Bab 2 Aku Merasa Menyesal

“Saya tidak menyangka kalau seorang gadis yang sangat muda datang ke guild informasi,”

"Dan sepertinya ada seseorang yang memberi tau anda tempat ini,"

“Jadi, bisakah saya mendengarkan apa permintaan yang nona inginkan? Dan mungkin ini terdengar tidak sopan, tetapi bisakah saya mengetahui dengan apa anda akan membayar saya? Karena ini adalah sebuah bisnis saya tentu tidak ingin merugi,” ucap laki-laki berambut coklat di depannya dengan tatapan menyidik ke arah Luna yang langsung duduk di kursi tanpa aba-aba

Luna tentu mengetahui kalau seorang anak kecil yang datang ke guild informasi sendirian tanpa di temani oleh orang dewasa pasti akan diragukan, oleh karena itu dia langsung mengeluarkan sebuah kantong yang cukup besar dan isinya sekitar ratusan koin emas. Sosok laki-laki yang melihat isi kantong itu langsung terkejut dan merubah cara pandangnya kepada sosok gadis kecil didepannya ini.

“Maafkan saya meragukan anda barusan nona,”

“Bisakah anda mengatakan keperluan anda hingga datang ke tempat ini?” ucap sosok laki-laki berambut coklat yang langsung bersikap ramah dan tatapan berbinar-binar ke arahnya

Luna yang merasa sosok laki-laki itu serius langsung mengeluarkan sebuah kertas perencanaan bisnisnya ke atas meja yang ada di depannya, sosok laki-laki berambut coklat yang melihat tumpukan kertas di atas yang cukup tebal langsung mengambilnya dan melihat isinya.

Setelah melihat lembaran-lembaran kertas yang berisi ide-ide menarik, sosok laki-laki itu langsung menatap dengan tatapan penasaran ke arah Luna.

“Nona, anda ingin melakukan bisnis ya,”

“Kalau aku boleh tau ide dari siapa anda dapatkan ini? Karena ini ide yang sangat bagus dan bahkan hampir tidak pernah terpikirkan olehku,” ucap sosok laki-laki itu dengan tatapan penasaran dan tanpa sadar selesai membaca isi lembaran-lembaran kertas tersebut

“Aku sendiri yang membuatnya, walaupun sulit untuk di percayai anak kecil membuat ini, tapi coba kamu cari adakah orang lain yang bisa membuat ide secerdas ini? Jika ada maka coba kamu bawa orang cerdas itu ke hadapanku sekarang,” ucap Luna dengan senyuman yang percaya diri dan bangga kepada kemampuannya

Sosok laki-laki yang melihat Luna begitu percaya diri dengan yang dia hasilkan sendiri dan tidak terlihat juga ada yang mencurigakan atau di sembunyikan dari sosok laki-laki di depannya, sosok laki-laki itu langsung menjentik jarinya hingga sebuah kertas, pena bulu dan tinta hitam muncul di depannya yang artinya sosok laki-laki itu setuju untuk membuat kontrak bisnis dengan Luna.

“Kalau begitu sekarang kita bahas isi dari kontrak perjanjian dalam menjalankan bisnis kita sekarang,”

“Aku juga berharap kita bisa bekerja sama dalam jangka waktu yang lama, dan saya juga akan membantu anda jika ada masalah,” ucap sosok laki-laki itu dengan senyuman ramah dan profesional kepada Luna

Setengah jam berlalu Luna membahas pekerjaan dengan sosok pemilik guild informasi, Luna yang merasa kalau dia sudah terlalu lama pergi akan membuat semua pengawalnya curiga jadi dia pergi dari tempat itu. Namun sebelum sosok laki-laki itu pergi dia memberikan sebuah permata ruby yang warnanya persis seperti warna matanya sebagai tanda kalau Luna dan dirinya adalah partner bisnis.

“Nona, sebelum anda keluar dari ruangan ini saya akan memperkenalkan diri nama saya Lili dan saya harap kerja sama kita akan berjalan lancar hingga ke depannya,” ucap sosok laki-laki itu dengan senyuman bersamaan dengan pintu ruangan yang tertutup cepat

Luna dengan cepat langsung kembali ke butik yang untungnya jaraknya sama sekali tidak jauh, melalui pintu belakang Luna masuk kembali sama seperti waktu dia keluar ruangan, bersamaan dengan dia masuk ke dalam ruangan belakang sistem memberikan notifikasi selamat, karena menyelesaikan misi dengan baik dan di saat itu juga sistem memberikan hadiah yang katanya sebuah kejutan special untuk Luna.

Luna yang sangat menanti-nantikan hadiah langsung melihat ruang penyimpanan di layar sistem untuk mengetahui apa hadiah yang diberikan langsung menatap dengan kecewa kepada layar tipis di depannya, dia lupa satu hal kalau sistem sialan itu adalah jangan terlalu banyak berharap jika tidak ingin kecewa. Awalnya saja dia diberikan kehidupan karakter antagonis berumur pendek oleh para dewa, jadi dia seharusnya tau tidak ada yang special.

Layar sistem Luna kembali muncul setelah Luna memberikan hadiah yaitu belajar menggunakan belati dan senjata yang lain untuk pertahanan diri dan hadiahnya adalah skill ilmu sihir dan jika gagal dia akan mati lebih cepat sebelum alur cerita yang telah di tentukan oleh alur game tersebut, Luna yang melihat layar sistemnya begitu menyebalkan mau tidak mau dia melakukannya demi hidupnya.

‘Sistem sialan, aku merasa menyesal melakukan transmigrasi ke dunia ini,’ kutuk Luna di dalam hatinya sambil masuk ke dalam kereta kuda yang akan membawanya pulang ke mansion

Sesampainya di mansion, Luna langsung pergi ke kamarnya yang telah ada pelayan yang menunggu dirinya pulang untuk membersihkan diri. Setelah selesai, mereka dengan cepat menyiapkan makan malam supaya mereka tidak mendapatkan siksaan dari sang nona yang pulang dengan suasana hati yang baik.

Luna tentu memutuskan untuk makan malam sendirian di dalam kamar tersebut karena dia yakin kalau sosok ayah angkatnya mana mungkin ingin makan bersama satu meja dengan dirinya yang hanya merupakan seorang putri angkat.

Tiba-tiba layar sistem memberikan notifikasi baru untuk Luna yaitu untuk mencari guru dalam menggunakan senjata selama dua hari dan kegagalannya masih sesuai dengan yang sebelumnya .

Luna yang baru saja bernapas lega untuk istirahat setelah makan malam, merasa sangat kesal dengan layar sistem yang tiba-tiba muncul dan langsung menyuruh dirinya untuk mencari guru dalam waktu yang sangat singkat.

“Sistem ini memang sangat suka membuat orang kesal ya,”

“Memangnya tidak bisa menggunakan cheat atau sebuah alat yang instan?” Gumam Luna yang membuat sistem memunculkan sebuah notifikasi menjawab ucapan dari Luna yang artinya sistem ini bisa mendengarkan dia berbicara

“Kamu bisa mendengarkan aku, kalau begitu aku akan melakukan komplain kepada dirimu,”

“Karena dewa yang telah salah menghitung karma aku jadi seperti ini dan sekarang sistem tidak memiliki hati nurani apakah kamu berpikir kompensasi ini setara?”

Layar tipis itu kemudian memunculkan notifikasi kalau Luna harus menyelesaikan masalahnya secara mandiri langsung membuatnya memaki sistem itu.

"Memang apa yang bisa aku harapkan dari sistem sialan ini?"

"Semuanya harus sendiri, ketika gagal ancaman kematian,"

"Kompensasi dari mana? Ini sama saja aku menggali kuburan ku sendiri,"

Sistem Kekayaan Milik Antagonis

Terpopuler

Comments

luke Michelle Williams

luke Michelle Williams

lanjut thor, semangat

2023-07-05

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Karakter Antagonis?
2 Bab 2 Aku Merasa Menyesal
3 Bab 3 Sang Duke Yang Dingin Dan Tidak Berperasaan
4 Bab 4 Villette Thesley
5 Bab 5 Guru
6 Bab 6 Bagaimana Bisa Dia Mendapatkan Hatinya
7 Bab 7 Kenapa Tidak Memanggilku Papa?
8 Bab 8 Aku Langsung Tertolak?
9 Bab 9 Guru Etika
10 Bab 10 Kamu Pasti Iri Bukan?
11 Bab 11 Putri Angkat Bukan Berarti Tidak Berharga
12 Bab 12 Rapat Pertemuan Pertama
13 Bab 13 Seorang Alchemist
14 Bab 14 Jalan-Jalan
15 Bab 15 Kamu Ingin Mati
16 Bab 16 Papa
17 Bab 17 Ceramah
18 Bab 18 Cukup Panggil Papa
19 Bab 19 Bisnis Baru
20 Bab 20 Awal Dari Mengubah Takdir Dan Hidup Sebagai Sendok Emas
21 Bab 21 Eh? Yang Benar Saja?
22 Bab 22 Ujian Masuk Akademi
23 Bab 23 Seperti Anak Kecil
24 Bab 24 Walaupun Kita Bukan Pasangan
25 Bab 25 Pelelangan Ilegal
26 Bab 26 Ini Mungkin Terakhir Kalinya Kita Bisa Bertemu
27 Bab 27 Kamu Adalah Teman Terbaik
28 Bab 28 Gadis Yang Menangis
29 Bab 29 Sapu Tangan
30 Bab 30 Dewan Kesiswaan
31 Bab 31 Siswa-Siswi Bermasalah
32 Bab 32 Kebetulan Sekali Kita Bertemu Di Tempat Ini
33 Bab 33 Mulai Saat Ini Perhatikan Aku
34 Bab 34 Tunanganku
35 Bab 35 Liburan Musim Dingin
36 Bab 36 Kilauan Dari Kekayaan
37 Bab 37 Sales
38 Bab 38 Kembalinya Putri Kandung Duke
39 Bab 39 Aku Harap Kamu Tau Diri
40 Bab 40 Kamu Bukan Pewaris Keluarga Duke Arley
41 Bab 41 Pertarungan Yang Tidak Adil
42 Bab 42 Raja Iblis
43 Bab 43 Aku Berjuang
44 Bab 44 Sistem Kekayaan Milik Antagonis End
Episodes

Updated 44 Episodes

1
Bab 1 Karakter Antagonis?
2
Bab 2 Aku Merasa Menyesal
3
Bab 3 Sang Duke Yang Dingin Dan Tidak Berperasaan
4
Bab 4 Villette Thesley
5
Bab 5 Guru
6
Bab 6 Bagaimana Bisa Dia Mendapatkan Hatinya
7
Bab 7 Kenapa Tidak Memanggilku Papa?
8
Bab 8 Aku Langsung Tertolak?
9
Bab 9 Guru Etika
10
Bab 10 Kamu Pasti Iri Bukan?
11
Bab 11 Putri Angkat Bukan Berarti Tidak Berharga
12
Bab 12 Rapat Pertemuan Pertama
13
Bab 13 Seorang Alchemist
14
Bab 14 Jalan-Jalan
15
Bab 15 Kamu Ingin Mati
16
Bab 16 Papa
17
Bab 17 Ceramah
18
Bab 18 Cukup Panggil Papa
19
Bab 19 Bisnis Baru
20
Bab 20 Awal Dari Mengubah Takdir Dan Hidup Sebagai Sendok Emas
21
Bab 21 Eh? Yang Benar Saja?
22
Bab 22 Ujian Masuk Akademi
23
Bab 23 Seperti Anak Kecil
24
Bab 24 Walaupun Kita Bukan Pasangan
25
Bab 25 Pelelangan Ilegal
26
Bab 26 Ini Mungkin Terakhir Kalinya Kita Bisa Bertemu
27
Bab 27 Kamu Adalah Teman Terbaik
28
Bab 28 Gadis Yang Menangis
29
Bab 29 Sapu Tangan
30
Bab 30 Dewan Kesiswaan
31
Bab 31 Siswa-Siswi Bermasalah
32
Bab 32 Kebetulan Sekali Kita Bertemu Di Tempat Ini
33
Bab 33 Mulai Saat Ini Perhatikan Aku
34
Bab 34 Tunanganku
35
Bab 35 Liburan Musim Dingin
36
Bab 36 Kilauan Dari Kekayaan
37
Bab 37 Sales
38
Bab 38 Kembalinya Putri Kandung Duke
39
Bab 39 Aku Harap Kamu Tau Diri
40
Bab 40 Kamu Bukan Pewaris Keluarga Duke Arley
41
Bab 41 Pertarungan Yang Tidak Adil
42
Bab 42 Raja Iblis
43
Bab 43 Aku Berjuang
44
Bab 44 Sistem Kekayaan Milik Antagonis End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!