Ezra dan Radit telah menyelidik siapa yang mengirim amplop tadi pagi di Mansion Utama melalui cctv, dan kini pria itu telah di tangkap oleh anak buah Ezra.
Kini di Apartemen milik Ezra,Radit dengan bodyguard yang membawa pria pengirim amplop, datang menemui Ezra yang telah menunggu nya sedari tadi.
Dua orang bodyguard itu mendorong pria itu hingga tersungkur di lantai dan bersujud di kaki Ezra
"Tuan muda, pria ini orangnya" ucap Radit,Ezra mengangguk pelan.
"Katakan siapa yang menyuruh mu?" Tanya Radit, pria itu terdiam,ia menggigil ketakutan.
"Tadi dia mengatakan kepada kami tuan,kalau dia diperintahkan oleh tuan Anderson" jelas Radit
"Anderson? siapa itu?" Tanya Ezra, seperti tidak asing baginya
"Nyonya Chalista,telah melakukan affair dengan Anderson bahkan di hari sebelum kalian menikah tuan" jelas Radit,baginya siapa Anderson itu tidak terlalu perlu,tapi tentang kelakuan Chalista itu lebih perlu di ketahui oleh Ezra.
Ezra menatap tajam Radit
"Hancurkan segala hal yang berhubungan dengan anderson, perusahan atau pun yang lain! Ingat hancurkan sampai tidak tersisa"perintah Ezra dengan nada beratnya,soal pria tadi ia memutuskan untuk memenjarakannya.
Radit dan dua bodyguard mengangguk patuh atas perintah Ezra tadi, setelah mereka pergi Ezra menghela nafasnya berat
"Aku rasa anderson memaksa Chalista,wanita itu berbuat seperti itu karena aku sendiri tidak becus menjadi suami" gumam Ezra didalam hati,ia benar benar buta dalam menilai Chalista.
Keyna sedang duduk di halaman belakang,wajah lebam dan tubuh yang sakit membuat nya tidak berselera melakukan apapun. Hanya duduk diam menunggu siksaan selanjutnya datang,Keyna tidak tahu sampai kapan ia akan terus seperti ini.
Dengan rambut yang di ikat, memperlihatkan leher jenjang nya dengan sangat indah.
"Keyna" suara pria dengan nada berat memanggil nya,Keyna menatap kearah suara. Terlihat lah seorang pria tampan,memakai kemeja dengan lengan digulung dan tangan yang berada di kantong celananya,dan ya pria itu adalah Ezra.
Keyna bangkit dari duduknya,ia menghampiri pria itu yang kini telah menjadi suaminya
"Enak saja, yang kau lakukan hanya santai santai begitu disepanjang hari" ucap Ezra
"Aku.."
"Sudah tidak perlu mencari alasan,kau itu benar benar tidak berguna" potong Ezra,ia menatap benci Keyna yang menunduk dengan memainkan ujung dress nya.
Ezra berjalan menuju ruang tengah dengan Keyna yang mengikuti dirinya
"Tuan boleh aku mengatakan sesuatu?" Tanya Keyna saat Ezra telah duduk di sofa dengan membaca majalah.
"Apa?"
"Apa aku boleh bekerja?" Tanyanya, Ezra berhenti membaca majalah ia membanting majalah itu di meja hingga membuat Keyna sedikit kaget.
"Kau akan bekerja sebagai apa? Apa sebagai jala***?" Tanya Ezra ketus,ia menatap jijik istri nya. Keyna menatap suaminya,ingin sekali ia menampar pria yang ada dihadapannya.
"Kenapa,kau marah aku berkata begitu? Bukankah kau adalah wanita muda, pasti kau suka mencari kepuasan bukan?"
"Tidak tuan,aku tidak akan melakukan itu,aku hanya ingin bekerja" sahut Keyna.
"Terserah! Aku tidak ikut campur dengan urusan mu ataupun kau tidak boleh ikut campur dengan urusan ku!" Ucap Ezra,Keyna merasa senang.
"Tapi ingat! Carilah pekerjaan yang hanya bekerja sampai sore,karena kalau sudah malam semua penghuni Mansion utama wajib sudah berada di Mansion " ujar Ezra, Keyna mengangguk paham.
Ezra menatap Keyna yang sedang tersenyum senang, Ezra baru menyadari ternyata Istri muda nya ini sangatlah cantik,tanpa polesan, benar benar cantik alami.
Ezra bangkit dari duduknya,ia merasa sangat jenuh jadi dia berniat untuk beristirahat di kamarnya. Keyna mengikuti Ezra,hingga kini mereka berada didalam kamar.
Ezra berbaring diatas ranjang,ia menatap langit langit kamar, berpikir tentang dirinya yang benar benar tidak sempurna.
Keyna menatap sang suami yang sepertinya sedang ada masalah,tapi Keyna tidak berani menanyakan nya.
"Pasti ia lagi memikirkan tentang kekurangan nya" gumam Keyna didalam hati,ia berjalan menuju sofa. Keyna berbaring di bawah sofa,sambil menatap Ezra yang mulai tertidur. Lama kelamaan rasa ngantuk menyerang dirinya,hingga ia tertidur pulas.
Ezra terbangun karena suara ponsel nya berdering, dengan mata masih terpejam Ezra mengangkat panggilan itu
"Halo"
"Tuan kau ada dimana? Ada hal yang perlu kau tahu tapi rasanya aku tidak bisa mengatakan nya secara langsung"
"Radit? Ah astaga kau ini, katakan saja"
"Nyonya Chalista sedang mengandung anak dari tuan anderson"
"APA!" suara Ezra menggelegar di seluruh ruangan,hingga Keyna seketika terbangun dari tidur nya dan seketika terduduk dilantai.
Ezra membanting handphone nya di Lantai,Keyna ketakutan,ia tahu seperti nya dirinya yang akan dibanting selanjutnya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 160 Episodes
Comments
Ibelmizzel
suami bedebah,suami binatang.
2024-03-28
1
Firman Firman
dasar Radit GK punya hati 😡
2024-03-21
0
Pena putih
radit juga yang bener aja ah, jam segitu ngasih tau begituan. yang ada keyna kena lagi
2024-03-16
0