rencana kamu?" tanya YangYang.
"Aku akan berunding dengan Oom Luke. Area Jepang mana yang tidak banyak penghuni nya. Biarkan mereka berdua bersama dengan keluarganya tinggal. Maaf Signor Carlo, aku hanya bisa membawa istri resmi anda bukan gendakan anda."
Carlo dan Emilio saling berpandangan.
"Pasang GPS di dalam tubuh mereka, Zo. Bukan apa-apa, dengan begitu mereka bisa terlacak" seringai Akito.
"Yeah. Sementara biarkan mereka disini dulu. Aku akan berunding dengan Oom Luke dan Padre." Vicenzo menatap Emilio. "Berikan salib itu biar aku periksa."
***
"Zo, aku sudah menghubungi Raul dan Alano di Turin. Mereka akan melacak keberadaan Michael Ferrara dan anak buahnya. Paman Sergio yang akan membantu mereka" lapor Shaun yang sudah menghubungi sepupu Vicenzo itu.
"Zo, apa kamu percaya ucapan mereka?" tanya Akito.
"Aku harus percaya bukan? Lagipula dengan adanya bukti ini, kita harus tahu..." Vicenzo meminta Keita mengambil laptop dan setelah mendapatkan, mereka pun melihat isi dari flashdisk itu.
Semua orang disana hanya bisa berkata... "Oh my God !"
***
Kediaman Keluarga Takara di Tokyo
Hyde tiba di kamarnya menjelang pagi dan memutuskan untuk membersihkan diri. Dirinya merasa kesal karena harus menunda ke Turin sementara keluarga nya disana dalam bahaya.
"Fokus besok kamu ujian skripsi, baru memikirkan pergi ke Turin ! Ingat itu Hyde !" gumam Hyde sambil merebahkan tubuhnya yang terasa penat karena Tokyo masuk Minggu pagi.
Tak lama kemudian, Hyde pun terlelap.
***
Yuhuuuu Up Malam Yaaaa gaaaeeessss
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️ ( revised 24 08 23 )
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 110 Episodes
Comments
Ninik Rochaini
novel mu sll seru mbk...
2024-08-19
1
Faizah Muzdalifah
aku menunggu gegeran jilid sekian mbak Hana pasti seru, apakah nanti para generasi ke 7 ikut gegeran semua mbak Hana??
2023-07-22
2
Kaylaa
tiap baca...mesti ro deg2an 😊😁
2023-07-22
1