Bab 3 Sang Duke Yang Dingin Dan Tidak Berperasaan

“Yang mulia duke, suatu kehormatan bisa bertemu dengan anda,”

"Semoga anda selalu diberikan kesehatan dan kesejahteraan," ucap Luna dengan memberikan hormat kepada sosok laki-laki yang wajahnya terlihat muda dan tampan di depannya

Layar sistem muncul dengan notifikasi yang mengingatkan Luna tentang misinya mencari seorang guru privat dengan batas waktu yang telah di tentukan oleh sistem. Luna di dalam batinnya ingin memukul sistem itu jika seandainya memiliki wujud, karena begitu sangat menyebalkan, Luna sendiri di depan duke saja sudah sangat

tertekan dan tidak berani banyak bicara, setelah mengetahui sosok di depannya adalah sang duke sang yang datang tiba-tiba ke dalam ruangannya dan yang membuat Luna sadar itu adalah duke karena layar sistemnya memperlihatkan layar status sosok laki-laki yang ada di depannya. Luna dan duke saling diam hingga beberapa menit berlalu keduanya masih berdiri sampai sang duke yang memutuskan untuk duduk di sofa kosong dengan teh dan camilan yang telah tersedia di atas meja tamu itu, sedangkan Luna masih berdiri di depan duke dan memperhatikan.

Sang duke di mata Luna saat ini terlihat sangat menyeramkan, tidak aneh jika Luna di dalam novel sangat berani kepada duke, karena keduanya sama-sama bermuka menyeramkan dan jahat walaupun Luna  bukan putri kandungnya.

“Aku dengar kalau kamu tidak sengaja tercebur ke dalam kolam dan tidak sadarkan diri selama dua minggu lebih,”

“Untunglah kamu baik-baik saja, ingat kamu adalah seorang yang berada di dalam bagian keluarga Arley, kamu harus menjaga martabat dan sikapmu yang seperti itu,”

"Dan pastikan hal seperti ini tidak akan terulang lagi," ucap sang duke dengan wajah dingin dan tidak berekspresi

Luna yang melihat ekspresi itu langsung mengerti, sesuai dengan alur di dalam novel duke tidak peduli sama sekali dengan putri angkatnya walaupun terluka sekalipun. Luna juga tidak berniat untuk terlalu bersikap manja kepada duke, karena takut jika sang duke malah sangat membenci dirinya yang hanya seorang putri angkat atau pengganti sama persis seperti yang berada di dalam game.

“Baik saya mengerti tuan duke,"

"Dan tuan duke bisakah saya menerima pendidikan keluarga lebih awal daripada usia yang seharusnya di dalam keluarga?” ucap Luna dengan tatapan yang serius dan yakin kepada sosok laki-laki yang duduk di depannya

Sang duke yang mengetuk-ngetuk sandaran tangan sofa sejak tadi tiba-tiba berhenti, setelah mendengarkan ucapan yang di ucapkan oleh Luna dengan tatapan yang begitu serius dan yakin. Sang duke merubah posisi duduknya dengan menyilangkan kedua kakinya dan memberikan isyarat kepada Luna untuk duduk di atas sofa

kosong yang berada di depannya, tanpa banyak berbicara Luna langsung melakukannya.

“Coba jelaskan apa yang kamu maksud saat ini? Alasan kenapa kamu ingin mengambil

pendidikan keluarga lebih awal,”

“Kamu harus mengerti belajar itu bukan sesuatu hal yang bisa dijadikan main-main oleh dirimu ketika kamu mengatakan ingin belajar,” ucap sang duke dengan tatapan dingin ke arah Luna yang kini telah duduk berada di depan duke tetapi tatapan Luna yang begitu yakin tidak akan mudah untuk goyah sang duke membuat sang duke menghela nafas dan mengizinkan Luna untuk mengambil pendidikan di usia awal dengan syarat yang sangat tidak terduga untuk Luna hingga membuat dirinya saat ini duduk satu meja makan dengan sosok laki-laki tiran yang sama sekali tidak peduli dengan putri kandungnya sama sekali

Misi yang diberikan oleh layar tipis sistem selesai begitu saja dan hadiah tersebut langsung diberikan skill sihir level satu kepada Luna, hal ini membuat Luna merasa perjuangannya sama sekali tidak sia-sia jika dia harus di satu meja makan dengan sang duke saat ini.

‘Aku bersyukur kepalaku masih berada di atas tubuhku dan dia masih sama sekali tidak peduli denganku juga tidak masalah,’

'Dia memang karakter seperti itu di dalam game, dingin dan tidak berperasaan,'

‘Tetapi yang terpenting sekarang aku telah menyelesaikan misinya dengan baik,’ ucap Luna di dalam batinnya yang merasa sangat ingin menangis karena terharu dengan yang baru saja dia kerjakan, walaupun begitu dia masih tidak mengerti kenapa duke ingin makan satu meja makan dengan dirinya yang padahal hanya seorang pengganti

putrinya yang menghilang beberapa tahun yang lalu

Setelah selesai makan, duke meminta asisten pribadinya untuk berbicara dengan Luna mengenai pendidikan keluarga Arley yang ingin dia pelajari, karena tradisi keluarga duke Arley biasanya memberikan pendidikan kepada calon pewaris mengenai tentang bakat yang mereka miliki, jika sang pewaris itu berbakat di sihir maka guru yang akan diberikan adalah guru sihir dan jika berbakat dalam menggunakan pedang maka yang akan di ajarkan adalah menggunakan pedang atau senjata lain dan sebagainya. Sang duke sendiri tidak akan ikut dalam pembicaraan

karena sangat sibuk dengan dokumen yang menumpuk di dalam ruangan kerjanya.

“Jadi nona, mari kita berbicara santai mengenai pendidikan yang akan nona ambil,”

“Karena anda sepertinya terlihat sangat serius untuk mengambil pendidikan ini jadi jika ada yang ingin nona inginkan katakan saja,” ucap sosok laki-laki berkacamata dengan rambut panjang yang di ikat

Luna yang melihat sosok laki-laki lembut dan tampan tidak bisa percaya dengan kenyataan kalau game otome ini di penuhi oleh laki-laki tampan, seperti biasanya layar tipis sistem langsung memunculkan sebuah misi baru untuk Luna yang baru saja beberapa menit yang lalu menyelesaikan sebuah misi. Luna yang melihat notifikasi layar tipis yang berada di depan matanya dan hanya bisa dilihat olehnya sendiri dengan perasaan sabar dan berusaha menahan saja saat ini.

Misi Luna kali ini untuk mendapatkan hati para guru privat dan hati asisten duke untuk berada di pihaknya. Luna yang melihat notifikasi sistem merasa semakin hari semakin gila melihat kelakuan layar sistem ini.

“Nona, tapi sebelum kita berbicara mengenai pendidikan keluarga Arley nantinya, lebih baik kita berbicara mengenai duke,”

“Bisa dikatakan duke sangat menyayangi dirimu sebenarnya, karena sang duke khawatir ketika kamu terluka dan ketika kamu sadar tetapi tidak mengunjungi dirinya,”

“Itu semua membuatnya khawatir kepada dirimu nona,” ucap sang asisten dengan tatapan serius dan senyuman pahit mengingat setiap sikap yang duke lakukan untuk Luna sedangkan Luna sangat tidak percaya dengan ucapan asisten itu mengingat ekspresi wajah dingin dan tidak bergerak sama sekali setiap sudut wajahnya

‘Itu sangat mustahil untuk menyayangi putri angkat atau penggantinya,’

‘Dia bahkan menekankan nama keluarga untuk mengingatkan aku kalau aku tidak boleh mempermalukan dirinya ataupun keluarga ini,’

Sistem Kekayaan Milik Antagonis

Episodes
1 Bab 1 Karakter Antagonis?
2 Bab 2 Aku Merasa Menyesal
3 Bab 3 Sang Duke Yang Dingin Dan Tidak Berperasaan
4 Bab 4 Villette Thesley
5 Bab 5 Guru
6 Bab 6 Bagaimana Bisa Dia Mendapatkan Hatinya
7 Bab 7 Kenapa Tidak Memanggilku Papa?
8 Bab 8 Aku Langsung Tertolak?
9 Bab 9 Guru Etika
10 Bab 10 Kamu Pasti Iri Bukan?
11 Bab 11 Putri Angkat Bukan Berarti Tidak Berharga
12 Bab 12 Rapat Pertemuan Pertama
13 Bab 13 Seorang Alchemist
14 Bab 14 Jalan-Jalan
15 Bab 15 Kamu Ingin Mati
16 Bab 16 Papa
17 Bab 17 Ceramah
18 Bab 18 Cukup Panggil Papa
19 Bab 19 Bisnis Baru
20 Bab 20 Awal Dari Mengubah Takdir Dan Hidup Sebagai Sendok Emas
21 Bab 21 Eh? Yang Benar Saja?
22 Bab 22 Ujian Masuk Akademi
23 Bab 23 Seperti Anak Kecil
24 Bab 24 Walaupun Kita Bukan Pasangan
25 Bab 25 Pelelangan Ilegal
26 Bab 26 Ini Mungkin Terakhir Kalinya Kita Bisa Bertemu
27 Bab 27 Kamu Adalah Teman Terbaik
28 Bab 28 Gadis Yang Menangis
29 Bab 29 Sapu Tangan
30 Bab 30 Dewan Kesiswaan
31 Bab 31 Siswa-Siswi Bermasalah
32 Bab 32 Kebetulan Sekali Kita Bertemu Di Tempat Ini
33 Bab 33 Mulai Saat Ini Perhatikan Aku
34 Bab 34 Tunanganku
35 Bab 35 Liburan Musim Dingin
36 Bab 36 Kilauan Dari Kekayaan
37 Bab 37 Sales
38 Bab 38 Kembalinya Putri Kandung Duke
39 Bab 39 Aku Harap Kamu Tau Diri
40 Bab 40 Kamu Bukan Pewaris Keluarga Duke Arley
41 Bab 41 Pertarungan Yang Tidak Adil
42 Bab 42 Raja Iblis
43 Bab 43 Aku Berjuang
44 Bab 44 Sistem Kekayaan Milik Antagonis End
Episodes

Updated 44 Episodes

1
Bab 1 Karakter Antagonis?
2
Bab 2 Aku Merasa Menyesal
3
Bab 3 Sang Duke Yang Dingin Dan Tidak Berperasaan
4
Bab 4 Villette Thesley
5
Bab 5 Guru
6
Bab 6 Bagaimana Bisa Dia Mendapatkan Hatinya
7
Bab 7 Kenapa Tidak Memanggilku Papa?
8
Bab 8 Aku Langsung Tertolak?
9
Bab 9 Guru Etika
10
Bab 10 Kamu Pasti Iri Bukan?
11
Bab 11 Putri Angkat Bukan Berarti Tidak Berharga
12
Bab 12 Rapat Pertemuan Pertama
13
Bab 13 Seorang Alchemist
14
Bab 14 Jalan-Jalan
15
Bab 15 Kamu Ingin Mati
16
Bab 16 Papa
17
Bab 17 Ceramah
18
Bab 18 Cukup Panggil Papa
19
Bab 19 Bisnis Baru
20
Bab 20 Awal Dari Mengubah Takdir Dan Hidup Sebagai Sendok Emas
21
Bab 21 Eh? Yang Benar Saja?
22
Bab 22 Ujian Masuk Akademi
23
Bab 23 Seperti Anak Kecil
24
Bab 24 Walaupun Kita Bukan Pasangan
25
Bab 25 Pelelangan Ilegal
26
Bab 26 Ini Mungkin Terakhir Kalinya Kita Bisa Bertemu
27
Bab 27 Kamu Adalah Teman Terbaik
28
Bab 28 Gadis Yang Menangis
29
Bab 29 Sapu Tangan
30
Bab 30 Dewan Kesiswaan
31
Bab 31 Siswa-Siswi Bermasalah
32
Bab 32 Kebetulan Sekali Kita Bertemu Di Tempat Ini
33
Bab 33 Mulai Saat Ini Perhatikan Aku
34
Bab 34 Tunanganku
35
Bab 35 Liburan Musim Dingin
36
Bab 36 Kilauan Dari Kekayaan
37
Bab 37 Sales
38
Bab 38 Kembalinya Putri Kandung Duke
39
Bab 39 Aku Harap Kamu Tau Diri
40
Bab 40 Kamu Bukan Pewaris Keluarga Duke Arley
41
Bab 41 Pertarungan Yang Tidak Adil
42
Bab 42 Raja Iblis
43
Bab 43 Aku Berjuang
44
Bab 44 Sistem Kekayaan Milik Antagonis End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!