Setelah selesai makan,rose dan Keyna saling bercerita di bangku taman. Setelah puas bercerita mereka pergi ke mall untuk berjalan jalan agar Keyna tidak stres dengan kelakuan Ezra.
Disisi lain Ezra sedang serius dengan layar laptop nya, pulang dari luar negeri membuat pekerjaan nya sangat sangat menumpuk.
Radit memasuki ruangan Ezra,ia juga membantu tuan mudanya itu merapikan dokumen dokumen.
"Tuan ada yang ingin aku bicarakan" ucap Radit,ia menatap jari jemari ezra yang bergerak lihai diatas keyboard.
"Katakan!" Sahut Ezra singkat
"Nyonya Chalista sedang menunggu mu di lobby" kata Radit, seketika jari jemari ezra terhenti,ia menatap Radit dengan wajah yang antusias.
"Kau serius? Dia ada di lobby?" Tanya nya, Radit mengangguk pelan.
"Kalau begitu, suruh dia masuk keruangan ku!" Perintah Ezra
"Tuan.. ingatlah, Chalista telah mengkhianati mu,apa kau mau rujuk lagi padanya?"
"Tidak usah banyak tanya Radit! Cepat bawa Chalista padaku!" Perintah Ezra, Radit bergegas turun untuk menjemput Chalista yang sedang duduk sedari tadi menunggu Ezra.
Sesampai nya Radit di lobby,ia melihat Chalista yang langsung berlari kearahnya
"Dimana Ezra? Dia mau kan bertemu dengan ku?" Tanya Chalista, Radit berdecak sebal, wanita ini benar-benar tidak tahu malu batinnya
"Kau mulai sadar Chalista?" Tanya Radit dengan tatapan tajam.
"Maksud mu apa Radit? Kau jangan mendominasi ku,saat aku dan ezra rujuk nanti maka akan ku pastikan,aku akan memecat mu!" Ancam Chalista,ia berjalan melewati Radit dengan angkuh,lalu masuk kedalam lift menuju ke ruangan Ezra lantai paling atas.
Radit menatap kepergian Chalista dengan tatapan tajam
"Kau tidak akan bisa melabui tuan muda lagi" gumam nya didalam hati, Radit keluar kantor untuk mencari makan siang untuk Ezra.
Sementara itu Chalista sedang duduk berhadapan dengan Ezra,ia begitu kagum dengan mantan suaminya ini yang selalu saja tampan.
"Kenapa kau meninggalkan ku chalis?" Tahya Ezra,ia benar benar merindukan wanita yang telah membuat hatinya sakit.
"Kau tahu,aku wanita normal Ezra.. aku memiliki nafsu yang harus dituntaskan bukan?" Tanya Chalista,Ezra mengangguk saja.
"Aku juga tidak ingin melakukan itu Ezra,tapi aku tidak berdaya.. tapi aku janji kepadamu bahwa aku benar benar mencintai mu Ezra,hanya kau yang ada dihatiku" ucap Chalista,ia bangkit dari duduknya dan berjalan mendekati Ezra yang hanya diam mencerna segala hal.
"Kau hamil anak pria itu bukan?" Tanya Ezra dengan suara beratnya, Chalista membeku,ia heran bagaimana Ezra bisa tahu.
"Tidak itu tidak benar,aku bisa pastikan bahwa aku tidak hamil Ezra" sahut Chalista.
Ezra menatap wajah Chalista mencari kebenaran di mata itu,tapi Ezra benar benar buta dalam mencintai Chalista hingga membuat nya tidak sadar akan sikap sikap palsu wanita ular itu.
Ezra menghela nafas panjang,bayangan rintihan Chalista dengan anderson di video itu benar benar menganggu dipikirannya.
"Baiklah aku akan memberimu kesempatan" ucap Ezra,ia menatap Chalista dengan tersenyum manis.
"Benarkah? Terimakasih Ezra.. aku akan menemanimu sampai kau sembuh dari penyakit mu itu" ucap Chalista dengan wajah serius,ia mencium bibir Ezra.
Ezra membalasnya, walaupun itu nya tidak bisa berdiri,tapi ia tidak pasif dalam membalas ciuman atau *******.
Chalista ******* bibir Ezra dengan ganas,ia duduk dipangkuan pria itu
"Apa kau belum merasakan gejolak?" Tanya Chalista,ia meraba raba dada bidang Ezra.
Ezra mencoba merasakan nya,tapi ia tidak merasakan itu nya berdiri. Bahkan Chalista sudah berusaha tapi Ezra tetap tidak merasakan nya.
"Tidak apa baby,kita akan terus mencoba" ucap Chalista,Ezra tersenyum manis kearah wanita nya.
Tok..tok..tok..
"Itu pasti Radit, turun lah dulu sayang.. pekerjaan ku masih banyak" ucap Ezra, Chalista turun dari pangkuan Ezra.
Tak lama Radit masuk kedalam,ia membawa dua bungkus makanan untuk Ezra dan Chalista.
"Tuan apakah dokumen nya sudah selesai?" Tanya Radit,ia meletakkan makanan itu dimeja tepat Chalista duduk disana.
"Sudah, separuh nya tolong kau bantu aku" ucap Ezra, Radit mengangguk pelan.
Radit pamit untuk masuk kedalam ruangannya,ia malas melihat Chalista yang selalu saja berhasil melabui tuan muda nya.
"Ezra,aku bahkan lupa.. bagaimana dengan hubungan kita? Aku ingin aku jadi istri sah mu lagi" ucap Chalista,Ezra menghela nafasnya panjang bahkan ia baru ingat akan itu.
"Nanti kita akan menikah siri"
"Nikah siri? Aku tidak mau,kau belum memiliki istri lagi bukan? Kenapa aku harus jadi istri siri?" Tolak Chalista.
"Aku sudah menikah lagi chalis... Aku tidak mungkin menikahi mu secara sah,mama akan memecat ku dari posisi ku sekarang" jelas Ezra, mendengar itu Chalista merasa seperti ada petir yang menyambar nya
"Kau sudah menikah lagi? Dengan siapa?"
"Dengan wanita yang bersangkutan utang dengan ku, tenanglah.. hatiku hanya untukmu chalis.." lirih Ezra,ia menatap penuh cinta.
Chalista menghela nafa panjang
"Huh"
"Untuk saat ini kau tinggal lah di Apartemen ku, karena mama masih berada di Mansion Utama,jadi aku tidak bisa membawa mu"
"Baiklah,tapi malam ini kita harus menikah Ezra"
"Iya sayang,semua sesuai apa yang kau inginkan" ucap Ezra, Chalista tersenyum senang.
"Kau masih bodoh Ezra,aku akan pastikan mengusir istri sah mu, agar hanya aku yang menguasai dirimu dan hartamu. Biarlah kau impoten,yang terpenting aku hidup dengan uang melimpah darimu" gumam Chalista didalam hati.
"Makanlah sayang.." ucap Ezra memecahkan lamunan Chalista, mereka makan bersama sambil bercerita satu sama lain.
Ezra benar benar bahagia Chalista kembali padanya,ia akan melakukan hal terbaik agar Chalista tidak kabur lagi,dan tentunya ia akan diam diam dari rose.
Rose dan Keyna sedang berbelanja di mall terbesar di Jakarta
"Mama.. sudahlah.." lirih Keyna,ia menatap dua bodyguard dibelakang mereka yang telah membawa paper bag yang banyak.
"Ini kebutuhan mu sayang,kau harus tampil cantik agar Ezra terposana" sahut rose,mereka memasuki restoran mewah untuk makan bersama.
"Tapi ma.. aku tidak yakin dia akan terpesona kepada ku."
"Kenapa? Kita coba saja dulu sayang.." ucap Rose,ia menarik tangan Keyna agar duduk disebelah nya.
"Kau bacalah menu,mau makan apa?" Tanya rose,Keyna membaca buku menu tapi ia tidak tahu sama sekali apa yang ada disana.
"Samakan saja dengan mu ma.."
"Baiklah.."
Rose memanggil pelayan,memesan makanan western untuk mereka nikmati.
Keyna merasa senang karena ada rose yang menyayangi dirinya,setidaknya rasa sakit hatinya kepada Ezra akan memudar dengan kebaikan dari mama mertuanya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 160 Episodes
Comments
Atoen Bumz Bums
bosen baca yg bodoh2
2024-12-25
0
Astri
bodoh
2024-08-25
0
Astri
bidih
2024-08-25
0