"Sia***!" Umpat nya, Ezra bangkit dari ranjang,ia membanting semua barang barang yang ada di seluruh kamar.
Keyna ketakutan,ia ingin kabur dari kamar mencekam itu sebelum Ezra menjadikan nya sebagai pelampiasan amarah.
"Kau mau kemana?" Tanya Ezra dengan suara berat,ia menarik tangan Keyna lalu membawa Keyna menuju bathroom.
"Tuan jangan tuan..maafkan aku.. tolong jangan menyiksa ku lagi.." pinta Keyna,tapi Ezra tidak mendengarnya.
Keyna memberontak,ia berusaha melepaskan tangannya dari cengkraman Ezra, dengan sekuat tenaga nya akhirnya ia terlepas.
Keyna bergegas lari dari kamar
"Keyna!!" Teriak Ezra dengan suara kesetanan,Keyna terus berlari,ia tidak peduli kalau dirinya mungkin saja akan terjatuh dari tangga.
"Keyna berhenti!" Teriak Ezra lagi,ia mengejar Keyna tapi sial nya gadis kecil itu berlari dengan kencang.
Keyna membanting vas bunga yang ada di ruang Tengah,ia mengambil pecahannya dan menancapkan pecahan itu di lehernya.
"Bunuh aku saja,aku capek kau jadikan sebagai pelampiasan amarah mu!" Teriak Keyna,ezra menatap nya nyalang.
"Kau impoten! Kau benar benar pria impoten!" Teriak Keyna semakin keras,para pelayan berlari ke dapur saat melihat api kemarahan Ezra yang semakin tinggi.
Ezra mendekati Keyna,ia memegang tangan Keyna yang mencoba menancapkan pecahan vas itu,ia menekan nya hingga ujung pecahannya meneteskan darah di leher Keyna
"Kenapa kau selalu mengatakan aku impoten baji****!" Teriak Ezra,Keyna menatap tajam balik Ezra.
"Aku mengatakan yang sebenarnya"
"Aku tidak impoten!" Ucap Ezra,ia semakin menancapkan pecahan itu, membuat Keyna meringis kesakitan.
Ezra melepas nya,lalu ia menampar Keyna
PLAAAK
Suara tamparan itu sangat keras,Keyna sampai tersungkur di lantai
"Apa kau tidak diajarkan oleh ayah mu yang pencuri itu untuk bersikap sopan?"
"Ayah ku bukan pencuri!"
"Ayah mu pencuri!" Teriak Ezra,ia menangkup wajah Keyna dan menancapkan kuku nya yang tajam di pipi Keyna.
"Kau telah membuat ku marah Keyna,kau semakin menyakinkan aku bahwa kau berhak untuk aku siksa sampai kau mati!" Ucap Ezra,Keyna meneteskan air matanya.
Ezra menghempas kan wajah Keyna dengan kasar,Ezra menarik tangan Keyna hingga gadis itu terseret di lantai,ia membawa Keyna ke dalam kamar yang ada di dekat ruang tengah.
Ezra membuka pintu,lalu mendorong Keyna untuk masuk
"Kau pikirkan apa kesalahan mu kepada suamimu! Aku akan mengurung mu ditempat gelap ini" ucap Ezra,Keyna menggeleng tidak mau,tapi Ezra menutup pintu dan juga mengunci pintu kamarnya.
Setalah itu Ezra membawa kunci itu,ia berjalan menuju ruang tengah
"Dengar! Kalau kalian berani mengeluarkan gadis itu,maka akan aku pastikan hidup kalian akan berakhir sekarang juga" ancam Ezra, pelayan lain mengangguk patuh.
Ezra naik ke lantai atas,ia meletakkan kunci tadi di lemari kecil yang ada di meja. Ezra pergi ke kantor untuk menanyakan tentang apa yang dikatakan Radit tadi.
Kamar tempat Keyna dikurung, merupakan kamar yang kedap suara,sekuat apa pun Keyna menjerit minta tolong , tidak akan ada orang yang mendengar nya.
Keyna bersandar pada pintu,ia benar benar takut berada di ruangan gelap, untungnya ada celah yang membuat cahaya sedikit menerangi Keyna.
Rasa sakit di seluruh tubuh Keyna tidak sebanding dengan sakit dihatinya,rasanya yang ada dalam hatinya,hanya kebencian kepada Ezra. Keyna tidak tahu harus melakukan apa,ia merasa sesak berada di ruangan gelap ini.
Hingga pandangan mata nya mulai kabur,ia pun pingsan, tidak ada yang tahu dan tidak ada yang akan menolong dirinya.
Ezra berdiri di jendela besar yang ada diruang kerja nya,ia menatap keramain kota Jakarta. Kota yang begitu sibuk dengan segala aktivitas manusia yang ada di sana.
Radit memasuki ruangan Ezra
"Selamat siang tuan muda" sapa Radit, Ezra langsung melihat kearah Radit.
"Apa benar yang kau katakan tadi pagi?" Hal itu yang pertama kali ditanyakan oleh Ezra, Radit mengangguk mantap.
"Kami menyelidiki mengenai pak Anderson,kami sudah bantai semua perusahaan yang bergerak milik nya,tapi salah satu bodyguard kita mengatakan,jika Nyonya Chalista sedang mengandung anak Anderson" jelas Radit, Ezra geram,ia membanting semua barang yang ada dimeja kerjanya.
"Apa dia benar benar selingkuh Radit?"
"Tuan muda, perselingkuhan nyonya muda itu sangat nyata,dia benar benar mengkhianati mu" ucap Radit,ia berusaha meyakinkan tuan muda nya.
"Aku rasa.."
"Tidak tuan,dia benar benar sengaja meninggalkan mu.." potong Radit,Ezra menendang kursi kerjanya.
"Arrrhggggghhh!" Teriak nya,Ezra tidak suka dengan situasi ini.
"Kau harus ingat! Kau dan nyonya muda sudah bercerai,dan kau sudah memiliki istri baru nona Keyna "
"Dia bukan istriku!" Sahut Ezra dengan lantang
"Kau tahu,dia selalu berteriak mengatakan aku impoten, membuat ku semakin menyadari bahwa aku benar benar impoten " ucap Ezra,ia menatap tajam Radit.
"Radit pergilah,aku mau menenangkan diri "
"Tapi tuan.."
"Pergi!!" Teriaknya, Radit mengangguk lalu ia meninggal kan Ezra seorang diri.
Ezra membanting semua barang yang ada,agar emosi dihatinya berkurang.
"Chalista.."lirih nya,hati nya begitu sakit mendapat kenyataan wanita yang begitu ia cintai sedang mengandung. Dunia Ezra seakan runtuh,ia sungguh tidak bersemangat untuk sembuh dari penyakitnya.
"Chalista.. kau kejam kepadaku.." lirih Ezra,ia terduduk di lantai tidak berdaya,mungkin Ezra merasa bahwa dirinya adalah CEO terkaya tapi juga tidak sempurna,hal yang selalu jadi bentuk perkasaan seorang pria pun tidak dimiliki nya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 160 Episodes
Comments
Jetva
laki" tolol...pecundang...😈😈😈😈
2024-10-20
0
Firman Firman
kalau aku Kania racun ja tu suamimu yg binatang belis itu biar mati sekarat 😡😡😡
2024-03-21
2
Fi Fin
sakit jiwa tuh si Ezra
2024-03-16
0