“Saya tidak menyangka kalau seorang gadis yang sangat muda datang ke guild informasi,”
"Dan sepertinya ada seseorang yang memberi tau anda tempat ini,"
“Jadi, bisakah saya mendengarkan apa permintaan yang nona inginkan? Dan mungkin ini terdengar tidak sopan, tetapi bisakah saya mengetahui dengan apa anda akan membayar saya? Karena ini adalah sebuah bisnis saya tentu tidak ingin merugi,” ucap laki-laki berambut coklat di depannya dengan tatapan menyidik ke arah Luna yang langsung duduk di kursi tanpa aba-aba
Luna tentu mengetahui kalau seorang anak kecil yang datang ke guild informasi sendirian tanpa di temani oleh orang dewasa pasti akan diragukan, oleh karena itu dia langsung mengeluarkan sebuah kantong yang cukup besar dan isinya sekitar ratusan koin emas. Sosok laki-laki yang melihat isi kantong itu langsung terkejut dan merubah cara pandangnya kepada sosok gadis kecil didepannya ini.
“Maafkan saya meragukan anda barusan nona,”
“Bisakah anda mengatakan keperluan anda hingga datang ke tempat ini?” ucap sosok laki-laki berambut coklat yang langsung bersikap ramah dan tatapan berbinar-binar ke arahnya
Luna yang merasa sosok laki-laki itu serius langsung mengeluarkan sebuah kertas perencanaan bisnisnya ke atas meja yang ada di depannya, sosok laki-laki berambut coklat yang melihat tumpukan kertas di atas yang cukup tebal langsung mengambilnya dan melihat isinya.
Setelah melihat lembaran-lembaran kertas yang berisi ide-ide menarik, sosok laki-laki itu langsung menatap dengan tatapan penasaran ke arah Luna.
“Nona, anda ingin melakukan bisnis ya,”
“Kalau aku boleh tau ide dari siapa anda dapatkan ini? Karena ini ide yang sangat bagus dan bahkan hampir tidak pernah terpikirkan olehku,” ucap sosok laki-laki itu dengan tatapan penasaran dan tanpa sadar selesai membaca isi lembaran-lembaran kertas tersebut
“Aku sendiri yang membuatnya, walaupun sulit untuk di percayai anak kecil membuat ini, tapi coba kamu cari adakah orang lain yang bisa membuat ide secerdas ini? Jika ada maka coba kamu bawa orang cerdas itu ke hadapanku sekarang,” ucap Luna dengan senyuman yang percaya diri dan bangga kepada kemampuannya
Sosok laki-laki yang melihat Luna begitu percaya diri dengan yang dia hasilkan sendiri dan tidak terlihat juga ada yang mencurigakan atau di sembunyikan dari sosok laki-laki di depannya, sosok laki-laki itu langsung menjentik jarinya hingga sebuah kertas, pena bulu dan tinta hitam muncul di depannya yang artinya sosok laki-laki itu setuju untuk membuat kontrak bisnis dengan Luna.
“Kalau begitu sekarang kita bahas isi dari kontrak perjanjian dalam menjalankan bisnis kita sekarang,”
“Aku juga berharap kita bisa bekerja sama dalam jangka waktu yang lama, dan saya juga akan membantu anda jika ada masalah,” ucap sosok laki-laki itu dengan senyuman ramah dan profesional kepada Luna
Setengah jam berlalu Luna membahas pekerjaan dengan sosok pemilik guild informasi, Luna yang merasa kalau dia sudah terlalu lama pergi akan membuat semua pengawalnya curiga jadi dia pergi dari tempat itu. Namun sebelum sosok laki-laki itu pergi dia memberikan sebuah permata ruby yang warnanya persis seperti warna matanya sebagai tanda kalau Luna dan dirinya adalah partner bisnis.
“Nona, sebelum anda keluar dari ruangan ini saya akan memperkenalkan diri nama saya Lili dan saya harap kerja sama kita akan berjalan lancar hingga ke depannya,” ucap sosok laki-laki itu dengan senyuman bersamaan dengan pintu ruangan yang tertutup cepat
Luna dengan cepat langsung kembali ke butik yang untungnya jaraknya sama sekali tidak jauh, melalui pintu belakang Luna masuk kembali sama seperti waktu dia keluar ruangan, bersamaan dengan dia masuk ke dalam ruangan belakang sistem memberikan notifikasi selamat, karena menyelesaikan misi dengan baik dan di saat itu juga sistem memberikan hadiah yang katanya sebuah kejutan special untuk Luna.
Luna yang sangat menanti-nantikan hadiah langsung melihat ruang penyimpanan di layar sistem untuk mengetahui apa hadiah yang diberikan langsung menatap dengan kecewa kepada layar tipis di depannya, dia lupa satu hal kalau sistem sialan itu adalah jangan terlalu banyak berharap jika tidak ingin kecewa. Awalnya saja dia diberikan kehidupan karakter antagonis berumur pendek oleh para dewa, jadi dia seharusnya tau tidak ada yang special.
Layar sistem Luna kembali muncul setelah Luna memberikan hadiah yaitu belajar menggunakan belati dan senjata yang lain untuk pertahanan diri dan hadiahnya adalah skill ilmu sihir dan jika gagal dia akan mati lebih cepat sebelum alur cerita yang telah di tentukan oleh alur game tersebut, Luna yang melihat layar sistemnya begitu menyebalkan mau tidak mau dia melakukannya demi hidupnya.
‘Sistem sialan, aku merasa menyesal melakukan transmigrasi ke dunia ini,’ kutuk Luna di dalam hatinya sambil masuk ke dalam kereta kuda yang akan membawanya pulang ke mansion
Sesampainya di mansion, Luna langsung pergi ke kamarnya yang telah ada pelayan yang menunggu dirinya pulang untuk membersihkan diri. Setelah selesai, mereka dengan cepat menyiapkan makan malam supaya mereka tidak mendapatkan siksaan dari sang nona yang pulang dengan suasana hati yang baik.
Luna tentu memutuskan untuk makan malam sendirian di dalam kamar tersebut karena dia yakin kalau sosok ayah angkatnya mana mungkin ingin makan bersama satu meja dengan dirinya yang hanya merupakan seorang putri angkat.
Tiba-tiba layar sistem memberikan notifikasi baru untuk Luna yaitu untuk mencari guru dalam menggunakan senjata selama dua hari dan kegagalannya masih sesuai dengan yang sebelumnya .
Luna yang baru saja bernapas lega untuk istirahat setelah makan malam, merasa sangat kesal dengan layar sistem yang tiba-tiba muncul dan langsung menyuruh dirinya untuk mencari guru dalam waktu yang sangat singkat.
“Sistem ini memang sangat suka membuat orang kesal ya,”
“Memangnya tidak bisa menggunakan cheat atau sebuah alat yang instan?” Gumam Luna yang membuat sistem memunculkan sebuah notifikasi menjawab ucapan dari Luna yang artinya sistem ini bisa mendengarkan dia berbicara
“Kamu bisa mendengarkan aku, kalau begitu aku akan melakukan komplain kepada dirimu,”
“Karena dewa yang telah salah menghitung karma aku jadi seperti ini dan sekarang sistem tidak memiliki hati nurani apakah kamu berpikir kompensasi ini setara?”
Layar tipis itu kemudian memunculkan notifikasi kalau Luna harus menyelesaikan masalahnya secara mandiri langsung membuatnya memaki sistem itu.
"Memang apa yang bisa aku harapkan dari sistem sialan ini?"
"Semuanya harus sendiri, ketika gagal ancaman kematian,"
"Kompensasi dari mana? Ini sama saja aku menggali kuburan ku sendiri,"
Sistem Kekayaan Milik Antagonis
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 44 Episodes
Comments
luke Michelle Williams
lanjut thor, semangat
2023-07-05
1