Tokyo Jepang, Markas Yakuza Takara
"SHOOOHEEEEIIII !!" teriak Hyde saat datang ke markas milik keluarga Yakuza Takara. "Kutu kampreeett !"
"Apaan Hyde ! Datang-datang teriak-teriak !" tegur Hidetoshi, tangan kanan ayah Hyde, Luke Bianchi.
"Mana cacing kremi itu ? Dasar badut !" omel Hyde. "Lihat ini Oom !" Remaja berusia 19 mau 20 tahun itu memperlihatkan ponselnya.
Hidetoshi melongo saat melihat wajah Hyde kena bedak Kabuki saat tidur dan melihat memang masih ada sisa bedak putih di cambang, rahang dan pipi Hyde. Setelahnya Hidetoshi tertawa terbahak-bahak karena memang asisten plus tangan kanan Hyde sangat Membagongkan.
"Oom Hidetoshi, jangan ketawa ! Nggak lucu ini !" hardik Hyde kesal.
"Kok bisa kamu tidak bangun dibedakin begitu sama Shohei?" ucap Hidetoshi di sela-sela tawanya.
"Aku tuh capek habis buat skripsi Oom jadi tidur lah ! Malah dibuat Kabuki ! Nobu !" panggil Hyde ke anak buahnya yang lewat.
"Yes Hyde-san."
"Mana badut satu itu?" tanya Hyde dengan wajah galak.
Semua orang di keluarga Yakuza Takara sudah tahu siapa yang dimaksud dengan 'badut'. Shohei Kawaguchi dulunya bernama Shen dan tinggal di jalanan Hongkong. Saat Luke Bianchi mencari tahu siapa pembunuh anak buahnya, Shen lah yang membantu nya. Shen yang saat itu berusia sepuluh tahun, akhirnya ditarik Luke menjadi bagian Yakuza Takara, diberikan pendidikannya serta semua ajaran bela diri khas keluarga Takara.
Shen pun pindah kewarganegaraan menjadi warga negara Jepang dan berganti nama menjadi Shohei Kawaguchi. ( Baca Jayde and Wira Stories ). Oleh Luke, Shohei diplot menjadi pengawal dan tangan kanannya. Namun tampak nya antara yang dikawal dan mengawal tidak pernah akur sejak kecil hingga mereka sudah hapal jika keduanya sering berkelahi.
Hyde adalah gambaran Luke dan Rin Bianchi yang kaku dan selalu teratur. Berbanding terbalik dengan Shohei yang menurut nya, hidup itu jangan terlalu serius karena cepat tua. Dua orang yang berbeda usia tujuh tahun itu memang bisa dikatakan, habis Minal Aidin mohon maaf lahir dan batin, lima detik kemudian gelut kembali.
"Shohei ada di Dojo latihan Kendo, sedang mengajari junior" sahut YangYang yang hanya menggelengkan kepalanya mendengar keributan di markas mereka.
"Domo Arigato Oom YangYang." Hyde pun berjalan menuju Dojo.
YangYang pun menghampiri Hidetoshi yang hanya tersenyum melihat anak boss yang juga sahabatnya tampak marah.
"Sepertinya bakalan gegeran deh di dalam..." kekeh YangYang ke Hidetoshi.
"Hyde dan Shohei lebih parah dari aku dan Luke."
Dan tak lama terdengar keributan di Dojo. Suara adu pedang pun terdengar sangat keras membuat para anggota Yakuza berlarian menuju tempat latihan.
Hidetoshi dan YangYang hanya bisa menghela nafas panjang.
"Yuk dipisah. Sebelum terjadi korban jiwa yang diinginkan ..." ajak Hidetoshi ke YangYang yang tertawa.
***
Luke Bianchi harus menghitung sampai seratus saat melihat putra sulungnya dan asistennya tampak babak belur. Ketua Yakuza Takara itu sudah terlalu capek melihat keributan antara Hyde dan Shohei. Yang satu kakunya minta ampun, yang satu super usil serta badut.
"Apalagi ini?" tanya Luke akhirnya. Kedua orang yang berseteru itu sekarang berada di ruang kerja Luke di markas mereka.
"Ini Luke." Hidetoshi memperlihatkan wajah Hyde yang putih akibat kena bedak dan tampak macam Kabuki.
Luke menaikkan sebelah alisnya. "Seriously? Demi apa coba kamu melakukan ini Shohei ?"
"Iseng, Luke-san. Aku tahu Hyde capek setelah selesai skripsinya dan aku berinisiatif membuat sesuatu yang konyol serta lucu" jawab Shohei cuek meskipun bibirnya membiru akibat kena jotos Hyde.
Luke menatap dingin ke Shohei. "Nggak gitu konsepnya, Shen !" Jika Luke sudah memanggil namanya dulu, pertanda dia sudah kesal tingkat gapura kecamatan.
"Lho tapi kan bisa menyalurkan emosinya, Luke-san."
"Itu bukan emosi gembira tapi emosi ngamuk."
"Biar stress nya hilang Luke-san" eyel Shohei.
Luke memegang pelipisnya karena dirinya terkadang jengkel dengan pria yang dianggap anaknya sendiri tapi dengan pola pikir mirip Shinichi Park.
"Sudah, kalian bersihkan diri kalian. Besok jemput Vicenzo dan Shaun !" putus Luke karena debat dengan Shohei bakalan bisa sampai lebaran macan.
***
Kamar Hyde Bianchi
"Jadi dia disana?" tanya Hyde ke anak buahnya yang bernama JJ.
"Iya Hyde. Sudah dua Minggu tinggal di rumah itu."
"JJ, cek apakah hanya dia sendiri atau bersama dengan orang-orang dari pengawal keluarga Ferrara."
"So far yang aku lihat, dia hanya bersama empat pengawal, Hyde. Dan aku tidak melihat keluarga Ferrara lainnya. Memangnya mereka masih di Siena Hyde?" tanya JJ.
"Aku sih terpaksa minta bantuan ke Raul dan Alano yang di Italia dan mereka bilang sudah tidak mendengar keluarga Ferrara di Siena."
Raul adalah putra Raveena dan Alexis Accardi sedangkan Alano adalah putra Antonio dan Savrinadeya Bianchi. Mereka baru lulus High School tapi soal otak jenius memang sudah keturunan. Raul akan kuliah di Princeton University Amerika Serikat sedangkan Alano akan terbang ke Swiss untuk kuliah disana.
"Vicenzo benar - benar mau melakukan vendetta ya Hyde?" tanya JJ.
"Kalau kamu lihat kondisi Oom Dante dan Oom Sergio saat kecelakaan itu, suatu keajaiban mereka berdua masih hidup!" ucap Hyde.
"Keluarga kalian belum bisa menemukan bukti-buktinya waktu itu?"
"Belum JJ. Bahkan Oom Omar bekerjasama dengan Polizia Italia dan Europol juga tidak menemukan bukti-buktinya bahwa keluarga Ferrara bertanggung jawab atas insiden itu."
"Dan sekarang terbongkar karena..."
"Karena, JJ, dua orang pengawal keluarga Ferrara itu memberikan dokumen ke Vicenzo."
"Dokumen itu asli?"
"Asli. Transkrip percakapan 15 tahun lalu saat semua anggota keluarga Ferrara ingin menghancurkan keluarga Mancini dulu baru ke keluarga Bianchi. Salah satu pengawal itu menikah dengan putri pengawal keluarga Bianchi dan ternyata hati nuraninya jalan."
"Kenapa harus menunggu 15 tahun?"
"Sebab Simone Ferrara meninggal di Swiss karena kanker prostat. Dia adalah pemimpin keluarga Ferrara dan dua pengawal tadi bagian bersih-bersih semua berkas dan menemukan dokumen itu. Ada plus minusnya punya dokumen... Plusnya mereka bisa melihat arsip, minusnya jika jatuh ke tangan yang salah..."
"Keuntungan bagi kita Hyde" kekeh JJ. "Hyde, ada pergerakan di rumah itu."
"Pergerakan apa ?" tanya Hyde.
JJ memang dikirim oleh Hyde untuk tinggal di apartemen yang bersebrangan dengan rumah pencetus otak untuk mencelakakan Dante Mancini.
"Ada mobil datang... Dua orang turun." JJ langsung mengambil gambar mereka melalui kamera tele nya yang canggih. "Aku kirimkan foto - foto mereka berdua Hyde."
Hyde pun melihat hasil foto JJ dan langsung melakukan face recognition dengan aplikasi yang dibuatkan oleh Benjiro Smith dan Giordano Smith khusus buat klan Pratomo.
"F*** !!!" umpat Hyde.
"Ada apa, Hyde ?" tanya JJ dari seberang.
"Dua orang itu adalah Polizia Italia yang menangani kasus kecelakaan Oom Dante ! Pantas semua rekaman CCTV lalu lintas hilang !"
"Apakah saat itu satelit kalian tidak mendapatkan informasi?" tanya JJ yang tahu Jang Corp memiliki satelit.
"Tidak dapat, JJ. Vicenzo bakalan tambah ngamuk ini !" gumam Hyde.
***
Visual anaknya Antonio dan Savrinadeya Bianchi serta Alexis dan Raveena Accardi.
***
Yuhuuuu Up Malam Yaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 110 Episodes
Comments
Ita Xiaomi
Cocoklah Stephen Chow. Ortu aku suka nonton filmnya.
2025-02-12
1
Ninik Rochaini
visual mu mbaakk...bikin oleng kabeh...kecuali stephen chow(malah tmbh ngakak...ancen yg satu itu rodo gk ada akhlak/Joyful//Joyful//Joyful/)
2024-08-09
2
Dewi Indrawati
itu seperti aktor Stephen chow deh
2024-07-19
1