Selama tiga hari Ezra tidak pulang ke Mansion Utama, karena dirinya sedang ke luar kota bersama dengan Radit. Dan selama itulah Keyna dikurung,tanpa makan tanpa minum dan tanpa cahaya.
Pak Mus merasa kasihan,ia berdiri tepat di depan pintu Keyna dikurung,tapi ia tidak berani membuka pintu itu, ancaman Ezra itu selalu nyata.
Tiba tiba salah satu pelayan wanita menghampiri pak Mus yang sedang melamun
"Pak Mus,tuan muda sedang dalam perjalanan menuju Mansion" ucap pelayan wanita itu
"Benarkah? Kalau begitu siapkan makan malam"
Pak Mus dan pelayan itu berjalan menuju dapur,pak Mus selalu menjaga kestabilan dapur dan makanan yang akan dimakan oleh Ezra harus dalam keadaan yang baik.
Tak lama akhirnya Ezra sampai,ia masuk kedalam Mansion disusul oleh Radit dibelakang nya.
Ezra duduk disofa ruang tengah, Radit juga ikut duduk berhadapan dengan Ezra.
"Untung saja segala masalah bisa kita hadapi Radit,kalau tidak,mungkin perusahaan kecil itu bisa bangkrut" ucap Ezra, Radit tersenyum kecil.
"Kau selalu hebat tuan,kau selalu menjaga hal besar dan kecil,itu yang membuat ku kagum padamu"
"Dih.. kau membuat ku geli" sahut Ezra, mereka tertawa bersama.
Pak Mus datang dengan membawa nampan berisi 2 gelas kopi,ia meletakkan kopi itu di meja.
"Pak Mus,apa makan malam sudah disajikan?" Tanya Ezra
"Sebentar lagi akan selesai tuan,nanti aku akan memanggil mu" sahut pak Mus, Ezra mengangguk pelan.
"Pak Mus,dimana Keyna?" Tanya Ezra,pak Mus sedikit terkejut mendengar pertanyaan itu.
"Apa tuan muda lupa kalau Keyna dikurung olehnya selama tiga hari" gumam pak Mus didalam hati.
"Nona Keyna sedang kau hukum tuan,dia berada di ruangan sana" jawab pak mus sembari menunjuk kearah ruangan yang tepat berada di belakang Radit.
Seketika Ezra baru teringat,ia berlari menuju lantai atas, Radit menatap nya heran
"Ada apa ini?" Tanya nya,pak Mus hanya diam.
Tak lama Ezra turun,ia langsung membuka pintu itu,dan ya Ezra terkejut melihat seorang gadis kecil yang tergeletak secara mengenaskan.
"Hei! Bangun!" Ucap Ezra,ia menendang kecil keyna,tapi wanita itu tidak sadarkan diri.
"Ada apa ini tuan muda?" Tanya Radit,ia terkejut melihat Keyna yang sedang pingsan.
"Astaga,ini bahaya tuan" ucap Radit, dengan gerakan seketika Radit masuk dan menggendong Keyna, menaruh nya diatas Sofa. Ezra hanya menatap datar apa yang dilakukan oleh Radit.
"Pak Mus, tolong ambilkan air" ucap Radit,pak Mus langsung berlari kearah dapur.
Ezra geram,ia menarik bahu Radit agar menjauh dari Keyna
"Dia istriku bukan? Kau tidak seharusnya bersikap seperti itu" ucap Ezra dengan suara beratnya
"Tiga hari yang lalu kau mengatakan kepada ku tuan,bahwa nona Keyna bukanlah istrimu"
"Kau diam! Pergilah biar aku yang mengurus nya"
Pak Mus datang dengan membawa segelas air,Ezra menerima nya lalu menuangkan air itu diwajah Keyna.
Wanita itu akhirnya tersadar
"Air.. air.. aku butuh air" lirih Keyna,ia merampas gelas ditangan Ezra lalu meminumnya hingga kandas.
"Pak Mus ambilkan lagi air minum yang banyak" perintah Ezra,pak Mus kembali kedapur,dan tak lama ia kembali dengan membawa seteko air minum.
Keyna merampasnya,ia minum air itu dari teko, barulah Keyna merasa segar dan merasa lebih bertenaga.
"Kau puas dengan hukuman mu?" Tanya Ezra dengan suara berat,Keyna menatap sendu sang suami.
"Diam! Kau kejam!" Teriak Keyna, Radit dan pak Mus saling memandang.
"Kau benar,dan aku suka berprilaku kasar serta kejam kepada istri ku ini" sahut Ezra dengan senyum smirk nya.
Keyna menatap Ezra tajam,ia bangkit ingin pergi menuju lantai atas
"Pak Mus beri dia makan,agar dia kuat kembali untuk melawan ku" perintah Ezra,Keyna menghentikan langkahnya,ia sangat lapar.
Keyna berbalik arah,ia mengikuti pak Mus yang berjalan menuju dapur
"Kau mengurung nona Keyna selama tiga hari dalam ruangan gelap tuan?" Tanya Radit,Ezra mengangguk tanpa merasa bersalah.
"Kau keterlaluan tuan, bagaimana kalau nona Keyna mati tadi"
"Tapi dia tidak mati kan? Kau lebay sekali"
"Astaga tuan,aku tidak mengerti dengan cara berpikir mu" gumam Radit didalam hati
"Sudah kau lihat sendiri kan,dia masih ada tenaga untuk meneriaki ku,jadi kau tidak perlu khawatir begitu" ucap Ezra
"Kau mau ikut makan malam?"
"Tidak tuan muda,aku akan berkencan malam ini" sahut Radit,Ezra tersenyum kecil.
"Baiklah, lakukanlah hal yang kau suka malam ini" ujar Ezra, Radit pamit pergi.
"Enak sekali Radit" gumam Ezra didalam hati,Ezra berjalan menuju dapur untuk makan malam.
Ezra duduk di meja makan dengan keyna yang berada di meja yang sama dengannya.
Ezra tidak memperdulikan Keyna,ia asik makan dengan lahap,hal yang sama seperti yang dilakukan oleh Keyna.
Gadis kecil itu makan dengan buru buru,ia sangat lapar.
"Pelan pelan nona,nanti kau tersedak" ucap sari,ia menambah nasi yang pastinya diminta oleh keyna.
"Aku sangat lapar sari,aku mau nambah ayam nya" pinta Keyna,Sari menatap kearah Ezra.
"Berikan apa yang dia minta" ucap Ezra, Sari menaruh ayam goreng di piring Keyna.
Ezra telah selesai makan,ia heran melihat nafsu makan Keyna malam ini.
Keyna terus menambah nasi hingga seluruh menu ludes
"Akhirnya aku kenyang" ucap Keyna,ia mengelus perut nya.
"Cih dasar" umpat Ezra, Keyna tidak peduli akan itu.
"Nona Keyna,kau tidak boleh makan telur mentah begini" ucap pak Mus,Keyna menatap sedih pak Mus
"Ayolah pak Mus,izinkan aku" pinta Keyna,Ezra menatap Keyna dengan tatapan tajam.
"Lagian kau gila! Telur mentah mau kau makan juga?" Tanya Ezra
"Agar..."
"Tidak.. jangan izinkan dia makan itu" perintah Ezra,pak Mus mengangguk setuju.
Keyna menunduk sedih,tiba tiba perut nya terasa sakit
"Aduh pak Mus perut ku sakit.." lirih Keyna.
"Itu karena kau rakus tadi,lihat! Semua menu kau habiskan" ucap Ezra,Keyna memegang perutnya meringis kesakitan.
"Nona kau baik baik saja?" tanya sari,ia memapah tubuh Keyna
"Berdarah" teriak pak mus,Ezra menatap kearah dress putih Keyna yang penuh dengan darah
"Astaga,kau keguguran?" Tanya Ezra,ia menatap nyalang Keyna.
"Keguguran? Tidak tuan,mana mungkin aku keguguran" sahut Keyna,tiba tiba sakit diperut nya hilang.
"Lalu itu apa? Kau berani menipuku?!" Teriak Ezra
"Anak siapa yang kau kandung itu?" Tanya Ezra dengan suara berat
"Tuan aku tidak mengandung, seperti nya aku sedang datang bulan" ucap keyna,ia malu mengatakan itu didepan Ezra.
"Datang bulan?" Tanya Ezra,Keyna mengangguk mantap.
"Huh terserah!" Ucap Ezra,ia berlalu pergi naik ke lantai atas.
Keyna menatap kepergian Ezra dengan tersipu malu
"Sari.. apa kau punya pembalut?" Tanya Keyna,sari mengangguk mantap, mereka pergi menuju kamar sari agar Keyna membersihkan diri disana.
Pak Mus tersenyum kecil dengan kejadian ini
"Aku yakin,tuan muda akan mulai menyukai Nona Keyna, nanti aku akan mengajari nona Keyna untuk memenangkan perasaan tuan muda" Gumam pak Mus didalam hati.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 160 Episodes
Comments
Ibelmizzel
harusny 3 hari dikurung tak minum tak makan lemah pasti masuk rumah sakit tapi ini kuat ya.
2024-03-28
0
Xera
masak 3 hari dikurung bisa cepat seger thor ya kali dah ampir mati harus dirawat di rs
2024-03-28
2
Firman Firman
gak usah di kasih tau kalau bisa pak mus kasih tau suruh kasih racun makann bos mu itu😡
2024-03-21
1