"Benar juga, kalau begitu bagaimana kalau kita membuat sedikit masalah misalnya ada perampok yang berhasil merampok sebuah kediaman dan itu membuktikan kalau menyimpan uang sendiri di mansion tidak aman, tetapi sebelum itu kita harus membuat peresmian bank dulu,"
"Dan karena bisnis ini aku ingin membuat untuk kalangan bangsawan dan kalangan rakyat biasa maka kalian juga harus mencari orang yang terkenal di kalangan rakyat biasa dan bisa di percaya untuk melakukan hal yang sama,"
"Kita tidak harus menggunakan perampok yang sebenarnya, tetapi hanya kita hanya perlu sedikit kebohongan untuk membuat orang-orang tergiur dan percaya kalau menabung di bank itu menguntungkan ditambah lagi jangan lupa juga dengan iming-iming keuntungan,"
"Dan untuk membuat orang percaya dengan keamanannya bank kalian lakukan hal yang sama tetapi dengan menggagalkan para perampok ," ucap Luna dengan senyuman yang licik dan menulis di atas kertas rencananya
Villette dan Lili yang melihat anak kecil di depannya begitu licik dalam melakukan bisnis merasa merinding, karena tidak ada anak kecil yang bisa merencanakan bisnis yang begitu besar dengan konsep penipuan di dalam promosinya.
Setengah bulan kemudian setelah Luna membicarakan bisnis perbankan dengan guild informasi, berita tentang pendirian bank untuk menyimpan uang dan meminjam uang dengan fasilitas yang lebih aman dan bunga rendah hanya dengan memberikan jaminan dalam melakukan peminjaman, bank tersebut dibuka untuk berbagai kalangan. Kemudian berita mengenai perampokan dan berhasil lolos dari kediaman seorang bangsawan yang terkenal kaya dan memiliki banyak pengaruh membuat semua bangsawan dan rakyat biasa merasa ketakutan dan panik, karena pelaku masih berkeliaran dan bisa kapan saja membuat mereka menjadi target selanjutnya untuk di rampok. Di sisi lain Luna malah tertawa membaca isi dari koran, sebab semuanya berjalan sesuai dengan yang di rencanakan olehnya.
Villette yang kebetulan lewat tidak sengaja mendengarkan suara dari kamar sang nona dan mengintip sang nona yang berada di kamar, membuat Villette terkejut adalah tawa sang nona yang hanya membaca berita hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya. Satu bulan lebih berlalu setelah tawa dari Luna yang hanya membaca sebuah berita, seekor burung sampai dan mengetuk pintu di balkon kamar Luna dengan kertas yang terikat di kakinya, Luna langsung memeriksa isi kertas yang sampai yang benar saja surat itu adalah mengenai bisnis banknya yang memiliki banyak sekali orang-orang yang berinvestasi, terutama pihak kerajaan yang memberikan cap pengakuan sebagai tempat yang baik untuk menyimpan uang dengan keamanan yang ketat. Berita cap pengakuan itu terdengar hingga menyebabkan banyak bangsawan maupun rakyat biasa mulai membuat rekening di bank dan meminjam uang dari bank miliknya, di saat yang bersamaan sistem muncul dan memberikan notifikasi misi selesai. Luna berhasil mengerjakan misi dengan baik hingga akhir, mendapatkan hadiah dari sistem berupa investor dari luar negeri barat dan poin reputasi karena mendapatkan banyak kepercayaan.
"Jika seperti ini aku tidak akan khawatir kalau aku dibuang dari mansion keluarga duke dan hidup di dunia luar," ucap Luna dengan seringai dan tawa
Beberapa tahun kemudian hingga usia Luna menginjak tujuh belas tahun, dia tumbuh dengan baik dan bahkan di anggap jenius abad ini, karena banyak menyelesaikan masalah di wilayah duke dan mengembangkan banyak hal di bidang penelitian, di saat yang sama Ian tidak lagi tinggal di rumahnya, karena masa pendidikan bersama telah selesai. Luna juga mulai belajar mengerjakan berkas-berkas penting keluarga, dan dia sudah mulai terbiasa memanggil sang duke dengan sebutan papa, namun itu tidak berarti karena dia sudah luluh untuk menerima duke sebagai sepenuhnya sebagai seorang ayah, tetapi karena dia menganggap kalau dia harus bersikap seperti itu kepada seorang yang merawatnya dari kecil hingga saat ini dengan baik menggantikan sosok sayang seorang ayah kandungnya.
Terdengar suara ketukan pintu di balik pintu ruangan yang besar, kemudian terlihat sosok laki-laki berkacamata yang masu
"Nona, tuan duke memanggil anda ke ruangan kerjanya, katanya ada sesuatu yang ingin di sampaikan," ucap Villette dengan senyuman lembut
"Ah... iya baiklah aku mengerti,"
"Tetapi Villette, tidak biasanya kamu tidak bertingkah menyebalkan bisanya kamu tidak akan bisa hidup tanpa bersikap menyebalkan," ucap Luna dengan senyuman tanpa menyembunyikan sedikit pun cara bicara Luna kepada orang-orang kediaman duke, tetapi Luna malah di senangi oleh semua orang di kediaman duke karena dia tidak pernah menyiksa orang atau pun berbuat sesuatu yang menyakiti orang lain
"Nona, anda tega sekali dengan saya padahal pada saat anda kecil anda memanggil saya dengan sebutan kakak,"
"Hati kecil saya menjadi sedikit terluka karena ucapan itu," ucap Villette dengan mengelap air matanya dengan sapu tangan padahal tidak terlihat sama sekali ada air matanya
"Berhenti banyak drama, itu karena pada saat itu aku masih kecil," ucap Luna dengan helaan nafas panjang dan wajah yang sedikit memerah karena malu
Luna bangkit dari kursinya dan mulai berjalan ke arah Villette yang menunggu di depan pintu kemudian keduanya berjalan bersama-sama ke ruangan milik duke, sesampainya di sana sang duke duduk di sofa yang membuat Luna mengerti kalau saat ini pembicaraan keluarga.
"Luna, duduk ada yang ingin papa bicarakan dengan dirimu," ucap sang duke yang membuat Luna langsung duduk ke sofa yang berada di depan duke
Kemudian duke mengeluarkan sebuah surat dan meletakkan di atas meja, Luna bisa melihat cap lambang dari sebuah akademi paling terkenal di sana. Luna langsung mengerti kalau jalan utama cerita di game otome ini akan segara di mulai dari sini, layar sistem tiba-tiba muncul di depan Luna dengan sebuah notifikasi untuk menerima tawaran dari isi surat akademi dan lulus ujian akademi dengan nilai terbaik, dengan hadiah poin reputasi dan alur yang sedikit berubah dan jika Luna gagal maka semakin cepat alur di jalankan kemungkinan mati jika menolak misi sepenuhnya. Luna yang sejak kecil hidup dengan sistem yang menyebalkan ini, tidak pernah sekalipun menolak misi yang di jalankan karena jika dia mati maka semuanya akan sia-sia usaha yang dia bangun selama ini.
"Aku tidak ingin memaksamu jika kamu tidak ingin masuk ke akademi, tetapi ini adalah surat tes untuk masuk ke akademi,"
"Pilihan ada di tanganmu, ingin kamu masuk akademi atau tidak terserah kepadamu,"
"Karena aku tau kamu pasti akan bisa menjadi pemimpin keluarga duke yang selanjutnya dengan baik," ucap sang duke dengan nada bicara yang ramah, walaupun tidak terlihat ada ekspresi dari duke yang berubah
Luna yang mendengarkan seorang tiran berbicara seperti sosok ayah hanya bisa tersenyum, namun ketika dia terbayang layar sistem dia langsung merasa sangat kesal dan ingin merusak layar sistem yang membawanya kepada penderitaan bukan kebahagiaan seperti di komik-komik yang dia baca di kehidupan sebelumnya.
"Mana mungkin aku akan menolak tawaran ini papa,"
'Karena ini adalah awal dari jalanku mengubah takdir kematian di usia mudaku dan tinggal dengan damai sebagai sendok emas,'
Sistem Kekayaan Milik Antagonis
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 44 Episodes
Comments