"Luna, sekarang kita berada di depan pintu yang akan menuju ke ruangan rapat besar di adakan dan di sana akan banyak kamu mendengarkan masalah-masalah yang terjadi di wilayah yang akan kamu pimpin kelak jadi berusahalah dengan baik," ucap sang duke dengan tatapan serius dan dingin sambil menatap Luna yang berada di pelukannya sedangkan Luna hanya bisa diam dan tenggelam dalam lamunannya
Luna tidak mengerti dengan ucapan yang keluar dari mulut seorang asisten duke yang terlihat seperti ingin membuat Luna mendekatkan diri ke arah pengharapan kasih sayang dan cinta, yang sudah jelas itu semuanya adalah palsu. Semua yang dimiliki olehnya sekarang adalah sebuah kepalsuan dan kesementaraan semata, pada kenyataannya itu semua milik pemeran utama.
Di kehidupan sebelumnya Luna sama sekali tidak pernah mendapatkan kasih sayang ataupun orang yang selalu dekat dengan dirinya, dia lahir tetapi di telantarkan di panti asuhan sewaktu kecil, sewaktu sekolah juga dia tidak memiliki teman sama sekali sampai akhirnya Luna bermain game otome dia merasakan permainan harem yang dimana tokoh utamanya seorang perempuan yang di kelilingi oleh banyak laki-laki dan memberikan kasih sayang, itulah yang membuatnya tertarik tetapi itu semua hanyalah fana yang membawanya kepada kematian.
'Konyol jika aku hidup mengharapkan hal yang bukan milikku,'
'Memang yang bisa di percaya hanyalah uang dan walaupun terlihat materialis, tetapi di dunia manapun uang selalu yang memimpin seseorang,' ucap Luna di dalam hatinya yang kemudian tertarik dengan percakapan yang mulai membahas tentang masalah perekonomian wilayah yang di urus oleh keluarga Duke Arley
"Itu sulit untuk menangkap mereka, karena para bandit hidup berkelompok bahkan wilayah Duke di timur saja tidak bisa menanganinya, apalagi dengan kita," ucap seorang bangsawan A yang mengemukakan pendapat
"Itu benar, banyaknya orang yang menjadi bandit dan menjarah barang milik para pedagang dari timur kita akan semakin kesulitan dengan bahan-bahan yang tidak ada di wilayah ini," ucap seorang bangsawan B yang mengemukakan pendapatnya
"Jika semakin sulit, perekonomian wilayah Duke Arley akan semakin sulit berkembang, tidak ada habisnya juga kita melawan para bandit jika mereka merasa kalau itu adalah salah satu cara yang menguntungkan untuk cepat kaya," ucap seorang bangsawan C yang ikut menambahkan pendapatannya
Luna ikut berpikir tentang banyak orang yang akan rugi akibat hal tersebut, tentu saja termasuk dirinya akan rugi nanti karena memiliki bisnis pakaian dan obat-obatan beberapa berasal dari timur, karena disana memiliki pengobatan tradisional sama majunya dengan dunia kehidupannya sebelumnya. Luna yang diam-diam sering membaca di perpustakaan keluarga Duke Arley, mengetahuinya tentu tau cara mengambil beberapa keuntungan, jadi dia tidak ingin sampai rugi sebab para bandit.
"Bagaimana dengan jalur laut? Apakah tidak bisa menggunakan jalur laut untuk sampai ke wilayah barat? Dan kemungkinan jalur laut lebih aman dan mengurangi korban jiwa adalah sembilan puluh dua persen,"
"Kemudian jika seandainya para bandit mulai menjarah ke arah desa-desa yang terpencil dan hampir tidak banyak orangnya,"
"Maka tinggal kita buat para prajurit untuk menyamar sebagai rakyat biasa di sana dan semua rakyat di pindahkan ke satu desa," ucap Luna yang dengan tatapan serius ke arah semua orang yang berada di dalam ruangan
Semua orang yang berada di dalam ruangan terdiam ketika mendengarkan ucapan yang di ucapkan dari anak yang bahkan belum sampai usianya sepuluh tahun dan baru saja menerima pendidikan sebagai seorang pewaris. Bisa berpikir seperti orang yang dewasa dapat di pastikan kalau anak kecil itu sangat jenius yang membuat para bawahan Duke yang rapat mulai membahas masalah lain tentang penyebaran wabah yang terjadi besar-besaran di sebuah desa dan di duga itu adalah wabah yang berbahaya bisa membunuh orang oleh karena itu desa itu di isolasi.
'Desa yang terkena wabah, rasanya aku pernah membacanya di dalam alur sebuah game otome yang membahas masa lalu seorang karakter, tetapi karakter yang mana,'
'Dia mengatakan kalau dia pernah tinggal beberapa bulan di desa itu,' ucap Luna di dalam hatinya yang merenung lebih dalam tentang isi game otome yang pernah dia mainkan di kehidupan sebelumnya
"Nona muda Arley, apa pendapat anda tentang wabah ini?" tanya seorang bawahan dari Duke dengan tatapan penuh pengharapan kepada Luna yang duduk di pangkuan Duke
'Kalian semua apa gunanya menjadi pemimpin jika meminta seorang anak di bawah umur sepuluh tahun untuk menyelesaikan masalah wilayah yang diminta oleh Duke untuk mengurusnya,'
'Apakah kalian sebagai para pemimpin wilayah tidak memiliki otak? Negeri ini akan hancur dan kalian hanya makan gaji buta jika percaya ucapan anak kecil begitu saja sepenuhnya,' ucap Luna di dalam hatinya dengan tatapan dingin menatap seluruh pemimpin wilayah yang menjadi bawahan Duke ini tidak lebih berguna dari seorang anak kecil
Sang Duke juga sama sekali tidak berkomentar ataupun menghentikan para bawahannya untuk bertanya tentang cara penyelesaian masalah yang telah terjadi di sejumlah wilayah yang di pimpin oleh Duke malah rasa sayang dari Duke bertambah membuat Luna hanya bisa menatap dengan tatapan ingin menjauh dari laki-laki yang memeluk dirinya.
Setelah pertanyaan penyelesaian wabah penyakit yang menyebar itu, datang langsung hujanan pertanyaan dari para bangsawan mengenai beberapa masalah bahkan melibatkan Luna ke dalam percintaan atau perselingkuhan seseorang. Dengan kesabaran Luna menghadapi rapat di dalam ruangan itu dan menuliskan semua jawaban yang di inginkan oleh para bawahan Duke di sebuah kertas atas pertanyaannya tersebut, pada akhirnya semua itu selesai sebab Luna sendiri yang menjalankan rapat.
"Nona, selamat anda berhasil menjalankan rapat pertemuan pertama anda yang seharusnya di jalankan ketika anda berumur lima belas tahun dan anda juga memberikan penyelesaian yang masuk di akal dan bermanfaat bagi para pemimpin wilayah kecil yang tidak berguna itu,"
"Orang seperti mereka seharusnya di eksekusi, karena hanya makan gaji buta," ucap Villette dengan senyuman yang terlihat sangat senang melihat Luna menjalankan pekerjaan sebagai seorang calon pewaris keluarga tetapi di saat yang bersamaan menatap dengan tatapan dingin dan benci tidak suka dengan semua bangsawan yang hanya bertanya tentang masalah penyelesaian kepada seorang atasan bukan menyelesaikan masalah sendiri
Luna cukup kagum dengan sikap yang dimiliki oleh Villette yang begitu tegas dan tidak takut dengan para bangsawan, tetapi dia juga hanya bisa tersenyum dengan senyuman kaku, mengingat dia harus netral dalam membicarakan orang lain yang mungkin akan bekerja dengan dirinya di masa depan. Layar sistem tiba-tiba muncul dengan notifikasi selamat untuk Luna yang berhasil menyelesaikan misi sesuai dengan janji sistem, dia di berikan poin reputasi dan hadiah special berupa emas dan investor penting yang dirahasiakan.
'Hadiah misi kali ini tidak buruk,'
Sistem Kekayaan Milik Antagonis
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 44 Episodes
Comments